Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN
Nama Perusahaan

: Le Filete Requin

Bidang Usaha

: Kuliner

Jenis Produk

: Chick Boom

Alamat Perusahaan

: Jl. Kedung asem no 68 rungkut surabaya

1.1

Identifikasi Peluang Bisnis


Bisnis yang akan dijalankan ini adalah bisnis makanan yang sangat
menjanjikan. Karena Ayam Fillet merupakan jenis makanan yang tidak
hanya memiliki tampilan menarik, namun juga memiliki cita rasa yang
lezat. Letak perbedaan antara Ayam Fillet dengan jenis makanan lain yang
sejenis adalah pada cita rasa yang familiar di lidah masyarakat Indonesia.
Dengan semakin digemarinya makanan Eropa di kalangan masyarakat
Indonesia saat ini, peluang bisnis Ayam Fillet tentu akan sangat memiliki
1

prospek yang besar untuk digemari oleh para konsumen. Kelebihan yang
dimiliki bisnis ini tidak hanya terletak pada keuntungan yang dihasilkan,
namun

juga

terletak

pada

prospeknya

yang

menjanjikan

untuk

dikembangkan menjadi usaha yang besar.


1.2

Penjelasan Produk
Ayam Fillet merupakan produk makanan yang memiliki tampilan
mancanegara dengan rasa khas Indonesia. Bahan yang digunakan disini
merupakan kualitas nomor satu dan dijamin tanpa bahan pengawet. Bumbu
khas Indonesia yang digunakan juga semakin menambah cita rasa dari
Ayam Fillet kami.
Selain menjaga kualitas, produk ini juga tidak melupakan kesegaran
dari tiap bahan yang digunakan. Hal ini dilakukan agar rasa yang dihasilkan
sesuai dengan selera masyarakat. Rasa merupakan jaminan mutu dari
produk ini.

1.3

Latar Belakang
Fillet ayam adalah suatu irisan daging ayam tanpa tulang. Ketika
mendengar kata fillet maka akan terbayang jenis fillet ayam golongan
mahal. Tapi sebagaimana diketahui, daging ayam adalah sumber makanan
sehat. Menurut pengobatan tradisional daging, darah, kepala, otak,
tembolok, bulu sayap, selaput dalam empela, hati, empedu, usus, dan telur
ayam adalah bahan obat , dan banyak di antaranya sering menjadi bahan
santapan banyak keluarga.

Daging ayam bersifat hangat, fungsi pengobatannya sangat luas,


keefektifannya sangat nyata untuk memperkuat badan, menghilangkan
bengkak, lemah pasca sakit dan untuk wanita hamil.
Dianalisa dari nilai gizinya, setiap 100 gram daging ayam
mengandung 74 persen air, 22 persen protein, 13 miligram zat kalzium, 190
miligram zat fosfor dan 1,5 miligram zat besi. Daging ayam mengandung
vitamin A yang kaya, lebih-lebih ayam kecil. Selain itu, daging ayam juga
mengandung vitamin C dan E. Daging ayam selain rendah kadar lemaknya,
lemaknya juga termasuk asam lemak tidak jenuh, ini merupakan makanan
protein yang paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang
lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang
lemah pasca sakit.
Sebenarnya, lemak merupakan salah satu dari tiga unsur gizi yang
tidak terkurangkan untuk tubuh manusia, kalau tidak mengkonsumsinya
sama sekali dapat berakibat kekurangan kalori yang diperlukan untuk
kegiatan tubuh, dan kekurangan untuk menyerap vitamin A, D, E dan K.
Masyarakat dianjurkan tidak mengkonsumsi lemak berlebihan dalam asam
lemak jenuh, yang mudah memicu lemak darah tinggi dan mengakibatkan
penyakit pembuluh darah jantung. Maka, mengkonsumsi asam lemak tidak
jenuh bermanfaat bagi kesehatan. Nilai dari daging ayam justru karena tidak
mengandung asam lemak tidak jenuh.
Mengapa daging ayam lebih digemari masyarakat daripada dagingdagingan lainnya, karena daging ayam gampang dimasak. Ditambah masa
pertumbuhan dan peternakannya agak pendek. Di negara yang menganut

agama Budha, karena mereka pantang mengkonsumsi daging sapi, maka


daging ayam merupakan pilihan pertama bagi masyarakat. Dilihat secara
obyektif, nilai gizi daging ayam, kecuali kulit dan lemaknya yang
mengandung lemak tinggi, bagian tubuh ayam lainnya mengandung lemak
tidak jenuh, ditambah daging ayam mengandung protein yang kaya,
sehingga menjadi bahan makanan yang berprotein tinggi dan berlemak
rendah. Sudah tentu, ayam adalah sumber makanan sehat, prasyaratnya ialah
lingkungan peternakannya haruslah sehat, bebas dari pencemaran antibiotik
dan hormon pertumbuhan.
Pengolahan

fillet ayam

menguntungkan

banyak

pihak

dan

meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Konsumen dapat memperoleh


produk yang praktis sehingga waktu yang dibutuhkan untuk
menjadi

lebih

cepat.

Bagi

produsen,

fillet

memasak

merupakan

upaya

memperoleh nilai tambah karena hasil dari penjualan fillet lebih tinggi
daripada daging ayam dijual utuh. Limbah hasil produksi fillet berupa
kepala ayam, jeroan dan tulang ayam dapat diolah menjadi berbagai
olahan makanan lainnya. Jadi jika dilihat secara keseluruhan dalam
usaha fillet ikan terjadi peningkatan efisiensi karena tidak ada limbah
terbuang.
1.4

Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan kami adalah sebagai
berikut :
a. Mendapatkan keuntungan dan meningkatkan nilai jual beli fillet ayam
b. Mengembangkan jiwa kreativitas dan kewirausahaan pada mahasiswa
untuk menciptakan makanan sehat dan bergizi serta meningkatkan
konsumsi daging ayam di kalangan masyarakat.
4

1.5

c.

Mendirikan usaha mandiri yang mampu membuka peluang kerja dan

d.
e.

mengangkat perekonomian masyarakat.


Meningkatkan daya tarik produk
Memberikan nilai tambah pada komoditas dalam negeri

Potensi Bisnis
Berdasarkan analisa peluang pasar sementara ini, olahan makanan jadi
bisa diterima masyarakat luas. Keunggulan dari bisnis ini adalah
menyediakan konsumsi daging ayam yang sudah diolah, namun tetap
memiliki kualitas. Olahan makanan ini dapat menjadi alternatif bagi
konsumen yang ingin mencoba olahan lain dari fillet ayam maupun sebagai
olahan makanan cepat saji.

BAB 2
ANALSIS SWOT

2.1

Tabel Analisis SWOT


2.1.1 Faktor Eksternal
1. Tabel Peluang (opportunities)
No.

Unsur Ancaman

Skor

Bobot

Nilai
5

1.

Kecilnya pesaing yang sama di


5

15%

0,75

15%

0,75

10%

0,3

bidang ini
2.

Semakin mudahnya akses informasi

3.

Banyaknya pangsa pasar yang bisa


diperoleh

4.

Bahan baku yang mudah didapat

10%

0,4

5.

Masyarakat ingin mencoba hal baru

15%

0,6

6.

Makin beragamnya pola konsumsi


5

20%

15%

0,45

29

100%

4,25

masyarakat
7.

Banyaknya relasi untuk membantu


promosi
Total

2. Tabel Ancaman (Threats)

No.

Unsur Ancaman

Skor

Bobot

Nilai

35%

-1,05

20%

-0,6

Berhadapan dengan pesaing baru dan


1.
lama

2.

Minat masyarakat menurun

3.

Munculnya variasi baru

45%

-1,8

Total

10

100%

-3,45

2.1.2 Faktor Internal


1. Tabel Kekuatan (strength)

No.

Unsur Kekuatan

Skor

Bobot

Nilai

22%

0,44

14%

0,56

Menggunakan bumbu racikan pribadi


1.
yang berbeda

2.

Bahan baku mudah di dapat

3.

Bahan baku yang relatif murah

12%

0,48

19%

0,76

Harga jual relatif murah

33%

0,99

Jumlah

15

100%

3,23

Menggunakan bahan-bahan yang


4.
berkualitas

5.

2. Tabel Kelemahan (weakness)

No.

Unsur Kelemahan

Skor

Bobot

Nilai

1.

Minimnya pengalaman berwirausaha

-4

59%

-1,96

-2

41%

-0,82

-6

100%

-2,78

Manajemen waktu yang kurang


2.
karena terbentur jadwal kuliah

Jumlah

BAB III
PERENCANAAN BISNIS

3.1

Distribusi Produk
Pada awal usaha produk ini strategi distribusi yang digunakan adalah
Bottom Up Strategy, dimana perusahaan focus utamanya menjual produk ini
di Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, kemudian
mendirikan outlet/kios produk ini di berbagai tempat di luar Fakultas
Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Jika usaha sudah maju
dan berkembang, strategi distribusi penetrasi pasar digunakan dimana
perusahaan melakukan strategi ini untuk meningkatkan penjualan atas
produk dan pasarnya yang telah tersedia melalui usaha-usaha pemasaran
yang lebih agresif dengan mendorong konsumennya untuk membeli produk
ini lebih sering atau lebih banyak setiap pembeliannya. Promosi iklan dan
harga

serta

perluasan

distribusi

juga

dilakukan

agar

membantu

pemasarannya.
3.2

Pengemasan Produk
Produk camilan ayam fillet ini dikemas dengan menggunakan paper
box. Paper box tersebut berukuran 10cm x 10cm x 5cm serta telah diberi

logo dan slogan produk. Tiap paper box dapat memuat 1 porsi ayam fillet
(@250 gram) yang saat proses produksi telah ditakar atau ditimbang
sebelumnya.

3.3

Jasa Pelayanan Tambahan


Jika usaha ini sudah maju jika dilihat dari frekuensi penjualan, kami
mencoba

mengembangkannya

dengan

mengadakan

jasa

pelayanan

tambahan untuk para customer , free delivery untuk kawasan tertentu.


Lokasi Usaha
Penentuan lokasi penting untuk dilakukan karena berkaitan dengan
efisiensi transportasi, sifat bahan baku atau produk, dan kemudahan
mencapai konsumen. Dengan kata lain, lokasi menentukan besaran biaya
produksi. Oleh karena itu, penentuan lokasi mempengaruhi kedudukan
usaha dalam persaingan dan kelangsungan hidup di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, kami memilih lokasi di daerah FK UWK karena berdekatan
dengan rumah kami. Selain itu, di FK UWK banyak mahasiswa yang
pastinya tertarik dengan makanan camilan, hal ini akan membuat penjualan
fillet ayam meningkat karena tempat yang ramai bisa sangat mendukung.
Selain itu, di FK UWK banyak orang yang mengunjungi(bukan hanya
mahasiswa dan dosen), maka ini akan meningkatkan penjualan karena
biasanya orang-orang akan mencari-cari makanan yang variatif dan kreatif
serta lezat. Oleh karena itu, kami memilih lokasi yang sekiranya sangat tepat

10

untuk usaha kami karena lokasi yang strategis juga menentukan tingkat
finansial kami.

3.4 Pasar yang Dituju


Dalam menetapkan sasaran pasar (target pasar), suatu usaha terlebih
dulu harus melakukan pengelompokkan konsumen (pembeli) ke dalam
kelompok dengan ciri-ciri (sifat) yang hampir sama. Setiap kelompok
konsumen dapat dipilih sebagai target pasar yang akan dicapai. Ini
dimaksudkan untuk mengkaji dan mencari kesempatan pasar yang dihadapi
suatu usaha, menilai potensi pasar, dan memutuskan berapa banyak dari
pasar yang ada tersebut yang akan dilayani oleh usaha fillet ayam ini.
Penentuan target pasar sangat penting karena suatu usaha tidak dapat
melayani seluruh konsumen atau pembeli yang ada di pasar. Pembeli yang
ada terlalu banyak dengan kebutuhan dan keinginan yang beragam atau
bervariasi, sehingga perusahaan harus mengidentifikasi bagian pasar mana
yang akan dilayaninya sebagai target pasar.
Kegiatan pemasaran akan lebih berhasil jika hanya diarahkan kepada
konsumen tertentu sebagai target pasar yang dituju. Target pasar adalah
kelompok konsumen yang agak sejenis, yang akan dijadikan sasaran
pemasaran usaha fillet ayam ini. Dalam hal ini, usaha ini harus
memperhatikan jenis kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu perlu
diperhatikan pula kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen manakah

11

yang akan dipenuhi. Konsumen memang pembeli yang harus dilayani


dengan memuaskan. Namun, tidak mungkin kami yang membuat usaha
benar-benar dapat memberikan kepuasan kepada seluruh konsumen yang
ada di pasar, karena terbatasnya kemampuan atau sumber daya manusia
dalam menangani. Untuk itu usaha ini perlu menentukan batas pasar yang
akan dilayani atau yang menjadi target pasar, melalui pengelompokkan
konsumen berdasarkan ciri-ciri atau sifatnya dikaitkan dengan kebutuhan
dan keinginan mereka.
Adapun yang dimaksud dengan target pasar adalah kelompok
konsumen yang mempunyai ciri-ciri atau sifat hampir sama yang dipilih dan
yang akan dicapai dengan strategi bauran pemasaran. Dengan ditetapkannya
target pasar, usaha ini dapat mengembangkan posisi produknya dan strategi
bauran pemasaran untuk setiap target pasar tersebut. Target pasar perlu
ditetapkan, karena bermanfaat dalam :
1. Mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemasaran.
2. Memudahkan penyesuaian produk yang dipasarkan dan strategi bauran
pemasaran yang dijalankan (harga yang tepat, saluran distribusi yang
efektif, promosi yang tepat) dengan target pasar.
3.

Membidik peluang pasar lebih luas, hal ini penting saat memasarkan

produk baru.
4.

Memanfaatkan sumber daya perusahaan yang terbatas seefisien dan

seefektif mungkin.
5. Mengantisipasi persaingan

12

Dengan mengidentifikasikan bagian pasar yang dapat dilayani secara efektif,


usaha ini akan berada pada posisi lebih baik dengan melayani konsumen tertentu
dari pasar tersebut. Dalam usaha fillet ayam ini, kami akan juga memasarkan di
mall-mall yang merupakan tempat ramai dan tepat untuk membuat usaha
semacam ini karena dengan menghomogenkan target pasar ini akan memudahkan
kami dalam mengelolanya. Tetapi jika kami sudah sukses dengan target pasar di
mall-mall, maka kami akan memperluas usaha ini untuk ke daerah lainnya karena
ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan kami.
3.5

Tingkat Persaingan
Suatu perusahaan jarang sekali hanya berdiri sendiri dalam menjual ke
suatu pasar pelanggan tertentu, pastilah perusahaan tersebut harus bersaing
dengan sejumlah pesaing. Untuk memperoleh data-data yang spesifik, maka
tidak jarang sebuah perusahaan menghabiskan banyak biaya, tenaga dan
waktu untuk memperoleh informasi pasar tentang pesaing, dan cara terbaik
bagi perusahaan untuk mengetahui persaingan secara keseluruhan adalah
dengan meminta pendapat pembeli. Inilah analisa persaingan dengan
pengamatan umum, studi bank data, informasi-informasi publik dan lainlainya, yang hasilnya bisa dilihat dalam penjelasan sebagai berikut :
1.

Untuk Pasar Konsumen, yaitu individu dan rumah tangga yang


membeli barang dan jasa untuk dikonsumsi.

2.

Untuk pasar produsen dan atau pasar industri yaitu organisasi yang
membeli daging ayam untuk digunakan memproduksi barang lainya
dengan tujuan mendapatkan laba.

13

3.

Untuk Pasar Kelembagaan, Pemerintah dan non laba yaitu instansi yang
membeli daging ayam untuk kebutuhan dalam pemenuhan aspek
pelayanan internal.
Sebagai usaha baru, maka harus bersaing dengan usaha-usaha sejenis

yang ada dipasar sasaran agar tidak kalah saing dengan perusahaan lain dan
memikirkan cara atau teknik bagaimana menjadi yang terbaik. Selain itu,
dalam persaingan ini kita tidak boleh curang karena suatu persaingan yang
sehat akan mendapatkan hasil yang memuaskan pula.

14

BAB IV
STUDI KELAYAKAN
4.1

Lokasi
Lokasi penjualan Ayam Fillet terletak di kantin FK UWKS
Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang mendukung usaha ini sangat menunjang
keberhasilan usaha ini. Alat-alat yang telah dimiliki oleh perusahaan LE
FILETE REQUIN ini antara lain kompor gas, baskom berbagai ukuran dan
Freezer. Selain itu, alat-alat maupun bahan baku dalam proses produksi
Ayam Fillet ini mudah didapat dan harganya terjangkau.

4.2

Sumber Daya Manusia


Sumber Daya manusia yang ada dalam perusahaan LE FILETE
REQUIN ini berjumlah 5 orang dimana 2 orang berada di bagian produksi,

15

1 orang di bagian pemeliharaan dan keuangan, dan 2 orang di manajer


pemasaran. Pemilihan peran SDM dalam usaha ini disesuaikan dengan
kemampuan dan keahlian masing-masing individu / anggota. Namun,
kelima orang ini juga fleksibel untuk bekerjasama saling membangun dan
memajukan perusahaan LE FILETE REQUIN ini bersama-sama. Dengan
pembagian SDM ini, maka diharapkan usaha ini dapat berkembang sesuai
dengan tujuan yang ingin dicapai.

16

BAB V
OPERASI RENCANA BISNIS
5.1.

Rencana Manajemen
5.1.1 Strategi Pemasaran
Tahap pemasaran merupakan salah satu faktor penting dalam
proses penjualan produk suatu usaha. Strategi pemasaran yang akan
kami lakukan, antara lain :
5.1.1.1. Pengembangan Produk
Fokus utama saat bisnis ini dimulai ialah untuk penjualan fillet
ayam agar banyak dibeli dan dikonsumsi konsumen.
Selanjutnya saat bisnis makin berkembang maka variasi rasa
dan mungkin daging yang diolah akan makin beragam. Selain
itu jika bisnis makin pesat maka tak menutup kemungkinan
kami juga akan menyediakan menu minuman di stand kami.
5.1.1.2 Pengembangan Wilayah Pemasaran
Lokasi mempengaruhi kedudukan usaha dalam persaingan dan
kelangsungan bisnis di masa yang akan datang. Oleh karena
itu, kami memilih lokasi di FK UWKS agar memudahkan
langkah awal pemasaran produk, hal ini akan membuat
penjualan fillet ayam dapat meningkat karena tempat yang
kami gunakan untuk pemasaran pertama kali merupakan
tempat yang terdapat banyak mahasiswa sehingga dapat
17

membantu kemajuan bisnis karena mahasiswa dikenal akan


rasa ingin tahu yang tinggi terhadap makanan, terlebih bila
makanan tersebut kreatif dan dengan harga yang terjangkau.

5.1

Proses Produksi
Cara pembuatan:
1. Gulirkan atau masukkan fillet dada ayam kedalam adonan tepung
bumbu satu persatu hingga semua tersalut tepung bumbu.
2. Lalu celupkan fillet dada ayam kedalam adonan celupan. Lakukan satu
persatu, lalu gulirkan kembali kedalam tepung bumbu sambil fillet
dada ayamnya ditekan-tekan/dikepal-kepal dengan jari-jari agar tepung
lekat menempel dan tidak rontok. Lakukan semuanya sampai selesai.
3. Goreng fillet dada ayam yang sudah berlumur tepung bumbu dengan
minyak goreng dan api sedang. Bolak balik hingga ayam fillet matang
kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Siap dihidangkan hangathangat.

PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Perusahaan LE FILETE REQUIN merupakan perusahaan yang bergerak
di bidang kuliner. Menu makanan disini adalah Chick boom. Harga jual

18

relative terjangkau yakni Rp. 10.000, 15.000 dan dengan kualitas yang sama
bagusnya dengan produk di pasaran umumnya
6.2 Saran
Dalam pendirian suatu bisnis diperlukan suatu kerja keras dan analisis
pasar yang matang, agar produk yang dijual nantinya dapat diterima oleh
konsumen/ pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan suatu usaha inovasi dan
variasi agar produk yang ditawarkan dapat semakin menarik minat
konsumen. Selain itu, hal penting yang perlu diperhatikan adalah membuat
usaha yang baru saja dirintis dapat bertahan dan berlanjut sampai ke periode
berikutnya dan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih besar.
Bertahannya suatu usaha/ bisnis tertentu juga tergantung dari komitmen dari
masing-masing anggota perintis usaha/ bisnis tersebut.

19

CHICKEN , DORI
, SHARK

20