Anda di halaman 1dari 1

Gas-gas mulia terdapat di atmosfer dalam jumlah yang relatuf sedikit.

Sebagaimana kita ketahui,


atmosfer kita didominasi oleh gas-gas nitrogen (N 2) dan oksigen (O2) yang masing-masing
meliputi 78% dan 21% volume udara.
Kandungan Gas-Gas Mulia dalam Udara
No
1
2
3
4
5
6

Gas mulia
Helium
Neon
Argon
Kripton
Xenon
Radon

Persentase volume udara


5,24 x 104
1,82 x 103
0,934
1,14 x 104
8,70 x 106
6 x 1014

Dari tabel di atas, nampak jelas bahwa gas mulia yang paling banyak dijumpai di atmosfer
adalah argon, menduduki peringkat ke 3 setelah nitrogen dan oksigen. Akan tetapi, gas mulia
yang paling banyak terdapat di alam semesta adalah helium. Unsur helium bersama-sama dengan
unsur hidrogen merupakan komponen utama dari matahari dan bintang-bintang.
Semua gas mulia kecuali radon, dapat diperoleh dengan cara mencairkan udara, kemudian
komponen-komponen udara cair ini dipisahkan dengan destilasi bertingkat. Hal ini
dimungkinkan sebab gas mulia memiliki titik didih yang berbeda-beda.
Argon dapat diperoleh dengan memanaskan udara dan kalsium karbida (CaC 2). Nitrogen dan
oksigen di udara akan diikat oleh CaC2, sehingga pada udara kita memperoleh argon.
Helium dapat dijumpai dalam kadar yang cukup tinggi pada beberapa sumber gas alam, sebagai
hasil peluruhan bahan-bahan radioaktif. Adapun radon hanya diperoleh dari peluruhan radioaktif
unsur radium.