Anda di halaman 1dari 25

METSTAT II

PERTEMUAN 9

1. Pejabat dari BKKBN berpendapat bahwa proporsi ibu rumah tangga yang setuju KB dari
daerah pedesaan A dan B adalah sama, dengan alternatif bahwa proporsi tersebut tidak sama.
Dari penelitian diperoleh data bahwa dari 500 ibu rumah tangga di daerah A, ada 300 orang
yang setuju KB, sedangkan dari 500 ibu rumah tangga di daerah B, ada 250 orang yang setuju
KB. Dengan menggunakan =0,05 , ujilah pendapat tersebut!
Jawab:
H 0 : p1 =p 2
H 1 : p1 p2
=0,0 5

Wilayah kritis:

z<1,96

dan

Perhitungan:
x
^p1= 1 = 300 =0,6
n1 500
^p=
z=

z> 1,96

^p2=

x2 250
=
=0,5
n2 500

(x 1 + x 2) (300+250)
=
=0,55
(n1 +n2 ) (500+500)
^p1 ^p2

1
1
^p q^ [
+
]
n1
n2

( )( )

Keputusan: tolak

H0

q^ =1 ^p =10,55=0,45

0,60,5

1
1
( 0,55 ) ( 0,45 ) [
+
]
500
500

( )( )

=3,178

. Artinya, kita memiliki cukup bukti untuk meragukan pendapat dari

pejabat BKKBN yang menyatakan proporsi ibu rumah tangga yang setuju KB di pedesaan
daerah A dan B sama.
2. Suatu perusahaan TV menyatakan bahwa 70% TV di kota B berasal dari perusahaan tersebut.
Apakah anda setuju degan pernyataan itu bila suatu sigi acak TV di kota B menunjukkan bahwa
8 dari 15 TV berasal dari perusahaan tadi? =0,01
H 0 : p=70
Jawab:
H 1 : p 70
=0,01

Wilayah kritis: P<0,01

Perhitungan:
X8
p=0.7
P=2 P bila
x

x=0

x=0

P=2 b ( x ; n , p )=2 b ( x ; 15 ; 0,7 )=0,262

Keputusan: gagal tolak

H0

. Kita tidak memiliki cukup bukti untuk tidak setuju dengan

pernyataan perusahaan TV tersebut.


3. Seorang direktur pemasaran berpendapat, bahwa proporsi barang yang tidak laku adalah sama
untuk suatu jenis barang dengan merek berbeda, yaitu merek A dan merek B, dengan alternatid
ada perbedaan. Setelah dilakukan pengecekan, barang merek A sebanyak 200. Dari jumlah
tersebut, yang tidak laku 50 buah dan barang merek B sebanyak 200 buah yang tidak laku 70
buah. Dengan menggunakan = 0,1, ujilah pendapat tersebut.
Jawab:
H o : p1 = p2
H 1 : p1 p2
= 0,1
wilayah kritis : z < -1,64
perhitungan

^p=

50+70
=0,3 z=
200+200

50
^
p 1=
=0,25
200
70
^
p 2=
=0,35
200

PERTEMUAN 10

0,250,35

( 0,3 ) ( 0,7 )

[( ) ( )]

=2,18

1
1
+
200
200

zhitung< ztabel, tolak H0, ada perbedaan proporsi


barang yang tidak laku dari merek A dan merek B

1. Sebuah eksperimen dilakukan untuk mengetahui produktivitas dari lima varietas gandum yang
berbeda: A, B, C, D, dan E. Empat plot lahan disediakan untuk tiap-tiap varietas dan
produktivitas (dalam satuan bushel per acre) yang teramati disajikan dalam tabel. Dengan
mengasumsikan bahwa plot-plot tersebut memiliki tingkat kesuburan tanah yang sama dan
bahwa varietas-varietas gandum dialokasikan pada keempat plot secara sembarang, tentukan
apakah terdapat perbedaan produktivitas pada tingkat signifikansi 5%.1
A
20
12
15
19

B
17
14
12
15

C
23
16
18
14

D
15
17
20
12

E
21
14
17
18

Jawab :
1. Diketahui: n = 4; k = 5; v1 = 4; v2 = 15
Jawab:
H0:

A =B =C = D= E

H1: sekurang-kurangnya dua nilai tengah tidak sama


=0,05
F0,05 ; 4 ;15=3,06
Wilayah kritis: f > 3,06
No
1
2
3
4
Yi.
y i.

A
20
12
15
19
66

B
17
14
12
15
58

C
23
16
18
14
71

D
15
17
20
12
64

E
21
14
17
18
70

16,5

14,5

17,75

16

17,5

Perhitungan:
3292
SST =20 +12 ++ 18
=184,95
45
2

662 ++ 702 3292


SSA=

=27,2
4
4 5
SSE=SST SSA=157,75

Y..=329
y ..=82,2
5

TABEL ANOVA

Sum of Squares
Between Groups

df

Mean Square

27,200

6,800

Within Groups

157,750

15

10,517

Total

184,950

19

Sig.
,647

,638

Keputusan:
Gagal tolak H0. Nilai uji tidak berada di wilayah kritis. Disimpulkan bahwa tidak terdapat
perbedaan produktivitas pada tingkat signifikansi 5% untuk produktivitas lima varietas
gandum: A, B, C, D, dan E.
2. Empat laboratorium digunakan untuk mengerjakan analisis kimia. Contoh dari bahan yang
sama dikirim ke empat laboratorium tersebut untuk menentukan apakah secara rata-rata
keempatnya memberikan hasil yang sama. Hasil analisis dari keempat laboratorium tersebut
adalah sebagai berikut.5
Laboratorium
A
B
C
D
58,7
62,7
55,9
60,7
61,4
64,5
56,1
60,3
60,9
63,1
57,3
60,9
59,1
59,2
55,2
61,4
58,2
60,3
58,1
62,3
Lakukan analisis ragam dan berikan kesimpulan mengenai keempat laboratorium tersebut.
Jawab:
Diketahui : n = 5; k = 4; v1 = 3; v2 = 16
Jawab:
A =B =C = D
H0:
H1: sekurang-kurangnya dua nilai tengah tidak sama
=0,05
F0,05 ;3 ;16=3,24
Wilayah kritis: f > 3,24
No
1

Laboratorium
A
58,7

B
62,7

C
55,9

D
60,7

2
3
4
5
Yi.
y

i.

61,4
60,9
59,1
58,2
298,3

64,5
63,1
59,2
60,3
309,8

56,1
57,3
55,2
58,1
282,6

60,3
60,9
61,4
62,3
305,6

58,2

60,3

58,1

62,3

Y..=1196,3
y =239,26
..

Perhitungan:
2

1196,3
SST =58,7 + 61,4 ++62,3
=120,305
54
2

298,3 ++305,6 1196,3


SSA=

=85,925
5
5 4
SSE=SST SS A=34,380
TABEL ANOVA

Sum of Squares

df

Mean Square

Between Groups

85,925

28,642

Within Groups

34,380

16

2,149

120,305

19

Total

F
13,330

Sig.
,000

Keputusan:
Tolak H0. Nilai uji berada di wilayah kritis. Disimpulkan bahwa secara rata-rata keempat
laboratorium memberikan hasil yang berbeda saat pengerjaan analisis kimia pada taraf
signifikansi 5%.
3. Sebuah penelitian dilakukan untuk menentukan penyebab berkurangnya hasil dalam suatu
proses kimia. Telah diketahui bahwa berkurangnya hasil itu terjadi dalam cairan biangnya;
artinya, bahan yang terbuang ketika tahap penyaringannya. Diduga campuran yang berbeda
tetapi dari bahan asal yang sama dapat memperkecil proses kehilangan tadi. Data berikut ini
adalah persentase kehilangan untuk empat campuran yang ditentukan lebih dulu:
Campuran
1
2
3
4
25,6
25,2
20,8
31,6
24,3
28,6
26,7
29,8
27,9
24,7
22,2
34,3
Apakah ada beda yang nyata dalam persentase kehilangan hasil rata-rata bagi keempat
campuran tesebut? Gunakan taraf nyata 0,05.5
Jawab :
Diketahui : n = 3; k = 4; v1 = 3; v2 = 8

Jawab:
1=2= 3=4
H0:
H1: sekurang-kurangnya dua nilai tengah tidak sama
=0,05
F0,05 ;3 ;8 =4,07
Wilayah kritis: f > 4,07
No
1
2
3
Yi.
y

Campuran
2
3
25,2
20,8
28,6
26,7
24,7
22,2
78,5
69,7

1
25,6
24,3
27,9
77,8
25,933

i.

26,167

4
31,6
29,8
34,3
95,7

23,233

31,9

Y..=321,7
y ..=107
,233

Perhitungan:
SST =25,6 2+ 24,32+ +34,32
2

SSA=

321,72
=164,569
3 4

77,8 ++ 95,7 321,7

=119,649
3
34

SSE=SST SSA=44,920
TABEL ANOVA

Sum of Squares
Between Groups
Within Groups
Total

df

Mean Square

119,649

39,883

44,920

5,615

164,569

11

F
7,103

Sig.
,012

Keputusan:
Tolak H0. Nilai uji berada di wilayah kritis. Disimpulkan ada beda yang nyata dalam persentase
kehilangan hasil rata-rata bagi keempat campuran pada taraf signifikansi 5%.

PERTEMUAN 11
Berikut adalah data waktu tempuh 14 mahasiswa kelas 2-A dari indekos atau
rumah ke kampus STIS yang diambil secara acak:
3
2

5
3

5
3

5
7

7
7

10
8

10
10

1. Uji normalitas data diatas dengan menggunakan Uji Shapiro-Wilk


2. Uji normlaitas data diatas dengan menggunakan Uji Liliefors
3. Uji normalitas data diatas dengan menggunakan Uji KolmogrovSmirnov
Jawab:
1. Uji Shapiro-Wilk

Ho : Sampel dari populasi berdistribusi normal

H1 : Sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal


Nilai = level signifikansi = 5%

Xi

xi-xbar
2

xi-

xbar^2
16.576

4.0714

53

3
-

9.4336

3.0714

73

3
-

9.4336

3.0714

73

3
-

9.4336

3.0714

73

3
-

1.1479

1.0714

59

3
-

1.1479

Ai

X(n-1+i) -

ai{X(n-1+i) -

0.525

Xi
8

Xi}
4.2008

2.3226

1
2

0.331
8

0.246

1.722

0.180

0.901

2
5

0.124

0.248

0.072

0.1454

1.0714

59

3
-

1.1479

1.0714

59

3
0.9285

0.8622

71
0.9285

71
0.9285

0.862245

71
1.9285

3.719388

10

71
3.9285

15.43367

10

71
3.9285

15.43367

10

71
3.9285

15.43367

7
7

0.024

0.048

Jumlah

9.5878

45
0.862245

71
Jumlah

T3

1
D

100.9286

a (x
i 1

n i 1

xi )

1
9.5878 2 0.910802
100.9286

Pada Tabel Shapiro-Wilk saat n = 14 nilai (0,05) = 0,874


Nilai

T3

berada diatas nilai (0,05) berarti Ho diterima, Ha ditolak (gagal tolak Ho)

Kesimpulan: Terdapat cukup bukti yang menyatakan bahwa sampel diambil dari
populasi yang berdistribusi normal, pada = 0,05.

2. Uji Liliefors
H0 : sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal
H1 : sampel tidak berasal dari populasi yang berdistribusi normal
= 0,05

No.

Xi

1
2
3
4
5

2
3
3
3
5

X
( i X )
S
Z i=
-1,46
-1,10
-1,10
-1,10
-0,38

F(Zi)=P(Z
Zi)
0,0721
0,1357
0,1357
0,1357
0,352

S(Zi)

0,0714
0,2857
0,2857
0,2857
0,5000

|F(Zi)-S(Zi)|

0,0007
0,1310
0,1310
0,1310
0,1147

5
5
7
7
7
8
10
10
10

6
7
8
9
10
11
12
13
14

-0,38
-0,38
0,33
0,33
0,33
0,69
1,41
1,41
1,41

0,352
0,352
0,6293
0,6293
0,6293
0,7549
0,9207
0,9207
0,9207

0,5000
0,5000
0,7143
0,7143
0,7143
0,7857
1,0000
1,0000
1,0000

0,1147
0,1147
0,0374
0,0374
0,0374
0,0308
0,0793
0,0793
0,0793

X =6,07 ; S=2,79
L0 = |F(Zi)-S(Zi)|maks = 0,131
Ltabel = 0,227
Kesimpulan :

Gagal tolak H0 karena L0 Ltabel, maka dapat diasumsikan bahwa

data selang waktu perjalanan ke kampus dari tempat tinggal mahasiswa kelas 2A
STIS 2015/2016 berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

3. Uji Kolmogrof-Smirnov
Ho

= Data berdistribusi Normal

H1

= Data tidak berdistribusi Normal


= 0,05

= 14

Dtabel

= 0,349

Nilai Statistik Hitung

xi

zi

F ( zi )

S ( z i)

|F ( z i )S ( z i)|

2
3
3
3
5
5
5
7
7
7
8
10
10
10

-1,461
-1,102
-1,102
-1,102
-0,385
-0,385
-0,385
0,333
0,333
0,333
0,692
1,410
1,410
1,410

0,071979
0,135163
0,135163
0,135163
0,350294
0,350294
0,350294
0,63053
0,63053
0,63053
0,755578
0,920721
0,920721
0,920721

0,071429
0,285714
0,285714
0,285714
0,5
0,5
0,5
0,714286
0,714286
0,714286
0,785714
1
1
1

0,000551
0,150552
0,150552
0,150552
0,149706
0,149706
0,149706
0,083756
0,083756
0,083756
0,030136
0,079279
0,079279
0,079279

D= x|F ( z i )S(z i )|
D = 0,1506
D< Dtabel

, maka gagal tolak Ho

Artinya Data tersebut berdistribusi Normal

PERTEMUAN 12
1. Enam mesin yang berbeda sedang dipertimbangkan untuk digunakan dalam pembuatan stempel
karet. Mesin mesin sedang dibandingkan terhadap kekuatan tarik dari produk. Sebuah sampel
acak dari empat segel dari setiap mesin yang digunakan untuk menentukan apakah kekuatan
tarik rata-rata bervariasi dari mesin ke mesin. Berikut ini adalah pengukuran tarik-kekuatan
dalam kilogram per sentimeter persegi x 10-1 . Tes untuk melihat apakah ragam yang sama.
Mesin
1
17,5
16,9
15,8
18,6
Pembahasan

2
16,4
19,2
17,7
15,4

3
20,3
15,7
17,8
18,9

4
14,6
16,7
20,8
18,9

5
17,5
19,2
16,5
20,5

6
18,3
16,2
17,5
20,1

H0 : 1 = 2 = 3 = 4 = 5 = 5
H1 : keenam ragam tersebut tidak semuanya sama

= 0,05.

Wilayah kritik : Dari data di atas kita memperoleh bahwa n1 =4 , n2 = 4, n3 = 4, n4 = 4, n5 = 4,


n5 = 4, N=24, dan k= 6. Dengan demikian kita tolak hipotesis nol bila
b<b 6 ( 0,05; 4,4,4,4,4,4 )

[ ( 4 ) ( 0,5028 ) + ( 4 ) ( 0,5028 ) + ( 4 ) ( 0,5028 )+ ( 4 )( 0,5028 )+( 4 )( 0,5028 ) + ( 4 ) ( 0,5028 ) ]


24

b<0,5028

Perhitungan : pertama-tama hitunglah


2

s 1 = 1,3667 , s 2 = 2,8867,

s 3 = 3,7692, s 4 =7,2167 ,

s 5 = 3,1558,

s 6 = 2,6625

dan kemudian
s 2p =

( 3 )( 1,3667 ) + ( 3 )( 2,8867 ) + ( 3 )( 3,7692 ) + ( 3 ) ( 7,2167 ) + ( 3 ) ( 3,1558 )+ ( 3 )( 2,6625 )


= 3,5096
18
sekarang

( 1,3667 )3 ( 2,8867 )3 (3,7692)

3
3 (7,2167 ) ( 3,1558 )3 ( 2,6625 )3 1/ 18
= 0,8856

b=

Keputusan : Karena

b>0,5028

Gagal tolak H0 dan simpulkan bahwa ragam keenam

populasi itu sama.


2. Dalam sebuah percobaan industri, seorang insinyur tertarik ingin megetahui bagaimana
penyerapan rata-rata kelembaban dalam beton bervariasi antara lima agregat beton yang
berbeda. Sampel yang terkena kelembaban selama 48 jam. Diputuskan bahwa enam sampel

yang akan diuji untuk setiap agregat, membutuhkan total 30 sampel yang akan diuji. Tes apakah
ragam dari lima agregat beton sama.
1
551
457
450
731
499
632

2
595
580
508
583
633
517

3
639
615
511
573
648
677

4
417
449
517
438
415
555

5
563
631
522
613
656
679

Pembahasan
2
2
2
2
2
H0 : 1 = 2 = 3 = 4 = 5

H1 : kelima ragam tersebut tidak semuanya sama

= 0,05.

Wilayah kritik : Dari data di atas kita memperoleh bahwa n1 =6 , n2 = 6, n3 = 6, n4 = 6, n5


= 6, N=30, dan k= 5. Dengan demikian kita tolak hipotesis nol bila

b<b 5 ( 0,05 ; 6,6,6,6,6 )

[ ( 6 )( 0,6646 )+ ( 6 ) ( 0,6646 ) + ( 6 ) ( 0,6646 ) + ( 6 ) ( 0,6646 ) + ( 6 )( 0,6646 ) ]


30

b<0,6646

Perhitungan : pertama-tama hitunglah

s 21 = 12.133,87 , s 22 = 2.302,67,

s 23 =3.593,5, s 24 = 3.318,57,

s 25 = 3.455,47

dan kemudian
s 2p =
sekarang

( 5 )( 12.133,87 ) + ( 5 ) ( 2.302,67 ) + ( 5 ) ( 3.593,5 ) + ( 5 ) ( 3.318,57 ) + ( 5 ) (3.455,47 )


= 4.960,16
25

( 12.133,87 )5 (2.302,67 )5 (3.593,5)

5
5 1 /25
5 ( 3.318,5 ) ( 3.455,47 )
= 0,8254

b=

Keputusan : Karena

b>0.6646 berarti gagal tolak H dan simpulkan bahwa ragam


0

kelima populasi itu sama.

PERTEMUAN 13
1. Seorang pejabat dari BKKBN berpendapat bahwa tak ada perbedaan persentase penduduk
yang setuju KB dari empat tingkat pendidikan dengan alternatif ada perbedaan. Untuk
menguji pendapatnya itu telah diteliti sebanyak 1600 orang penduduk dari berbagai
tingkatan pendidikan dan hasilnya sebagai berikut :
Setuju KB
Tidak setuju

SD
312
108

SMP
348
152

SMA
243
57

Sarjana
297
83

Dengan menggunakan =1 , ujilah pendapat tersebut!


Jawab:
H 0 : p1 =p 2= p3= p 4
H 1 :tidak semua proporsi sama
Wilayah kritis :

Setuju KB
Tidak setuju
Jumlah

2hit > 20,01 (3 )=11,341

SD
SMP
312 (315)
348 (375)
108 (105)
152 (125)
420
500
2
2
3
( nij eij )
2hit =
eij
i=1 j=1

2hit =

SMA
243 (225)
57 (75)
300

Sarjana
297 (285)
83 (95)
380

( 312315 )2 ( 348375 )2
( 8395 )2
+
+ +
=15,572
315
375
95

2hit >11,341

Jumlah
1200
400
1600

Kesimpulan : Tolak

H0 ,

jadi persentase penduduk yang setuju KB tidak sama untuk

semua tingkatan pendidikan.


2. Pegawai BPS ingin menguji kesamaan proporsi penduduk laki-laki selama 3 tahun terakhir
di suatu desa kecil dengan data sebagai berikut:

Tahun ke-1
344
478

Laki-laki
Perempuan

Tahun ke-2
382
497

Tahun ke-3
423
689

Dengan menggunakan =0,05 , ujilah kesamaan proporsi tersebut!


Jawab:
H 0= p1= p2 =p 3
H 1=tidak semua proporsisama
2hit > 20,05 (2 )=5,991

Wilayah kritis :

Laki-laki
Perempuan

Tahun ke-1

Tahun ke-2

Tahun ke-3

Jumlah

344 (335,76)
478 (486,24)
822

382 (359, 04)


497 (519,96)
879

423 (454,21)
689 (657,79)
1112

1149
1664
2813

=
2
hit

( nij eij )

i=1 j=1

2hit =

eij

( 344335,76 )2 ( 382359,04 )2
( 689657,79 )2
+
++
=6,45
335,76
359,04
657,79

hit >5,991
Kesimpulan : Tolak

H0

tahun ke-2 dan tahun ke-3.

, jadi tidak ada kesamaan proporsi penduduk antara tahun ke-1,

3. Ada empat buah bank, katakan B1, B2, B3 dan B4. Nasabah dari keempat bank tersebut
ditanya, apakah mereka sudah puas dengan pelayanan dari bank-bank tersebut. Jawaban
mereka dikategorikan menjadi tiga, yaitu puas, cukup puas dan tidak puas. Ada pendapat
yang mengatakan proporsi nasabah yang puas,cukup puas dan tidak puas sama untuk semua
bank, dengan alternatif bahwa proporsi-proporsi tersebut tidak semua. Untuk menguji
pendapat tersebut, dilakukan penelitian terhadap 600 nasabah yang dipilih secara acak
dengan data sebagai berikut:

Bank 1
Puas
65
Cukup puas
27
Tidak puas
8
Dengan menggunakan =0,05

Bank 2
112
67
21

Bank 3
85
60
15

Bank 4
80
44
16

, ujilah kesamaan proporsi tersebut!

Jawab:
H0
1.
: p11 = p12 = p13 = p14
p21 = p22 = p23 = p24
p31 = p32 = p33 = p34
H 1=tidak semua proporsisama
2hit > 20,05 (6 )=12,592 (r=3,k=4)

Wilayah kritis :
Bank 1
65 (57)
27 (33)
8 (10)
100

Puas
Cukup puas
Tidak puas

=
2
hit

i=1 j=1

Bank 2
112 (114)
67 (66)
21 (20)
200

( nij eij )

Bank 3
85 (91,2)
60 (52,8)
15 (16)
160

Bank 4
80 (79,8)
44 (46,2)
16 (14)
140

Jumlah
342
198
60
600

eij

( 6557 )2 ( 112114 )2
( 1614 )2
=
+
++
=4,570
57
114
14
2
hit

hit <12,592
Kesimpulan : Gagal tolak

H0

, jadi proporsi dari nasabah yang puas, cukup puas dan

tidak puas antara bank 1, bank 2, bank 3 dan bank 4 adalah sama

PERTEMUAN 14
1. Pada sebuah peternakan ikan mas, diadakan sebuah percobaan terhadap 3 kolam berbeda untuk
menguji beberapa jenis pakan yg dicobakan untuk melihat produksi ikan. Lakukan analisis
ragam dan interpretasikan hasilnya!
Pengamatan
1
23,26
23,44
23,49
22,36
24,38

Jenis Pakan
1
2
3
4
5
Jawab:
1 = 2 = =
H0 =

2
23,25
23,46
23,49
22,35
24,37

3
23,26
23,45
25,48
22,36
24,37

n = 0 (tidak ada efek dari perlakuan)

H1 = minimal ada satu nilai

0 (ada efek dari perlakuan)

Sumber

JK

db

KT

Fhit

Ftab

Keragaman
Perlakuan
Kelompok
Galat
Total

7,671
0,531
2,110
10,311

4
2
8
14

1,918
0,265
0,264

7,271
7,265

3,84
4,46

Fhit>Ftab, maka tolak Ho.

Kesimpulan : Perlakuan pemberian jenis pakan yg berbeda dapat mempengaruhi produksi ikan
secara nyata. Paling tidak ada salah satu jenis pakan yang mempengaruhi produksi ikan secara
nyata.
2. Suatu percobaan telah dilakukan untuk menyelidiki pengaruh pelumas terhadap
tingkat kemampuan kinerja motor. Dari berbagai merk pelumas motor yang
ada, telah dipilih secara acak diantaranya merk A,C dan T. Mengingat
terbatasnya biaya dalam melakukan percobaan, ulangan hanya dilakukan
sebanyaka 5 kali. Percibaan tersebut dilakukan terhadap jenis motor yang
mempunyai mesin yang sama (mesin 4 tak). Berikut data tingkat kinerja
kemampuan mesin yang diukur dari kecepatan (km/jam):Lakukan analisis sesuai
yang dimaksud. Gunakan taraf nyata 0,05

Jawab :
Ho :

2 =0
2

H1 : > 0

total

merk pelumas

32

55

28

24

30

52

67

55

52

53

58

42

76

46

25

6952
32 + 55 +
=3483,3333
15
2

JKT =

169 +279 +247 695

=1280,53
5
15

JKK

JKG

= 3483,3333-1280,53
= 2202,8033

169
279
247

Sumber

Jumlah

Derajat bebas

Kuadrat

F hitung

kuadrat
Jumlah

Derajat bebas

tengah
Kuadrat

F hitung

tengah
640,265

keragaman
kuadrat
Kolom nilai 1280,53
tengah
Galat

2202,8033

12

Total

3483,3333

14

hitung:

3,4879
183,5669

f tabel (0,05;2,12) = 3,89


Kesimpulan: karena f tabel > f hitung maka gagal tolak Ho.sehingga, keragaman perlakuan
berpengaruh positif terhadap respon yang sedang diamati.

PERTEMUAN 15
1. Data berikut adalah nilai akhir yang dicapai oleh 4 mahasiswa dalam matkul Matematika,
Bahasa Inggris dan PAI
Mahasiswa

Matkul
MTK
BING
PAI
1
68
57
73
2
83
94
91
3
72
81
77
4
55
73
75
Total
278
305
316
Gunakan taraf nyata 0.05 untuk menguji hipotesis bahwa :
a Ketiga matkul itu mempunyai kesulitan yang sama
b Keempat mahasiswa memiliki kemampuan yang sama

Total
198
268
230
203
899

Jawab:
a.) H0: 1 = 2 = 3 = 4 = 0
b.) H0: 1 = 2 = 3 = 0
a.) H1: sekurang kurangnya ada satu i 0
b.) H1: sekurang - kurangnya satu i 0
= 0.05
Wilayah kritis : f0.05(3,6) > 4.76, f0.05(2,6) > 5.14
Perhitungan :

8992
12

JKT = 68 + 83 + ... + 75 -

= 1510.917

JK(A) =

198 2+268 2+230 2+203 2 8992

3
12

JK(B) =

278 2+305 2+316 2 8992

4
12

JKG = 1510.917-1028.917-191.167=290.833

Sumber

Jumlah

Keragaman
Perlakuan:
- Faktor A
- Faktor B
Galat
Total

Kuadrat
1028.917
191.167
290.833
1510.917

= 1028.917

= 191.167

Derajat Bebas

Rata rata

F hitung

Kuadrat
3
2
6
11

342.972
95.584
48.472

7.076
1.972

Kesimpulan :
a Tolak H0 karena 7.076 > 4.76 berarti ketiga matkul tersebut tidak memiliki kesulitan yang
sama
b Gagal tolak H0 karena1.972 < 5.14 berarti keempat mahasiswa memiliki kemampuan
yang sama
2. Berikut adalah data hasil jagung dari percobaan dengan tiga ulangan
Jenis Pupuk

Varietas Jagung
V1
V2
V3
P1
74
64
72
51
66
81
65
70
64
P2
47
65
57
58
63
43
67
58
52
P3
58
59
66
39
68
71
42
65
59
P4
53
58
57
59
41
61
38
46
53
Gunakan taraf nyata 0.05untuk menguji hipotesis berikut:
a H0: tidak ada beda rata rata hasil jagung untuk keempat jenis pupuk yang digunakan
b H0: tidak ada interaksi antara jenis pupuk dan varietas jagung
Jawab:
a.) H0: 1 = 2 = 3 = 4 = 0
b.) H0: ()11 = ()12 = ()43 = 0
a.) H1: sekurang kurangnya ada satu i 0
b.) H1: sekurang - kurangnya satu ()ij 0
= 0.05
Wilayah kritis : f1> 3.01, f2> 2.51
Perhitungan :
2110 2
JKT = 742 + 512 + ... + 532 = 3779
36

JK(A) =

607 2+ 5102+ 5272+ 4662 21102

9
36

JK(B) =

6512 +7232 +7362 21102

12
36

Jenis Pupuk
P1
P2
P3
P4

Varietas Jagung
V1
190
172
139
150

= 1157

= 350
Total

V2
200
186
192
145

V3
217
152
196
171

607
510
527
466

Total

651

723

2110

190 2+1722 ++1712


124.826124.019123.669 = 771
3

JK(AB) =

JKG = 3779-1157-350-771=1501

Sumber

736

Jumlah

Derajat Bebas

Rata rata

F hitung

Keragaman
Kuadrat
Kuadrat
Perlakuan:
- Faktor A 1157
3
385.667
6.17
- Faktor B 350
2
175
2.8
Interaksi
771
6
128.5
2.05
Galat
1501
24
65.542
Total
3779
35
Kesimpulan :
a Tolak H0 karena 6.17 > 3.01 berarti ada beda rata rata hasil jagung untuk keempat jenis
pupuk yang digunakan
b Gagal tolak H0 karena2.05 < 2.51 berarti tidak ada interaksi antara jenis pupuk dan
varietas jagung

PERTEMUAN 16
1. Sebuah perusahaan meneliti faktor-faktor yang berpengaruh terhadap waktu yang diperlukan
(dalam detik) untuk menstabilkan kondisi darurat pada sebuah ATC (Air Trafic Controller). Dua
faktor yang diteliti adalah tipe panel display dan kondisi darurat tertentu. Hasil perhitungan
ANOVA adalah sbb :
Sumber
Ragam
Kondisi(A)
Display(B)
Kondisi*Dis
p
Eror
Total

4
2

Jumlah
Kuadrat(SS)
2850.130
1227.80

Rata-rata
Kuadrat(MS)
712.53
613.9

44.87

5.61

15
29

106
4228.800

7.07

DoF

a. Berapa banyak tipe display yang diteliti?


b. Berapa banyak tipe kondisi yang diteliti?
Berapa banyak replikasi yang dilakukan pada setiap percobaan?
Jawab: Diketahui :

sehingga :

F
Hitung
100.78
86.83
0.79

a. DoF tipe Kondisi(A)= 4

DoF (A) = a 1
4=a1
a=5

b. DoF tipe Display(B)= 2

b. DoF (B) = b 1
2=b1
b=3

c. DoF Eror = 15

c. DoF = ab(n-1)
15

= 5 x 3 (n-1)

15

= 15 (n-1)

=n1

=2

2. 2. Terdapat 3 jenis material dalam pembuatan baterai A,B,C dan dicobakan pada 3 temperatur
(150 F, 70 F, 125 F). Dari percobaan tersebut, ingin diketahui apakah jenis material dan suhu
mempengaruhi daya tahan baterai dengan 4 ulangan percobaan, sehingga diperoleh data sebagai
berikut :
MATERIA
L
(A)
A

JUMLAH
B

JUMLAH
C

JUMLAH
Jawab:
Diketahui :

SUHU (B)
15

70

125

130
74
155
180
539
150
159
188
126
623
138
168
110
160
576

34
80
40
75
229
136
106
122
115
479
174
150
120
139
583

20
82
70
58
230
25
70
58
45
198
96
82
104
60
342

Faktor A = material , taraf A= 3 , a=3


Faktor B = suhu , taraf B = 3 , b=3
n=4
Langkah ke 1
MATERIAL

SUHU
70
229
479
583
1291

15
539
623
576
1738

A
B
C
JUMLAH

125
230
198
342
770

JUMLA
H
998
1300
1501
3799

Hitung faktor koreksi (FK)

FK =

Y ...2
nab

37992
4 x3 x 3

= 400900,028

Langkah ke 2
Hitung jumlah kuadrat total (JKT)
JKT =

i , j ,k

- FK

i,j,k

= (130 + 74 + + 104 + 60) - 400900,028


= 478547 400900,028
= 77646,972
Langkah ke 3
Hitung jumlah kuadrat perlakuan (KP)
2

FK
Yij.
n

JKP =

539 2+229 2+ + 5832+ 3422


4

= 460316,25 - 400900,028

- 400900,028

= 59416,222

Yi ..
FK
JK(A) =
nb
i

9982+ 13002+ 15012


4 x3

- 400900,028

= 411583,75 - 400900,028
= 10683,722

Y . j .2
FK
JK(B) =
na
i

1738 2+12912 +7702


4 x3

- 400900,028

= 440018,75 - 400900,028
= 39118,47

JK(AB) = JKPJK ( A ) JK ( B )
= 59416,222 - 10683,722 - 39118,47
= 9614,03

Langkah ke 4
Hitung jumlah kuadrat galat (JKG)
JKG = JKT JK(A) JK(B) JK(AB)
= 77646,972 - 10683,722 - 39118,47 - 9614,03
= 18230,75

Langkah ke- 5

Buat tabel ANOVA


Sumber
Ragam
Material (A)
Suhu (B)
AB
Galat
Total

DoF
2
2
4
27
35

Jumlah
Kuadrat(SS)
10683,722
39118,47
9614,03
18230,75
77646,972

Rata-rata
Kuadrat(MS)
5341,861
19559,235
2403,5075
675,212963

F
Hitung
7,91
28,97
3,56

F Tabel
F(0,05; 2;27 )= 3.35
F(0,05; 2;27 )= 3.35
F (0,05;4;27)= 2.73

Langkah ke 6
Analisis hipotesis perlakuan :
A. F hit > F tabel
7.91 > 3.35
Kesimpulan : Tolak HO
Dengan tingkat kepercayaan 95%, kita percaya bahwa ada keragaman
dalam populasi kombinasi perlakuan
B. F hit > F tabel
28,97 > 3.35
Kesimpulan : Tolak HO
Dengan tingkat kepercayaan 95%, kita percaya bahwa ada keragaman
dalam populasi kombinasi perlakuan
AB. F hit > F tabel
3,56> 3.35
Kesimpulan : Tolak HO
Dengan tingkat kepercayaan 95%, kita percaya bahwa ada keragaman dalam populasi
kombinasi perlakuan