Anda di halaman 1dari 65

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Permainan Bola Besar ( Sepakbola)

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan gerak salah satu
permainan bola besar untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
4.1Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
permainan bola besar dengan koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan

tahapan

teknik

menembak

dan

menggiring

bola

dengan

menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik menembak dan menggiring bola dengan
menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik menembak


dan menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.
1

Melakukan Latihan teknik dasar gerakan menembak dan menggiring bola dengan
menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik menembak dan menggiring bola dengan
menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Melakukan Permainan Sepakbola dengan peraturan yang dimodifikasi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan

tahapan

teknik

menembak

dan

menggiring

bola

dengan

menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik menembak dan menggiring bola dengan
menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik menembak


dan menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik menembak dan


menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada
waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik


menembak dan menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta
sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik menembak


dan menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Pertandingan Sepakbola baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub Sepakbola atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik menggiring
2. Posisi badan
3. Teknik menembak bola ke gawang

Prinsip
1. Menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri
2

2. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar


3. Menembak bola ke gawang dengan menggunakan kaki dan kiri

Prosedur
1. Sikap awal
2. Perkenaan kaki dengan bola
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
4. Sikap tubuh
5. Bermain Sepakbola dengan aturan yang sederhana/dimodifikasi

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: Bola, peluit, lapangan, stopwatch

Bahan ajar

: Buku pegangan Penjasorkes jilid 1,Video pembelajaran teknik


/permainan Sepakbola, dan lainnya.

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik dasar Sepakbola yaitu menembak dan menggiring bola
dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik dasar menembak dan


menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada
waktu melakukan latihan teknik tersebut.

dan memecahkan masalah teknik dasar menembak dan menggiring bola dengan
menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada waktu melakukan
latihan teknik tersebut.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik menembak dan
menggiring bola dengan menggunakan kaki kanan dan kiri serta sikap tubuh pada
waktu melakukan latihan teknik tersebut. Bekerjasama, berkomunikasi dan
bekerja dengan teliti, jujur dan penuh tanggungjawab.

Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu
15 menit

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
3

Rincian Kegiatan

Waktu

Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman


setelah melihat/melakukan latihan teknik dasar sepakbola dari berbagai
sumber.

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari

Melakukan pemanasan.

Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok.


Kegiatan Inti
Mengamati
Siswa menyimak peragaan teknik dasar sepakbola (menggiring) yang
dilakukan oleh peserta didik lain.
Guru menilai keterampilan siswa mengamati.
Menanya
Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.
Siwa

mengajukan

pertanyaan

mengenai

teknik

dasar

sepakbola

(menggiring) yang belum dipahami.


Guru

memberi

kesempatan

bagi

peserta

didik

lain

yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba
Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.


Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan

sepakbola

(menggiring) dengan baik dan benar.


Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik dalam 105 menit
melakukan latihan teknik dasar Sepakbola.
Mengasosiasi
Disajikan

peragaan

teknik

dari

peserta

didik

yang

teknik

dasar

sepakbolanya baik dan benar atau menyajikan beberapa gambar dan


video klip berisi latihan teknik dasar sepakbola (menggiring).
Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik yang
benar dari masing masing teknik dasar sepak bola (menggiring) dan
memberikan alasan/argumen.
Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam
mengurutkan tahapan teknik Sepakbola (menggiring).
Mengomunikasikan
Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan
latihan teknik dasar (menggiring) yang benar.
Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan.
Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


4

Rincian Kegiatan
Penutup

Waktu

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik dasar sepakbola yang baik


dan benar.
Evaluasi.
Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik dasar sepakbola

15 menit

dan permainan sepakbola melalui media baca, video atau intternet.


Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan variasi
teknik dasar sepakbola (menggiring) dan bermain sepakbola.
Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.

15 menit

Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan


dipelajari yaitu latihan teknik dasar sepakbola (menembak).
Membagi peserta didik ke dalam kelompok .
Kegiatan Inti
Mengamati dan Menanya
Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
tugas baca tentang latihan variasi teknik dasar sepakbola melalui media
baca , video atau internet.
Mencoba
Kelompok diminta untuk mencoba

memprraktekkan latihan teknik dasar

sepakbola (menembak).
Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan variasi teknik dasar
sepakbola (menembak) masing-masing kelompok.
Mengasosiasi

105 menit

Setiap kelompok mencoba latihan teknik dasar sepakbola (menembak).


Kelompok dibagi dua sama banyak dan mempraktekkan latihan teknik
dasar sepakbola (menembak) melalui permainan sepakbola dengan aturan
yang sederhana.
Guru menilai kerjasama antar kelompok, menilai keterampilan mengolah
dan menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik dasar sepakbola
(menembak).
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
Penutup

15 menit

Bersama siswa menyimpulkan kegiatan bermain sepakbola dan teknik


5

Rincian Kegiatan
dasar sepakbola (menembak) yang baik dan benar.

Waktu

Memberikan evaluasi.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui
observasi kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan
penilaian hasil dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio

menggunakan lembar makalah dengan fokus utama

pada kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi
latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Rubrik/Instrumen Penilaian (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan, Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR.KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Dasar Sepakbola


B. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan

teknik

dasar

menggiring

dan

menembak

bola

dalam

bermain

sepakbola, unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan


(penilaian proses), kecepatan dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian
produk/prestasi).
Penilaian proses teknik dasar permainan sepakbola (menggiring dan menembak)
No

Nama

Menembak
Menggiring
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jml

Siswa
1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%


Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik dasar (menembak ke arah gawang) selama 30 detik.
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
> 20 kali
> 16 kali
16 19 kali
13 15 kali
12 15 kali
9 12 kali
8 11 kali
6 8 kali
. < 8 kali
. < 6 kali
Penilaian produk/prestasi teknik dasar

Kriteria Pengskoran

Klasifikasi Nilai

100%
Sangat Baik
90%
Baik
80%
Cukup
70%
Kurang
60%
Kurang Sekali
(Menggiring bola) melewati rintangan selama

30 detik.
Perolehan Nilai
Putera
> 15 detik
12 14 detik
8 11 detik
5 7 detik
. < 5 detik

Puteri
> 20 detik
16 19 detik
11 14 detik
7 10 detik
. < 7 detik

Kriteria Penskoran

Klasifikasi Nilai

100%
90%
80%
70%
60%

Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.1 dan 4.1


7

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
8

1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

C. Pretes/postes
Pretes/Postes Pertama
1. Berilah tanda ceklist pada kolom Benar atau Salah
N
o
1. Tujuan

Pernyataan
utama

menendang

Benar Salah

bola

adalah

untuk

mengumpan ( passing ), dan menembak kearah


gawang ( shooting at the goal ).
2. Menendang dengan kaki bagian dalam bertujuan
untuk mengumpan jarak pendek
3. Menendang dengan kaki bagian luar bertujuan untuk
mengumpan jarak jauh
4. Pada umumnya menendang dengan punggung kaki
digunakan

untuk

menembak

ke

gawang

atau

shooting.
5. Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang
ke gawang lawan.
6.
7.
8.
9.
10.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Permainan Bola Besar ( Bolavoli )

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan gerak salah satu
permainan bola besar untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
4.1 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
permainan bola besar dengan koordinasi gerak yang baik.
10

Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan teknik servis dan smash serta sikap tubuh pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik servis dan smash serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik servis dan
smash serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melakukan Latihan teknik servis dan smash serta sikap tubuh pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut.

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik servis dan smash serta sikap tubuh pada
waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melakukan permainan bolavoli dengan peraturan yang dimodifikasi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan teknik servis dan smash serta sikap tubuh pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik servis dan smash serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik servis dan
smash serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik servis dan


smash serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik servis
dan smash serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik servis dan
smash serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Pertandingan bolavoli baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub bolavoli atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik servis
2. Teknik smash
3. Posisi badan
11

Prinsip
1. Melakukan servis bawah dan servis atas
2. Melakukan smash
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Perkenaan tangan dengan bola
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
4. Sikap tubuh
5. Bermain bolavoli dengan aturan yang sederhana/ dimodifikasi

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: Bola, peluit, lapangan, stopwatch

Bahan ajar

: Buku pegangan Penjasorkes jilid 1,Video pembelajaran teknik


/permainan bolavoli, dan lainnya.

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik dasar bolavoli yaitu : servis dan smash serta sikap tubuh
pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik dasar servis dan smash
sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

dan memecahkan masalah teknik dasar servis dan smash serta sikap tubuh pada
waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik servis dan smash
serta sikap tubuh yang baik dan benar

pada waktu melakukan latihan teknik

tersebut. Bekerjasama, berkomunikasi dan bekerja dengan teliti, jujur dan penuh
tanggungjawab.
Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.

Menyampaikan tujuan pembelajaran.

Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman

Waktu
15 menit

12

Rincian Kegiatan
Waktu
setela melihat/melakukan latihan teknik dasar bolavoli dari berbagai
sumber.

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari

Melakukan pemanasan.

Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok.


Kegiatan Inti
Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik dasar bolavoli (servis) yang dilakukan


oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik dasar bolavoli (servis)


yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan

bolavoli

(servis) dengan baik dan benar.

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik dalam 105 menit
melakukan latihan teknik dasar bolavoli.

Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik dasar bolavoli
(servis) dengan baik dan benar atau menyajikan beberapa gambar dan
video klip berisi latihan teknik dasar bolavoli (servis).

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik yang


benar

dari

masing

masing

teknik

dasar

bolavoli

(servis)

dan

memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik bolavoli (servis).

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan teknik dasar (servis) yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

kemampuan
15 menit
13

Rincian Kegiatan

Waktu

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik dasar bolavoli (servis)


yang baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik


(servis) dan permainan bolavoli

dasar bolavoli

melalui media baca, video atau

internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan variasi


teknik dasar bolavoli dan bermain bolavoli.

Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.

15 menit

Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan


dipelajari yaitu variasi latihan teknik dasar bolavoli (smash).
Membagi peserta didik ke dalam kelompok .
Kegiatan Inti
Mengamati dan Menanya
Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
tugas baca tentang latihan variasi teknik dasar bolavoli (smash) melalui
media baca , video atau internet.
Mencoba
Kelompok diminta untuk mencoba memprraktekkan latihan varasi teknik
dasar bolavoli (smash).
Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan variasi teknik dasar bolavoli
(smash) masing-masing kelompok.
Mengasosiasi

105 menit

Setiap Kelompok mencoba variasi latihan kelompok lain.


Kelompok dibagi dua sama banyak dan mempraktekkan variasi latihan
tenik dasar (smash) melalui permainan bolavoli dengan aturan yang
sederhana.
Guru menilai kerjasama antar kelompok, menilai keterampilan mengolah
dan menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil Latihan variasi teknik dasar
bolavoli (smash).
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
14

Rincian Kegiatan
Penutup

Waktu

Bersama siswa menyimpulkan kegiatan bermain bolavoli dan cara variasi


teknik dasar (smash) yang baik dan benar.

15 menit

Memberikan evaluasi.
Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan,

Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR.KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

15

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Dasar Bolavoli


A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik dasar servis dan smash dalam bermain bolavoli, unsur-unsur
yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses),
kecepatan dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk/prestasi).
No

Nama

Servis Bawah Servis atas


Smash
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jml

Nilai

Nilai

Nilai

Siswa
Proses Produk Akhir
1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Penilaian proses teknik dasar permainan bolavoli (Penilaian keterampilan
kecabangan)
Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%
Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik dasar (servis dan smash) melewati net/jaring
sebanyak 6 kali servis dan 6 kali smash (Skor maksimal 6 X 5 = 30).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
> 25 angka > 20 angka
18 24 angka
15 19 angka
13 17 angka
12 16 angka
8 12 angka
7 11 angka
. < 8 angka . < 7 angka

Kriteria Pengskoran
100%
90%
80%
70%
60%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


16

Mata Pelajaran : Penjasorkes


Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.1 dan 4.1

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
3
4
5
...

Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
17

4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Permainan Bola Besar ( Bolabasket )

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan


18

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan gerak salah satu
permainan bola besar untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
4.1 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
permainan bola besar dengan koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan teknik menembak bola ke ring basket dan lay-up serta sikap
tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik menembak bola ke ring basket dan layup serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik menembak


bola ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan
teknik tersebut

Melakukan Latihan teknik menembak bola ke ring basket dan lay-up serta sikap
tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik menembak bola ke ring basket dan lay-up
serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melakukan permainan bolabasket dengan peraturan yang dimodifikasi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan teknik menembak bola ke ring basket dan lay-up serta sikap
tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik menembak bola ke ring basket dan layup serta sikap tubuh yang baik dan benar pada waktu melakukan latihan teknik
tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik menembak


bola ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh yang baik dan benar pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

19

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik menembak


bola ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh yang baik dan benar pada waktu
melakukan latihan teknik tersebut.

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik


menembak bola ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh baik dan benar pada
waktu melakukan latihan variasi dan kemobinasi teknik teknik tersebut.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik menembak


bola ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan
teknik tersebut

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Pertandingan bolabasket baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub bolabasket atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik menembak ke ring
2. Teknik lay-up
3. Posisi badan

Prinsip
1. Melakukan teknik menembak ke ring
2. Melakukan teknik lay-up
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Ketepatan lemparan
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
4. Sikap tubuh
5. Bermain bolabasket dengan aturan yang sederhana/dimodifikasi

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

Bahan ajar

: Bola, peluit, lapangan, stopwatch


:

Buku

pegangan

Penjasorkes

jilid

1,Video

pembelajaran

teknik/permainan bolabasket, dan lainnya.

20

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik dasar bolabasket yaitu : teknik menembak bola ke ring
basket dan lay-up serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik
tersebut.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik dasar menembak bola


ke ring basket dan lay-up serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik
tersebut.

dan memecahkan masalah teknik dasar menembak bola ke ring basket dan layup serta sikap tubuh pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik menembak bola ke
ring basket dan lay-up serta sikap tubuh yang baik dan benar

pada waktu

melakukan latihan teknik tersebut. Bekerjasama, berkomunikasi dan bekerja


dengan teliti, jujur dan penuh tanggungjawab.
Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah melihat/melakukan latihan teknik dasar bolabasket (menembak
ke ring) dari berbagai sumber.

15 menit

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari.
Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik dasar bolabasket (menembak ke


ring) yang dilakukan oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik dasar bolabasket


(menembak ke ring) yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.


21

Rincian Kegiatan

Waktu

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan

bolabasket

(menembak ke ring) dengan baik dan benar

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik


dalam melakukan latihan teknik dasar bolabasket.

Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik dasar


bolabasketnya baik dan benar atau menyajikan beberapa gambar dan
video klip berisi latihan teknik dasar bolabasket (menembak ke ring).

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik


(menembak ke ring) yang benar dari masing masing teknik dasar
bolabasket dan memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik bolabasket.

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan teknik dasar (menembak ke ring) yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

Meminta

peserta

didik

menyimpulkan

teknik

dasar

bolabasket

(menembak ke ring) yang baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik dasar bolabasket 15 menit


(menembak ke ring) dan permainan bolabasket melalui media baca,
video atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan variasi


teknik dasar bolabasket dan bermain bolabasket.

Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.

15 menit

Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan


dipelajari yaitu latihan teknik dasar bolabasket (teknik lay-up).
Membagi peserta didik ke dalam kelompok.
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati dan Menanya


Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
22

Rincian Kegiatan
tugas baca tentang latihan teknik

Waktu
dasar bolabasket

(teknik lay-up)

melalui media baca , video atau internet.


Mencoba
Kelompok diminta untuk mencoba

memprraktekkan latihan teknik dasar

bolabasket (teknik lay-up).


Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan teknik dasar bolabasket
(teknik lay-up) masing-masing kelompok.
Mengasosiasi
Setiap Kelompok mencoba latihan teknik dasar bolabasket (teknik lay-up).
Kelompok dibagi dua sama banyak dan mempraktekkan variasi latihan
teknik dasar bolabasket (teknik lay-up) melalui permainan bolabasket
dengan aturan yang sederhana.
Guru menilai kerjasama antar kelompok, menilai keterampilan mengolah
dan menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik dasar bolabasket
(teknik lay-up).
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
Penutup
Bersama siswa menyimpulkan kegiatan bermain bolabasket dan teknik
dasar (teknik lay-up) yang baik dan benar.

15 menit

Memberikan evaluasi.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio

menggunakan lembar makalah dengan fokus utama

pada kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi
latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan, Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Peajaran Penjas OR

KES
23

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Dasar Bolabasket


A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik dasar menembak bola ke ring basket dan teknik lay-up serta sikap
tubuh baik dan benar pada waktu melakukan latihan permainan bolabasket, unsurunsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses),
kecepatan dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk/prestasi).
Penilaian proses teknik dasar permainan bolabasket (Penilaian keterampilan
kecabangan)
No

Nama
Siswa

Menembak
Lay-up
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jml

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

1.
2.
24

3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%
Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik dasar (Menembak ke ring basket) selama 30 detik.
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
.
>
17 . > 15 masuk
masuk
14 16 masuk
11 13 masuk
8 10 masuk
< 8 masuk

12 14 masuk
9 11 masuk
6 8 masuk
< 6 masuk

Kriteria Pengskoran
100%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik

90%
80%
70%
60%

Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

Penilaian produk/prestasi teknik dasar (teknik lay-up) sebanyak 6 kali (Skor


maksimal 6 X 5 = 30).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
> 25 angka > 20 angka
18 24 angka
15 19 angka
13 17 angka
12 16 angka
8 12 angka
7 11 angka
. < 8 angka . < 7 angka

Kriteria Pengskoran
100%
90%
80%
70%
60%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.1 dan 4.1

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
25

2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN


26

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Permainan Bola Kecil ( Bulutangkis )

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan permainan bola kecil

untuk

menghasilkan koordinasi gerak yang baik.


4.2 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
permainan bola kecil dengan koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan


backhand bulutangkis.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik memegang raket, servis pendek dan
pukulan backhand bulutangkis.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik memegang


raket, servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Melakukan Latihan teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan backhand
bulutangkis.

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik memegang raket, servis pendek dan
pukulan backhand bulutangkis.

27

Memperagakan pola keterampilan gerak memegang raket, servis forehand dan


backhand yang dilakukan dalam bentuk bermain secara berpasangan atau dalam
kelompok dengan koordinasi yang baik.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan


backhand bulutangkis.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik memegang raket, servis pendek dan
pukulan backhand bulutangkis.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik memegang


raket, servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik memegang


raket, servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik


memegang raket, servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik memegang


raket, servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Pertandingan bulutangkis baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub bulutangkis atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik memegang raket dan servis pendek
2. Teknik pukulan backhand
3. Posisi badan

Prinsip
1. Melakukan teknik memegang raket dan servis pendek
2. Melakukan teknik pukulan backhand
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Ketepatan pegangan raket dan pukulan
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
28

4. Sikap tubuh
5. Memperagakan pola keterampilan gerak memegang raket, servis forehand dan
backhand
Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: Raket, shutle kock, lapangan.

Bahan ajar

Buku

pegangan

Penjasorkes

jilid

1,Video

pembelajaran

teknik/permainan bulutangkis, dan lainnya.


Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik dasar bulutangkis yaitu : teknik memegang raket, servis
pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik memegang raket,


servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis.

Memecahkan masalah teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan


backhand bulutangkis.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik memegang raket,
servis pendek dan pukulan backhand bulutangkis yang baik dan benar

pada

waktu melakukan latihan teknik tersebut. Bekerjasama, berkomunikasi dan


bekerja dengan teliti, jujur dan penuh tanggungjawab.
Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah melihat/melakukan latihan teknik memegang raket, servis
forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock lurus dari 15 menit
berbagai sumber.
Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan
dipelajari.
Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
29

Rincian Kegiatan
Kegiatan Inti

Waktu

Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik memegang raket, servis forehand


pendek dan pukulan backhand arah shutle kock lurus yang dilakukan
oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik memegang raket, servis


forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock lurus yang
belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan memegang


raket, servis forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock
lurus dengan baik dan benar.

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik dalam


melakukan latihan teknik bulutangkis.

105 menit

Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik memegang


raket, servis forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock
lurus dengan baik dan benar atau menyajikan beberapa gambar dan
video klip berisi latihan teknik memegang raket, servis forehand
pendek dan pukulan backhand arah shutle kock lurus.

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik


memegang raket, servis forehand pendek dan pukulan backhand arah
shutle kock lurus yang benar dari masing masing teknik dasar
bulutangkis dan memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik bulutangkis.

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan teknik memegang raket, servis forehand pendek dan pukulan
backhand arah shutle kock lurus yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


30

Rincian Kegiatan
Penutup

Waktu

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik memegang raket, servis


forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock lurus yang
baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik

memegang

15 menit

raket, servis forehand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock
lurus melalui media baca, video atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan variasi


teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan backhand.

Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan

15 menit

dipelajari yaitu latihan teknik memegang raket, servis backhand pendek


dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang lapangan.
Membagi peserta didik ke dalam kelompok.
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati dan Menanya


Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
tugas baca tentang latihan teknik

memegang raket, servis backhand

pendek dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang lapangan


melalui media baca , video atau internet.
Mencoba
Kelompok

diminta

untuk

mencoba

mempraktekkan

latihan

teknik

memegang raket, servis backhand pendek dan pukulan backhand arah


shutle kock menyilang lapangan.
Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan teknik memegang raket,
servis backhand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang
lapangan masing-masing kelompok.
Mengasosiasi
Setiap

Kelompok

mencoba

latihan

teknik

memegang

raket,

servis

backhand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang


lapangan.
Siswa mempraktekkan variasi latihan teknik memegang raket, servis
backhand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang
lapangan melalui permainan bulutangkis dengan aturan yang sederhana.
31

Rincian Kegiatan

Waktu

Guru menilai kerjasama antar kelompok, menilai keterampilan mengolah


dan menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik memegang raket,
servis backhand pendek dan pukulan backhand arah shutle kock menyilang
lapangan.
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
Penutup
Bersama siswa menyimpulkan kegiatan bermain bulutangkis dan teknik
memegang raket, servis pendek dan pukulan backhand yang baik dan 15 menit
benar.

Memberikan evaluasi.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah

32

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Bulutangkis


A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik dasar teknik memegang raket, servis pendek dan pukulan backhand
bulutangkis, unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan
(penilaian

proses),

kecepatan

dan

ketepatan

melakukan

gerakan

(penilaian

produk/prestasi).
Penilaian proses teknik dasar permainan bulutangkis (Penilaian keterampilan
kecabangan)
Nama

No

Siswa

Servis

Pukulan

Jml
pendek
backhand
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%
Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik dasar bulutangkis sebanyak 6 kali servis dan 6 kali
pukulan backhand (Skor maksimal 6 X 5 = 30).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
> 25 angka > 20 angka
18 24 angka
15 19 angka
13 17 angka
12 16 angka
8 12 angka
7 11 angka
. < 8 angka . < 7 angka

Kriteria Pengskoran
100%
90%
80%
70%
60%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.2 dan 4.2

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N
o

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K
33

1
2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang

jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
34

3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Permainan Bola Kecil ( Tenis meja )

Alokasi Waktu

: 1 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

35

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan permainan bola kecil

untuk

menghasilkan koordinasi gerak yang baik.


4.2 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
permainan bola kecil dengan koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik memegang bat, servis dan smash tenis
meja.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik memegang


bat, servis dan smash tenis meja.

Melakukan Latihan teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik memegang bat, servis dan smash tenis
meja.

Memperagakan pola keterampilan gerak memegang bat, servis dan smash tenis
meja yang dilakukan dalam bentuk bermain secara berpasangan atau dalam
kelompok dengan koordinasi yang baik.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Menemukan Variasi dan kombinasi memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik memegang


bat, servis dan smash tenis meja.

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik memegang bat,


servis dan smash tenis meja.

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik


memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik memegang


bat, servis dan smash tenis meja.

Materi Pembelajaran
36

Fakta
1. Pertandingan tenis meja baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub tenis meja atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik memegang bat dan teknik servis
2. Teknik pukulan smash tenis meja
3. Posisi badan

Prinsip
1. Melakukan teknik memegang bat dan teknik servis
2. Melakukan teknik pukulan smash tenis meja
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Ketepatan pegangan bat dan teknik servis
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
4. Sikap tubuh
5. Memperagakan pola keterampilan gerak memegang bat, teknik servis dan
pukulan smash tenis meja

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: bat, bola tenis meja, lapangan.

Bahan ajar

Buku

pegangan

Penjasorkes

jilid

1,Video

pembelajaran

teknik/permainan tenis meja, dan lainnya.


Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik dasar tenis meja yaitu : teknik memegang bat, servis
dan smash tenis meja.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik memegang bat, servis


dan smash tenis meja.

Memecahkan masalah teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik memegang bat,
servis dan smash tenis meja yang baik dan benar pada waktu melakukan latihan
37

teknik tersebut. Bekerjasama, berkomunikasi dan bekerja dengan teliti, jujur dan
penuh tanggungjawab.

Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah melihat/melakukan latihan teknik memegang bat, servis dan
smash tenis meja dari berbagai sumber.

15 menit

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari.
Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik memegang bat, servis dan smash


tenis meja yang dilakukan oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik memegang bat, servis


dan smash tenis meja yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan memegang


bat, servis dan smash tenis meja dengan baik dan benar

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik


dalam melakukan latihan teknik memegang bat, servis dan smash

tenis meja.
Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik memegang


bat, servis dan smash tenis meja dengan baik dan benar atau
menyajikan beberapa gambar dan video klip berisi latihan teknik
memegang bat, servis dan smash tenis meja.

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik


memegang bat, servis dan smash tenis meja yang benar dari masing
masing teknik dasar dan memberikan alasan/argumen.
38

Rincian Kegiatan

Waktu

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik memegang bat, servis dan smash tenis
meja.

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik memegang bat, servis dan


smash tenis meja yang baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik memegang bat,

15 menit

servis dan smash tenis meja melalui media baca, video atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan, Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

39

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
....................................................................................
Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Tenis Meja
A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik dasar teknik memegang bat, servis dan smash tenis meja, unsurunsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses),
kecepatan dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk/prestasi).
Penilaian proses teknik dasar permainan tenis meja (Penilaian keterampilan
kecabangan)
Nama

No

Siswa

Servis

Pukulan

Jml
smash
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%
Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik dasar tenis meja sebanyak 6 kali servis dan 6 kali
pukulan smash (Skor maksimal 6 X 5 = 30).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
> 25 angka > 20 angka
18 24 angka
15 19 angka
13 17 angka
12 16 angka
8 12 angka
7 11 angka
. < 8 angka . < 7 angka

Kriteria Pengskoran
100%
90%
80%
70%
60%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

C. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.2 dan 4.2

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N
o

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
40

2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang

jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.

41

3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Atletik (Lompat Tinggi)

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.3 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan salah satu nomor atletik (jalan
cepat, lari, lompat dan lempar) untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
4.3 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan salah satu nomor atletik (jalan
42

cepat, lari, lompat dan lempar) dengan koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi
(gaya stradle dan flop).

Melakukan Latihan teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Memperagakan pola keterampilan Lompat tinggi (gaya stradle dan flop) dengan
koordinasi yang baik.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi (gaya stradle dan flop).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi
(gaya stradle dan flop).

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik Lompat tinggi


(gaya stradle dan flop).

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik Lompat
tinggi (gaya stradle dan flop).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik Lompat tinggi
(gaya stradle dan flop).

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Perlombaan atletik baik langsung atau melalui media elektronik
2. Melihat Latihan teknik pada klub atletik atau melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik Lompat tinggi gaya stradle
2. Teknik Lompat tinggi gaya flop
3. Posisi badan

Prinsip
43

1. Melakukan teknik Lompat tinggi gaya stradle


2. Melakukan teknik Lompat tinggi gaya flop
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Ketepatan tolakan
3. Sikap di atas mistar
4. Sikap mendarat
5. Sikap akhir

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik berpasangan/berkelompok

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: busa, tiang lompat tinggi dan mistar

Bahan ajar

: Buku pegangan Penjasorkes jilid 1,Video pembelajaran teknik


lompat tinggi dan lainnya.

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik lompat tinggi yaitu : gaya stradle dan flop.

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik gaya stradle dan flop.

Memecahkan masalah teknik gaya stradle dan flop.

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik gaya stradle dan
flop yang baik dan benar
Bekerjasama,

berkomunikasi

pada waktu melakukan latihan teknik tersebut.


dan

bekerja

dengan

teliti,

jujur

dan

penuh

tanggungjawab.
Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu
15 menit

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah melihat/melakukan latihan lompat tinggi gaya stradle dari
berbagai sumber.
Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan
44

Rincian Kegiatan
dipelajari.

Waktu

Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
Kegiatan Inti
Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik lompat tinggi gaya stradle yang


dilakukan oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik lompat tinggi gaya


stradle yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan lompat tinggi


gaya stradle dengan baik dan benar

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik

105 menit

dalam melakukan latihan lompat tinggi gaya stradle.


Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik lompat tinggi
gaya stradle dengan baik dan benar atau menyajikan beberapa gambar
dan video klip berisi latihan teknik lompat tinggi gaya stradle.

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik


lompat tinggi gaya stradle yang benar dari masing masing teknik
lompat tinggi gaya stradle dan memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik lompat tinggi gaya stradle.

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan teknik lompat tinggi gaya stradle yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

15 menit

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik lompat tinggi gaya stradle


yang baik dan benar.

Evaluasi
45

Rincian Kegiatan

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik

Waktu
lompat tinggi

gaya stradle melalui media baca, video atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan variasi


teknik tinggi gaya flop.

Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.

15 menit

Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan


dipelajari yaitu latihan lompat tinggi gaya flop.
Membagi peserta didik ke dalam kelompok.
Kegiatan Inti
Mengamati dan Menanya
Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
tugas baca tentang latihan teknik lompat tinggi gaya flop melalui media
baca , video atau internet.
Mencoba
Kelompok diminta untuk mencoba mempraktekkan latihan lompat tinggi
gaya flop.
Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan teknik lompat tinggi gaya
flop.

105 menit

Mengasosiasi
Setiap Siswa mencoba latihan teknik lompat tinggi gaya flop.
Siswa mempraktekkan variasi latihan teknik lompat tinggi gaya flop.
Guru menilai kerjasama antar siswa, menilai keterampilan mengolah dan
menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik lompat tinggi gaya
flop.
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
Penutup
Bersama siswa menyimpulkan kegiatan latihan lompat tinggi gaya flop
yang baik dan benar.

15 menit

Memberikan evaluasi.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur

46

Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan, Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

47

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Teknik Lompat Tinggi


A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik lompat tinggi, unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan
melakukan gerakan (penilaian proses), kecepatan dan ketepatan melakukan gerakan
(penilaian produk/prestasi).
Penilaian proses teknik lompat tinggi (Penilaian keterampilan kecabangan)
No

Nama

Awalan
Tolakan
Mendarat
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jml

Siswa
1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%


Jumlah skor maksimal
Penilaian produk/prestasi teknik lompat tinggi sebanyak 3 kali (diambil lompatan
tertinggi).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri

>
2,00 > 1,60 meter
meter
1,80

2,00 1,40 1,60 meter

Kriteria Pengskoran
100%
90%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik

meter
48

1,60

1,80 1,20 1,40 meter

80%

Cukup

meter
1,40

1,60 1,00 1,20 meter

70%

Kurang

meter
. <

1,40 .

60%

Kurang Sekali

meter

<

1,00

meter

B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.3 dan 4.3

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.

49

1. Kurang

jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Kebugaran Jasmani

Alokasi Waktu

: 1 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

50

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah


lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis konsep latihan, pengukuran, dan hasil pengembangan komponen
kebugaran jasmani.
4.5 Mempraktikkan latihan, pengukuran, dan analisis hasil latihan pengembangan
komponen kebugaran jasmani.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan latihan, pengukuran komponen kebugaran jasmani.

Menemukan Variasi dan kombinasi latihan, pengukuran komponen kebugaran


jasmani.

Menganalisa kelebihan dan kelemahan latihan, pengukuran komponen kebugaran


jasmani.

Melakukan Latihan teknik latihan, pengukuran komponen kebugaran jasmani.

Melakukan

Variasi

dan

kombinasi

teknik

latihan,

pengukuran

komponen

kebugaran jasmani.

Memperagakan pola keterampilan latihan, pengukuran komponen kebugaran


jasmani.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan latihan, pengukuran komponen kebugaran jasmani (lari


1200 m).

Menemukan Variasi dan kombinasi latihan, pengukuran komponen kebugaran


jasmani (lari 1200 m).
51

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi latihan, pengukuran


komponen kebugaran jasmani (lari 1200 m).

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan latihan, pengukuran


komponen kebugaran jasmani (lari 1200 m).

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi latihan,


pengukuran komponen kebugaran jasmani (lari 1200 m).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi latihan, pengukuran


komponen kebugaran jasmani (lari 1200 m).

Materi Pembelajaran

Fakta
- Melihat tes kebugaran jasmani (lari 1200 m) baik langsung atau melalui media
elektronik

Konsep
- Tes kebugaran jasmani (lari 1200 m)

Prinsip
- Melakukan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m)

Prosedur
1. Sikap awal
2. Daya tahan
3. Sikap akhir

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

: stopwatch, lapangan.

Bahan ajar

: Buku pegangan Penjasorkes jilid 1,Video pembelajaran kebugaran


jasmani, dan lainnya.

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m).


52

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep tes kebugaran jasmani (lari


1200 m).

Memecahkan masalah tes kebugaran jasmani (lari 1200 m).

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan tes kebugaran jasmani
(lari 1200 m). Bekerjasama, berkomunikasi dan bekerja dengan teliti, jujur dan
penuh tanggungjawab.

Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah melihat/melakukan latihan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m).

15 menit

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari.
Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati

Siswa menyimak peragaan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m) yang


dilakukan oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai tes kebugaran jasmani (lari


1200 m) yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik membentuk

kelompok sama banyak. Guru mengatur

formasi barisan peserta didik.

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan tes kebugaran


jasmani (lari 1200 m) dengan baik dan benar

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik


dalam melakukan tes kebugaran jasmani.

Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang melakukan tes


kebugaran jasmani (lari 1200 m) dengan baik dan benar atau
menyajikan beberapa gambar dan video klip berisi tes kebugaran
jasmani (lari 1200 m).

Masing-masing

kelompok

berdiskusi

mengurutkan

tahapan

tes
53

Rincian Kegiatan
Waktu
kebugaran jasmani (lari 1200 m) yang benar dari masing masing teknik
dasar dan memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan tes kebugaran jasmani.

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m) yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

Meminta peserta didik menyimpulkan tes kebugaran jasmani (lari 1200


m) yang baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan tes kebugaran jasmani

15 menit

(lari 1200 m) melalui media baca, video atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
2. Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
3. Aspek dan Instrumen penilaian
4. Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
5. Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
6. Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
7. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan Januari 2015

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR. KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd
54

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Tes kebugaran Jasmani


D. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan tes kebugaran jasmani (lari 1200 m), unsur-unsur yang dinilai adalah
kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses), kecepatan dan ketepatan
melakukan gerakan (penilaian produk/prestasi).
Penilaian produk/prestasi tes kebugaran jasmani (lari 1200 m).
Perolehan Nilai
Putera
Puteri
.. < 3.14 mnt
.. < 3.52 mnt
3.15 4.25 mnt
3.53 4.56 mnt
4.26 5.12 mnt
4.57 5.58 mnt
5.13 6.33 mnt
5.59 7.23 mnt
.. > 6.33 mnt
.. > 7.23 mnt

Kriteria Pengskoran
100%
90%
80%
70%
60%

Klasifikasi Nilai
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

II. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO


Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.5 dan 4.5

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N
o

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
55

3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang

jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


2. Cukup

jika kadang-kadang

bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
56

4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah

: SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Kelas/Semester

: X/Dua

Mata Pelajaran

: Pen. Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Materi Pokok

: Senam Lantai

Alokasi Waktu

: 2 x 3 JP

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
57

kemanusiaan,

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.6 Menganalisis dua jenis rangkaian keterampilan senam lantai untuk menghasilkan
koordinasi gerak yang baik.
4.6 Menganalisis dua jenis rangkaian keterampilan senam lantai untuk menghasilkan
koordinasi gerak yang baik.
Indikator

Berperilaku sportifitas dan fair play

Menunjukkan sikap kerjasama dan tanggung jawab

Menghargai orang lain dari berbagai perbedaan individu

Menjelaskan tahapan gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang


dan lompat jongkok).

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik gerakan senam lantai menggunakan


alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan Variasi dan kombinasi teknik gerakan


senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Melakukan Latihan teknik gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat


kangkang dan lompat jongkok).

Melakukan Variasi dan kombinasi teknik gerakan senam lantai menggunakan alat
(lompat kangkang dan lompat jongkok).

Memperagakan pola keterampilan gerakan senam lantai menggunakan alat


(lompat kangkang dan lompat jongkok) dengan koordinasi yang baik.

Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:

Menjelaskan tahapan gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang


dan lompat jongkok).

Menemukan Variasi dan kombinasi teknik gerakan senam lantai menggunakan


alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik gerakan


senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Melalui proses mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:

58

Menemukan dan mendapatkan pengalaman gerak tahapan teknik gerakan senam


lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Menemukan pengalaman gerak dari latihan variasi dan kombinasi teknik gerakan
senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Menganalisa kelebihan dan kelemahan variasi dan kombinasi teknik gerakan


senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Materi Pembelajaran

Fakta
1. Perlombaan senam lantai dengan alat baik langsung atau melalui media
elektronik
2. Melihat Latihan teknik senam lantai dengan alat melalui media elektronik

Konsep
1. Teknik lompat kangkang
2. Teknik lompat jongkok
3. Posisi badan

Prinsip
1. Melakukan teknik lompat kangkang
2. Melakukan teknik lompat jongkok
3. Menempatkan posisi badan yang baik dan benar

Prosedur
1. Sikap awal
2. Ketepatan gerakan lompat
3. Sikap akhir atau gerakan lanjutan
4. Sikap tubuh

Metode Pembelajaran

Demonstrasi dan Eksperimen

Latihan teknik

Penugasan

Diskusi

Alat/Media/Bahan

Alat

Bahan ajar

: matras, peti lompat.


: Buku pegangan Penjasorkes jilid 1,Video pembelajaran teknik
senam lantai, dan lainnya.

59

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah

mereview

hasil

pencapaian

kompetensi

(KD)

sebelumnya,

siswa

melakukan latihan teknik gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat


kangkang dan lompat jongkok).

Selanjutnya melalui diskusi, mendefinisikan konsep teknik teknik gerakan senam


lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok).

Memecahkan masalah teknik gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat


kangkang dan lompat jongkok).

Melalui praktik siswa dapat menentukan variasi latihan teknik gerakan senam
lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat jongkok) yang baik dan
benar

pada

waktu

melakukan

latihan

teknik

tersebut.

Bekerjasama,

berkomunikasi dan bekerja dengan teliti, jujur dan penuh tanggungjawab.


Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Menyampaikan kompetensi (KD) yang akan diajarkan.


Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
setelah

melihat/melakukan

latihan

teknik

gerakan

senam

lantai

menggunakan alat (lompat kangkang) dari berbagai sumber.

15 menit

Mengaitkan apa dikemukakan peserta didik dengan materi yang akan


dipelajari.
Melakukan pemanasan.
Guru Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok
Kegiatan Inti

105 menit

Mengamati

Siswa menyimak peragaan teknik gerakan senam lantai menggunakan


alat (lompat kangkang) yang dilakukan oleh peserta didik lain.

Guru menilai keterampilan siswa mengamati.

Menanya

Siwa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka.

Siwa mengajukan pertanyaan mengenai teknik gerakan senam lantai


menggunakan alat (lompat kangkang) yang belum dipahami.

Guru

memberi

kesempatan

bagi peserta didik lain yang

ingin

menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa.


Mencoba

Peserta didik dalam kelompok diminta melakukan latihan

gerakan

senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang) dengan baik dan


benar.

Guru menilai keaktifan dan kerjasama kelompok peserta didik dalam


60

Rincian Kegiatan
Waktu
melakukan latihan gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat
kangkang).
Mengasosiasi

Disajikan peragaan teknik dari peserta didik yang teknik gerakan


senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang) dengan baik dan
benar atau menyajikan beberapa gambar dan video klip berisi latihan
teknik gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang).

Masing-masing kelompok berdiskusi mengurutkan tahapan teknik


gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang) yang
benar dan memberikan alasan/argumen.

Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi dalam


mengurutkan tahapan teknik gerakan senam lantai menggunakan alat
(lompat kangkang).

Mengomunikasikan

Secara bergilir setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan


latihan gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang)
yang benar.

Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan

Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan

kemampuan

peserta didik berkomunikasi lisan.


Penutup

Meminta peserta didik menyimpulkan teknik gerakan senam lantai


menggunakan alat (lompat kangkang) yang baik dan benar.

Evaluasi

Memberikan tugas pengamatan variasi latihan teknik gerakan senam 15 menit


lantai menggunakan alat (lompat kangkang) melalui media baca, video
atau internet.

Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan gerakan


senam lantai menggunakan alat (lompat jongkok).

Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Merefleksi kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.


Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan

15 menit

dipelajari yaitu latihan teknik gerakan senam lantai menggunakan alat


(lompat jongkok).
Membagi peserta didik ke dalam kelompok.
Kegiatan Inti

105 menit
61

Rincian Kegiatan
Mengamati dan Menanya

Waktu

Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil
tugas baca tentang latihan teknik gerakan senam lantai menggunakan
alat (lompat jongkok) melalui media baca , video atau internet.
Mencoba
Kelompok diminta untuk mencoba mempraktekkan latihan teknik gerakan
senam lantai menggunakan alat (lompat jongkok).
Guru menilai kreatifitas dan kerjasama latihan teknik gerakan senam lantai
menggunakan alat (lompat jongkok).
Mengasosiasi
Setiap

Kelompok

mencoba

latihan

teknik

gerakan

senam

lantai

senam

lantai

menggunakan alat (lompat jongkok).


Siswa

mempraktekkan

variasi

latihan

teknik

gerakan

menggunakan alat (lompat jongkok).


Guru menilai kerjasama antar kelompok, menilai keterampilan mengolah
dan menalar.
Mengomunikasikan
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik gerakan senam
lantai menggunakan alat (lompat jongkok).
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi.
Penutup
Bersama siswa menyimpulkan gerakan senam lantai menggunakan alat
(lompat jongkok) yang baik dan benar.

15 menit

Memberikan evaluasi.

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi
kerja kelompok, kinerja latihan teknik, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil
dilakukan melalui tes praktek, presentasi dan fortofolio.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada
aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja fortofolio menggunakan lembar makalah dengan fokus utama pada
kedalaman materi dan kelengkapan teknik latihan dasar serta variasi latihannya.
Instrumen tes menggunakan tes praktek dan tes lisan serta tes tertulis
3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Mengetahui

Grobogan, Januari 2015

62

Kepala SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN

Guru Mata Pelajaran Penjas

OR. KES

NURFUADI,BA

PURNOMO,S.Pd

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
......................................................................................

Lampiran Rubrik/Instrumen Penilaian Senam Lantai


A. Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan gerakan senam lantai menggunakan alat (lompat kangkang dan lompat
jongkok),
(penilaian

unsur-unsur
proses),

yang

dinilai

kecepatan

dan

adalah

kesempurnaan

ketepatan

melakukan

melakukan

gerakan

gerakan
(penilaian

produk/prestasi).
Penilaian proses gerakan senam lantai (Penilaian keterampilan kecabangan)
No

Nama
Siswa

Awalan
Tolakan
Mendarat
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jml

Nilai

Nilai

Proses Produk

Nilai
Akhir

1.
2.
3.
4.
5.
dsb
JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 12
Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses = ----------------------------------------- X 100%
63

Jumlah skor maksimal


B. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA FORTOFOLIO
Mata Pelajaran : Penjasorkes
Kelas/Program

: X/UMUM

Kompetensi

: KD 3.2 dan 4.2

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N

Nama Peserta didik

Sikap
Aktif
Bekerjasama
Toleran
Kreatif
SB B C K SB B C K SB B C K SB B C K

1
2
3
4
5
...
Keterangan:
K

: Kurang,

: Cukup,

: Baik,

SB

: Sangat baik

Indikator sikap aktif


1. Kurang jika sama sekali tidak menunjukkan ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup

jika

kadang-kadang

menunjukkan

ada

usaha

ambil

bagian

dalam

pembelajaran tetapi belum konsisten


3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian secara optimal dalam
pembelajaran secara terus menerus dan konsisten
Indikator sikap bekerjasama
1. Kurang jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes.
2. Cukup jika kadang-kadang menunjukkan ada usaha bekerjasama dalam kegiatan
pembelajaran penjaskes tetapi belum konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada

usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes tetapi masih belum ajeg/konsisten.


4. Sangat baik jika menunjukkan adanya

usaha bekerjasama dalam kegiatan

pembelajaran penjaskes secara terus menerus dan ajeg/konsisten.


Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah dan kreatif.
1. Kurang

jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan

masalah yang berbeda dan kreatif.


2. Cukup jika kadang-kadang bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum konsisten.
64

4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
Indikator sikap kreatif terhadap proses pembelajaran.
1. Kurang jika sama sekali tidak memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
2. Cukup jika kadang-kadang memunculkan ide terhadap proses pemecahan
masalah dalam pembelajaran.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap proses
pemecahan masalah dalam pembelajaran tetapi masih belum konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah dalam pembelajaran secara terus menerus dan
konsisten.

65