Anda di halaman 1dari 4

KEPANITERAAN KLINIK

STATUS ILMU JIWA


FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA
Hari/Tanggal Ujian / Presentasi Kasus: Sabtu, 16 April 2016
RUMAH SAKIT : Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Jakarta Barat
Nama: Bara kerinduan
NIM: 112015155
IDENTITAS PASIEN
Nama: Nn.T

Pendidikan: SMP

Usia: 30 tahun

Status: Belum menikah

Agama: Islam

Alamat: Bekasi

ANAMNESIS
(Autoanamnesis pada tanggal 16 April 2016, di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1,
pukul 10.15)
Keluhan Utama: pasien dibawa ke panti karena duduk dipinggir jalan 2 hari yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang: pasien tidak tahu alasan ia dibawa ke panti sosial. Pasien
mengatakan ia sedang duduk dipinggir jalan untuk beristirahat setelah mengamen. Pasien
merasa sekarang ia sangat senang dan ia tidak tau mengapa, meskipun sebelumnya pasien
terlihat menangis dan mengaku sangat sedih dan ingin cepat pulang. Pasien mengatakan ia
merasa takut karena sering melihat setan dan mendengar setan tersebut menyuruh ia mati
saja. Pasien mengaku pernah mencoba bunuh diri 1 bulan yang lalu dengan menabrakkan
diri ke kereta karena punya banyak masalah dan suara-suara tersebut juga mengatakan lebih
baik bunuh diri saja sehingga ia tidak mengalami masalah tersebut lagi. Pasien tidak berhasil
bunuh diri karena diselamatkan oleh orang yang melihat. Pasien juga mengatakan sering
merasa orang disekitarnya sirik karena ia selalu berpenampilan rapi. Pasien tidak ada riwayat
merokok, minum alkohol dan menggunakan zat terlarang.
Riwayat Penyakit Dahulu: menurut keterangan pasien ia tidak pernah sakit sampai harus
dirawat di rumah sakit umum ataupun rumah sakit jiwa. Riwayat trauma dan kejang tidak
ada.
Riwayat Penyakit Keluarga: menurut keterangan pasien, tidak ada anggota keluarganya
yang pernah sakit sampai harus dirawat di rumah sakit umum ataupun rumah sakit jiwa
Riwayat Personal Sosial: pasien tinggal bersama kedua orang tuanya dan merasa bersalah
karena tidak bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk keluarganya. Selama ini pasien hanya
tinggal di rumah membantu pekerjaan rumah tangga. Pasien jarang bergaul dengan tetangga
dan orang sekitar karena sering dikatai tidak waras.
Persepsi pasien terhadap dirinya: pasien menanyakan kepada pemeriksa apakah dia
mengalami gangguan jiwa atau tidak. Saat ditnyakan pendapat pribadinya terkait hal
tersebut, pasien tampak bingung dan berkata bahwa ia tidak mengalami gangguan jiwa, tapi
mungkin bisa saja karena orang-orang selalu berkata demikian.
STATUS MENTAL
Tanggal 16 April 2016, pukul 10:30 WIB di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1
A. Deskripsi Umum
1.

Penampilan

Pasien seorang perempuan berusia

30 tahun, tampak sesuai dengan usianya,

mengenakan baju berwarna putih dan celana pendek berwarna merah muda, memakai
bedak dan lipstik.
2.
3.

4.
5.

2.
3.
4.
1.

2.

Kesadaran
- Kesadaran sensorium / neurologik: compos mentis.
- Kesadaran psikiatrik: tidak tampak terganggu.
Perilaku dan aktivitas psikomotor
Pasien dapat duduk tenang dan terkadang menyentuh tangan pemeriksa. Tidak
terdapat perlambatan gerakan, kejang, maupun kekakuan gerakan
Sikap terhadap pemeriksa: kooperatif dan sopan.
Pembicaraan:
- Cara berbicara : Lancar, pasien menjawab semua pertanyaan dengan baik. bicara
pasien spontan, artikulasi jelas, intonasi cukup, volume cukup
- Gangguang berbicara : tidak terdapat hendaya atau gangguan berbicara
B. Alam Perasaan (Emosi)
1. Suasana perasaan (mood)
: labil
2. Afek
: luas
3. Keserasian
: serasi
C. Gangguan Persepsi
1.
Halusinasi
: visual dan auditorik
Ilusi
: tidak ada.
Depersonalisasi : tidak ada.
Derealisasi
: tidak ada.
D. Proses Pikir
Arus pikir
- Produktifitas
: cukup ide
- Kontinuitas
: koheren
- Hendaya bahasa : tidak ada.
Isi pikir
- Preokupasi dalam pikiran: tidak ada.
- Waham
: tidak ada.
- Obsesi
: tidak ada.
- Fobia
: tidak ada.
E. Pengendalian Impuls: baik, pasien dapat duduk tenang selama pemeriksaan dan
menjawab pertanyaan dengan baik
F. Reality Testing Ability: terganggu
G. Tilikan: derajat 2
DIAGNOSIS MULTIAKSIAL
Aksis I: F20.0 Skizofrenia Paranoid.
Aksis II: Belum ada diagnosis, butuh eksplorasi.
Aksis III: Belum ada diagnosis, butuh eksplorasi.
Aksis IV: Masalah primary support group
Masalah dengan pekerjaan

Aksis V: GAF current: 60-51


GAF HLPY: 60-51
TERAPI

Risperidone 2 x 2 mg (untuk kurangi gejala positif)


THP 2 x 2 mg (jika ada gejala ekstrapiramidal)