Anda di halaman 1dari 12

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENATAAN


KAWASAN PULAU HOGA
TAHUN ANGGARAN 2016
PA/KPA : Dr.H.SUDJITON,MM

SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH


SEKRETARIAT DAERAH BAGIAN ADMINISTRASI KESRA DAN KEMASYARAKATAN
KABUPATEN WAKATOBI

SATKER/SKPD : SEKRETARIAT DAERAH


NAMA PPK

: SARIAMIN SAHARI, S.Pd.M.Si

NAMA PEKERJAAN : PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENATAAN KAWASAN PULAU HOGA

TAHUN ANGGARAN 2016

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

1 | Hal

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


Paket Pekerjaan : PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENATAAN KAWASAN
PULAU HOGA
URAIAN PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG Kabupaten Wakatobi adalah merupakan salah satu
kabupaten Pemekaran di Provinsi Sulawesi Tenggara yang
dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 29 tahun
2003 tentang
Pembentukan Kabupaten Bombana,
Kabupaten Wakatobi
dan Kabupaten Kolaka Utara di
Provinsi Sulawesi Tenggara dengan ibukota Kabupaten di
Wangi Wangi.
Kabupaten Wakatobi membentang dari Utara ke Selatan
diantara 5O12 6O10 LS (sepanjang kurang lebih 160 km)
dan 123O20 124O39 BT (sepanjang kurang lebih 120 km).
Kabupaten Wakatobi terdiri atas gugus pulau-pulau kecil
dengan kondisi topografi umumnya datar (kemiringan 0-3%)
sampai kemiringan lebih besar dari 45%.
Salah satu potensi yang terdapat di dalam gugusan
Kepulauan Wakatobi adalah Pulau Hoga Kaledupa. Pulau
Hoga berada di bagian utara Pulau Kaledupa, dengan jarak
tempuh kurang lebih 30 menit dari Ibu Kota Kecamatan
Kaledupa Ambeua. Pulau Hoga memiliki luas sebesar 1,3
juta hektar, dengan kondisi toporafi umumnya datar, dan
dikelilingi oleh sebagian besar pantai berpasir. Pulau ini
mempunyai keragaman spesies koral dari sekitar 850 yang
ada di dunia. Dengan banyaknya spesies koral yang
dimilikinya sudah bisa kita bayangkan betapa indahnya
pemandangan bawah lautnya.
Pulau Hoga Kaledupa merupakan salah satu pulau-pulau
kecil yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat
melimpah. Salah satunya adalah potensi terumbu karang,
ekosistem bawah laut, panorama sun set, keindahan pantai,
ombak, dan hunian bagi kalangan wisatawan yang eksotis.
Sehingga tidak salah jika Opperation Wallacea Inggris
menempatkan Stasiun Laboratorium Laut di Pulau Hoga,
yang mana dalam satu tahun, ada puluhan mahasiswa yang
datang dan tinggal di Pulau Hoga, melakukan pendidikan,
pelatihan dan sekaligus karyawisata. Dalam perjalanannya
Pulau Hoga Kaledupa, dianggap sebagai surga bagi pecinta
diving dan snorkling dan tersebar seantero dunia.
Dengan ditetapkannya Pulau Hoga Kaledupa sebagai
destinasi wisata internasional, intensitas pembangunan
kawasan masih terbilang belum masif dan kurang beraturan.
Namun kalau berkaca pada realitas yang ada, upaya
penataan sarana pariwisata masih belum memadai, padahal
potensi lokasi yang masih cukup banyak. Hal ini dapat

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

2 | Hal

dilihat dari laju pemanfataan lahan untuk kepentingan


pembangunan di Pulau Hoga Kaledupa. Walaupun diketahui
bahwa penyediaan investasi di Pulau Hoga selama ini
dilakukan oleh beberapa pemilik tanah untuk membangun
homestay sederhana guna menampung para wisatawan /
mahasiswa Inggris. Beberapa bangunan bungalow/resort
berasal dari PT.Hoga Dive Resort dan Kasim Resort serta
Bangunan Kamali untuk Kantor Opwal Stasiun Penelitian
Perikanan dan Kelautan serta bangunan sarana prasarana
pelabuhan dan bangunan pemerintah daerah. Bangunan ini
masih terpusat di bagian selatan Pulau Hoga dan beberapa
pesisir. Sementara jaringan jalan dan listrik sangat tidak
beraturan, belum ada rencana yang standar. Demikian juga
dengan rencana pengembangan air bersih yang juga masih
harus disuplai dari Pulau Kaledupa.
Dengan mencermati realitas yang berkembang selama ini,
maka dipandang menjadi lebih mendesak dan strategis
untuk dilaksanakan penyusunan dokumen induk terhadap
penataan kawasan Pulau Hoga, karena diketahui bahwa
Wakatobi termasuk didalamnya Pulau Hoga telah ditetapkan
sebagai TOP TEN DESTINASI WISATA UNGGULAN INDONESIA.
2. MAKSUD DAN
TUJUAN

a. Maksud
Maksud dari kegiatan jasa konsultansi ini adalah
menyediakan dokumen Master Plan atau dokumen
Rencana Induk bagi para pihak dalam kaitannya dengan
pedoman, arahan dan metode Penyediaan dan Penataan
Sarana Prasarana atau asesoris penunjang Pulau Hoga
Kaledupa Kabupaten Wakatobi baik yang akan dilakukan
para pemangku kepentingan seperti masyarakat lokal,
pemerintah, kalangan perguruan tinggi, maupun dari
kalangan swasta/pengusaha yang berbasis pada daya
dukung, wawasan lingkungan, budaya, berkelanjutan dan
ekowisata
b. Tujuan
Tujuan dari
kegiatan jasa konsultansi ini adalah
menyediakan dokumen arahan strategis, analisis
pengembangan, rencana teknis dan desain serta estimasi
biaya (nilai investasi) untuk implementasi terhadap
pekerjaan-pekerjaan fisik demi Penataan Kawasan Pulau
Hoga Kaledupa yang lebih baik dan sesuai dengan visi
pembangunan jangka panjang Pulau Hoga.

3. TARGET/SASARAN

Target/ sasaran yang ingin dicapai dalam pekerjaan ini


adalah dokumen Master Plan atau dokumen Rencana Induk
Penataan Kawasan Pulau Hoga Kaledupa untuk arahan
pengembangan pembangunan Pulau Hoga jangka waktu
2017 - 2021 atau selama 5 (lima) tahun. Dalam dokumen
induk ini memuat salah satu poin yakni daya dukung antara
prosentase penggunaan lahan baik bagi infrastruktur dan

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

3 | Hal

ruang terbuka hijau. Sehingga dengan adanya dokumen


induk ini dapat membantu para pihak terkhusus bagi
Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam merumuskan nilai
investasi bagi Pulau Hoga sebagai pulau ekowisata dunia
yang terbangun dari kebudayaan masyarakatnya.
4. LOKASI KEGIATAN

Pulau Hoga Kecamatan Kaledupa

5. SUMBER
PENDANAAN

a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai


pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan
Pulau Hoga berasal dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wakatobi Tahun
Anggaran 2016 melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran
(DPA)
Sekretariat
Daerah
Bagian
Administrasi
Pembangunan Kabupaten Wakatobi.
b. Total
pagu
anggaran
yang
diperlukan
sebesar
Rp.140.000.000,- (terbilang : Seratus Empat Puluh Juta
Rupiah) termasuk pembayaran pajak PPn/PPh-nya.

6. NAMA
ORGANISASI
PENGADAAN
BARANG/JASA

Nama Pejabat Pembuat Komitmen : SARIAMIN SAHARI,


S.Pd.M.Si
Nama
Proyek/Satker/SKPD
:
Sekretariat
Daerah
Kabupaten Wakatobi
DATA DATA PENUNJANG

7. DATA DASAR

1. Peta dasar tematik/topografi lokasi rencana


2. Peta eksisting lokasi dan lahan
3. Data geografi, geologi dan demografi wilayah rencana
(data sekunder)
4. Data oseanografi dan landskep wilayah rencana
5. Statistik Dasar
6. Dokumen-dokumen hasil penelitian perikanan dan
kelautan Pulau Hoga
7. Sumber-sumber lain yang berkaitan dengan Pulau Hoga
dan Kabupaten Wakatobi

8. STANDAR TEKNIS
SUMBER DAYA
MANUSIA

Pihak penyedia jasa konsultansi pekerjaan Penyusunan


Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga memiliki
kompetensi dasar teknis sebagai berikut :
1. Kompetensi perusahan dibidang jasa konsultansi
(arsitektur, manajemen, jasa inspeksi teknik, dan jasa
analisis engineering)
2. Memiliki bangunan studio/laboratorium gambar dan
kelengkapan peralatan survey lapangan, dan alat
pengolah data (analisis).
3. Memiliki tenaga ahli yang berlatarpendidikan minimal
S1/S2 bidang pengembangan wilayah, arsitektur/sipil,
bidang keairan, teknik pantai/bangunan pantai, geodesi,

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

4 | Hal

geografis information system, perikanan kelautan,


pariwisata, lingkungan hidup, sosial budaya/antropologi,
serta berpengalaman pada pekerjaan pengembangan
wilayah dan berpengalaman minila lebih dari 3 tahun
4. Memiliki tenaga penunjang yakni tenaga surveyor,
drafter, estimator, dan operator komputer dengan
pendidikan minimal setingkat STM/SMK/SLTA.
9. STUDI-STUDI
TERDAHULU

Pihak penyedia jasa konsultansi pekerjaan Penyusunan


Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga mempunyai
pengalaman kerja minimal 5 atau lebih tahun dalam
pekerjaan perencanaan yang sejenis

10.
REFERENSI
HUKUM

a. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi


Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya
b. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2003 tentang
Pembentukan Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi
dan Kabupaten Kolaka Utara di Provinsi Sulawesi
Tenggara;
c. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah;
d. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang;
e. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber
Daya Air;
f. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang
Pengelolaan Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil;
g. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang
Perumahan dan Permukiman;
h. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang
Pembinaan Jasa Konstruksi;
i. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Daya
Dukung Lingkungan Hidup;
j. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang
Kepariwisataan;
k. Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2012 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten
Wakatobi 2012-2032;
l. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun
2010
tentang
Pedoman
Pengadaan
Barang/Jasa
Pemerintah;
m. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 122 Tahun
2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan PulauPulau Kecil;
n. Peraturan
Menteri
Pekerjaan
Umum
Nomor
09/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pengamanan Pantai;
o. Peraturan
Menteri
Pekerjaan
Umum
Nomor

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

5 | Hal

18/PRT/M/2010 tentang Pedoman Revitalisasi Kawasan;


p. Peraturan
Menteri
Pekerjaan
Umum
Nomor
40/PRT/M/2007 tentang Pedoman Perencanaan Tata
Ruang Kawasan Reklamasi Pantai;

RUANG LINGKUP
11.
LINGKUP
KEGIATAN

Ruang lingkup/batasan lingkup jasa konsultansi pekerjaan


Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga
adalah :
1. Persiapan
berupa
rencana
jadwal
mobilisasi
peralatan/material dan personil serta pembagian lokasi
kerja.
2. Koordinasi dan permohonan izin survey/pengukuran
lapangan
3. Pelaksanaan pra-survey dan pengumpulan data-data
sekunder mencakup data-data hasil penelitian/jasa
konsultansi pekerjaan di sekitar wilayah rencana, profil
eksisting lokasi, data penting lainnya yang relevan
dengan lokasi pekerjaan.
4. Pengumpulan data primer lokasi berupa data profil
kawasan rencana mencakup antara lain data-data
geogarfis, oseanografi, geomorfologi, profil topografi
lokasi, bathimetri, keanekaragagaman hayati, kondisi
sumber daya alam, dan profil pantai, dan sketsa posisi
lokasi pekerjaan atas permukiman masyarakat, serta
data demografi (sosial ekonomi) wilayah kawasan
termasuk profil sarana prasarana (eksisting) dan peta
penggunaan lahan dan/atau kepemilikan lahan serta
data-data
primer
yang
sangat
berguna
dalam
penyusunan dokumen induk.
5. Menyusun bahan analisis pengembangan (rencana
teknis) mencakup antara lain analisis pemilihan
kesesuaian tapak, analisis aksesbilitas, analisis tautan
obyek-obyek wisata, analisis konsep jenis-jenis objekobjek wisata, analisis pemetaan partisipatif masyarakat,
analisis penunjang, analisisi keterpaduan dengan sarana
prasarana, analisis pembiayaan investasi, dan analisis
objek ekternal untuk penguataan visi pengembangan
Pulau Hoga.
6. Penyusunan konsep pengembangan grand desain visi
Pembangunan Pulau Hoga termasuk penyusunan
program pembangunan dan penyusunan nilai investasi
dan sumber pembiayaan selama kurung waktu 5 (lima)
tahun
7. Menyusun desain animasi 3 dimensi (file visualisasi),
rencana tapak dan gambar site plan secara makro;
8. Melaksanakan kegiatan presentase/paparan/seminar-

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

6 | Hal

seminar
kecil
pembahasan
dokumen
dengan
menghadirkan peserta dari para pihak terkait, untuk
menerima masukkan, saran dan pembaharuan substansi
dokumen. Paparan dimulai dari saat pra-rancangan
dokumen, pra gagasan desain pengembangan, arahan
site plan, rancangan program (action plan), dan
rancangan investasi
9. Melakukan koordinasi dan konsultasi kepada pihak
PA/KPA/PPK dan seluruh pemangku kepentingan dalam
hal ini untuk umpan balik demi tindaklanjuti pekerjaan
Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau
Hoga;
10.Penyusunan laporan terhadap kegiatan perencanaan
sebagai
bagian
dari
tanggungjawab
dari
penyedia/konsultan;
12.
KELUARAN/PRO
DUK YANG
DIHASILKAN

Keluaran/produk yang dihasilkan dari kegiatan jasa


konsultansi Pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Penataan
Kawasan Pulau Hoga adalah sebagai berikut :
1. Dokumen master plan/rencana induk, yang berisi minimal
sebagaimana uraian dalam ruang lingkup di atas
2. Site plan lokasi kegiatan 1 : 1.500, baik gambar ekisting
maupun gambar desain atau desain tapak, dari atribut
yang diperlukan dalam pengembangan Pulau Hoga;
3. Dokumen perencanaan dan analisis pengembangan
(gambar denah/tapak, lokasi dan detail teknis)
4. Dokumen Nilai Investasi dan Sumber Pendanaan, sebagai
kesatuan dengan dokumen rencana induk
5. Laporan perencanaan dalam bentuk soft copy (file) dan
hardcopy.

13.
PERALATAN,
MATERIAL,
PERSONIL DAN
FASILITASI DARI
PEJABAT PEMBUAT
KOMITMEN

Fasilitasi dari pejabat pembuat komitmen meliputi dukungan


tenaga staf personil/calon direksi teknis baik pada saat
pengukuran awal/perencanaan lokasi hingga penyelesaian
pekerjaan. Pihak pejabat pembuat komitmen dapat
membantu pihak penyedia dalam melakukan koordinasikoordinasi dengan para pihak.

14.
PERALATAN,
MATERIAL DARI
PENYEDIA JASA
KONSULTANSI

Peralatan, material dari penyedia jasa konsultansi pekerjaan


Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga
TA 2016 meliputi :
1. Peralatan kamera 1 set
2. GPS 1 set
3. Rol Meteran 1 Set

15.
LINGKUP
KEWENANGAN

Adapun lingkup kewenangan penyedia jasa konsultansi


pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

7 | Hal

PENYEDIA JASA

Pulau Hoga adalah :


1. Persiapan tim
2. Koordinasi dengan pihak pemerintah setempat
3. Pengumpulan data sekunder dan primer
4. Pengukuran lokasi kegiatan
5. Analisis data dan analisis pengembangan
6. Penyusunan pra rancangan
7. Paparan/Presentase/Seminar/FGD
8. Penyusunan desain teknis, peta, dan animasi/visualisasi
3D
9. Penyusunan laporan pendahuluan, antara dan akhir
10.Menyerahkan laporan akhir kepada pihak pemberi kerja
dalam hal ini PPK Bagian Administrasi Pembangunan
Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi.

16.
JANGKA
WAKTU
PELAKSANAAN
DAN
PENYELESAIAN
PEKERJAAN

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Penyusunan Rencana


Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga adalah selama 90
(sembilan puluh) hari kalender atau 3 (tiga) bulan
kalender

17.

PERSONIL

Posisi
Tenaga Ahli :
Team Leader

Kualifikasi

Jumlah
Orang
Bulan

S-2 Tekni Sipil


Pengalaman 5 Tahun
Bidang Perencanaan
Pengembangan Wilayah /
Penataan Ruang /
Planologi / Pengolah Data
Citra/pemetaan
(GIS,ArcView, ENVI, ER
Mapper dan sejenisnya)

1 org x 3
Bulan

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

8 | Hal

Ahli Pariwisata

S-2 Pariwisata
Pengalaman 5 Tahun
Bidang Pengelolaan
Wisata Bahari/Ekoturisme
S-2 Lingkungan Bidang
Sejenis Pengalaman 5
Tahun Bidang Kajian
Lingkungan / KHLS / dan
minimal memiliki sertifikat
AMDAL

1 org x 3
Bulan

S-1 Teknik Arsitektur


dan/atau Pariwisata
Pengalaman 5 Tahun
Bidang Perekayaan
Arsitektur/Desain
Landscape/Animasi/3D/De
sain Kreatif
Pengembamgan Kawasan
EkoWisata

1 org x 2
Bulan

Minimal SMK/STM/S1
Planologi/Arsitetur
Pengalaman 5 Tahun
Bidang Survei /
Pengumpulan Data

3 org x 1
Bulan

Asisten Ahli
Arsitektur

Minimal S1 Arsitektur
Pengalaman 3 Tahun
Bidang Arsitektur /
Animasi

1 org x 2
Bulan

Drafter

D3/SMK/STM
Sipil/Arsitektur
Pengalaman 3 Tahun
Bidang Survei/Desain

1 org x 2
Bulan

Adm/OP Komputer

SMK/SMA Bidang
Administrasi/Komputer
Pengalaman 3 Tahun

1 org x 3
Bulan

Office Boy / Tenaga


Pembantu Lapangan

D3/SMK/SMA Bidang
Fasilitasi Proyek
Lapangan Pengalaman
3 Tahun

1 org x 3
Bulan

Ahli Lingkungan

Ahli Arsitektur

Tenaga Pendukung :
Surveyor

1. JADWAL

Ura
ian
TAHAPAN Jen
is
PELAKSANAAN
Pek
KEGIATAN
erj
No.

1 org x 2
Bulan

dalam Minggu
Jadwal / tahapan Bulan
pelaksanaan
kegiatan sebagaimana tersaji
berikut ini :

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

9 | Hal

I
1
A.
1
2
3
4

B
1
2
3
4
5
C.
1
2
3
4

Pekerjaan Persiapan
Studi literatur lokasi
Rapat tim lapangan
Mobilisasi (tenaga dan
peralatan)
Koordinasi / konsultasi
dan FGD dengan pihak
terkait
Pekerjaan
Perencanaan
Obervasi dan
pengumpulan data
Survey lokasi dan
pengukuran titik/stasiun
awal
Paparan/Presentase/Se
minar Pendahuluan
Evaluasi dan Analisis
Data
Penyusunan konsep dan
analisis pengembangan

II
3

III

x
x

x
x

Pekerjaan Akhir
Pelaporan dan Dokumen
Paparan/Presentase/Se
minar Akhir
Finalisasi laporan akhir
Serah terima pekerjaan

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

x
x
x
x

10 | Hal

2. LAPORAN

PENDAHULUAN

LAPORAN KEMAJUAN PEKERJAAN


Laporan pendahuluan minimal memuat :
1. Surat dan berita-berita acara hasil rapat-rapat tim leader
tim penunjang
2. Data profil lokasi minimal memuat data geografis,
geologi dan demografi lokasi
3. Daftar hadir/dokumentasi rapat persiapan
4. Kondisi eksisting lokasi/data dasar baik fisik maupun
sosial budaya masyarakat
5. Metodologi dan rencana kerja
6. Organisasi pekerjaan
7. Jadwal mobilisasi personil
8. Hal-hal yang dianggap penting
Laporan pendahuluan dibuat berdasarkan standar dokumen
laporan jasa konsultansi sebagaimana dokumen master
plan yang telah ada/baku selama ini. Laporan harus
diserahkan selambat-lambatnya 25 (dua puluh lima belas)
hari kerja sejak SPMK ditertibkan sebanyak 3 buah laporan
(1 laporan asli dan 2 laporan fotocopy)
Laporan pendahuluan sebelum dilaksanakan finalisasi akan
diawali dulu dengan paparan/presentase/seminar/FGD,
dengan para pihak, guna mendengarkan bahan-bahan
dasar yang sudah diperoleh, metodologi pelaksanaan
kegiatan, dan sasaran/atribut apa yang akan dikerjakan
atau diperoleh. Dalam hal itu juga pada paparan awal
tersebut disepakati tim Pemerintah Daerah Kabupaten
Wakatobi
yang
akan
mendampingi/memfasilitasi
pengambilan data dasar di Pulau Hoga.

3. LAPORAN
ANTARA

Laporan antara minimal memuat :


tantangan dan solusi dalam pelaksanaan
pekerjaan
2. Perubahan metoodologi pekerjaan (jika ada)
3. Foto dokumentasi pekerjaan perencanaan lapangan
4. Data hasil pengukuran lapangan
5. Hal-hal yang dianggap urgen bagi kemajuan/progress
pekerjaan perencanaan
6. Peta/gambar sementara lokasi pekerjaan master plan,
serta objek rencana desain
7. Hal-hal yang dianggap penting sebagai bahan laporan,
untuk bahan dasar bagi finalisasi dokumen laporan akhir

1. Kendala,

Laporan antara dibuat berdasarkan standar dokumen


laporan jasa konsultansi sebagaimana dokumen master plan
yang telah ada/baku selama ini. Laporan antara harus
diserahkan selambat-lambatnya pada akhir bulan kedua
masa pekerjaan sebanyak 5 buah laporan (3 laporan asli dan
2 laporan fotocopy)

4. LAPORAN AKHIR Laporan akhir memuat dokumen teknis untuk Penyusunan

Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga secara detail


dan menyeluruh, sebagaimana yang dipersyaratkan dalam
ruang lingkup pekerjaan dan sasaran akhir yang dituangkan
dalam KAK ini

KAK Penyusunan Rencana Laporan


Induk Penataan
Kawasan
Pulau Hoga
TA 2016
akhir
mencakup
dokumen

induk,

dokumen

Estimate

Biaya

- 11 | Hal
master plan/rencana
dari setiap investasi

Wangi-Wangi,

Januari 2016
PPK Bagian Adm Pembangunan
Sekretariat Daerah Kab.Wakatobi,

SARIAMIN SAHARI, S.Pd.M.Si


Nip.19751006 200604 1 009

KAK Penyusunan Rencana Induk Penataan Kawasan Pulau Hoga TA 2016

12 | Hal