Anda di halaman 1dari 13

Program Kerja Ekstrakulikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 1

Caringin Bogor
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia sebagai negara berkembang semakin dituntut untuk mampu mengikuti dan
mengimabangi arus globalisasi dunia..Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Perkembangan IPTEK menuntut pada
peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dengan negaranegara lainnya pada era globalisasi. Peningkatan kualitas dan mutu sumber daya manusia
dapat tidak dapat dilakukan secara instan, tapi harus dapat diperoleh dari proses belajar yang
berkesinambungan dan berkelanjutan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, pendidikan
tentu saja mempunyai andil yang sangat besar dalam proses pembentukan karakter calon
generasi penerus bangsa.Masa muda adalah masa yang sarat dengan daya imajinasi, masa
yang sarat akan daya kreasi, dan masa yang penuh dengan semangat untuk berbuat dan
mencoba hal-hal baru. Sikap ini akan tumbuh jika dilakukan serangkaian proses kegiatan
kepada siswa yang meliputi pengamatan, penilaian, serta penumbuhan rasa memiliki, dan
keterlibatan siswa dalam segala aktivitas di luar sekolah
Proses pendidikan tidak cukup apabila hanya dilakukan pada proses pembelajaran di
sekolah. Proses pendidikan di sekolah dapat ditunjang dengan adanya kegiatan kurikuler dan
ekstrakurikuler secara berimbang, serasi dan proporsional agar terwujud siswa yang beriman
dan bertakwa kepada Allah SWT, cerdas, terampil, dan kreatif serta memiliki sikap, perilaku,
pola pikir, dan kepribadian yang kokoh. Sejalan dengan pemikiran tersebut, perlu
ditingkatkan intensitas pembinaan kegiatan kesiswaan melalui ekstrakurikuler sebagai
aktualisasi dan optimasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh siswa dari
proses pembelajaran dalam berbagai mata pelajaran atau bidang studi.
Kegiatan ekstrakurikuler adalah ajang pembentukan bakat dan ajang kreativitas
peserta didik. Kegiatan ekstrakulikuler merupakan salah satu sarana penyaluran kreatifitas
peserta didik sebagai upaya untuk mencegah agar peserta didik terjerumus pada pergaulan
yang tidak baik seperti narkoba dan perkelahian pelajar. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan
agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat dan kemampuannya di berbagai bidang
diluar akademik. Manfaat kegiatan ini untuk wadah penyaluran hobi, minat, dan bakat para
siswa secara positif yang dapat mengasah kemampuan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, dan
meningkatkan rasa percaya diri. Akan lebih baik bila mampu memberikan prestasi gemilang
di luar sekolah sehingga dapat mengharumkan nama sekolah.
Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) adalah kelompok remaja yang melakukan
serangkaian kegiatan yang menghasilkan suatu hasil yang disebut karya ilmiah. Karya ilmiah
itu sendiri mempunyai arti sebagai suatu karya yang dihasilkan melalui cara berpikir yang
menurut kaidah penalaran yang logis, sistematis, rasional dan ada koherensi antar bagianbagiannya.
Kegiatan ilmiah berupa penulisan, diskusi, penelitian, percobaan hingga penemuan
merupakan satu dari beberapa kegiatan yang dekat dengan aktivitas seorang pelajar. Aktivitas
tersebut selain mampu menghasilkan suatu karya, juga mampu membentuk perilaku dan cara
berpikir yang kritis serta sistematis. Mengolah ketajaman akal dalam mencari alternatif
penyelesaian suatu persoalan. Sejalan dengan itu semua, maka akan memberikan dampak
positif bagi perkembangan diri pelajar. Semua itu bisa dijadikan pertimbangan dibentuknya
suatu kelompok pelajar yang merumuskan kegiatan-kegiatannya dengan berpedoman pada
prinsip ilmiah, berproses secara ilmiah hingga menghasilkan suatu karya ilmiah.

Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) ini merupakan suatu organisasi yang sifatnya terbuka
bagi para remaja yang ingin mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan dan teknologi
pada masa kini maupun masa mendatang.
Agar kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dapat dilaksanakan
secara tertib, rapi, menyeluruh dan professional maka perlu adanya perencanaan atau
program ekstrakurikuler karya ilmiah remaja. Dengan tersusunnya program ini diharapkan
kepala sekolah, pembina OSIS, guru pembimbing dan tenaga kependidikan lainnya, pengurus
komite sekolah dan anggotanya, dan seluruh siswa lebih memahami tentang pengertian,
tujuan, jenis dan bentuk kegiatan, dan cara pengelolaan pengembangan diri melalui
ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di SMA Negri 1 Caringin.
B. Dasar Hukum
1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonseia nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006, tentang Pembinaan Prestasi
Peserta Didik.
4. Peraturan Menteri Pendidikan nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Pembinaan Kesiswaan.
5. Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Caringin tentang Penetapan PembinaEkstrakurikuler tahun
ajaran 2013/2014.
6. Program Kerja Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 1 Caringin tahun ajaran 2013/2014.
C. Tujuan
Secara umum, ekstrakulikuler Kelompok Ilmah remaja (KIR) di SMAN 1
Caringin memiliki tujuan untuk meningkatkan kreatifitas, pengalaman, dan disipin, serta
daya juang siswadalam menguasai dan mengimbangi perkembangan IPTEK untuk dapat
bersaing pada era globalisasi.
Selain itu, Kelompok Ilmiah Remaja(KIR) di SMA Negeri 1 Caringin juga memiliki
tujuan khusus, yaitu sebagai berikut:
1. Mengoptimalkan peran sekolah sebagai institusi pendidikan dan pengembangan bakat siswa.
2. Memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai
mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat, serta melengkapi upaya pembinaan manusia
seutuhnya.
3. Merangsang ketertarikan siswa untuk telibat dalam aktualisasi sikap-sikap ilmiah, prosesproses ilmiah dan pembuatan produk ilmiah
4. Meningkatkan kemampuan dan kreatifitas siswa dalam bidang ilmiah
5. Meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam usaha mengadaptaptasi, menggunakan, dan
memanfaatkan, serta mengikuti perkembangan IPTEK
6. Meningkatkan kesadaran, disiplin, dan daya juang untuk memiliki dan menguasai IPTEK
7. Merangsang siswa untuk mengimplementasikan metode, teknik, serta prosedur ilmiah
8. Mengembangkan sikap ilmiah, kejujuran, dan memecahkan gejala alam yang ditemui secara
ilmiah
D. Manfaat
Adapun manfaat yang diharapkan dari adanya ekstrakulikuer Kelompok Ilmiah
Remaja (KIR) di SMA Negeri 1 Caringin adalah sebagai berikut:
1. Manfaat untuk Siswa
- Membangkitkan rasa keingintahuan terhadap fenomena alam yang berhubungan dengan ilmu
pengetahuan dan teknologi.

2.
3.
4.
E.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Meningkatkan kemampuan berpikir terhadap fenomena-fenomena alam.


Meningkatkan kreativitas yang menumbuhkan kemampuan berkreasi dan daya kritis.
Menambah wawasan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Meningkatkan keterampilan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Meningkatkan minat membaca tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan dan
teknologi.
Memperluas wawasan dan kemampuan komunikasi melalui pengalaman diskusi, debat, dan
presentasi ilmiah.
Memperkenalkan cara-cara berorganisasi secara formal.
Sebagai wahana untuk menempa kedewasaan sikap dan kepribadian.
Manfaat untuk Guru
Menambah wawasan ilmu pengetahuan secara luas.
Menambah pengetahuan dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
Meningkatkan minat membaca dan rasa keingintahuan tentang ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Mengenal perkembangan sikap dan kepribadian siswa lebih mendalam.
Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.
Manfaat untuk Sekolah
Memberikan nilai tambah dan keunggulan kompetitif bagi sekolah.
Meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan dan pengembangan sekolah.
Memeperluas hubungan kerjasama dengan instansi lainnya.
Meningkatkan situasi dan kondisi sekolah yang kondusif dalam belajar.
Menambah fungsi sekolah sebagai tempat pengembangan riset atau penelitian
Manfaat untuk Masyarakat
Meningkatkan sikap berdaya kritis dan terbuka terhadap permasalahan yang terjadi di
lingkungannnya
Membantu memberikan alternatif penyelesaian beberapa persoalan sosial budaya, seperti
kenakalan remaja, dekadensi moral, dan lain-lain melalui kegiatan penelitian
Membangun dan meningkatkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa dapat dicapai melalui
penguasaanb ilmu pengetahuan dan teknologi
Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan
Sasaran
Sasaran dari diadakannya kegiatan ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
adalah:
Membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.
Membentuk kepribadian yang humanistis dan peduli terhadap lingkungan alam dan
lingkungan sosial.
Menumbuhkan kreativitas dan motivasi untuk berprestasi.
Menumbuhkan kerjasamadan kebersamaan.
Menumbuhkan sikap kritis pada siswa.
Membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
Menciptakan suasana yang disukai dan menggembirakan peserta didik.

F. Bidang Pengembangan
Adapun rencana pengembangan dalam bidang ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah
Remaja (KIR) di SMA Negeri 1 Caringin adalah sebagai berikut :
1. Ilmu Alam
2. Ilmu Sosial
3. Teknologi Informasi dan Komunikasi
4. Bahasa dan Sastra

G. Peserta
Peserta yang menjadi anggota ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) adalah
siswa-siswi SMA Negeri 1 Caringin dan warga sekolah yang mempunyai minat dan bakat
pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Waktu dan Tempat Kegiatan
Adapun waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah
Remaja (KIR) bersifat fleksibel. Namun kegaiatn rutin untuk kelas X, dilaksanakan setiap
hari Rabu pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB.Sedangkan untuk kelas XI dan XII, dilaksanakan
setiap hari Rabu pukul 13.00 s.d 16.00, bertempat di kampus SMA Negeri 1 Caringin.
B.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Biaya Kegiatan
Untuk membiayai pelaksanaan pelatihan dan pembinaan ekstrakurikuler KIR di SMA
Negeri 1 Caringin berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) SMA
Negeri 1 Caringin sebagai pihak penanggung jawab program ekstrakurikuler KIR. Sedangkan
untuk membiayai perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan, berasal dari pengumpulan
uang kas dari peserta didik dan biaya mandiri dari peserta didik yang bersangkutan dan juga
dari fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah.
Adapun perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
Perangkat robotik
Perangkat komputer
Peralatan pembuatan kompos
Perlengkapan dan peralatan pembuatan sabun cair
Pelengkapan majalah dinding
Peralatan redaksi dan peliputan
Dan sebagainya

C. Pengurus Ekstrakulikuler KIR


1. Pembina
2. Ketua
3. Wakil Ketua
4. Sekertaris
Ika Rostika
5. Bendahara
Selvina
6. Koor. Divisi Ilmu Alam
7. Koor. Divisi Ilmu Sosial
Dwi Resti Utami
8. Koor. Divisi TIK
Diamora
9. Koor. Divisi Seni dan Sastra
Tri Utami Suciati
10. Hubungan Masyarakat
Baby Panca Masayu

: Yuliani Taufik, S.Pd


: Muhammad Nuh
: Siti Dewi Rindiyani
: Siti Nurhasanah
: Siti Mariyam
: Annastasya Desiani Setiawan
: Abdul Aziz Hafikri
: Imam Zulfikar Ali Mahdi
: Siti Nurasyifa R. A.
: AgustianAwaludin

11. Anggota
D.
1.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

:Seluruh anggota ekskul KIR

Perincian Tugas
Pembina :
Bertanggung jawab mengendalikan jalannya kegiatan ekstrakurikulerKIR.
Mengontrol kehadiran peserta didik anggota ekstrakurikuler KIR agar pelaksanaan kegiatan
berjalan dengan baik.
Membuat rencana program kegiatan jangka pendek dan jangka panjang selama 1 tahun dan
mengkoordinasikannya dengan seluruh anggota ekstrakurikuler KIR.
Menentukan target-target yang akan dicapai dalam satu tahun.
Menentukan jadwal kegiatan yang bersifat tidak rutin.
Mengadakan evaluasi internal melaporkannya kepada wakasek kesiswaan.
Memberikan latihan secara baik dan benar sesuai dengan bidangnya.
Mengenal peserta didik dan menjaga hubungan emosional dan keakraban dengan peserta
didik anggota dalam kepengurusan dan kegiatan ekstrakulkuler KIR sesuai dengan norma dan
kaidah yang berlaku.
Bertanggung jawab penuh terhadap anak didiknya.
Koordinasi dengan kesiswaan dalam hal pengadaan perlengkapan yang dibutuhkan oleh
anggota ekstrakurikuler KIR.

2. Ketua :
a. Bertanggung jawab atas semua kegiatan, baik latihan yang bersifat rutin ataupun latihan
berkala.
b. Bersama-sama pengurus dan anggota menyusun program kerja ekstrakurikuler KIR.
c. Menyusun jadwal latihan rutin bersama pengurus dan anggota ekstrakurikuler KIR lainnya.
3. Wakil Ketua :
a. Membantu ketua dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja yang telah
direncanakan.
b. Menggantikan tugas ketua apabila ketua berhalangan hadir.
4. Sekretaris :
a. Membuat catatan-catatan mengenani jalan nya rapat dan atau kejadian-kejadian yang perlu
penanganan khusus/ temuan-temuan khusus.
b. Menyusun konsep surat-surat yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan
ekstrakurikuler KIR.
c. Membantu ketua dalam mengkoordinir anggota ekstrakurikuler KIR.
d. Membuat program kerja, proposal dan laporan evaluasi dari setiap kegiatan yang
dilaksanakan oleh ekstrakurikuler KIR.
e. Mendata kehadiran peserta ekstrakurikuler KIR setiap pelaksanaan kegiatan baik latihan
rutin, atau kegiatan berkala.
5.
a.
b.
c.
d.

Bendahara :
Bersama-samadengan ketua menyusun program keuangan.
Mengkoordinir dan mengumpulkan uang kas ekstrakurikuler KIR.
Mengatur penggunaan keuangan sesuai dengan mata anggaran yang telah ditetapkan.
Membuat laporan penggunaan keuangan kepada Pembina setelah dikonsultasikan dengan
Ketua dan Pelatih.

6. Koordinator Divisi :
a. Mengkoordinir anggota divisi
b. Menampung ide, saran dan kritik terhadap rencana kegiatan

c.

Bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana dan program kerja divisinya

7. Anggota :
a. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan latihan rutin dan kegiatan berkala.
b. Melaksanakan kegiatan latihan rutin dan kegiatan berkala.
E.

Bentuk dan Jenis Kegiatan


Kegiatan ekstrakulikuler KIR pada prinsipnya harus tidak mengganggu kegiatan
akademik dan diharapkan menuju pada profesionalisme. Kegiatan yang dilakukan merupakan
bentuk pembinaan dan pengembangan potensi dan kemampuan siswa dalam bidang IPTEK.
Adapun yang menjadi dasar acuan dari pembuatan program kerja ekstrakulikuler KIR masa
bhakti 2012/2013 adalah Visi dan Misi SMA Negeri 1 Caringin, terutama pada poin
meningkatkan prestasi akademik dan non akademik, meningkatkan kemampuan penguasaan
IPTEK.
Adapun jenis kegiatan dari Kelompok Ilmiah remaja (KIR) SMA Negeri 1
Caringin adalah sebagai berikut:

1. Kegiatan Intern
Kegiatan yang telah deprogramkan dan direncanakan oleh Kelompok Ilmiah remaja
(KIR) SMA Negeri 1 Caringin, baik itu kegiatan yang bersifat rutin seperti latihan mingguan.
Jenis materi latihan bersifat fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana yang telah
disepakati.Selain kegiatan rutin, juga ada kegiatan berkala yang diselenggarakan dalam
tempo satu tahun dalam waktu tertentu.
a.
-

Program Kerja Organisasi


Pengenalan ekstrakulikuler KIR
Rekruitmen anggota baru
Pelantikan calon anggota ekstrakulikuler KIR SMAN 1 Caringin
Penyusunan program kerja tahunan
Pembentukan kepanitiaan kegiatan
Buka Bersama

b.
-

Program Kerja Divisi Ilmu Alam


Kegiatan P4LH
Pemisahan sampah
Daur ulang sampah
Pembuatan kompos
Pelatihan dan penulisan karya ilmiah remaja
Penelitian ilmiah
Lintas alam

c.
-

Program Kerja Divisi Ilmu Sosial


Persentasi proposal dan hasil penelitian
Debat
Melakukan observasi/ penelitian lapangan
Bakti sosial

d.
-

Program Kerja Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi


Pembuatan robotik
Pelatihan aplikasi komputer
Pembuatan film
Pembuatan desain

e.
-

Divisi Seni dan Sastra


Pembuatan majalah dinding
Pengisian rubrik majalah dinding
Jurnalistik (peliputan)
Pembuatan kerajinan tangan
Dance

2. Kegiatan Ekstern
Kegiatan ekstern yang bersifat partispan dengan mengikuti kegiatan yang bersifat undangan
yang diselenggarakan oleh Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dan Sekolah atau
Organisasi lainnya. Kegiatan tersebut meliputi persiapan dan pelatihan dan keikutsertaan
dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).

BAB III
PENUTUP
Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) merupakan salah satu bidang
ekstrakurikuler dan pengembangan diri yang ada di SMA Negeri 1 Caringin. Tujuan
dibentuknya ekstrakurikuler KIR itu sendiri adalah sebagai suatu wadah untuk menampung,
mengapresiasikan, mengembangkan dan menyalurkan segala potensi dan kemampuan yang
dimiliki oleh peserta didik sebagai usaha untuk meningkatkan kreatifitas, pengalaman, dan
disipin,
serta
daya
juangsiswadalam menguasai
dan
mengimbangi
perkembangan IPTEK untuk dapat bersaing pada era globalisasi.
Oleh karena itu, program kegiatan ekstrakurikuler KIR yang telah disusun dan
direncanakan diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan
penyusunan program kerja mendatang. Besar harapan kami agar program kerja yang telah
disusun dan direncanakan ini mendapatkan dukungan dari segi materi ataupun non materi
dari berbagai pihak sehingga program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan
baik sesuai dengan hasil yang diharapkan.
Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan petunjuk-Nya, serta selalu
memberikan kelancaran dalam setiap pelaksanaan program yang telah disusun dan
direncanakan ini sehingga dapat terlaksana serta berjalan dengan baik dan lancar serta
memberi manfaat pada kita semua..Amien.

Program Kerja Karya Ilmiah Remaja SMAN 15 Tangerang


PROGRAM KERJA EKSTRAKURIKULER
KARYA ILMIAH REMAJA (KIR)
SMA NEGERI 15 TANGERANG
TAHUN PELAJARAN 2013-2014

Badan Pengurus Harian

Ketua : M.Ricko Gunawan


Wakil ketua : Firsta Rifa
Sekertaris : Arum Melati Suci
Fina Aulia
Bendahara : Mitha Dwi Rosalina
Humas

: Kissi Marwanti
M.Fadhil Octo K

1. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan mutu pembinaan siswa sangat dirasakan perlunya pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler secara
berimbang, serasi dan proporsional agar terwujud siswa yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, cerdas, terampil, dan kreatif serta
memiliki sikap, perilaku, pola pikir, dan kepribadian yang kokoh.
Sejalan dengan pemikiran tersebut, perlu ditingkatkan intensitas pembinaan kegiatan kesiswaan melalui ekstrakurikuler sebagai aktualisasi dan
optimasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh siswa dari proses pembelajaran dalam berbagai mata pelajaran atau bidang studi.
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi media untuk membina siswa agar mempunyai kemampuan untuk meneliti adalah
ekstrakurikuler karya ilmiah remaja. Dalam ekstrakurikuler karya ilmiah remaja tersebut siswa selalu berlatih mengembangkan kompetensi diri
dengan mengadakan kegiatan penelitian, dan pengembangan berpikir ilmiah yang akhirnya dibuat suatu laporan penelitian yang disebut dengan
karya ilmiah.
Karya ilmiah mempunyai ciri khas yaitu: kebenarannya, metode kajiannya dan tata cara penulisannya bersifat keilmuan.
Bentuk, format penulisan karya ilmiah sangat beragam, namun isi kajiannya berada pada ruang lingkup pengetahuan ilmiah, langkah
mengerjakannya menggunakan metode ilmiah.
Agar kegiatan ekstrakurikuler karya ilmiah remaja dapat dilaksanakan secara tertib, rapi, menyeluruh dan professional maka perlu adanya
perencanaan atau program ekstrakurikuler karya ilmiah remaja. Dengan tersusunnya program ini diharapkan kepala sekolah, pembina OSIS,
guru pembimbing dan tenaga kependidikan lainnya, pengurus komite sekolah dan anggotanya, dan seluruh siswa lebih memahami tentang
pengertian, tujuan, jenis dan bentuk kegiatan, dan cara pengelolaan pengembangan diri melalui ekstrakurikuler karya ilmiah remaja di sekolah.

2. Landasan Hukum
1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2) Peraturan Pemerintah Republik Indonsia nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

3. Tujuan
Kegiatan ekstrakurikuler karya ilmiah remaja bertujuan agar:
1) Siswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan umum, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat
dan minat,
2) Membuat siswa maupun siswi bersifat kritis dalam menghadapi masalah
3) Siswa dapat mengaitkan antara pengetahuan yang diperoleh dalam program kurikulum dengan keadaan dan kebutuhan hidup serta

lingkungan.
4) Siswa lebih telibat dalam aktualisasi sikap-sikap ilmiah, proses-proses ilmiah dan pembuatan produk ilmiah
4. Sasaran
Sasaran program kegiatan ekstrakurikuler adalah:
1) siswa SMAN 15 TANGERANG kelas X,XI Dan XII
4. Program Kerja
Oktober : Bet Lambang KIR

November : Pembuatan Konsep Kapal uap

Desember : Pembuatan Replika Gunung Berapi

January : Penyulingan Air Dengan Bahan Sederhana

February : Percobaan Dengan Reaksi ES Kering

Maret : Pemanfaatan Kertas Bekas Untuk Kreatifitas Bubur Kertas

April : Pengujian Kadar Boraks Makanan Sederhana

Mei : Menjaga Lingkungan Dengan Menanam Pohon Dengan Lahan Yang Terbatas

Juni : Film Dokumenter Ilmiah

Juli : Percobaan Reaksi Kima Yang Membuat Api hijau

Agustus : Karya Tulis Ilmiah Dari Berbagai Sumber

September : Pembuatan Buku Tahunan KIR

5.Estimasi Dana

Oktober

Bet

@5.000

30 Unit

Rp.150.000

November

Lilin

@10.000

1 Kotak

Rp.10.000

@3.000

2 Meter

Rp.6.000

Kawat

Desember

Kardus bekas

@3.000

1 Unit

Rp.3.000

Soda Kue

@5.000

2 Unit

Rp.10.000

Cuka

@3.000

2 Botol

Rp.6.000

Januari

Februari

CO2 Padat

@5.000

1 Kg

Rp.5.000

Maret

Tepung Terigu

@8.000

1 Kg

Rp.8.000

April

Sampel Makanan

@5.000

3 Sampel

Rp.15.000

Kertas pereaksi

@7.000

1 Gulung

Rp.7.000

Kunyit

@3.000

300 gr

Gelas ukur

Rp.3.000

@36.000

1 unit

Rp.36.000

Mei

Cangkokan Pohon

@20.000

10 unit

Rp.200.000

Juni

Memori Card

@65.000

1 unit

Rp.65.000

Juli

Alkohol 70%

@30.000

2 unit

Rp.60.000

Agustus

Makalah

@30.000

September

Buku Tahunan

@125.000

5 unit

20 unit

Rp.60.000

Rp.2.500.000

Total Estimasi Dana : Rp.3.138.000,00

PROGRAM KERJA EKSTRA KULIKULER KIR

PROGRAM KERJA
EKSTRA KULIKULER KELOMPOK ILMIAH REMAJA ( KIR )
SMP N 5 MUNTOK
A.

Pendahuluan
Kegiatan ilmiah berupa penulisan, diskusi, penelitian, percobaan hingga penemuan
merupakan satu dari beberapa kegiatan yang dekat dengan aktivitas seorang pelajar. Aktivitas
tersebut selain mampu menghasilkan suatu karya, juga mampu membentuk perilaku dan cara
berpikir yang kritis serta sistematis. Mengolah ketajaman akal dalam mencari alternatif
penyelesaian suatu persoalan. Sejalan dengan itu semua, maka akan memberikan dampak
positif bagi perkembangan diri pelajar. Semua itu bisa dijadikan pertimbangan dibentuknya

suatu kelompok pelajar yang merumuskan kegiatan-kegiatannya dengan berpedoman pada


prinsip ilmiah, berproses secara ilmiah hingga menghasilkan suatu karya ilmiah. Dan
kelompok kegiatan yang dimaksud disalurkan melalui ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja
(KIR) untuk tingkat usia pelajar sekolah menengah.
KIR adalah kelompok remaja yang melakukan serangkaian kegiatan yang
menghasilkan karya
ilmiah.
KIR
merupakan
kegiatan
ekstrakurikuler
di SMP, SMA, SMK, Madrasah
Tsanawiyah, Madrasah
Aliyah,
maupun pondok
pesantren. Ekstrakurikuler ini merupakan organisasi yang sifatnya terbuka bagi para remaja
yang ingin mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan, dan teknologi pada masa kini
maupun masa yang akan datang.
SMP N 5 Muntok meresponnya dengan membentuk kelompok kegiatan
eksrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMP N 5 Muntok. Dikelola oleh siswa-siswi
semua tingkat dengan didampingi oleh seorang guru pendamping yang mengarahkan dan
membina kelompok ekstrakurikuler agar mampu berproses hingga menelurkan suatu karya
yang bermanfaat.
Daya dukung berupa kepedulian pihak sekolah, sarana prasarana, sosial
kemasyarakatan dan kondisi alam telah memberikan peluang luas agar KIR SMP N 5 Muntok
bisa berkembang dan maju.
B.

Dasar Pelaksanaan
Semua bentuk perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kerja kegiatan Karya
Ilmiah Remaja (KIR) SMP N 5 Muntok didasarkan atas visi dan misi sekolah, yakni :
Visi Sekolah:
Mewujudkan generasi Berprestasi Berpijak pada Ajaran Agama dan Budaya
Misi Sekolah:
1. Menanam nilai nilai agama melalui kegiatan Imtaq
2. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan prestasi akademik
3. Memfasilitasi kreatifitas siswa dalam bidang seni dan olahraga
4. Memotivasi siswa mngembangan potensi diri dengan mengikuti berbagai kegiatan lomba
5. Menjalin kerjasama dengan komite sekolah, masyarakat dan DUDI sebagai stake holder
untuk kemajuan sekolah
C.

Nama Kegiatan
Kelompok Ilmiah Remaja ( KIR ) SMP N 5 Muntok

D.

Tujuan Dan Target


Tujuan dibentuknya KIR SMP N 5 Muntok diantaranya adalah :
1.Mengoptimalkan peran sekolah sebagai institusi pendidikan dan pengembangan bakat,
2.Membentuk kelompok kerja yang berorientasi pada perencanaan, metode, pelaksanaan serta
karya ilmiah di SMP N 5 Muntok
3.Memberikan ruang gerak bagi siswa yang berminat dalam kegiatan ilmiah,
4.Menghasilkan suatu karya ilmiah yang bermanfaat,
5.Mengikuti kompetisi atau lomba karya ilmiah remaja.
Target dibentuknya KIR SMP N 5 Muntok diantaranya adalah :
1.Meningkatnya prestasi akademik siswa anggota KIR dalam evaluasi proses belajar
mengajar di kelas,
2.Meningkatnya daya kritis dan sistematis dalam cara berpikir siswa,

3.Terwujudnya suatu karya ilmiah yang bisa bermanfaat bagi banyak pihak,
4.Mengikuti lomba karya ilmiah seperti lomba penulisan artikel pelajar dan lain - lain
5.Mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR)
E.

Waktu dan Tempat


Kegiatan rutin program kerja KIR SMP N 5 Muntok dilaksanakan pada :
Tempat
: Ruang Belajar SMP N 5 Muntok dan sekitarnya
Hari
: Rabu
Waktu
: 13.20 14.00

F.

Tim pelaksana
Tim pelaksana KIR SMP N 5 Muntok adalah :
Penanggung jawab
: Tini Suryati, S.Pd (Kepala SMP N 5 Muntok)
Pembina
: Dwi Lestari, S.Pd
Pelaksana
: Semua Siswa yang tergabung dalam Kelompok KIR SMP N 5
Muntok

G. Bentuk Kegiatan
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh KIR SMP N 5 Muntok dibagi dalam dua bentuk,
yakni :
1.
Penelitian karya ilmiah
Pembuatan proposal

Pembuatan karya penelitian

.Penelitian ilmiah untuk lomba


2.
Penulisan karya ilmiah

Pembuatan laporan hasil penelitian

H.

I.

Pembuatan Karya KIR

Penulisan karya ilmiah untuk lomba

Program latihan
1. Pengertian KIR.
2. Ciri-ciri tulisan ilmiah.
3. Bentuk-bentuk tulisan ilmiah.
4. Jenis-jenis penelitian.
5. Memilih permasalahan.
6. Kerangka karyatulis Ilmiah.
7. Penjelasan tentang bagian awal Karya Ilmiah.
8. Penjelasan tentang inti karya ilmiah.
9. Cara memperoleh data Penelitian.
10. Membuat contoh tabel data hasil pengamatan.
11. Analisis data pengamatan.
12. Penjelasan tentang bagian akhir Karya Ilmiah.
13. Mengadakan latihan eksperimen sederhana..
14. Menyusun laporan hasil eksperimen.
15. Mendata permasalahan yang diajukan siswa.
16. Pemilihan permasalahan eksperimen.
Pendanaan

Seluruh Pendanaan KIR SMP N 5 Muntok, didanai oleh


a. Iuran Anggota KIR
b. Subsidi Sekolah
J.

Penutup
Demikian rencana pelaksanaan program ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR)
SMP Negeri 5 Muntok ini dibuat. Atas perhatian dan dukungannya kami ucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya.
Muntok,
Mengetahui
Kepala Sekolah

Pembina KIR

Tini Suryati, S.Pd


NIP 197110101999032004

Dwi Lestari, S.Pd


198804262011012005