Anda di halaman 1dari 3

BAB VIII

PENUTUP
8.1

Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengumpulan data, pengamatan dan wawancara
dengan pihak-pihak yang terlibat selama kegiatan kerja praktik, maka dapat
disimpulkan sebagai berikut:

Gedung Infomedia Buah Batu ini merupakan bangunan yang digunakan


sebagai perkantoran dan dapat digunakan untuk anak perusahaan Telkom
Group serta sebagian tempatnya disewakan untuk perusahaan-perusahaan

lain. Bangunan ini di bangun di jalan terusan buah batu nomor 33.
Sistem struktur proyek Rancang Bangun Gedung Infomedia Buah Batu
dirancang dengan menggunakan struktur beton bertulang. Proyek ini juga
memakai penggunaan shear wall untuk memikul gaya aksial dan momen

lentur terbesar.
Teknik pelaksanaan dalam proyek ini dinilai penulis sangat baik karena
sesuai dengan peraturannya dan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan
mutu bahan dan kualitas hasil. Seperti selalu mengukur dan menentukan
penempatan kolom, shear wall, balok, dinding struktur dan plat lantai
dengan benar, tetap menentukan stop cor yang benar, tinggi jatuh beton

yang sesuai, pengecekkan sebelum dilakukan pengecoran.


Struktur organisasi dalam suatu kegiatan itu penting, karena dengan
adanya struktur organisasi kita bisa mengetahui tugas-tugas tiap masingmasing karyawan atau perkerja di dalam suatu proyek tersebut. Sehingga
proyek yang dikerjakan akan tepat pada mutu, biaya dan waktu yang

ditentukan pada kontrak.


Komunikasi adalah hal yang penting dalam bekerja sama dengan orang
lain untuk berkoordinasi. Apabila ada salah dalam penyampaian maka
akan berakibat fatal. Sehingga komunikasi yang baik sangat perlu

diperhatikan.
Dalam suatu kegiatan pembagian tugas yang tepat itu sangat penting untuk
menunjang kinerja para pekerja

VIII-1

Pemahaman mengenai metode pelaksanaan dan penggambaran haruslah


yang sangat jelas atau mudah dimengerti oleh mereka para pekerja. Karena
hal itu sangat penting dalam mereka melakukan suatu kegiatan, agar

kegiatan yang mereka lakukan sesuai dengan yang telah ditentukan


Pengawasan dilapangan itu sangat penting, walaupun kegiatan dikerjaan
oleh orang yang ahli dibidangnya akan tetapi tetap perlu adanya
pengawasan yang ketat pada setiap kegiatan. Dikarenakan kita dapat
mengantisipasi adanya human error, ataupun kejadian yang tidak sengaja
dan tidak terduga. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas, mutu, serta
hasil yang diinginkan.

Pengendalian mutu bahan terlaksana dengan baik karena mampu


memenuhi persyaratan spesifikasi masing-masing bahan.

Pengendalian mutu peralatan masih kurang karena masing sering terjadi


kerusakan alat karena perawatan yang kurang.

Pelaksanaan K3 di lapangan masih kurang. Hal ini bisa dilihat dari masih
banyaknya pekerja yang tidak menggunakan APD (alat pelindung diri).

8.2

Saran
Dari berbagai kesimpulan yang di dapatkan dari kerja praktek ini, muncul
beberapa saran yang mungkin bermanfaat bagi pihak-pihak yang bersangkutan.
Sekedar buah pikiran yang bisa menjadi bahan pertimbangan buat semuanya.
Berikut beberapa saran yang telah terangkum:

Sebelum melaksanakan kerja praktek, alangkah lebih baik kita merangkum


atau membuat catatan mengenai semua hal. Mulai dari persiapan
pertanyaan-pertanyaan yang akan kita tanyakan, sistematika kita dalam
suatu pengamatan, sampai bahan apa saja yang kita perlukan untuk

diajukan kepada pihak terkait


Kita harus akif bertanya dan jangan pernah malu kalau tidak mengerti
sesuatu kegiatan yang ada disana. Karena dengan kita bertanya, itu terjalin
suatu hubungan komunikasi antara dua belah pihak yang mana dari itu kita
dapat mendapatkan banyak manfaat didalamnya

VIII-2

Koordinasi antar bagian teknik, kepala lapangan dan pelaksana perlu


ditingkatkan. Agar tidak terjadi kesalahan pelaksanaan.

Perawatan peralatan sebaiknya lebih diperhatikan agar tidak sering


mengalami kerusakan.

Dibutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik antara semua pihak


yang berkaitan, sehingga apabila terjadi permasalahan dapat segera dicari
solusinya.

Keselamatan dan kesehatan tenaga kerja perlu lebih diperhatikan dan


ditingkatkan karena tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat
menentukan terwujudnya suatu proyek.

Pemilihan tenaga kerja dalam proyek ini sebaiknya diutamakan yang telah
memiki pengalaman sehingga menghasilkan kualitas kerja yang lebih
maksimal.

Pada pelaksanaan pekerjaan atau metode pelaksanaan harus sesuai


standard agar pekerjaan yang dikerjakan dapat sesuai dengan harapan yaitu

tepat mutu, waktu, dan biaya.


Jangan terlalu memaksakan tenaga para pekerja tetapi dengan menambah
personil

untuk

mengerjakan

pekerjaan

yang

sekiranya

memang

membutuhkan penambahan personil bukan menguras habis tenaga pekerja.

VIII-3