Anda di halaman 1dari 3

DPD PUI Kabupaten Bogor Mendukung Kabupaten Bogor

Menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia


DPD PUI Kabupaten Bogor Menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah
Tahun 2016 di Hotel Bahtera Puncak Bogor

DPD PUI Kabupaten Bogor kembali mengokohkan dirinya sebagai


organisasi Islam yang memiliki manhaj washatiyyah (moderat), serta
bercita-cita

mendukung

dan

berkontribusi

nyata

bagi kemajuan

Kabupaten Bogor untuk menjadi kabupaten termaju di Indonesia. Hal


ini

terungkap

dalam

dari

Rapat

Kerja

Daerah

(Rakerda)

yang

dilaksanakan pada 02 Juni 2016 di Hotel Bahtera Cipayung Puncak


Bogor. Tema utama yang diusung dalam Rakerda ini adalah Akselerasi
PUI Menuju Islam Washatiyyah untuk mewujudkan Kabupaten Bogor
Menjadi Kabupaten Termaju
Rakerda yang dihadiri oleh Pengurus PUI Kab. Bogor, Pengurus Cabang
PUI se- Kab. Bogor dan Jamaah PUI yang berjumlah mencapai 800
orang, serta para tokoh masyarakat, MUI dan umaro termasuk dari
apparat Desa, Muspika Lewiliang, Camat Leuwiliang, Polsek Koramil,
Kepala UPT Pendidikan IV Leuwiliang juga hadir. Acara tersebut juga
dihadiri Pengurus Pusat PUI yang diwakili Sekretaris Umum Ust. Iman
Budiman, S.Th.I dan Ketua DPW PUI Jawa Barat KH. DR. Engkos Kosasih,
Lc, M. Ag. Tamu kehormatan yang hadir dalam Rakerda ini adalah
Ketua Umum PUI Pusat KH. Nazar Haris yang memberikan motivasi
mengenai organisasi.
Ketua DPD PUI Kabupaten Bogor Ust. Ir. Samsi Akbar Aflah menyatakan
dalam sambutannya bahwa Lembaga Diniyah yang ada di Kab. Bogor,
khususnya yang di bawah naungan PUI

pada dasarnya

telah

menyelenggarakan pelayanan Pendidikan Agama Islam bagi siswa

sekolah umum, dari tingkat SD sampai ke tingkat SLTA sejak zaman


sebelum

kemerdekaan,

Sebagaimana diketahui

dan

berlangsung

sampai

sekarang.

bahwa di sekolah-sekolah umum itu sangat

kurang jam pelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam,


artinya Madrasaha Diniyah adalah solusinya. Samsi melanjutkan PUI
sangat siap untuk melaksanakan Pendidikan Diniyah tersebut, baik
secara lembaga maupun tenaga kependidikanya dan memang sudah
berjalan dari dulu, walaupun dengan gaji sajuta (sabar, jujur dan
tawakal). Sayangnya Dinas Pendidikan belum mendukung sepenuhnya
untuk mewajibkan siswa-siswa di tingkat SD, SLTP maupun SLTA untuk
belajar di sekolah-sekolah Diniyah. Ini dibuktikan dengan belum
dijadikannya Ijazah Diniyah sebagai

salah satu persyaratan dalam

penerimaan siswa baru.


Rakerda tahun 2016 merekomendasikan beberapa langkah strategis
yang segera direalisasikan pada tahun ini. Di antara kesepakatan yang
diterima oleh seluruh peserta adalah pendirian perguruan tinggi PUI di
Kabupaten Bogor, pendirian Lembaga Amil Zakat dan Koperasi Jasa
Keuangan Syariah PUI Kab. Bogor serta peningkatan kesejahteraan
guru dan santri Madrasah Diniyyah. Selain itu disepakati pula program
kerja yang akan dilaksanakan pada bulan Juni yaitu Pelatihan
Kompetensi guru serta pada bulan Agustus 2016 Multaqa Ulama
(Pertemuan

Ulama)

Kabupaten

Bogor

yang

insya

Allah

akan

dilaksanakan di Puncak Bogor.


Sementara pada Sabtu, 28 Mei 2016 bertempat di Yayasan Al-Intisab
Kp. Kandang Sapi RT 02/01 Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, DPD
PUI Kabupaten Bogor juga melaksanakan rangkaian kegiatan Tarhib
Ramadhan dengan mewisuda santri-santri Diniyah serta santunan bagi
anak yatim di wilayah Kabupaten Bogor. Acara yang dihadiri oleh
berbagai elemen masyarakat dari mulai para pejabat di Kabupaten

Bogor, Camat Leuwiliang dan masyarakat berbaur dalam kegembiraan


menyambut bulan suci Ramadhan yang segera tiba.