Anda di halaman 1dari 8

MEKANISME PENGADUAN MASYARAKAT DAN

SANGGAH BANDING
DISAMPAIKAN PADA
ACARA DISKUSI PERANAN APIP DAN SOASIALISASI PELATIHAN
WHISTLEBLOWER SYSTEM DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA

Bali, 13 November 2013


INSPEKTORAT JENDERAL
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

DASAR HUKUM
Pengaduan Masyarakat
1. Peraturan Menteri PU Nomor: 323/PRT/M/2005 tentang
Tata Cara Penanganan Masukan Dari Masyarakat Di
Lingkungan Departemen Pekerjaan Umum
2. Pasal 117 (Bagian Ketiga) Pengaduan PerPres No. 54
Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa
Sanggah Banding
1. Pasal 82 PerPres Nomor: 70 Tahun 2012 tentang
Perubahan Kedua Atas PerPres Nomor: 54 Tahun
2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa
2. Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah Nomor 14 Tahun 2012

MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT


SESUAI PERMEN PU NO. 323/PRT/M/2005
Sumber
Pengaduan
1. Surat, Kotak Pos
5000/5100
2. Situs Saran/
Pengaduan PU
Net
3. E-mail, SMS
4. Telepon
5. Media Masa
6. Ybs datang
langsung
Masukan Pengaduan
Masyarakat disertai:
nama, alamat,
fotokopi KTP, dan
uraian kejadian

Sumbangan
pikiran gagasan,
serta saran yang
bersifat
membangun
1. Kinerja
Pelayanan
2. Dugaan TPU
3. Dugaan
TPK/KKN
4. Masalah
berpotensi
menimbulkan
kerawanan
5. Penyimpangan
menimbulkan
KN

Es-1

Masukan
Satminkal
Es-1
MENTERI

Irjen

Para
Es-1

LAP
LIT
WAL
SE
BA
GAI

Bahan
Audit
Rutin

Audit
Khusus

Kepada Menteri
cc. Sekjen

TAHAPAN PENELITIAN AWAL DAN PENGADUAN


MASYARAKAT (SE Irjen No. 04/SE/IJ/2008)
MASYARAKAT
TEMUAN LITWAL

IRJEN
Obyek Litwal
1.
2.
3.
4.

Kinerja Pelayanan
Dugaan TPU
Dugaan TPK/KKN
Masalah berpotensi
menimbulkan
kerawanan
5. Penyimpangan
menim bulkan KN

LITWAL

1. Dicermati sumber
pengirim (alamat,
no. telp, dll)
2. Isi masukan
3. Terlapor yang
diduga melakukan
4. Pihak yang diduga
terkait
5. Tempat dan waktu

1.Indikasi penyimpangan
kuat, dilanjutkan ke
Audit Khusus
2.Tidak ditemukan
indikasi kuat, sebagai
Waskat Satminkal &
digunakan Itjen utk
Audit Rutin
3.Cukup bukti secara
kualitatif (relevan,
absah, dan handal),
cukup dikonfirmasi ke
Es-1

PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT 2013


PENANGANAN
NO

1.

URAIAN

Pengaduan

JUMLAH

LITWAL

KHUSUS

LAP
SELESAI

LAP BLM
SELESAI

LAP
SELESAI

LAP BLM
SELESAI

105

KET

Catatan:
Jumlah pengaduan 105 surat; dari 105 surat yang memenuhi kriteria dan bukti cukup untuk
dilakukan Litwal 14 surat dan audit khusus 6 surat, sedangkan sisanya 85 surat tidak cukup
untuk dilakukan Litwal ataupun Audit Khusus
Laporan Litwal dan Riksus yang telah selesai 10 LHA, dan rekomendasi yang terkait dengan
PBC ditindaklanjuti oleh Es-1 terkait, sedangkan Itjen melakukan tindakan terhadap
personil/PNS yang melakukan kesalahan/penyimpangan.
Contoh:
Pengaduan menginformasikan pelelangan tidak sesuai PerPres No. 54 Tahun 2010 maupun
PerPres No. 70 Tahun 2012, namun data yang disampaikan berupa hasil down load tayangan
PU-net yang ditambahi kata-kata versi pengadu dan cukup diteruskan ke Satminkal terkait

MEKANISME PENANGANAN SANGGAHAN


BANDING
1. Sanggah Banding disampaikan kepada Menteri atau kepada
pejabat yang menerima penugasan untuk menjawab
Sanggahan Banding paling lambat 5 HK untuk pelelangan
umum/seleksi umum/pelelangan terbatas.
2. Paling lama 3 HK untuk pelelangan serderhana/seleksi
sederhana pemilihan langsung setelah diterimanya jawaban
sanggahan.
Pasal 82 ayat (1) PerPres No 70/2012

TATACARA PENANGANAN SANGGAHAN BANDING


PENYEDIA JASA
MENTERI

BP
KONSTRUKSI

Memenuhi Pasal
82 Ayat 1 PerPres
No. 70/2012
Sanggahan
Banding diproses
(bila tidak
memenuhi, tidak
diproses)

JAWABAN
SANGGAHAN BANDING
OLEH MENTERI
KEPADA PENYEDIA
JASA
Tim Sanggah Banding
melakukan pembahasan
dengan melibatkan
Satminkal Es-1 terkait
dan Itjen; Pembahasan
berkali-kali sebelum
keputusan sesuai
PerPres dan dok. lelang