Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS UMBLHARJO I
Jl.Veteran no 43 Yogyakarta Kode Pos 55141 Telp.(0274) 419704 Fax.(0274)
419704
EMAIL :puskuh1@jogjakota.go.id / pusk_uh1j@yahoo.com
HOT LINE EMAIL : upik@jogjakota.go.id
WEBSITE : www.jogjakota.go.id

KAK
PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
PUSKESMAS UMBULHARJO I

I.

PENDAHULUAN
Pelayanan yang berkualitas merupakan cerminan dari sebuah proses yang
berkesinambungan dengan berorientasi pada hasil yang memuaskan. Dalam
perkembangan masyarakat yang semakin kritis, mutu pelayanan Puskesmas tidak
hanya disorot dari aspek klinis medisnya saja namun juga dari aspek keselamatan
pasien dan aspek pemberian pelayanannya, karena muara dari pelayanan Puskesmas
adalah pelayanan jasa.
Peningkatan mutu adalah program yang disusun secara objektif dan sistematik
untuk memantau dan menilai mutu serta kewajaran asuhan terhadap pasien,
menggunakan peluang untuk meningkatkan asuhan pasien dan memecahkan masalahmasalah yang terungkap (Jacobalis S, 1989).

II.

LATAR BELAKANG
Puskesmas adalah suatu institusi pelayanan kesehatan yang kompleks.
Kompleksitas ini muncul karena pelayanan di Puskesmas menyangkut berbagai fungsi
pelayanan, pendidikan, dan penelitian, serta mencakup berbagai tindakan maupun
jenis disiplin. Agar Puskesmas harus memiliki sumber daya manusia yang profesional
baik di bidang teknis medis maupun administrasi kesehatan. Untuk menjaga dan
meningkatkan mutu, Puskesmas harus mempunyai suatu ukuran yang menjamin
peningkatan mutu dan keselamatan pasien di semua tingkatan.
Pengukuran mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas sudah diawali dengan
penilaian akreditasi Puskesmas yang mengukur dan memecahkan masalah pada
tingkat input dan proses. Pada kegiatan ini Puskesmas harus melakukan berbagai
standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Puskesmas dipicu untuk dapat menilai diri
(self assesment) dan memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang telah
ditetapkan. Sebagai kelanjutan untuk mengukur hasil kerjanya perlu ada alat ukur
yang lain, yaitu instrumen mutu pelayanan Puskesmas yang menilai dan memecahkan
masalah pada hasil (output). Tanpa mengukur hasil kinerja Puskesmas tidak dapat
diketahui apakah input dan proses yang baik telah menghasilkan output yang baik

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA


DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS UMBLHARJO I
Jl.Veteran no 43 Yogyakarta Kode Pos 55141 Telp.(0274) 419704 Fax.(0274)
419704
EMAIL :puskuh1@jogjakota.go.id / pusk_uh1j@yahoo.com
HOT LINE EMAIL : upik@jogjakota.go.id
WEBSITE : www.jogjakota.go.id

pula. Indikator Puskesmas disusun bertujuan mengukur kinerja Puskesmas serta nyata
sesuai standar yang ditetapkan.

III.

TUJUAN
a. Tujuan Umum :
Mendorong pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada pasien yang memenuhi standar
pelayanan, keselamatan pasien dan memberikan kepuasan pada pasien.
b. Tujuan Khusus :
1) Memastikan bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan standar pelayanan
medis dan keperawatan
2) Menjamin pemberian pelayanan sesuai dengan standar pelayanan medik,
keselamatan pasien dan dilaksanakan secara terpadu sesuai dengan kebutuhan
pasien
3) Mengupayakan peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui
peningkatan kemampuan pemberian pelayanan kesehatan
4) Tersusunnya sistem monitoring Puskesmas Umbulharjo I melalui indikator
mutu pelayanan Puskesmas

IV.

KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan Tim Peningkatan Mutu Puskemas Umbulharjo I dilakukan melalui
Pemantauan dan Peningkatan Indikator Klinis dan Keselamatan Pasien.
a. Pemantauan Indikator Klinis
Pemantauan indikator klinis adalah kegiatan pencatatan output suatu
pelayanan. Metode pengukuran ini lebih mencerminkan mutu hasil pelayanan.
Indikator klinis yang dipantau untuk menilai mutu pelayanan antara lain :
1) Asesment terhadap area klinik
2) Pelayanan laboratorium
3) Prosedur tindakan
4) Penggunaan antibiotika dan obat lainnya
5) Kesalahan medis (medication error) dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC)
6) Anestesi dan penggunaan sedasi
7) Penggunaan darah dan produk darah

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA


DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS UMBLHARJO I
Jl.Veteran no 43 Yogyakarta Kode Pos 55141 Telp.(0274) 419704 Fax.(0274)
419704
EMAIL :puskuh1@jogjakota.go.id / pusk_uh1j@yahoo.com
HOT LINE EMAIL : upik@jogjakota.go.id
WEBSITE : www.jogjakota.go.id

8) Ketersediaan, isi dan penggunaan catatan medis


9) Pencegahan dan kontrol infeksi, surveilans dan pelaporan
10) Riset klinik

V.

CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1.
2.
3.
4.

VI.

SASARAN
-

VII.

Workshop penyusunan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien


Pelatihan penyusunan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Pendampingan penyusunan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Biaya :

Semua pegawai Puskesmas


Semua area di Puskesmas

JADWAL PELAKSANAAN
Workshop
: 25 Maret 2015
Pelatihan
: 31 Maret 2015
Pendampingan : Maret 2015 Desember 2015

VIII.

EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Pelaporan dan Evaluasi indikator Klinis dan keselamatan pasien adalah untuk menilai

indikator klinis dan keselamatan pasien sehingga mutu pelayanan dapat meningkat. Dalam
pelaksanaannya agar data tercatat dengan baik maka setiap ruang disediakan formulir, antara
lain:
Jenis Formulir
Lembar Pengumpulan Data

Kegunaan
Pelaksana
Dokumen data indikator Ruang rawat inap

Formulir

klinik
Formulir sensus harian

Laboratorium, Apotik, KIA,


Kamar Bersalin, BPU, BPG

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA


DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS UMBLHARJO I
Jl.Veteran no 43 Yogyakarta Kode Pos 55141 Telp.(0274) 419704 Fax.(0274)
419704
EMAIL :puskuh1@jogjakota.go.id / pusk_uh1j@yahoo.com
HOT LINE EMAIL : upik@jogjakota.go.id
WEBSITE : www.jogjakota.go.id

1) Petugas pencatat adalah penanggung jawab pada unit pelayanan yang sudah ditunjuk
2) Pada akhir bulan penanggung jawab pada unit menyerahkan hasil Formulir Sensus
Harian kepada Kepala Bagian Unit yang kemudian diteruskan ke Tim Indikator Klinis
3) Data dikumpulkan dan direkapitulasi oleh Tim Indikator Klinis
4) Hasil rekapitulasi kemudian dilaporkan kepada Tim Peningkatan Mutu Puskesmas
5) Tim Peningkatan Mutu Puskesmas membuat analisa memberikan rekomendasirekomendasi. Selanjutnya melaporkan hasil rekapitulasi tersebut berikut analisanya
kepada Kepala Puskesmas
6) Agar data pada laporan tersebut dapat lebih mudah dibaca serta dapat melihat
kecenderungannya dari tingkat mutu yang diukur, maka dibuat dalam bentuk tabel
dan grafik.