Anda di halaman 1dari 10

BAB IV

KONDISI SOSIAL EKONOMI DAERAH IRIGASI SESAOT


Kegiatan studi agrososek pada pekerjaan Studi Kinerja Daerah Irigasi Sesaot
Kabupaten Lombok Barat dilakukan pada daerah irigasi Sesaot. Lebih detailnya kondisi
agrososek disajikan dibawah ini:

4.1

KONDISI PENDUDUK
Kecamatan Narmada merupakan salah satu dari sepuluh Kecamatan yang ada di

Kabupaten Lombok Barat. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Lembar
di Sebelah Utara, Kabupaten Lombok Tengah di sebelah Timur, lautan Indonesia di sebelah
Selatan serta Selat Lombok di sebelah Barat. Penduduk Kecamatan Narmada paling
banyak terkonsentrasi di Desa Tanaq Beaq yaitu sekitar 12.93% dan penduduk paling sedikit
terdapat di Desa Mekar Sari sekitar 1.46% dari total penduduk Kecamatan Narmada. Angka
Kepadatan penduduk tertinggi di Desa Nyur Lembang yaitu 5.461 jiwa untuk tiap km2-nya,
sedangkan yang terendah berada di Desa Sesaot dengan 87 jiwa untuk 1 km 2-nya.
Gambaran penduduk dan tingkat kepadatannya disajikan pada tabel berikut ini :
Tabel 4.1a Jumlah Penduduk dan Kepadatannya
No

Desa

1
2
3
4
5
6
7
8

Sembung
Badrain
Batu Kuta
Krama Jaya
Tanaq Beaq
Peresak
Keru
Sedau
Lebah
Sempage
Sesaot
Suranadi
Selat
Nyur Lembang
Lembuak
Dasan Tereng
Gerimax Indah
Narmada
Golong
Pakuan
Buwun Sejati
Mekar Sari
Jumlah

9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

Luas
Area
(Km2)
1.64
1.59
1.63
1.01
3.21
2.94
2.39
8.44
4.94
37.03
9.54
5.46
1.83
1.20
1.12
3.23
2.10
3.75
4.93
14.14
0.65
113

Laki-laki

Perempua
n

Jumlah

Kepadatan
(Km2)

1630
1835
1669
2340
5716
1344
2112
3200

1724
1945
1770
2464
6053
1416
2229
3388

3354
3780
3439
4804
11769
2760
4341
6588

2045
2377
2110
4756
3666
939
1816
781

2298
1576
2909
1579
4862
1569
1370
1996
1263
1087
1964
1302
645
44266

2426
1662
3081
1664
5132
1661
1442
2111
1325
1153
2074
1374
681
46775

4724
3238
5990
3243
9994
3230
2812
4107
2588
2240
4038
2676
1326
91041

956
87
628
594
5461
2692
2511
1272
1232
597
819
189
2040
37569

Sumber : BPS Kabupaten Lombok Barat (Kecamatan Narmada Dalam Angka, 2014)

Mata Pencaharian penduduk Kecamatan Narmada umumnya bervariasi di berbagai


bidang usaha, mulai dari bidang pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri, dan lain lain.
Selain pekerjaan, pendidikan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, sehingga upaya
mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan

merupakan bagian dari usaha

meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu pembangunan tidak hanya mengandalkan


sumber daya alam yang jumlahnya terbatas. Peningkatan pendidikan penduduk merupakan
modal penggerak pembangunan. Jumlah sekolah di Kecamatan Narmada Menurut Tingkat
Tingkat Pendidikan dan Desa disajikan pada table berikut ini :
Tabel 4.1.b Jumlah sekolah di Kecamatan Narmada Menurut Tingkat Tingkat
Pendidikan dan Desa

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

Desa
Sembung
Badrain
Batu Kuta
Krama Jaya
Tanaq Beaq
Peresak
Keru
Sedau
Lebah
Sempage
Sesaot
Suranadi
Selat
Nyur Lembang
Lembuak
Dasan Tereng
Gerimax Indah
Narmada
Golong
Pakuan
Buwun Sejati
Mekar Sari
Jumlah

SD

SLTP

SMU

Pergurua
n Tinggi

1
2
1
2
2
3
2
3

1
-

3
2
4
2
1
4
2
2
3
3
2
2
1
47

1
1
1
1
1
7

2
1
4

Sumber : BPS Kabupaten Lombok Barat

Tabel 4.1.b Jumlah sekolah Swasta di Kecamatan Narmada Menurut Tingkat Tingkat
Pendidikan dan Desa

N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
0
1
1
1
2
1
3
1
4
1
5
1
6
1
7
1
8
1
9
2
0
2
1

TK

Ibtida'ya
h

Tsanawiy
ah

Aliyah

Pergurua
n Tinggi

1
1
1
1
1

1
1
1
2
2

1
1
1
1
1

1
1
-

Sesaot

Suranadi

Narmada

Golong

Pakuan

Buwun Sejati

18

13

11

Desa
Sembung
Badrain
Batu Kuta
Krama Jaya
Tanaq Beaq
Peresak
Keru
Sedau
Lebah
Sempage

Selat
Nyur
Lembang
Lembuak
Dasan Tereng
Gerimax
Indah

Mekar Sari
Jumlah

Sumber : BPS Kabupaten Lombok Barat

a. Jumlah Anggota Rumah Tangga


Jumlah anggota Rumah Tangga di Kecamatan Narmada berkisar
antara 3 4 orang dengan rata-rata jumlah anggota sebesar 4 orang. Jika jumlah
anggota keluarga dikategorikan, yaitu kecil (<5 orang); sedang (5-6 orang) dan besar

(> 6 orang), maka Rumah Tangga di Kecamatan Narmada dikategorikan Rumah


Tangga kecil.
Besar keluarga sangat penting dilihat dari terbatasnya bahan pangan dan
pendapatan. Besar keluarga akan mempengaruhi distribusi konsumsi pangan dalam
keluarga

dan

pemenuhan

kebutuhan

lainnya.

Jumlah

anggota

Rumah

Tangga/keluarga yang sedikit akan lebih mudah meningkatkan kesejahteraan,


pemenuhan

kebutuhan

pangan

dan

sandang

serta

upaya

meningkatkan

pendidikannya lebih tinggi.


Dari segi jumlah anggota keluarga/ Rumah Tangga di wilayah studi ini, yang
sebagian terbesar tergolong Rumah Tangga kecil (memiliki anggota keluarga 4
orang) maka upaya pemenuhan kebutuhan segenap anggota keluarga dan
peningkatan kesejahteraannya relatif mudah. Namun demikian, di sisi lain
tersedianya kesempatan/ peluang kerja serta kondisi sumberdaya alam yang
mendukung kegiatan ekonomi mereka merupakan faktor lain yang juga tidak kalah
pentingnya yang dapat memberikan jaminan kepada keluarga/Rumah Tangga untuk
memperoleh pendapatan/ penghasilan, yang mutlak dibutuhkan untuk memperkuat
kemampuan daya beli Rumah Tangga/keluarga terhadap segenap kebutuhan
mereka terutama kebutuhan pokok pangan.

b. Sebaran Usia Penduduk


Sebagian besar penduduk Kecamatan Narmada berkisar antara 20 39
tahun, yaitu sekitar 34 %. Sebaran penduduk Kelurahan Ampenan Selatan untuk
berbagai kelompok umur dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 4.1.1a Sebaran Usia Penduduk Kecamatan Narmada
Kelompok Umur (th)
0 - 14
15 - 19
20 - 39
40 - 49
50 - 64
> 64
Jumlah
Sumber: BPS Prop. NTB, diolah

Sebaran Penduduk
Jumlah Penduduk
(%)
27289
9181
31341
10450
8858
3921
91040

29.97
10.08
34.43
11.48
9.73
4.31
100.00

Berdasarkan usia produktif atau tenaga kerja, maka penduduk Kecamatan


Narmada yang termasuk dalam usia produktif berjumlah 59.831 jiwa atau sekitar
65.72% dari total jumlah penduduk Kecamatan Narmada. Sejumlah 31.209 jiwa atau
sekitar 34.28% sisanya tidak produktif. Usia produktif atau tenaga kerja adalah orang
yang berusia 15 64 tahun.

c. Tingkat Pendidikan Penduduk


Keragaman pendidikan penduduk menunjukkan sebagian besar penduduk
mengenyam pendidikan di tingkat SD yaitu sejumlah 10.280 jiwa atau sekitar
52,71%.
Keragaman pendidikan ini memberikan indikasi bahwa kualitas sumberdaya
manusia (SDM) relatif cukup baik, terutama jika dilihat peningkatan kuantitas
pendidikan dari tahun ke tahun. Tingkat pendidikan ini merupakan aset yang cukup
besar bagi daerah dalam melaksanakan pembangunan, dalam artian akan relatif lebih
mudah untuk menggerakkan potensi yang dimiliki penduduk dalam kegiatan
pembangunan melalui partisipasi dan kesadarannya yang mendukung kegiatan
pembangunan dan kelestarian hasil pembangunan yang ada, khususnya yang berupa
sarana dan prasarana umum milik bersama.
Penduduk berdasarkan tingkat pendidikannya disajikan pada table berikut ini :
Tabel 4.1.1b Penduduk menurut tingkat pendidikan formal
Tingkat Pendidikan

Penduduk
Jumlah

(%)

Tidak Sekolah / belum tamat SD


SD
SLTP
SLTA
Madrasah Ibtidaiyah
Madrasah Tsanawiyah
Madrasah Aliyah

477
10280
2460
1434
1555
1807
1490

2.45
52.71
12.61
7.35
7.97
9.27
7.64

Jumlah

19503

100

Sumber: BPS Prop. NTB, diolah

4.2
4.1.1

KONDISI SOSIAL EKONOMI

Mata Pencaharian Penduduk


Semua penduduk di daerah studi memiliki pekerjaan yang dapat dikategorikan rutin
dengan pendapatan yang cukup bagi keluarganya. Mata Pencaharian terbanyak

di

Kecamatan Narmada adalah di bidang pertanian dengan persentase 33,23%. Selanjutnya


jenis pekerjaan yang terbanyak setelah pertanian adalah bergerak di bidang perdagangan,
hotel dan restoran sebanyak 20,08%. Penduduk berdasarkan mata pencahariannya dapat
dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 4.2a Penduduk Menurut Mata Pencaharian
NO

BIDANG USAHA

JUMLAH
PENDUDUK

N
O

Pertanian

Pertambangan dan Penggalian

Industri Pengolahan

Keuangan, Persewaan dan Jasa

PDRB
atas
JUML
dasar
4
Listrik, gas & air minum
AH
Harga
5
Bangunan
BIDANG
USAHA
PEND
Berlaku
6
Perdagangan, Hotel
dan Restoran
UDUK
Menurut
Lapanga
1
n Usaha
7
Pengangkutan dan Komunikasi

10

Pertanian

30253

1 Perusahaan

Jasa - jasa

30253

2091182
67.01

11444
7459121
3.43
91041

6912.33
100

2465.59

3714

2570269
1.15

1125113
0.69

6919.61

3029.00

Jumlah

Pertambangan dan
Penggalian

33.23 Pendapat
Pendapat
PDRB
an
3714
an4.08
atas
Perkapita
2322 Perkapita
2.55
dasar
atas
atas
774
0.85
Harga
dasar
dasar
11335
12.45
Konstan
Harga
Harga
2000
Konstan
18281
20.08
Berlaku
Menurut
2000
Menurut
2
3
Lapanga
Menurut
7083 Lapangan
7.78 Lapangan
n Usaha
Usaha
Usaha
5836
6.41
5

6
12,57

Industri Pengolahan

2322

1604438
3.61

9920441
.72

6911.08

4273.21

Listrik, gas & air minum

774

5337575
.16

2084074
.97

6897.44

2693.13

Bangunan

11335

7834028
3.36

3374018
8.59

6911.60

2976.74

Perdagangan, Hotel dan


Restoran

18281

1263828
83.10

5499983
7.96

6913.33

3008.57

Pengangkutan dan
Komunikasi

7083

4895276
9.74

2244051
1.22

6911.31

3168.23

Keuangan, Persewaan dan


Jasa Perusahaan

5836

4031001
9.01

1759567
1.04

6907.45

3015.16

11444

7908312
9.61

2802121
4.35

6910.53

2448.58

6292720
02

2546442
84

62195

27078

1
0

Jasa - jasa
Jumlah

91041

Sumber : BPS Prop. NTB diolah


Tabel 4.2b PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha
Sumber : BPS Prop. NTB diolah, Tahun 2012

4.1.2

Tingkat Kesejahteraan Keluarga


Sebagian besar tingkat kesejahteraan keluarga di kecamatan Narmada diambil
berdasarkan jumlah penduduk terbesar di Kelurahan Tanak Beaq adalah Keluarga Sejahtera
(KS) III plus, yaitu 25,32%. Pra KS diurutan kedua dengan 9,29%, sedangkan KS II sebesar
7,01% dan KS III sebesar 4,45%. Di daerah ini masih terdapat 4,38% yang termasuk Keluarga
Sejahtera (KS) I.
Berdasarkan data tingkat kesejahteraan keluarga tersebut di atas, masih banyak
masyarakat di daerah ini yang masih dalam tingkatan yang cukup memprihatinkan (tingkat KS I
dan tingkat KS III). Dengan kondisi seperti ini berarti sangat sulit mengharapkan keluargakeluarga ini untuk dapat memberikan peranannya yang optimal guna mendukung
pembangunan, karena mereka baru sebatas mempunyai kemampuan dan kepedulian untuk
memenuhi kebutuhan fisik minimal seperti aspek pangan, sandang, papan dan kesehatan.
Tabel 4.2c Tingkat Kesejahteraan Keluarga

N
o

Desa

Pra
KS

KS I

KS II

KS
III

KS
III

% KS
III

Plus

Pra
KS

KS I

KS
II

KS
III

Plus

10

11

Sembung

230

849

11

57

5.04

6.18

0.15

1.44

0.00

Badrain

306

998

22

6.70

7.27

0.30

0.05

0.00

Batu Kuta

187

457

291

130

4.10

3.33

3.99

3.29

0.00

Krama Jaya

372

409

270

328

8.15

2.98

3.71

8.29

0.00

Tanaq beaq

424

602

511

176

39

9.29

4.38

7.01

4.45

25.32

Peresak

130

481

837

408

63

2.85

3.50

11.4
9

10.3
1

40.91

Keru

143

826

474

171

14

3.13

6.02

6.51

4.32

9.09

Sedau

130

796

708

12

2.85

5.80

9.72

0.30

0.00

Lebah
Sempage

314

616

381

34

6.88

4.49

5.23

0.86

0.65

10

Sesaot

273

784

543

154

5.98

5.71

7.45

3.89

0.00

11

Suranadi

383

826

452

62

8.39

6.02

6.20

1.57

0.00

12

Selat

53

1244

386

203

1.16

9.06

5.30

5.13

0.00

13

Nyur Lembang

19

877

139

64

0.42

6.39

1.91

1.62

0.00

14

Lembuak

422

392

150

575

9.24

2.85

2.06

14.5
3

0.65

15

Dasan Tereng

17

719

217

420

0.37

5.24

2.98

10.6
2

0.00

16

Gerimax Indah

29

854

274

166

0.64

6.22

3.76

4.20

0.65

17

Narmada

217

433

93

435

4.75

3.15

1.28

11.0
0

0.65

18

Golong

239

487

668

421

29

5.24

3.55

9.17

10.6

18.83

4
19

Pakuan

224

340

349

63

4.91

2.48

4.79

1.59

0.00

20

Buwun Sejati

234

551

494

35

5.13

4.01

6.78

0.88

0.00

21

Mekar Sari

219

190

15

40

4.80

1.38

0.21

1.01

3.25

13731

7285

3956

100

100

100

Jumlah
4565
Sumber : BPS Prop. NTB diolah.

4.3

154

100

100

KONDISI PERTANIAN DAN PETERNAKAN


Pembangunan ekonomi sektor pertanian bertujuan untuk meningkatkan produksi

pertanian dan pendapatan petani. Kecamatan Narmada sebagian besar penduduknya bekerja
di sektor pertanian, sehingga peningkatan di sektor ini akan dapat meningkatnkan taraf hidup
masyarakatnya menjadi lebih baik.
Untuk meningkatkan produksi pertanian tidak cukup hanya diperlukan tanah yang subur,
tetapi teknologi yang tepat, pengetahuan yang baik, teknik pengelolahan, pengairan dan
pemeliharaan juga diperlukan. Gambaran mengenai keadaan pertanian dan peternakan di
Kecamatan Narmada pada tahun 2013 digambarkan pada tabel 4.3a dan 4.3b:

Tabel 4.3a Luas Panen dan Produksi Tanaman Padi dan Palawija di Kecamatan Narmada Tahun 2013
Padi Ladang
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Jagung
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Ubi Kayu
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Ubi Jalar
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Kacang Tanah
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Kacang Kedelai
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

Kacang Hijau
Luas
Panen Produks
(Ha)
i (Ton)

N
o

Desa

Sembung

214

1163

11.3

1.5

7.15

41

101.88

22.14

Badrain

203

1054

11.2

34

98.62

22.05

Batu Kuta

208

1130

11.7

57

153.5

12

26.25

Krama Jaya

114

622

2.9

63

160.17

18.72

Tanaq beaq

502

2727

8.2

89

217.88

22.01

Peresak

536

2805

8.6

7.5

38.46

4.76

138

145.76

22.16

Keru

201

992

8.5

46.89

1.5

7.19

32

80.91

2.45

Sedau

243

1171

3.5

12.8

51.85

41

102

Lebah Sempage

221

843

27

96.87

10

Sesaot

403

1480

21

55.23

11

Suranadi

237

1212

3.8

33

96.56

19

47.1

12

Selat

235

1233

8.7

3.9

42

104.76

4.97

13

Nyur Lembang

191

998

8.8

64

183.22

12

28.48

14

Lembuak

301

1409

8.2

4.22

83

223.23

14

32.51

15

Dasan Tereng

250

1182

8.5

90

234.19

84

202.88

16

Gerimax Indah

352

1318

4.5

76

195.42

32

73.92

17

Narmada

194

1017

3.6

50

134.46

7.46

18

Golong

300

1592

3.4

77

177.1

7.31

19

Pakuan

60

414

20

Buwun Sejati

210

1142

70

182

21

Mekar Sari

86

527

4.2

45

120.6

18.98

26031

30

119.6

109.3

385.86

27.22

1111

2662.8

215

512.29

Jumlah
5261
Sumber : BPS Prop. NTB diolah

Tabel 4.3b Jumlah Ternak di Kecamatan Narmada tahun 2013


Ternak Besar
N
o

Desa

Kuda

1
2
Sembung
10
Badrain
13
Batu Kuta
15
Krama Jaya
16
Tanaq beaq
12
Peresak
18
Keru
17
Sedau
9
Lebah Sempage
Sesaot
Suranadi
8
Selat
25
Nyur Lembang
22
Lembuak
9
Dasan Tereng
16
Gerimax Indah
15
Narmada
11
Golong
16
Pakuan
Buwun Sejati
3
Mekar Sari
7
Jumlah
242
Sumber : BPS Prop. NTB diolah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

Ternak Sedang

Ternak Kecil

Sapi

Kerbau

Total

Kambing

Domba

Babi

Total

Ayam
Buras

3
306
112
264
262
250
305
475
1329
624
320
582
392
419
148
105
112
410
774
135
242
215
7781

4
3
6
9

5
316
125
279
278
262
323
492
1338
624
320
593
417
441
157
121
133
421
790
135
245
222
8032

6
49
17
32
36
33
27
72
36
51
72
30
77
49
8
54
86
40
68
45
51
64
997

7
8
17
15
9
6
7
14
8
12
11
13
7
9
6
9
4
155

8
190
52
431
141
68
95
303
335
1615

9
57
34
47
45
39
217
79
102
59
84
472
90
56
17
201
163
139
371
45
386
64
2767

10
4817
2686
8097
977
874
11673
5184
7913
17570
2440
6719
13683
4860
7618
3416
667
11234
13453
11231
9876
3567
148555

Ayam
Ras
Pedaging
11
45000
34000
23000
20000
38000
160000

Angsa

Itik

Merpati

Entok

Total

12
12
11
6
13
12
12
4
13
22
11
17
14
6
16
11
13
9
8
4
10
8
232

13
1396
1157
824
716
770
1210
1495
773
897
1212
1228
1430
478
612
862
293
490
880
235
690
998
18646

14
312
71
342
94
228
226
787
605
547
432
743
121
366
293
192
112
218
395
121
241
250
6696

15
203
187
339
226
702
927
481
510
943
932
1258
1430
1226
460
134
240
648
732
165
394
440
12577

16
6740
4112
9608
2026
2586
14048
7951
54814
53979
5027
32965
36678
6936
8999
4615
1325
12599
53468
11756
11211
5263
346706.00