Anda di halaman 1dari 2

1

Puskesmas
Watumalang

1. Tujuan
2. Kebijakan

KONSULTASI ANTARA PELAKSANA


DENGAN PENANGGUNG JAWAB
PROGRAM DAN KEPALA
PUSKESMAS

SPO

No. Kode
Terbitan
No.Revisi
Tgl.Mulai Berlaku
Halaman

:
:
:
:
:

Disahkan Oleh :

Dr.Dian Haayu N
NIP.19780725 200801 2 018

Memperoleh kejelasan informasi atau mencari upaya pemecahan masalah


terkait pelaksanaan kegiatan program dan pelayanan di Puskesmas
Watumalang
Sebagai pedoman dalam melaksanakan konsultasi antara pelaksanandengan
penanggung jawab program dan kepala puskesmas.
Langkah langkah-langkah dalam melaksanakan konsultasi antara pelaksana
dengan penanggung jawab program dan kepala puskesmas mengacu pada
langkah-langkah dalam SPO.

3. Definisi

1. Prosedur

konsultasi antara pelaksana dengan penanggung jawab program dan kepala


puskesmas adalah proses komunikasi antara pelaksana ke pengelola atau
dari pelaksana dan pengelola ke kepala puskesmas sehingga tercapai tujuan
yang diharapkan.
1. Pelaksana pelayanan/program yang akan konsultasi mempersiapkan
bahan/ materi konsultasi dan mencatat di buku konsultasi,
2. Pelaksana pelayanan/program menentukan konsultan yang akan dituju
(pengelola / Kepala Puskesmas)
3. Jika konsultasi hanya di tingkat pengelola maka menyampaikan materi
Pelaksana pelayanan/program konsultasi ke pengelola
4. Pelaksana pelayanan/program memberitahu penanggung jawab
program/pelayanan untuk berkonsultasi,
5. Penanggung jawab progam memberi kesempatan pelaksana program
untuk berkonsultasi,
6. Penanggung jawab program/pelayanan menentukan waktu untuk
pelaksanan program/pelayanan berkonsultasi,
7. Penanggung
jawab
program
mepersilahkan
pelaksana
program/pelayanan untuk menyampaikan materi konsultasi,
8. Pelaksanan program/pelayanan memberikan penjelasan sesuai materi
konsultasi,
9. Penanggung jawab program menjelaskan sesuai materi yang
dikonsultasikan konsultasikan,
10. Penanggung
jawab
program
dan
pelaksana
program
mendokumentasikan ke dalam buku konsultasi,
11. Jika konsultasi di tingkat Kepala Puskesmas, maka pelaksanaan atau
penanggung jawab program/pelayanan yang akan berkonsultasi
menghubungi petugas admen
12. Petugas admen mengisi materi konsultasi di buku konsultasi di buku
konsultasi admen seperti yang tertulis di buku konsultasi
program/pelayanan,
13. Petugas admen melaporkan kepada kepala puskesmas bhwa
pelaksan/penanggung jawab program/pelayanan akan berkonsultasi,
14. Kepala Puskesmas memanggil pelaksana/penanggung
jawab

1
program/pelayanan yang akan berkonsultasi,
15. Kepala Puskesmas menerima pelaksana/penanggung
jawab
program/pelayanan yang akan berkonsultasi,
16. Kepala Puskesmas mempersilahkan pelaksana/penanggung
jawab
program/pelayanan yang akan berkonsultasi untuk menyampaikan
materi konsultasi,
17. Pelaksana atau penanggung jawab program/pelayanan menyampaikan
materi konsultasi kepada kepala puskesmas
18. Kepala puskesmas memberikan penjelasan sesuai materi konsultasi
19. Kepala Puskesmas mencatat di buku konsultasi dan menandatangani,
20. Pelaksana dan pengelola mencatat kembali hasil konsultasi dari Kepala
Puskesmas di buku Pokja dan memintakan tanda tangan Kepala
Puskesmas.
1. Diagram Alir
2. Referensi

Managemen Mutu Pelayanan Kesehatan, Airlangga Offset,1999

3. Dokumen Terkait

Buku Konsultasi

4. Distribusi

Koordonator admen,
Bidan Puskesmas,
Bidan di desa,
Koordinator admen.

9. Rekaman historis perubahan


No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai
diberlakukan