Anda di halaman 1dari 31

Tips Menghilangkan Lupa dan Menambah Daya Ingat

Jump to Comments
5 Perkara Mencerdaskan
Diriwayatkan Ali bin Abi Tholib bahwa Rasulullah SAW bersabda:5 perkara dapat
menghilangkan lupa dan menambah daya ingat, yaitu (1) bersiwak (menggosok gigi), (2)
puasa, (3) membaca Al-Quran, (4) meminum madu, (5) memakan luban (kemenyan arab).
Hal-hal yang bisa menimbulkan lupa
1. Maksiat
2. Gelisah
3.Larut dalam kesedihan dan gundah gulana memikirkan urusan duniawi
4. Sibuk bekerja urusan duniawi
Disadur dari buku jangan biarkan LUPA menggerogoti Anda + referensi lainnya
11 Tanda Kamu Sedang Menghadapi Terlalu Banyak Tekanan
Setiap orang pasti pernah merasa tertekan, dan tidak semua tekanan itu buruk.
Namun, kalau beberapa atau semua tanda berikut ini menggambarkan dirimu,
maka kemungkinan kamu sedang menghadapi terlalu banyak tekanan.

1. Punya banyak masalah dengan para guru.


2. Memerlukan banyak waktu untuk untuk tidur, atau tidak bisa tidur
nyenyak.
3. Ingin makan sepanjang waktu, atau tidak mau makan.
4. Sakit kepala, sakit perut, flu, infeksi, pegal-pegal.
5. Perilaku ingin melarikan diri, terlalu banyak melakukan aktivitas tertentu
(TV, musik, belajar, tidur, main Internet) dan tidak mengacuhkan hal-hal
lainnya.
6. Menjauhkan diri dari keluarga dan teman-temanmu.
7. Menangis karena sebab yang tidak jelas.
8. Merasa seperti orang bodoh.
9. Merasa capek dan gelisah; selalu merasa khawatir
10.Merasa bahwa semuanya sudah lepas kendali, seakan-akan kamu sudah
lepas kendali.
11.Depresi, sedih, malas, dan lainnya.

BERGAUL SECARA SEHAT


Bertemu kawan baru? Pasti sering kita alami dan tidak jarang pula yang biasanya banyak ngomong
,cas cis cus lancar,tiba-tiba menjadi pendiam,grogi,bingung harus berbuat apa.. Agar kita bisa tetap
rileks dan tidak salah tingkah,kehabisan bahan pembicaraan,berikut ini beberapa cara dapat kita
lakukan.
1. Memulai Pembicaraan dengan Hal hal yang Sudah Pasti
Sering terlintas dalam pikiran kita,bila kita sedang berbicara denga kenalan baru (Jangan-jangan
dikira sok kenal dan sok dekat) kita bisa memulai pembicaraan dengan menanyakan
alamatnya.pekerjaannya,hobinya,atau hal lain yang sudah pasti.Tetapi kita jangan kecewa bila kawan
baru kita hanya menjawab "ya" dan "tidak" bahkan hanya diam saja.Anggap saja belum saatnya kita
dapat berkenalan.hindari fikiran yang negatif dan cobalah pada kesempatan lain.
2. Jangan Pernah Mengkritik Diri Sendiri
Ketakutan akan dinilai lawan bicara adalah hambatan yang terbesar untuk berbicara dengan orang
lain. Dalam Psikologi dikenal dengan istilah " Self Criticism "(Kritik Diri). Ketakutan di atas merupakan
wujud dari kritik diri yang berlebihan. Agar kita bisa dapat berhasil bergaul dengan kawan baru maka
kita harus mampu mengendalikan kritik diri.
3. Jangan Mudah Memuji
Jangan sekaligus memberi kritikan sambil memuji seseorang misalnya kita bertemu sahabat pena,
lalu kita katakan " Oh ternyata anda lebih cantik dari anda dulu ". Bisa saja dia menganggap bahwa
dulu dia tidak pernah kelihatan cantik.
4. Jangan Membicarakan Diri Sendiri
Kita akan dinilai ramah bila kita memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Berikan
pertanyaan-pertanyaan singakat agar dia terpancing untuk bercerta,hingga kita menemukan topik
yang menarik dan disukai teman baru kita. Tapi jangan sampai terkesan kita sedang melakukan
interogasi,karena bisa saja suasana akan menjadi rusak.
5. Bahasa Tubuh yang Ramah
Sikap tubuh yang menimbulkan penerimaan dengan senyuman dan keterbukaan akan menarik
perhatian kawan baru kita. Sebab dengan muka masam dan tangan yang dilipat akan mengurungkan
niat teman baru kita untuk berbicara dengan kita.
6. Membagi Perhatian dengan Adil
Bila pada saat yang sama kita menjumpai beberapa kawan baru sekaligus,bagilah pembicaraan di
tengah-tengah mereka dengan melibatkan berbagai topik. Jangan sampai pembicaraan kita hanya
terpusat pada satu orang. Sebab alangkah menyebalkan bila kita diabaikan orang lain.
7. Hindari Perdebatan
Hindari pembicaraan yang dapat memancing perdebatan dan tidak mengenakkan pada lawan bicara
kita. Apalagi pembicaraan yang mengandung perbedaan Sara. Alangkah baiknya bila membicarakan
hal- hal yang netral dan ringan-ringan saja.

8. Jadilah Pendengar yang Baik


Bila kita tidak tahu apa yang harus kita bicarakan,dengarkan saja lawan bicara kita. Berilah
tanggapan dengan komentar-komentar yang segar, sehingga lawan bicara kita merasa dihargai dan
dihormati pembicaraannya.
9. Seni Mengelak
Bila kita merasa kawan baru kita adalah lawan bicara yang membosankan (hanya berbicara tentang
bengkelnya atau hobinya dengan pertandingan tinju,maka saat dia sedang mencari-cari bahan
pembicaraan selanjutnya kita bisa berdalih,"maaf saya ada keperluan sebentar"atau alasan lain.
Jangan sampai dia tahu bahwa kita menghindarinya.
10. Sense of Humor
Dengan rasa humor yang tinggi,suasana akan menjadi hangat dan menambah keakraban kita. Kita
akan menjadi pribadi yang menarik dengan humor-humor ringan dan disukai lawan bicara kita. Asal
tidak menyinggung perasaan dan kita tidak menjadi obyek yang ditertawakan terlebih sampai
menyinggungb perasaan orang lain.
Saya harap artikel ini memperlancar perkenalan dengan para calon teman baru anda, dan lebih
mempererat hubungan yang telah terjalin dengan kawan-kawan anda.serta menambah pengetahuan
dan pengalaman yang baru.

Tips Merubah Pola Pikir


Merubah Pola Pikir
Dalam topik berjudul Mengenal Pola Pikir Diri Sendiri, saya menuliskan bahwa kita masingmasing mempunyai pra-anggapannya sendiri. Anda dan saya sama-sama mempunyai
kerangka berpikir dan ini menjadi landasan berpikir, berbicara atau bertindak.
Pertanyaan bagi kita adalah bagaimana agar pola pikir konsisten?
Antara prinsip yang satu dengan prinsip yang lain tidak saling
bertentangan. Misalnya, ketika kita dihadapkan pada isu
pernikahan, kita menggunakan prinsip dari sistem pemikiran A.
Ketika kita dihadapkan dengan isu ekonomi, kita tetap
menggunakan prinsip yang berasal sistem pemikiran A. Dengan
kata lain, prinsip-prinsip yang kita pakai berasal dari sistem
pemikiran yang sama. Pertanyaan lain- bagaimana agar ada
konsistensi antara pengetahuan dan tindakan? Ini tentu bukan perkara mudah.

Oleh karena masih mungkin berubah, berikut adalah beberapa tips untuk merubah pola pikir.
Pertama, tidak perlu takut bila Anda bersentuhan dengan arus pikiran lain. Apakah itu
arus pikiran berbahaya- Anda tidak perlu takut. Singkirkankalah sikap demikian. Bila perlu,
bacalah buku yang Anda anggap berbahaya. Bahkan Anda tidak perlu takut membaca buku
tentang Setan. Mengenal musuh lebih baik dari pada tidak mengenalnya sama sekali.
Kedua, usahakanlah untuk tidak menolak informasi yang bertentangan dengan
keyakinan Anda. Bila selama ini Anda hanya menerima informasi sesuai dengan keyakinan

Anda, terimalah informasi baru sekalipun itu bertentangan dengan keyakinan Anda.
Pelajarilah informasi itu baik-baik sebelum Anda menerima atau menolaknya. Bila jutaan
bahkan miliran manusia menerima informasi tertentu dan itu telah merubah pola pikir
mereka, informasi tersebut pantas dipelajari.
Ketiga, bacalah buku-buku terpenting yang telah ditulis di sepanjang
sejarah. Begitu banyak buku penting yang ditulis oleh penulis-penulis
hebat. Banyak buku yang telah merubah umat manusia termasuk Kitab
Suci. Belilah buku-buku itu sesuai dengan kemampuan keuangan Anda.
Tidak usah Anda takut membaca Kitab Suci apapun sekalipun isi Kitab itu berbeda dengan
keyakinan Anda. Tuhan Yang Maha Esa akan menuntun Anda ke jalan yang benar dan
mengingatkan Anda akan jalan yang salah melalui kebenaran yang pernah Anda baca.
Keempat, bergaullah dengan orang-orang yang arus pemikirannya berseberangan
dengan Anda. Kita cenderung bergaul dengan orang-orang yang sepaham, sealiran, atau
yang status sosialnya atau hobbinya sama dengan kita. Bergaullah dengan orang-orang yang
berbeda dengan Anda dan dengan orang yang berbeda keyakinan dengan Anda. Perhatikanlah
bagaimana mereka hidup; apa yang mereka yakini dan bagaimana mereka bertindak.
Umumnya, pikiran dan tindakan mereka muncul dari keyakinan mereka juga.
Pola Pikir Tidak Mudah Berubah
Kelima, peganglah prinsip bahwa pola pikir tidak mudah berubah. Anda
bisa membaca buku apa saja, mendapatkan inspirasi atau menerima informasi
terbaik sekalipun atau bergaul dengan orang yang saleh dengan keyakinan yang
berbeda dengan Anda, tetapi belum tentu itu akan merubah pola pikir Anda.
Perubahan pola pikir ke pola yang lebih baik merupakan karya dari Tuhan Yang
Maha Esa. Sekalipun Anda dikelilingi begitu banyak informasi yang telah
merubah hidup orang lain atau bersahabat dengan orang-orang yang bijak
sekalipun- pola pikir Anda belum tentu berubah. Perubahan pola pikir tidak selalu
terjadi seketika.

Keenam, siap-siaplah bila pola pikir Anda berubah. Bila Anda menerima infomasi yang
telah merubah pola pikir orang lain, pola pikir Anda juga mungkin berubah. Bila pola pikir
Anda berubah, Anda mungkin dibenci orang lain. Orang-orang yang paling dekat dengan
Anda bisa menjadi orang pertama yang membenci Anda. Teman-teman dekat Anda mungkin
akan menjauhi bahkan mengucilkan Anda, tetapi Anda tidak perlu takut sebab hal ini
merupakan resiko-resiko yang mungkin diterima oleh seorang yang hidupnya berubah.
Ketujuh, bila Anda sudah memegang teguh pola pikir
yang kuat, ujilah pola pikir itu. Penting menguji pola
pikir yang kita rasa sudah cukup tangguh, yang membuat
hati Anda damai, sejahtera dan semangat untuk menjalani
hidup dengan segala kesulitannya dan membuat Anda
memiliki pengharapan yang teguh kepada Tuhan Yang Maha
Esa. Pola pikir bisa merupakan turunan dari sebuah sistem pemikiran yang lebih
besar. Pelajarilah apakah ada konsitensi antara prinsip yang satu dan yang lain
dalam sistem itu. Perhatikan juga apakah itu juga terjadi pada hidup Anda dan
apakah tindakan Anda sinkron dengan pola pikir Anda.

Kedelapan, teruslah mendalami pola pikir yang sudah Anda temukan. Teruslah belajar
bila Anda sudah menemukan pola pikir yang kuat. Pola pikir yang tangguh tidak memberi
ruang untuk berhenti bereksplorasi menemukan prinsip-prinsip hidup yang paling dalam.
Begitu banyak rahasia-rahasia hidup yang mungkin belum ditemukan. Usahakanlah untuk
tidak merasa puas dengan apa yang telah Anda capai. Hati-hati jugalah agar Anda tidak
sombong sekalipun Anda sudah memiliki pola pikir yang kokoh. Bila Anda sombong, Anda
sudah pasti belum menemukan pola pikir yang tangguh.
Kesembilan, bagi-bagikanlah pola pikir yang telah Anda terima bila Anda telah
mengalami ketangguhannya. Pola pikir yang hebat tidak layak disembunyikan dari publik.
Setiap orang berhak mendengarkannya. Anda perlu bahkan harus membagi-bagikannya
kepada orang lain. Tunjukkanlah itu dengan berbagai cara terutama dengan saling menolong
dalam keadaan bagaimanapun. Teruslah membagi-bagikannya kepada orang lain sekalipun
Anda tidak selalu bisa sempurna bertindak sesuai dengan pola pikir yang tangguh itu. Siapa
tahu orang lain juga menemukan apa yang telah Anda temukan.

Mengenal Diri: Inilah Salah Satu Rahasia Pengembangan


Diri
Sejauh mana Anda mengenal diri Anda? Bila Anda tidak begitu mengenal siapa Anda- Anda
tidak perlu risau. Banyak seperti Anda bahkan ada yang gelisah sekalipun mereka sudah
merasa mengetahui dirinya. Ada yang merasa takut kalau mereka salah memahami dan
mengukur nilai diri mereka.
Mengenal diri adalah salah satu kunci rahasia untuk pengembangan diri. Para ahli selalu
menganjurkannya. Immanuel Kant misalnya, pernah mengajukan beberapa pertanyaan,
"Siapakah saya? Apa yang seharusnya saya ketahui? Apa yang seharusnya saya
kerjakan? Dan apa harapan saya?" Ia merangkum pertanyaan-pertanyaan yang sangat
fundamental bagi Anda dan saya, pertanyaan-pertanyaan yang Anda dan saya harus tanya dan
jawab juga.
Namun, Agustinus, yang hidup pada abad ke empat, memberikan pernyataan yang lebih
ringkas. Ia mengatakan, "Saya hanya perlu mengenal dua hal: jiwa saya dan Allah."
Agustinus seperti mengabaikan pengetahuan akan alam. Seolah-olah ia mengatakan bahwa
mengetahui alam bukanlah prioritas utama bagi manusia, tetapi mengenal Allah dan
mengenal diri- itulah yang terpenting.
Saya mengaminkan pandangan Agustinus. Mengenal Allah dan diri kita- inilah kunci
rahasia untuk pengembangan diri kita yang sejati. Tidak cukup kita hanya mengenal siapa
diri kita, apa yang harus kita ketahui, apa yang harus kita kerjakan, dan apa harapan kita.
Pengenalan diri harus dipadu dengan pengenalan akan Allah. Namun, hanya dengan
mengenal Allah, Anda dan saya dapat mengenal diri kita yang sesungguhnya.
Pada halaman ini kami menyajikan beberapa artikel yang mengungkap dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan penting tentang diri kita. Semoga artikel-artikel ini berguna buat
Anda.

Inilah Nilai Diri Anda yang Sesungguhnya

Pernahkan Anda memikirkan berapa nilai diri Anda yang sesungguhnya? Referensi yang
paling cepat, barangkali, adalah penghasilan Anda. Anda bisa mengetahui gaji setiap bulan
dari slip gaji Anda. Di sana tertera angka yang memberikan fakta bagaimana perusahaan
menghargai kontribusi Anda.
Ukuran lain yang sering digunakan khalayak umum untuk mengukur harga
diri adalah harta, jabatan, gelar, status sosial, atau popularitas. Bila Anda
memiliki nomor pajak wajib pajak (NPWP), dan secara rutin Anda
memberikan laporan pajak Anda, banyaknya harta Anda tertera pada
laporan Anda. Begitu juga jabatan. Jabatan yang tertera pada kartu nama
Anda bisa memberikan informasi kepada orang lain tentang apa yang Anda
kerjakan sehari-hari di kantor. Gelar bisa Anda raih. Bila Anda mempunyai minat dan modal
untuk studi di perguruan tinggi, Anda bisa mendapat gelar. Status sosial Anda bisa ditelusuri
lewat informasi tentang berapa baik Anda dikenal di masyarakat. Begitu juga dengan
popularitas ataupun pengaruh Anda; itu bisa diukur lewat survey-survey kecil atau random
atau dianalisa melalui perkataan, tulisan atau tindakan Anda.
Sekalipun penghasilan, harta, jabatan, gelar, status sosial, popularitas, atau pengaruh bisa
memberi indikasi tentang nilai diri seseorang, ukuran ini tidaklah mutlak. Ukuran-ukuran ini
sementara sifatnya. Penghasilan ataupun harta tidaklah abadi. Hari ini harta ada besok bisa
lenyap. Perkataan kuno mengatakan, Janganlah bersusah payah untuk menjadi kaya;
tinggalkanlah niat seperti ini. Kalau engkau mengamat-amatinya lenyaplah ia karena ia tibatiba bersayap lalu terbang ke angkasa seperti rajawali. Begitu juga dengan jabatan. Hari ini
Anda bisa memiliki jabatan, besok lusa jabatan Anda bisa diisi orang lain. Tahun ini Anda
mendapat gelar, lima tahun kemudian, bila Anda tidak menekuni topik yang Anda pelajari,
gelar itu sudah tidak lagi valid. Begitu juga status sosial, popularitas, dan pengaruhsemuanya bisa berubah.
Anda mungkin belum seberuntung orang lain. Anda telah melamar pekerjaan, tapi lamaran
Anda belum dijawab. Anda sosok yang rajin di kantor dan memiliki hati nurani yang relatif
bersih, tetapi Anda belum mendapatkan penghasilan yang baik. Pekerjaan Anda tidak
kelihatan begitu bonafit. Anda sudah bekerja keras, tetapi penghasilan Anda tetap kurang
untuk menutupi kebutuhan rumah tangga Anda. Anda masih mencicil rumah atau baru bisa
mengontrak rumah.
Anda tidak perlu risau, minder atau menganggap bahwa nilai diri Anda kurang berarti
sekalipun kondisi Anda seperti salah satu yang saya sebut di atas. Penghasilan sekecil
apapun, bila didapat dengan cara yang benar, itu jauh lebih baik dari pada penghasilan besar
yang didapat dengan cara tidak benar. Penghasilan besar, tapi dari hasil perampasan,
penipuan, atau pemerasan, bukanlah penghasilan yang perlu Anda kagumi. Lebih baik
penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan, begitu
pepatah kuno. Begitu juga harta yang didapat dengan cara tidak benar, gelar yang dibeli, dan
popularitas semu- ini semua tidak ada artinya.
Namun, nilai diri Anda yang sesungguhnya tidak diukur dengan uang,
harta, jabatan, status sosial, gelar atau popularitas. Sebanyak apapun
penghasilan atau harta Anda, setinggi atau serendah apapun status
sosial Anda, setinggi apapun gelar Anda, sehebat apapun popularitas
Anda- ini tidak bisa menggantikan harga diri Anda yang
sesungguhnya. Martabat Anda yang sesungguhnya tak ternilai. Harga

diri Anda tak terhingga dan harga diri ini tidak diberikan oleh manusia atau malaikat, tetapi
diberikan oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Ia menanamkan kekekalan dalam diri kita masingmasing.
Namun, ini tidak berarti Anda dan saya menjadi pasif- menerima diri kita apa adanya. Masih
banyak potensi-potensi yang belum kita ketahui atau sadari dan yang belum terungkap. Kita
mungkin belum menemukan diri kita yang sesungguhnya. Kita harus menggali nilai diri yang
tersimpan dalam diri kita masing-masing. Anda dan saya diberikan tugas untuk
mengaktualisasikan potensi diri kita masing-masing. Kita harus mengasah dan mempertajam
keahlian kita. Kita harus terus mencari identitas kita yang sesungguhnya.
Tentu, pencarian identitas diri tidak berarti bahwa pada akhirnya kita akan selalu sama
dengan orang lain. Tidak ada jaminan bahwa Anda harus berpenghasilan belasan, puluhan
atau ratusan juta per bulan. Bila Anda sudah mengerjakan pekerjaan sesuai bakat Anda
dengan sungguh-sungguh dan Anda mengikuti etika untuk manusia dan hukum alam, Anda
sudah melakukan hal yang terbaik sekalipun penghasilan Anda kecil. Tiap orang punya
rezekinya masing-masing; tiap orang mendapat karunia masing-masing. Kita hanya perlu
mengenal diri kita, mengaktualisasikan nilai diri kita, menemukan dan mengasah karunia
dalam diri, dan setia menggunakannya. Dengan demikian, nilai diri yang tertanam dalam diri
bisa dinyatakan dalam kehidupan yang singkat ini.

TIPS Menghilangkan Malas


Share

Disusun ulang oleh: Ummu Aufa


Tugas kuliah masih menumpuk di meja, Menghafalkan surat, yah hanya dapat ayat
pertama saja sudah bosen, mau membaca tetapi mengantuk akhirnya buku-buku kajian
beralih fungsi menjadi bantal, kasur empuk selalu menyapaku di malam hari, hmm apa
yang bisa diperbuat agar malas jauh dari diriku?! Akankah hidup yang bagaikan musafir ini
disia-siakan begitu saja? Tidak tidak boleh hal itu terjadi padaku, aku harus bisa
memusuhi 5 huruf itu yaitu MALAS.
Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini
ada beberapa tips antara lain:
1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang.
2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah
menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa
berbahaya atau bisa kebablasan tidur.
3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos
bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau
bahkan bisa juga ke dapur.
4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau
membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran.
Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi,
misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangi-wangian dan jika
ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangi-wangian

tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos


mempunyai jendela kamar.
5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan
yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang
lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.
6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos namun
mengenai hal mubah bukan keharoman. Hati-hati jangan sampai lupa
tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan
semangat, bukan untuk ngobrol bahkan meng-ghibah.
7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan
kebosanan dan menjernihkan akal.
8. Mengubah kegiatan ketaatan. Misal bosan menghafalkan surat berganti
dengan membaca, jika membaca bosan bisa diganti dengan
mendengarkan kajian lewat CD.

Itulah beberapa tips agar kita bisa terjauh dari penyakit malas. Akan tetapi yang paling utama
jangan sampai kita lupa berdoa agar Alloh senantiasa memberi kita semangat dan agar
menjauhkan diri kita dari penyakit malas tersebut. Wallohu Alam bishowab.
Semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi penulis ataupun bagi pembaca. Selamat tinggal
Malas

TIPS MENGATASI GROGI


by akadsolo

Kadang kita sebagai anak band sering mengalami hal yang satu ini Demam Panggung, kalo
kita itung-itung kita dah punya jam terbang manggung diberbagai tempat tapi gak tau kenapa
setiap mau naik panggung timbul perasaan nervous atau grogi dan berujung pada tindakan
jayus
yang
gak
jelas.
Nah
lho,
ribed
kan
tuh
urusanny..!!
Trus
Gimana
mengatasinya
mod
ganjen?
Berikut adalah tips untuk menangani rasa grogi itu. .
1.
Pahami
bahwa
perasaan
grogi
adalah
energi
positif
Apa yang loe rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir
bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah
dorongan energi yang meluap dari dalam diri anda. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia
perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong
presentasi anda lebih baik. Anda bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan
penampilan anda. Dan biasain sedikit bergoyang supaya semuanya jadi stabil, kayak yang
pernah saya tulis diforum kesehatan.
2.
Bersikaplah
nothing
to
loose
Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara
negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan,
kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayanganbayangan negatif lainnya. Sebelum anda bisa menggunakan energi grogi itu secara positif,
maka terlebih dahulu anda harus menetralisir emosi-emosi negatif tersebut. Bersikaplah
nothing to loose; tak sesuatu yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak
sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.

3.
Tenangkan
diri
anda
Sementara anda menunggu giliran, atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam, keluarkan
lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada anda melalui hembusan
nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi anda.Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan
energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa anda.
4.
Kerahkan
energi
anda
Kerahkan energi anda. Lepaskan energi itu dari kekangannya . Bila para audiens memberi
appalus pada pembicara sebelum anda, maka kerahkan energi anda dengan memberikan
applaus yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan
mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, yes. Atau turut bertepuk
tangan menyambut applaus dari audiens. Lakukan apa-apanya dengan sikap tegas. Biarkan
energi itu mengalir dalam gerakan anda.
5.
Berbicaralah
dengan
keras
dan
lantang
Bila anda berbicara lambat, maka bibir anda akan semakin gemetar, suara anda pun bergetar.
Salurkan rasa grogi anda melalui suara anda yang keras dan lantang. Suara keras anda bukan
hanya dapat mengatasi kecemasan, namun jugasarana menyalurkan energi tersebut. Ada
baiknya anda menghafal tekspertama anda namun tetap bersikap wajar.
6.
Diam
Anda dapat menyalurkan ketegangan dalam diri anda pada para audiens, yaitu dengan
memulai presentasi anda dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan anda terserap dan
jadi ketegangan audiens. Bila anda merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi,
mulailah presentasi anda dengansebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.
7.
Lontarkan
humor
yang
wajar.
Lenturkan kegugupan anda dengan sebuah humor yang wajar. Anda memang perlu
merencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas. Dan, humor
terbaik yang tidak akan melukai perasaan siapa pun adalah humor tentang diri anda.
Jadi , sekarang giliran anda untuk mencoba. Dalam satu buku, dikatakan bahwa lebih baik
dicambuk daripada berbicara di depan publik, tapi begitu mencoba, maka lebih baik ditembak
daripada berhenti
Bertemu kawan baru? Pasti sering kita alami dan tidak jarang pula yang biasanya banyak
ngomong, cas cis cus lancar, tiba-tiba menjadi pendiam, grogi, bingung harus berbuat apa.
Agar kita bisa tetap rileks dan tidak salah tingkah, kehabisan bahan pembicaraan, berikut ini
beberapa cara dapat kita lakukan:
1. Memulai pembicaraan dengan hal-hal yang sudah pasti
Sering terlintas dalam pikiran kita, bila sedang berbicara dengan kenalan baru (jangan-jangan
dikira sok kenal dan sok dekat) kita bisa memulai pembicaraan dengan menanyakan
alamatnya, pekerjaannya, hobinya, atau hal lain yang sudah pasti. Tetapi kita jangan kecewa
bila kawan baru kita menjawab ya dan tidak bahkan hanya diam saja . Anggap saja
belum saatnya kita dapat berkenalan. Hindari pikiran negatif dan cobalah pada kesempatan
lain.
2. Jangan pernah mengkritik diri sendiri
Ketakutan akan dinilai lawan bicara adalah hambatan yang terbesar untuk berbicara dengan
orang lain. Dalam psikolog dikenal dengan istilah Self critism (kritik diri). Ketakutan di
atas merupakan wujud dari kritik diri yang berlebihan. Agar kita bisa dapat berhasil bergaul
dengan kawan baru maka kita harus mampu mengendalikan kritik diri.
3. Jangan mudah memuji

Jangan sekaligus memberi kritikan sambil memuji seseorang, misalnya kita bertemu sahabat
pena, lalu kita katakana Oh ternyata anda lebih cantik dari anda dulu. Bisa saja dia
menganggap bahwa dulu dia tidak pernah kelihatan cantik.
4. Jangan membicarakan diri sendiri
Kita akan dinilai ramah bila kita memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
Berikan pertanyaan-pertanyaan singkat agar dia terpancing untuk bercerita, hingga kita
menemukan topik yang menarik dan disukai teman baru kita. Tapi jangan sampai terkesan
kita sedang melakukan interogasi, karena bisa saja suasana akan menjadi menarik.
5. Bahasa tubuh yang ramah
Sikap tubuh yang menimbulkan penerimaan dengan senyuman dan keterbukaan akan menarik
perhatian kawan baru kita. Sebab dengan muka masam dan tangan yang dilipat akan
mengurungkan niat teman baru kita untuk berbicara dengan kita.
6. Membagi perhatian dengan adil
Bila pada saat yang sama kita menjumpai beberapa kawan baru sekaligus, bagilah
pembicaraan di tengah-tengah mereka dengan melibatkan berbagai topik. Jangan sampai
pembicaraan kita hanya terpusat pada satu orang. Sebab alangkah menyebalkan bila kita
diabaikan orang lain.
7. Hindari perdebatan
Hindari pembicaraan yang dapat memancing perdebatan dan tidak mengenakkan pada lawan
bicara kita. Apalagi pembicaraan yang mengandung perbedaan sara. Alangkah baiknya bila
membicarakan hal-hal yang netral dan ringan-ringan saja.
8. Jadilah pendengar yang baik
Bila kita tidak tahu apa yang harus kita bicarakan, dengarkan saja lawan bicara kita. Berilah
tanggapan dengan komentar-komentar yang segar, sehingga lawan bicara kita merasa dihargai
dan dihormati pembicaraannya.
9. Seni mengelak
Bila kita merasa kawan baru kita adalah lawa bicara yang membosankan (hanya berbicara
tentang bengkelnya atau hobinya dengan pertandingan tinju, maka saat dia sedang mencaricari bahan pembicaraan selanjutnya kita bisa berdalih, maaf saya ada keperluan sebentar
atau alasan lain. Jangan sampai dia tahu bahwa kita menghindarinya.
10. Sense of Humor
Dengan rasa humor yang tinggi, suasana akan menjadi hangat dan menambah keakraban
kita. Kita akan menjadi pribadi yang menarik dengan humor-humor ringan dan disukai lawan
bicara kita asal tidak menyinggung perasaan dan kita tidak menjadi obyek yang ditertawakan
terlebih sampai menyinggung perasaan orang lain.
Jakarta - Mendapatkan suatu pekerjaan baru menjadi sebuah tantangan
tersendiri. Namun untuk kembali menyesuaikan diri di tempat tersebut bukanlah
hal yang mudah.
Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan di tempat kerja baru:
Berteman
Memiliki teman atau setidaknya satu rekan yang dekat dengan Anda dapat

membuat Anda merasa nyaman dalam tim. Dalam sebuah tim bila Anda bisa
bersahabat, maka Anda bisa lebih dihargai dan rasa canggung akan berkurang.
Bekerja, bekerja dan bekerja
Sebagai anak baru yang belum sepenuhnya mengerti akan pekerjaan,
dibutuhkan sebuah kerja keras untuk memperluas pengetahuan seputar
pekerjaan dan meningkatkan kapasitas kerja Anda. Selain itu, dengan lebih giat
di awal-awal masuk kerja, Anda akan lebih cepat menguasai pekerjaan Anda.
Jangan lupa untuk memperkenalkan diri
Jangan berharap, bahwa orang lain yang akan terlebih dahulu memperkenalkan
dirinya. Bila Anda ramah dengan rekan-rekan kerja baru, tentunya mereka akan
lebih cepat mengenal Anda dan tak lagi dianggap sebagai anak baru.
Tidak melakukan hal bodoh
Terutama saat Anda belum mendapatkan pekerjaan, hindari untuk bermain game
di meja kerja atau pulang cepat karena merasa belum mendapat pekerjaan.
Jangan terlalu banyak membuat lelucon
Dalam sebuah pekerjaan dibutuhkan orang-orang yang serius. Jika Anda terlau
sering membuat lelucon, Anda akan dinggap kurang profesional. (kik/kik)
menurut gue,knalan ama orang baru itu hrs kreatif..jgn pake kalimat2
basi..bosen dengernya..try something new..hehe..
bersikap terbuka bukan berarti hrs nyeritain hidup ke orang lain kan..yg perlu
dilakuin cm try to have fun klo ktemu ama orang lain..itu jg udah bkn orang
ngerasa dihargain dan pasti bakal nganggep lo orang yg menyenangkan..
ga ada cara buat ngerubah kepribadian klo lo sndiri msh nganggep diri lo ga
ceria..satu2nya cara PD!!

Delapan (8) Tips Mencegah


Stress Berlebihan
Pentingnya Mencegah Stress Berlebihan
Saya harap Anda tidak sedang merasakan stress berlebihan, frustasi atau putus asa saat ini.
Dan saya harap juga Anda mampu mengelola stres di masa-masa mendatang. Stress memang
tidak mungkin dieliminir dari hidup kita. Tidak ada orang yang tidak stress. Orang yang tidak
stress mungkin adalah orang yang tidak peduli sama sekali; orang-orang yang apatis. Tidak
punya sasaran hidup. Tidak ada yang dikejar. Tapi, itu tidak mungkin. Tidak mungkin orang
tidak memiliki sasaran hidup. Untuk sesuap nasi pun orang harus berpikir dan melakukan
sesuatu. Setiap orang akan berhadapan dengan masalah hidup sehari-hari sekalipun tingkat
kesulitannya beragam. Jadi, setiap orang akan mengalami stress.
Persoalan adalah bagaimana mencegah stress berlebihan, yang bisa membuat
Anda frustasi bahkan putus asa. Kita mungkin telah melihat orang-orang
demikian. Barangkali anggota keluarga, saudara, famili, teman, tetangga atau
Anda sendiri pernah mengalaminya. Sedikit banyaknya, Anda mengetahui apa
yang dikeluhkan dan dirasakan.

Secara umum orang stres karena ia tidak mencapai sasaran pribadi; keinginannya tidak
tercapai. Fakta tidak sesuai dengan harapan. Sekalipun sudah berusaha, target tidak tercapai.
Akhirnya, stress bahkan stress berlebihan pun bisa muncul dan bila tidak dikelola dengan
baik, ini bisa berbuntut frustasi, putus asa bahkan sampai bunuh diri.
Berikut ini adalah tips untuk mencegah stress yang berlebihan, frustasi apalagi putus asa
sekalipun Anda tidak mencapai sasaran hidup atau keinginan Anda.Pertama, usahakanlah
agar Anda tidak mengandalkan diri sendiri. Sudah natur kita untuk bergantung pada diri
sendiri. Bahkan orang yang percaya kepada Tuhan sekalipun masih sering bergantung kepada
dirinya sendiri. Kita yakin dapat melakukan segala sesuatu dengan diri kita sendiri. Kita pikir
kita dapat mengatur hidup kita dan mencapai rencana-rencana kita tanpa pertolongan Tuhan.
Kita lupa bahwa berhasil tidaknya rencana-rencana kita ada ditanganNya. Kita mengabaikan
eksistensi-Nya. Rencana-rencana sebaik apapun- hanya Tuhanlah yang menentukan hasil
akhirnya.
Kedua, hindari sikap terlalu percaya diri (overconfidence). Orang-orang yang punya otak
yang encer, yang selalu juara di sekolah, punya IP rata-rata di atas 3.5 di kampus, punya
pekerjaan dengan penghasilan besar, harta yang banyak, status sosial yang hebat di masa laluini semua bisa memicu sikap terlalu percaya diri. Ini berbahaya. Kita tidak selalu bisa
memprediksi apa yang akan terjadi. Sekalipun kita pintar, kaya, selalu sukses di masa lalu,
kita bisa jatuh. Anda dan saya bisa gagal sebaik apapun usaha kita. Buntutnya, kita bisa
mengalami stress berlebihan. Menghindari sikap terlalu percaya diri adalah salah satu teknik
mencegah stress yang berlebihan ini.
Ketiga, buatlah sasaran yang realistis. Banyak orang membuat
sasaran pribadi yang terlalu jauh tanpa memikirkan potensi dan
fasilitas. Akal sehat diabaikan. Perhitungan rasional disingkirkan.
Usahakanlah agar Anda tidak termasuk orang yang demikian. Bila
Anda mempunyai kemampuan, bakat, dan keuangan yang baik,
tetaplah menggunakan akal sehat untuk mencapai sasaran pribadi
Anda. Benar kata sebuah nasihat, "Janganlah memikirkan melebihi dari apa yang sepatutmya
kamu pikirkan."
Keempat, hindari membandingkan diri Anda dengan orang lain. Kita sering
membandingkan diri kira dengan orang lain. Kita merasa lebih pintar atau lebih hebat dari
orang lain, tapi pada faktanya orang lain lebih berhasil dari kita. Bisa juga kita merasa tidak
pintar sehingga membuat kita menjadi minder. Singkirkanlah pikiran-pikiran seperti ini.
Jauhkan sikap membandingkan diri Anda dengan orang lain. Anda adalah Anda. Orang lain
adalah orang lain. Di dunia ini hanya Anda seperti Anda; tidak ada duanya. Jalan hidup
masing-masing tidak sama sekalipun pernah mengalami peristiwa yang sama: mengecap
pendidikan di sekolah yang sama, kuliah di kampus yang sama, atau memiliki status sosial
yang sama dan hal yang sama lainnya. Bila orang lain lebih berhasil- itu tidak semata-mata
karena ia lebih pintar atau lebih hebat dari Anda. Ada banyak faktor yang membuat orang
kelihatan lebih berhasil dari yang lain. Yang jelas, peran Tuhan Yang Maha Esa tidak dapat
diabaikan dari keberhasilan seseorang. Tidak membandingkan diri dengan orang lain akan
mencegah stress berlebihan.
Kelima, terimalah bila sasaran Anda tidak tercapai dan lakukanlah sesuatu. Bisa saja
sasaran Anda tidak tercapai karena Anda kurang rajin, gigih, dan tekun. Mungkin juga karena
Anda kurang peka akan pimpinan Tuhan Yang Maha Esa atau karena keinginan Anda tidak

sinkron dengan keinginan-Nya. Tidak semua rencana kita selalu disetujui oleh Tuhan.
Rencana kita bisa berbeda dengan kehendakNya. Kita menghendaki ini dan itu, tetapi Tuhan
berkehendak lain. Hanya dalam tangan-Nyalah berhasil tidaknya apa yang kita lakukan.
Keenam, sekalipun sulit, bersyukurlah bila Anda tidak mencapai hal yang Anda
inginkan. Selalu ada sesuatu hikmah dibalik setiap peristiwa. Kegagalanpun bisa menjadi
pelajaran di masa-masa mendatang dan jadi berkat bagi orang lain. Setiap kegagalan selalu
menyimpan hal yang baik. Ada misteri dibalik peristiwa. Ada yang tidak kita ketahui dibalik
kegagalan yang terjadi dalam hidup kita. Jadi, bersyukurlah sekalipun Anda tidak mencapai
sasaran hidup Anda.
Ketujuh, usahakanlah untuk berolah raga. Sisihkanlah waktu
Anda untuk berolah raga. Banyak yang memberi nasihat bahwa olah
raga yang teratur akan mencegah stress yang berlebihan. Anda bisa
berjalan-jalan, lari atau melakukan olah raga lainnya secara teratur.
Mantan Presiden George Bush Jr selalu mengambil waktu untuk
berlari untuk mengurangi stress.
Kedelapan, bila Anda sudah menikah, 'tidur'lah dengan pasangan Anda secara teratur.
Banyak survei menunjukkan bahwa suami isteri yang berhubungan seks secara teratur dapat
mengurangi stres. Usahakanlah agar Anda dan pasangan hidup Anda melakukan berhubungan
intim dan menikmatinya. Tetapi, saya tidak akan menganjurkan Anda yang belum menikah
melakukan hal ini. Bila Anda belum menikah, pertimbangkanlah untuk menikah. Carilah
seorang lawan jenis sebagai pasangan hidup Anda kepada siapa Anda dapat menyalurkan
perasan cinta Anda sehingga Anda dapat juga mencegah stress berlebihan melalui hubungan
intim dengan pasangan Anda.
Semoga tips ini dapat mencegah Anda dari stress yang berlebihan.

Mengenal Pola Pikir Diri Sendiri


Pola Pikir Sebagai Dasar Segala Bentuk Tindakan
Pernahkah Anda kesal dalam satu percakapan, diskusi atau rapat?
Atau pernahkan Anda memperhatikan orang yang kesal dalam diskusi
atau pertemuan? Anda mungkin pernah mengalaminya atau
melihatnya. Bukan hanya kesal, orang bisa emosi dan marah. Bahkan
ada yang sampai berkelahi seperti yang pernah saya tonton di televisi. Apa yang
menyebabkan sikap demikian? Mengapa begitu mudah berbeda pendapat atau berdebat
yang bisa berujung dengan rasa kesal, emosi, marah bahkan sampai berkelahi?
Pada lapisan yang paling mendasar, ini disebabkan adanya perbedaan praanggapan
(presupposisi). Ibarat bangunan sebuah rumah, pra-anggapan adalah fondasinya. Kita tidak
bisa melihat fondasinya. Tidak kelihatan dengan kasat mata bagaimana struktur fondasinya.
Tetapi, di atas fondasi itulah bangunan berdiri: mulai dari dinding, pintu, jendela, dan atap
rumah. Demikianlah praanggapan seseorang. Ini tidak kelihatan, tetapi di atas fondasi inilah
seluruh tindakan dan perilaku seseorang dibangun.

Setiap orang mempunyai pra-anggapan (presuposisi). Anda dan saya mempunyai praanggapan yang berbeda dan pra-anggpan itu tidak selalu sama. Edward de Bono menyebut
pra-anggapan ini dengan istilah lain. Ia menggunakan kata kerangka berpikir atau pola pikir
('Thinking Pattern'), yaitu akumulasi informasi yang masuk ke dalam pikiran. Dan informasi
ini kemudian, membentuk kerangka berpikir dengan sendirinya.
Proses pembentukan kerangka berpikir dimulai sejak bayi dalam kandungan. Dengan
bertambahnya usia bertambah pula informasi yang masuk ke dalam pikiran. Berapa banyak
informasi yang masuk ke dalam pikiran ketika seseorang sudah remaja, pemuda, dewasa,
orang tua dan nenek-kakek- kita tidak tahu.
Informasi yang masuk ke dalam pikiran pun beragam: mulai dari pengalaman diasuh oleh
ibu, dididik orang tua, dididik oleh guru di taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah
menengah, dan kampus. Bukan hanya itu saja, masih ada pengalaman-pengalaman unik
dalam hidup kita seperti kisah percintaan, cinta ditolak, putus cinta, kecelakaan atau
kemalingan. Tentu ada juga yang positif seperti mendapat inspirasi dari orang lain, buku
bacaan, film atau sejarah. Dan masih banyak informasi lain yang diterima dalam pengalaman
hidup yang memberi sumbangsih dalam pembentukan pola pikir.
Informasi yang masuk ke dalam pikiran membentuk ragam pola dalam pikiran. Ibarat sebuah
pohon, ada ranting kecil, ranting besar, dan batang. Besarnya pola tergantung dari berapa
sering informasi masuk ke dalam pikiran dan berapa dalam kesan yang diberikannya.
Semakin sering atau semakin berkesan sebuah informasi semakin kuat pola pikir yang
dibentuk. 'Pencucian otak' (indoktrinasi) pun merupakan bagian dari proses pembentukan
kerangka berpikir ini.
Kuat atau besarnya pola- ranting kecil, ranting besar, dan batang- akan berpengaruh terhadap
informasi-informasi yang datang di kemudian hari. Bakal ada informasi yang 'ditolak' dan
diterima dan ini tergantung dari pola yang dominan dalam pikiran. Pola yang dominan inilah
salah satu penyebab utama mengapa muncul perbedaan pendapat atau perdebatan dalam
percakapan, diskusi atau rapat.
Dari penjelasan singkat tentang proses pembentukan pola pikir, Anda dan saya sekarang bisa
mengenal kerangka berpikir kita masing-masing. Kita bisa menelusuri pola apakah yang
dominan dalam pikiran kita sehingga kita bersikap atau bertindak seperti sekarang. Ini bukan
pekerjaan mudah. Mau tidak mau, kita harus menelusuri informasi-informasi apa saja yang
kita terima selama ini, yang kemudian membangun kerangka berpikir kita.
Renungan:
1. Sisihkanlah waktu untuk merenungkan informasi apa saja yang telah Anda terima
selama ini?
2. Dapatkah Anda mengenal pola yang terbentuk dalam pikiran Anda?
3. Mungkin Anda sering menolak informasi-informasi yang berbeda dengan informasi
yang Anda terima; buatlah usaha-usaha untuk bisa mempelajari informasi-informasi
itu dengan baik. Siapa tahu, itu justru membawa Anda ke pola berpikir yang paling
kokoh.
4.

Thursday, August 16. 2007

5. Apakah seseorang harus serba bisa dan serba mahir segalanya agar bisa sukses dalam
kehidupan ? Apakah ketidakbisaan pada satu hal akan langsung menutup rapat semua
pintu kesempatan ?
Dulu saya selalu tertekan jika tidak bisa sesuatu, namun sekarang perasaan itu bisa
diakomodir tanpa ada rasa luka dihati.
Saat SD, saya selalu tertekan jika ada permintaan untuk menyanyi diatas panggung
atau didepan kelas. Selain saya tidak punya bakat menyanyi (Zeze Vavai akan
memilih untuk tertidur pulas jika saya mulai menyanyi, hehehe...), entah mengapa
saya selalu down kalau berdiri didepan orang banyak, apalagi jika berdiri diatas
panggung.
6.
Saat acara panggung hiburan kenaikan kelas sewaktu saya kelas 4 SD, saya ikut
bermain dalam sebuah acara drama komedi. Drama tersebut menguras tawa penonton
bukan karena kelucuan dialognya, melainkan karena saya salah tingkah diatas
panggung. Baru saya naik saja penonton sudah tertawa terbahak-bahak. Lha,
memangnya wajah saya wajah yang patut ditertawakan. Cukup ganteng kok, hihihi...
Alhasil, drama tersebut jadi berantakan karena saya lupa total dialog yang sudah
capek-capek saya hapalkan.
Sewaktu SMP, saya tertekan karena disaat teman-teman sudah bicara soal film-film di
RCTI (waktu itu TV swasta pertama dan satu-satunya, baru beredar di Jakarta dan
sekitarnya, mesti pakai antena khusus / decoder untuk menerimanya), saya hanya
diam saja karena saya memang tidak punya TV yang bisa menangkap sinyal RCTI.
Sedih amat ya . Disaat teman-teman bicara soal Mac Gyver (itu nama Muhammad
Rivai Andargini, Andargini-nya diambil dari Anderson, Richard Dean Anderson si
Mac Gyver) atau Air Wolf atau Knight Rider, saya hanya asyik mendengarkan karena
saya tidak punya bahan untuk diceritakan. Kadang saya mengungsi kerumah family
yang memiliki TV yang dapat menangkap sinyal RCTI untuk menonton film favorit
tersebut agar memiliki bahan untuk diceritakan.
Ketika SMP pula (saya bersekolah di SMPN 1 Tambun - Bekasi), guru fisika saya
mengatakan sesuatu yang melukai hati saya dan membuat saya tidak respek padanya.
Nama gurunya saya lupa, tapi orangnya tidak terlalu tinggi, kalau bertemu saya pasti
ingat. Sewaktu dia mengajar, dia bercerita soal kabut didalam kulkas. Saya
mendengarkan sambil mengangguk-angguk, ingat kulkas di rumah yang memang
menghembuskan kabut dingin jika dibuka. Melihat saya mengangguk-angguk, dia
berkata, "Vavai, memangnya kamu punya kulkas ?". Geeer, semua teman saya tertawa
tapi saya tidak. Mungkin maksud sang guru sekedar bercanda tapi roman mukanya
lebih kepada rasa sangsi bahwa saya punya kulkas. Ada kesan yang sulit ditepis
bahwa dia menyepelekan saya...
Saya terluka saat itu, namun saya berketetapan dalam hati bahwa saya akan tunjukkan
pada dia bahwa anggapan dia itu salah. Yang jelas, saya tidak pernah akrab pada dia,
tidak seperti keakraban saya pada Pak Supringadi guru Bahasa Indonesia yang
memberikan support pada saya saat saya menjadi pemred Mading atau Pak Yudhi
Syafarman guru Bahasa Inggris (sepertinya ada suatu peristiwa terhadap Pak Yudhi
beberapa waktu yang lalu) yang mempercayai saya dalam hal pelajaran bahasa
Inggris.

Itu sudah masa lalu. Mungkin orang bisa bilang bahwa saya pendendam padahal
memang . Eh nggak ding. Saya tidak ingin menjadi pendendam. Kalaupun hati saya
pernah terluka, itu adalah bagian dari upaya saya menjalani hidup dan belajar untuk
dewasa .
Saat saya SMA, saya menjadi minder kala teman-teman kelas saya asyik dengan
dunia band. Rasanya menjadi orang paling kuper sedunia karena saya tidak berbakat
pada musik. Saya senang dengan piano atau organ dan pernah beberapa kali
menggunakannya tapi kesukaan saya justru bukan itu. Saya lebih suka mata pelajaran
eksakta, komputer dan sejenisnya.
Dari sekian pengalaman, satu hal yang menolong saya untuk tetap berdiri dengan
kepala tegak adalah sisi akademis saya. Meski tidak selalu rangking 1, saya tidak
pernah lewat dari 5 besar dari SD hingga SMA. Sewaktu SMP saya tidak pernah lewat
dari posisi 1-2-3 dan sewaktu SMA saya malah sempat menjadi juara umum kedua
untuk kelas IPA (Fisika / A1). Juara umum kedua di kelas Fisika ini membanggakan
karena sama artinya menjadi juara 1 dikelas lain .
Selepas SMA dan sering main keberbagai tempat (Hiking), barulah saya menyadari
bahwa orang tidak perlu menjadi bunglon untuk bisa sukses dan untuk bisa berhasil.
Ada orang yang dilahirkan dengan berbagai kelebihan tapi itu tidak menjamin
7. Pages: PREVIOUS | 1 | 2 | NEXT | All
8. Posted by Muhammad Rivai Andargini in Personal Comments: (11) Trackbacks: (0)
9. Random Entry: Bekasi @ MyCity : Blog tentang Bekasi di Asia Blogging
< Pemotong Rel KA, Hukum Mati Saja ! | DVD Repositori OpenSUSE (Packman,
Guru & Official) >
10.
11. Trackbacks
12. Trackback specific URI for this entry
13.
14. No Trackbacks
15.
16. Comments
17. Display comments as (Linear | Threaded)
18.
19. nice story...
bagus tuh buat diceritain ke Zeze Vavai, spy dia jd pribadi yg lebih kuat dan percaya
diri
20. #1 pratanti (Homepage) on 2007-08-16 02:38 (Reply)
21. Terima kasih Mbak. Ya, saya memang pingin Zeze Vavai lebih kuat dan lebih stabil
dari papapnya
22. #1.1 Vavai (Homepage) on 2007-08-19 20:24 (Reply)
23. wah, salut Mas, ternyata bisa atw tidak nya seseorang tergantung dari kemauan orang
itu sendiri.
24. #2 rd Limosin (Homepage) on 2007-08-16 02:54 (Reply)

25. kewl
kalau saya sendiri, bahkan sampai sekarang saya masih belajar tentang diri saya
sendiri, gimana caranya biar hidup saya lebih tenang dan lebih percaya diri
26. #3 roi (Homepage) on 2007-08-16 03:27 (Reply)
27. yang penting semangat!
semua orang kan makan nasi juga...hehehe
jgn kehilangan idealisme!
28. #4 ruslee (Homepage) on 2007-08-16 05:06 (Reply)
29. Artikel yang bagus dengan bahasa yang sederhana, penuturan yang jujur. Intinya saat
kita melalui proses menuju kedewasaan kita harus sadar apa saja kemampuan yang
kita miliki dan tidak perlu iri dengan kemampuan yang kita tidak punya tapi dimiliki
orang lain. Tapi sebenarnya jati diri tuh ada gak sih ya? setau saya yang ada mah kayu
jati =))
30. #5 Tedy (Homepage) on 2007-08-16 05:51 (Reply)
31. artikelnya.. err..
menyentuh sekalii..
32. #6 aRdho (Homepage) on 2007-08-16 06:09 (Reply)
33. Saya orang dengan banyak ketidakbisaan. Pernah terganggu oleh itu. Tapi akhirnya
saya yakin, "Justru tugas orang bisa untuk membantu yang tidak bisa." Setelah itu
saya yakin pada satu hal: satu-satunya kekurangan saya adalah tidak punya kelebihan.
Saya bahagia, bisa menerima diri saya. Kalau orang lain tak terima, itu masalah
mereka.
34. #7 Paman Tyo (Homepage) on 2007-08-16 07:27 (Reply)
35. emm..... jujur aja aku gak ngerti maksud cerita nie....
intinya apa ya?,,,ato hanya sekedar bermain2 kata mutiara aja kaleeee he he he he
36. #8 surya on 2008-04-02 00:13 (Reply)
37. ya betulll,kisah anda sangat mirip dgn saya,saya selalu di hina di olok2 dan di
remehin apa lagi saya juga mideran!!tapi hidup ku akan berubah dan aku ingin
memulai sesuatu yang baru !!!terima kasih karena membaca blog anda saya jadi
semangat
38. #9 van on 2008-09-12 01:09 (Reply)
39. kalau baca2 ini,,,kayaknya dari kalangan anak desa ya,,,hehehehe,,berarti kita
sama,,,perasaan minder itu hanya di dalam hati,,semua org juga punya...intinya jadilah
yang terbaik dan tetap semangat
jati diri itu sulit untuk dicari lebih baik mengalir saja

banyak orang yang ingin tahu siapa dia sebenarnya sehingga kadang melakukan hal-hal
konyol seperti banyak melamun, menyendiri, dan lain sebagainya. sebenarnya yang perlu kita
lakukan adalah membentuk diri kita sendiri sesuai dengan minat dan bakat dengan pedoman
serta panduan hukum negara dan kita suci agama kita masing-masing.
jangan mudah dipengaruhi oleh orang disekitar kita akan hal-hal negatif dan berani
meninggalkan dan menjauhi hal-hal negatif. jalani saja hidup ini apa adanya dengan suka cita
dan semangat untuk maju.

reply

Thu, 29/10/2009 - 3:07pm Mengembalikan J...


Maka dari itu kita perlu

Maka dari itu kita perlu mencari dan mengembalikan jati diri bangsa ini dimulai dari diri kita
masing-masing sehingga terbentuk upaya mengembalikan jati diri bangsa indonesia.

Memperbaiki Citra Diri: Langkah-Langkah Praktis


Citra Diri Juga Perlu
Beberapa langkah praktis untuk mengangkat harga diri telah saya sajikan pada topik lain.
Namun, harga diri adalah sesuatu yang ada di dalam diri, yang tidak dapat dilihat orang lain.
Yang dapat dilihat atau diperhatikan orang lain dari diri kita adalah kata-kata, tindakan dan
penampilan kita sehari-hari. Bila kata dan tindakan merupakan pancaran dari diri yang
sesungguhnya, penampilan kita, sekalipun tidak mutlak, bisa juga memberikan gambaran
tentang diri kita. Ada kaitan antara yang di dalam dan di luar. Jadi, ada baiknya citra diri
(imej) mendapat perhatian kita juga.
Berikut adalah tips untuk memperbaiki imej Anda di depan orang lain.
Pertama, peliharalah tubuh Anda. Entah apa yang melatarbelakangi seseorang merusaki tubuhnya. Tatto dibuat di tubuhtangan, dada, punggung, leher dan bagian-bagian tubuh yang laindengan berbagai tampilan mulai dari bentuk yang sopan seperti
bentuk hati sampai ke bentuk yang menyeramkan seperti ular atau
kalajengking. Lihat misalnya para pemain sepak bola professional di Eropah. Hampir setiap
pemain memiliki tatto. Saya menyarankan agar Anda tidak mengikuti gaya hidup seperti ini.
Bayi yang baru lahir memiliki tubuh yang relatif bersih. Kulitnya mulus tanpa tatto.
Peliharalah tubuh Anda dan jagalah agar tidak ada tatto di tubuh Anda.
Kedua, bersihkanlah mulut Anda. Noda-noda kuning di gigi dan bau mulut bisa
merusak citra diri Anda. Bau mulut yang tidak sedap membuat orang lain menjaga jarak
dengan Anda. Gosoklah gigi Anda tiap hari. Pergilah ke dokter gigi secara teratur agar nodanoda kuning atau noda berwarna lain disingkirkan dari gigi Anda. Bila merasa perlu, Anda
bisa mengkonsumsi permin yang bisa menyegarkan bau mulut Anda. Anda sebagai suami
atau isteri sebaiknya memberi nasihat kepada pasangannya kalau ada indikasi bau mulut yang
tidka sedap atau muncul noda-noda kuning di gigi; orang lain yang sungkan memberikan
nasihat karena itu bisa menggangu perasaan yang dinasihati.
Ketiga, perhatikan apa yang Anda makan. Ada perkataan, 'Anda adalah apa yang Anda
makan.' Walaupun perkataan ini tidak sepenuhnya benar, tapi perkataan ini memberikan satu
pengertian bahwa makanan bisa mempengaruhi tubuh dan kondisi tubuh bisa mempengaruhi
citra diri. Bila Anda mengkonsumsi makanan yang baik, tubuh Anda bisa sehat dan itu bisa
terlihat dari wajah Anda. Bila Anda mengkonsumsi makanan yang tidak baik seperti lemak
berlebihan misalnya, tubuh Anda bisa gemuk. Tampilan diri Anda bisa kurang menarik.
Selain itu, makanan yang tidak baik, dalam kurun waktu yang panjang, bisa mengakibatkan
penyakit yang mengganggu kesehatan Anda. Oleh karena itu perhatikanlah apa yang Anda
makan.

Keempat, perhatikanlah bagaimana Anda makan. Apakah Anda makan di rumah atau di
restoran, milikilah tata cara makan yang baik. Ini bisa memperbaiki citra diri Anda. Anda bisa
mencontoh tata cara makan di restoran atau di hotel untuk Anda terapkan di rumah. Di
restoran atau hotel, alas piring, gelas, sendok makan, sendok garpu, sendok sup, pisau dan lap
tangan diletakkan sedemikian rupa. Di toko buku, selalu ada buku yang menyajikan tata cara
makan. Belilah satu buku untuk menolong Anda memahami etika pada waktu makan.
Kelima, berpakaianlah dengan rapi dan pantas ke pertemuan yang Anda
ikuti. Bila Anda ke pesta, pakailah pakaian pesta. Bila Anda pergi menonton
pagelaran musik klasik, pakailah pakaian yang pantas ke konser hall. Bila
Anda ke pertemuan yang tidak resmi, pakailah pakaian yang tidak resmi,
tetapi usahakanlah tetap rapi. Perhatikanlah agar pakaian Anda tidak lusuh
atau warna pakaian Anda tidak berubah banyak. Sedapat mungkin,
usahakanlah agar warna pakaian baju dengan celana atau rok Anda 'matching'.
Namun, hindarilah pengeluaran yang berlebihan untuk membeli pakaian demi
menjaga citra diri Anda.
Keenam, tatalah rumah Anda dengan baik. Benahilah rumah Anda. Catlah rumah Anda
secara teratur sehingga tampilan rumah Anda tetap baik dan sekaligus menjaga rumah Anda
agar tetap kelihatan menarik. Letakkanlah lukisan atau gambar pada tempatnya sehingga
rumah Anda tetap menarik buat orang yang berkunjung. Bila Anda punya taman, tatalah agar
tanaman diletakkan mengikuti nilai-nilai keindahan. Anda bisa menggunakan jasa ahli taman
untuk mengatur taman Anda. Bila Anda tidak mau mengeluarkan uang untuk membayar ahli
taman, Anda bisa mengatur taman Anda sendiri.
Semoga tips ini berguna buat Anda untuk memperbaiki citra diri Anda.

Tips agar menjadi orang yang dewasa


Wah!! Da tuntutan nih dari Orangtua dan Keluarga. "Kamu tuh harus dewasa,
dewasa!!". Q berfikir dan langsung merenung. Masih anak-anakkah aku?
Dengan umur 17th. "Umur 15, cara berfikirnya umur 25th" Tambah tuntutan.
"Bukan pengen dewasa, lalu lihat lihat hal-hal porno" Tambah tegas tuntutan.

Memang benar, mereka menuntut sesuatu yang benar dan baik. Namun kita
sebagai remaja, kritikan dan amarah tersebut belum dapat dicerna langsung.
Yang ada prasangka buruk.
Ya dah, agar kita menjadi lebih baik, dan tuntutan keluarga terpenuhi inilah
tips gar kita tambah dewasa :
1. Tau mana yang baik dan mana yang tidak baik.
2. Bisa memprioritaskan yang terutama dan yang pertama.
3. Dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, lebih bagus lagi dia dapat
membantu menyelesaikan masalah orang lain tanpa merugikan salah satu

pihak, tidak lari dari masalah.


4. Dapat berlaku adil dan bijaksana dalam mengambil keputusan. tidak
tergesa-gesa tapi juga tidak bertele-tele.
5. Sayang terhadap dirinya sendiri dan peduli terhadap orang lain dan
lingkungan sekitarnya.
6.Taat beribadah.
Langsung kita praktekkan ya. Moga kita tambah dewasa, menjadi yang baik--

Terbaik..
Tips : Agar Menjadi Orang Dewasa

Remaja. Masa yang sedang kita hadapi ini berada di tengah-tengah. Mengapa disebut di
tengah-tengah? Karena seorangramaja memiliki fisik dan psikis yang masih labil. Seorang
remaja terkadang bahkan sering bertingkah seperti anak-anak. Tapi kita ini bukan aak-anak!
Kita sudah memasuki masa dewasa. 8 Sifat Oarang Dewasa.
Banyak tuntutan dari pihak keluarga khususnya agar kita menjadi orang
dewasa. Mungkin kita pernah dinasehati atau bahkan dimaraahi agar dapat
bersikap lebih dewasa. Tuntutan ini bagus dan baik. Tuntutan yang membuat
kita semakin bijaksana, matang dan pastinya menjadi dewasa.
Oh ya, ada satu catatan penting agar menjadi orang dewasa. Bukan berarti
kita dituntut dewasa, lalu melihat gambar atau video porno. Bukan berarati pula
karena kita ingin dewasa, lalu berbuat seks sebelum waktunya (belum
manikah). Sebelumnya juga saya pernah menulis Tips Agar Menjadi Orang
Yang Dewasa di blog ini, hanya karena saya anggap tulisan itu belum
sempurna, maka saya tulis lagi lah Tips : Agar Menjadi Orang Dewasa.
Agar kita dapat melewati masa remaja denagan baik. Agar kita menjadi orang
dewasa. Agar tuntutan orang tua terpenuhi. Simaklah dn praktekkan Tips :
Agar MEnjadi Orang Dewasa :
Pertama, kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk.
Kedua, kita bisa memprioritaskan yang terutama dan yang pertama. Mana yang
harus dilakuakan terlebih dahulu, mana yang dapat diakhirkan.
Ketiga, kita dapat menyelesaikan diri kita sendiri dan dapat pula membantu
menyelesaikan masalah orang lain (terutama orang terdekat) tanpa merugikan
salah satu pihak.
Keemapat, tidak lari dari masalah.
Kelima, kita dapat berlaku adil dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Tidak teargeasa-gesa, tapi juga tidak bertele-tele.
Keenam, sayang terhadap diri kita sendiri dan peduli terhadap orang lain dan
lingkungan sekitar.

Ketujuh, taat menjalankan ibadah. Menjauhi apa yang dilarang dan


manjalankan apa yang diperintahkan Tuhan dan Rasulallah. Rajin pula dalam
melaksanakan amalan sunnah.
Kedelapan, lebih mementingkan orang lain ketimbang diri sendiri.
Yakinlah pada diri kita masing-masing, kita dapat menjadi orang yang
dewasa. Kita dapat melewati masa-masa sulit sebagai seorang remaja dan
jadilah orang yang dewasa.
Tips : Agar Menjadi Orang Dewasa ini juga dapat diartikan sebagai sifatsifat orang yang dewasa. So, 8 Sifat Orang Dewasa.
Dengan mempraktekan Tips : Agar Menjadi Orang Dewasa di atas, yakinlah
dan buktikanlah, kita dapat menjadi orang dewasa.

Tips Menjadi Pria Dewasa Penuh Sopan Santun


Mau jadi pria dewasa lagi penuh sopan santun? Berikut adalah tipsnya
Tidak berbicara keras
Kalau mau ngasih pendapat ga usah pke teriak-teriak kaya orang lagi marah-marah. Cukup
bicara dengan jelas dan penuh percaya diri, niscaya oang-orang yang mendengar argumen
Anda pun akan terpana.
Tidak memotong pembicaraan orang lain
Nah kalau yang ini jangan sampai Anda lakukan. jangan pernah motong kalau orang lain
bicara. Biarin dulu dia selesaikan bicaranya dia kalau ada yg ga setuju, baru di tamabhain
atau di interupsi. Tapi waktu si dia lagi ngomong jangan suka motong-motong kaya motor
motong jalan busway ;))
Tidak boleh lepas kontrol
Tahan emosi mu bro.Bersikap kalem dan tidak cepat meledak-ledak itu yang menambah nilai
plu seorang pria. Kalau berteman dengan orang yang suka marah-marah juga malas kan?
Apalagi bagi cewe, ttype cowo yg suka marah-marah kaya gini yg dijauhin ama cewe
biasanya
Hargai orang yang lebih tua
Memang jaman kita dengan jaman orang tua itu beda, banyak perbedaan dalam cara hidup,
padangan hidup dan cara berpikir, tapi tetap mereka lebih tua dari kita dan hidup serta makan
lebih banyak garam dari kita. So jika lagi diomongin ga usah bantah-bantah, dengerin aja,
kalau emang ga sesuai ya ga usah marah-marah sampai banting pintu donk Ga ada
manfaatnya
Menjadi dewasa, adalah proses aksiomatik yang terjadi pada setiap diri manusia
normal. Karena, bila proses itu tidak berjalan demikian, itu berarti ada yang tidak normal
dalam diri manusia itu.

Menjadi dewasa, adalah juga suatu keputusan yang penuh tanggung jawab dan
konsekuensi. Karena, setiap orang dewasa akan selalu bertanggung jawab penuh akan
apa yang dikerjakannya, dan memahami betul bahwa setiap perbuatan akan ada
konsekuensi logisnya.
Menjadi dewasa, adalah juga suatu pilihan dalam menyikapi segala ujian kehidupan.
Karena,

betapa

banyak

manusia

yang

memilih

cara

kekanak-kanakan

dalam

menyelesaikan urusan atau masalah kehidupannya, berjiwa kerdil, lari dari tanggung
jawab, tidak menerima kenyataan, dan lain sebagainya, itulah diantara sifat yang
menunjukan ketidak-dewasaan seseorang. Termasuk didalamnya bagaimana berprilaku,
dan berinteraksi kepada sesama manusia.
Untuk menjadi dewasa, seseorang harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi
tolak ukur apakah orang tersebut telah menjadi dewasa, atau belum. Diantara faktorfaktor itu adalah:

1. Kematangan berfikir: Seorang yang dewasa, tahu bagaimana harus berfikir


sebelum bertindak (berbuat). Ia tahu betul pentingnya perencanaan sebelum
melakukan suatu hal, dan evaluasi setelah melakukannya; tidak serta merta, dan
tidak grabak-grubuk. Seorang yang dewasa dapat berpikir logis, dan kritis.

2. Kedewasaan

emosional:

Seorang

yang

dewasa,

dapat

memahami

dan

mengendalikan gejolak emosinya. Justru itulah yang membedakannya dengan


seorang anak kecil, yang tidak tahu mengapa ia emosi dan bagaimana
mengendalikannya. Ia mampu menyalurkan dan menempatkan emosinya pada
sesuatu yang benar, tidak salah kaprah.

3. Kecerdasan ruhaniyah: Seorang yang dewasa, memiliki jiwa yang tenang; dalam
arti tidak ada kegundahan yang menyebabkan jiwanya labil. Kecerdasan
ruhaniyah adalah kemampuan ruhani untuk meyakini dan memahami, bahwa
ketenangan sejati itu bersumber dari yang Maha Menenangkan. Ruhani yang
cerdas, mampu mengetahui betul bahwa banyak keterbatasan yang ia miliki,
sehingga ia dapat menempatkan diri di hadapan Sang Penciptanya, mengetahui
hak-Nya, dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlashan.

4. Kepekaan sosial: Seorang yang dewasa, akan melihat dirinya adalah bagian dari
masyarakat. Suatu komunitas hierarki yang majemuk. Kepekaan hati terhadap
masalah dan kondisi sosial realita, akan mampu menumbuh-kembangkan rasa
empati, yang menepis jauh-jauh rasa egois dalam berbuat suatu hal. Seorang
yang dewasa akan sangat peka, bahwa apa yang dia berikan hari ini kepada
orang lain, suatu saat akan dia terima dari orang lain.
Penjelasan diatas jelas belum cukup. Itu semua hanya permukaan saja. Masih banyak
aspek yang dapat dikaji lebih dalam lagi, dari suatu sikap dan sifat yang menunjukan
kedewasaan seseorang.

Namun, setidaknya, ada yang perlu diingat disini, bahwa menjadi dewasa itu tidaklah
sulit, dan bukan hal yang menakutkan. Untuk menjadi dewasa hanya dibutuhkan
pengalaman, dan kemampuan mengambil hikmah dari pengalaman itu tentunya.
Sementara pengalaman itu, bergantung pada waktu. Itu berarti, sudah seharusnya
seorang yang semakin tua, semakin banyak pula hikmah dan ibroh dari pengalaman
yang ia miliki dalam hidupnya. Itu sudah cukup membuatnya menjadi lebih bijak dalam
menjalani hidup. Dan sifat bijak adalah milik orang-orang yang dewasa. Maka, belajarlah
untuk menjadi seperti itu
Setelah pengalaman, ada satu lagi yang penting, yaitu: Keluasan pergaulan. Untuk
mengambil makna dari luasnya pergaulan, sangat bergantung pada: dengan siapa kita
bergaul, dan apa yang bisa kita dapat perbuat dalam pergaulan tersebut (kebaikan
tentunya).

Kamu mungkin pemalu, tapi bikin temen baru nggak sesusah yang kamu kira koq.
Yang penting tau strateginya...

Tegur duluan
Biasanya orang pada males tegur duluan coz takut dicuekin. Itu justru sebabnya,
kamu yang harus melakukannya, jadi orang lain berpikir kalo kamu nggak
sombong or tertutup. Kalo ngga dapet respon yang oke? Tenang aja, masalah
tegur-menegur gak bakal bikin dunia kiamat koq!

Tanya-tanya
Kalo nggak tau lagi mau ngomong apa sama temen baru, kasih aja mereka pujian
yang disusul dengan pertanyaan. Misalnya: "Rambut kamu model apa sih, koq
keren banget yah? Kamu ke salon mana sih?" Dia bakal seneng deh karena dapat
pujian dan pertanyaanmu bakal bikin percakapan kalian mengalir.

Rajin latihan

Lain kali saat kamu lagi ngantri di kasir atau di mana aja, coba latihan
dengan membuka percakapan dengan orang di sebelahmu. Yang simpel aja,
kayak " Panjang banget yah antriannya?" Nggak usah tegang, cuman obrolan
singkat koq.
Benarkah nasib menjadi kaya atau miskin sudah ditetapkan sebelum lahir ke dunia, yaitu di
Lauhul Mahfuz? Apakah takdir jadi miskin atau kaya tidak bisa diformat?
Sering kali kita mendengar pertanyaan-pertanyaan sumbang tentang hubungan antara
kesuksesan dan nasib. Misalnya, apakah kesuksesan hanya dimiliki oleh mereka yang punya
nasib baik sejak lahir? Benarkah nasib menjadi kaya atau miskin sudah ditetapkan sebelum
lahir ke dunia, yaitu di Lauh Mahfuz? Apakah takdir jadi miskin atau kaya tidak bisa diformat
melalui usaha manusia?
Masalah ini bukanlah masalah yang hanya dirasakan sebagian kecil manusia saja. Sungguh,
kita semua terlibat langsung dalam masalah ini. Makanya, kita dituntut untuk memahami
sejauh mana hubungan antara usaha manusia dengan takdir yang akan terjadi. Sehingga tidak
gampang memberikan vonis terhadap nasib buruk yang terjadi pada diri kita dengan
mengatakan, bahwa semuanya sudah ditetapkan Allah sebelum kita dijadikan khalifah di
bumi.
Tulisan DR. Muhammad Ghazali ini adalah salah satu buku yang membicarakan tentang
hubungan kesuksesan dan nasib manusia. Di dalamnya dibicarakan, mulai dari sifat-sifat
manusia sukses, memahami hari-hari yang dimiliki, mengingatkan manusia bahwa hidup
sukses dibentuk oleh pikirannya sendiri, mengatasi kecemasan-kecemasan yang sering
menghinggapi kehidupan. Juga, perilaku-perilaku manusia yang harus dimiliki setelah sukses
ikut juga menjadi pembahasan penulis.

Misalnya, senantiasa mensyukuri apa yang telah diberikan Allah. Tidak pernah lupa bahwa di
dalam harta yang dimiliki masih ada hak-hak orang lain yang harus diberikan. Usaha
memang kita yang lakukan, tapi tanpa orang lain usaha kita juga tidak akan pernah sampai
pada titik akhir yang diinginkan.
Selain itu, bahasa yang digunakan penulis cukup sederhana dan jelas, khas aktivis organisasi
yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam berkomunikasi dan bertemu dengan berbagai
orang dengan latar belakang yang beragam, menjadikan buku ini bukan saja mudah dipahami
oleh para aktivis organisasi, tetapi juga untuk masyarakat awam yang ingin meraih
kesuksesan. Sungguh tepat sekali apa yang ditulis dicover belakang buku, bahwa buku ini
bukan untuk semua orang. Namun hanya untuk orang-orang yang belum puas dengan
hidupnya saat ini. Buku ini hanya cocok untuk orang yang ingin mendapatkan kehidupan
yang lebih baik dari sekarang.
Jadi, buku ini benar-benar layak untuk dimiliki karena dapat memberikan support dan
menghilangkan sikap fatalis dalam memahami hasil usaha manusia dan takdir. Karena usaha
dan takdir senantiasa berjalan seiring. Jika komponen usaha yang dilakukan sempurna, tak

pelak lagi takdir yang terjadi akan sesuai dengan usaha tersebut. Karena apa yang tercatat di
Lauh Mahfuz bukanlah waktu kapan sukses atau waktu kapan susah, tapi yang tertulis adalah
modusnya.
Karena Lauh Mahfuz adalah kitab yang berisi segala kemungkinan peristiwa yang terjadi di
dunia, bukan peristiwa mutlaknya dan juga bukan panjang-pendeknya waktu kesuksesan atau
waktu kesusahan. Bahkan buku ini sangat menggarisbawahi, bahwa tidak ada yang bisa
mengubah hidup anda kecuali diri sendiri.
Apabila benar-benar mau mengubah hidup menjadi lebih menyenangkan, maka pelajarilah
arahan-arahan yang diberikan penulis. Buku ini telah mengubah banyak hidup orang.
Sekarang, giliran kita untuk berubah sesuai yang didambakan. [Rahmad Hidayat Nasution,
mahasiswa universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Fakultas Syariah Islamiyah, Tingkat IV]
Dewasa itu tidak selalu harus dilihat dari usia seseorang. Dewasa bisa dilihat dari
tingkah laku,ucapan, perbuatan,dan pemikiran kita sendiri,bukan begitu?
Sedangkan untuk semua orang yang sulit menjadi dewasa ada sedikit tip yang
mungkin
bisa
anda
gunakan
:
1).
Bercermin
Bercermin dapat membuat kita melihat hal - hal apa saja yang sudah kita
lakukan, Yang baik dan yang buruk. Bukankah sedari kecil kita sudah diajarkan
yang
baik
untuk
kita
dan
yang
buruk
untuk
kita?
2).
Bijaksana
Kenapa harus bijaksana? Karena kedewasaan seseorang itu dapat dilihat dari
cara dia menyelesaikan sebuah masalah. Apabila Dia menyelesaikan masalah
melibatkan emosi,atau berfikir pendek dan mudah terpengaruh, maka orang
tersebut
masih
bersifat
ke
kanak
anakan.
3).
Posisi
kan
diri
kita
pada
posisi
orang
lain.
Nah untuk yang ini,terkadang kita selalu berfikir dan mencari solusi hanya
dengan mengandalkan apa yang orang lain katakan, tanpa berfikir kearah yang
jauh.Seseorang bisa dikatakan dewasa apabila dia mampu memposisikan dirinya
diantara masalah yang berlangsung, baik dalam sisi buruk nya atau pun dari segi
baiknya. Dan menilai, mana yang terbaik dan harus dilaksanakan untuk
memecahkan
suatu
masalah.
Itu saja dari saya, mungkin memang hanya sedikit tip. mudah - mudahan
bermanfaat.
Tips jadi pria dewasa :
Tidak berbicara keras
Kalau mau ngasih pendapat ga usah pke teriak-teriak kaya orang lagi marah-marah. Cukup bicara
dengan jelas dan penuh percaya diri, niscaya oang-orang yang mendengar argumen Anda pun akan
terpana.
Tidak memotong pembicaraan orang lain
Nah kalau yang ini jangan sampai Anda lakukan. jangan pernah motong kalau orang lain bicara.
Biarin dulu dia selesaikan bicaranya dia kalau ada yg ga setuju, baru di tamabhain atau di interupsi.
Tapi waktu si dia lagi ngomong jangan suka motong-motong kaya motor motong jalan busway ;))
Tidak boleh lepas kontrol

Tahan emosi mu bro.Bersikap kalem dan tidak cepat meledak-ledak itu yang menambah nilai plu
seorang pria. Kalau berteman dengan orang yang suka marah-marah juga malas kan? Apalagi bagi
cewe, ttype cowo yg suka marah-marah kaya gini yg dijauhin ama cewe biasanya
Hargai orang yang lebih tua
Memang jaman kita dengan jaman orang tua itu beda, banyak perbedaan dalam cara hidup,
padangan hidup dan cara berpikir, tapi tetap mereka lebih tua dari kita dan hidup serta makan lebih
banyak garam dari kita. So jika lagi diomongin ga usah bantah-bantah, dengerin aja, kalau emang ga
sesuai ya ga usah marah-marah sampai banting pintu donk Ga ada manfaatnya

19 Tips Menjadi Pribadi yang Menawan & Menarik (Baca


lagh sebelum Menyesal)
oleh Bangsad Community pada 06 Mei 2010 jam 19:16

Kamu orang biasa saja? Bukan artis? Bukan konglomerat? Bukan ilmuwan? Bukan orang
terkenal? Jangan khawatir, kami akan memberikan tips untuk kalian semua. Tips yang akan
membuat kalian menarik, menjadi pribadi penuh pesona.
Inilah 19 tips menjadi pribadi yang menawan yang kami kembangkan dari pemikiran dr. Yul
Iskandar, DSJ., MBAP.,MASRS., PhD. pendiri Yayasan Dharma Graha. Selamat mengikuti!
1. Berubahlah dengan waktu dan tempat! Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti:
merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia
akan tersenyum bersama kamu! Menangislah, dan kamu akan menangis sendirian! Mutiara
kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun.
Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa
masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.
2. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya! Sering-seringlah bepergian,
menjelajahi dunia. Semakin sering kamu bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang,
maka kepribadian kamu akan semakin matang tanpa kamu sadari.
3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi langgeng, dan silaturahmi tetap
terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan
kecuali dari Allah semata.

4. Hargailah dan nikmatilah alam. Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan
menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik,
misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.
5. Hargailah orang lain. Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa,
memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan
kita di saat yang tak terduga, percayalah!
6. Jaga tingkah laku. Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila
waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah
pertempuran hidup telah kita menangkan.
7. Jangan kekanak-kanakan. Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan
mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda
kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam
mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.
8. Jangan mencari kesalahan orang lain. Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.
9. Jangan rendah diri. Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita
tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang
manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!
10. Jangan sombong. Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan
menandakan kekosongan.
11. Kembangkan minat pada berbagai hal. Jangan membatasi diri kamu, perluas bakat, minat,
kemampuan, pengetahuan, dan keahlian kamu. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan
terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya,
sehingga kamu akan semakin bersinar dan penuh pesona.
12. Selalu baik pada orang lain. Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain,
bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di
langit akan mencintaimu.
13. Selalu belajar. Semakin sering kamu belajar, maka semakin banyak yang kamu ketahui.
Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi kamu, sehingga kamu merasakan nikmatnya berbagi
dan indahnya ilmu.
14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun. Dengan banyak
mengetahui hal yang paling baru, maka kamu akan tampil semakin percaya diri dan penuh
pesona. Semakin banyak hal baru yang kamu tahu, maka akan semakin banyak pula yang
mencari dan mengejar kamuyakinlah!
15. Selalu tegap, sigap, dan siap. Posisi atau postur tubuh kamu di dalam berkomunikasi
dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri kamu yang sebenarnya. Oleh karenanya,
milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah
pudar!
16. Selalu tersenyum pada orang lain. Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi

senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.


17. Senang bekerja sama dengan orang lain. Inilah yang membuat jaringan (network) kita
semakin luas, erat, dan kuat.
18. Senang menolong orang lain. Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya
kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin
sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.
19. Terimalah nasib apa adanya. Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa badai pasti
berlalu dan roda itu berputar. Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencacimaki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di
sinilah letak keadilan-Nya.
Dengan merenungi dan menerapkan semua hal di atas, maka menjadi pribadi penuh pesona
saat ini bukanlah sesuatu hal yang mustahil bagi diri anda. Jika masih belum percaya,
cobalah!
Bersikaplah ramah...

Jika kamu ramah siapapun akan merasa nyaman di dekatmu...dan jika sudah
begitu..teman2 yang ingin mengenalkannya kepadamupun akan berkata
'kenalan aja..dia baek kog"...dan akan menambahkan banyak teman-temanmu....
BAgaimana ramah itu...??
Mudah saja, pastinya kamu jangan memasang lagak layaknya orang yang
disegani...cerahkan wajahmu dalam artian hiasi dengan senyum kecil..karena
ingat, orang yang senyum memiliki aura berbeda....
Mudah-mudahlah bergaul..tapi jangan bergaul ke arah yang salah....dan jangan
sesekali kamu ceplas-ceplos yang justru secara tidak langsung menyinggung
perasaan orang lain karena itu sudah menjadi nilai minus....
Pintar-pintarlah bercanda,,,, karena itu salah satu jalur membuka banyak
teman..biasanya dengan begitu obrolan pun terasa segar sehingga kamu dinilai
baik oleh orang...
Jangan pilih-pilih...!!!
Bergaullah dengan siapa saja tanpa memandang status atau sosialnya.... kecuali
terhadap mereka yang pergaulannya justru menjerumuskan..jauhkan pelanpelan..agar kita tidak terbawa mereka dan tidak pula menyinggung mereka..jadi
kamu bisa berkawan dengan siapapun...
materi referensi:
salam ikan..piiss..
Pertama
anda
harus
buka
diri
perbanyak wawasan sehingga ada bahan obrolan

berani

kenalan.
anda.

kebutuhan tertinggi manusia adalah PENGHARGAAN dari LINGKUNGAN-nya...


sama saat kita bergaul... orang-oang di sekeliling kita ingin mengaktualisasikan
diri dan tentu saja mereka memerlukan PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN dari
kita
(lingkungan)
oleh sebab itu, saat kita bergaul tunjukkan bahwa kita MENGHARGAI temanteman kita, tunjukkan bahwa kita tidak MEREMEHKAN mereka, dan tunjukkan
rasa
antusias
kita
saat
berbicara
dengan
mereka...
saat
mereka
(teman
kita)
merasa
NYAMAN
dengan
kita...
maka dengan sendirinya akan banyak orang yang akan MENDEKATKAN diri
dengan kita.. karena mereka YAKIN bahwa kita MENGHARGAI, MENGAKUI,
ANTUSIAS, dan TIDAK MEREMEHKAN mereka...
berikut tips2 dari sy:
-menerima perbedaan
kalo pengen bergaul baik, langkah awalnya harus tidak membeda-bedkan temen,
karna kalo membeda2kan temen, kalo y6 beda tuh banyak, gimana mw punya
banyak temen?
-menjadi pendengar y6 baik
kalo temen kita tuh curhat, jadilah kita pendengar pasif, y6 hanya
mendengarkan 1 arah n tdk memberikan masukan apa2. kalo dy bicara karna
ingin mengakrabkan diri d6n kt, jadilah pendengar aktif, selain sabar mendengar
n menyimak pembicaraannya, kita juga berbicara tntang diri kt
-harus bisa dipercaya
kita bisa dipercaya kalo kita nepatin janji kita, jujur terhadap teman, konsisten
pada pendirian (tidak plin plan), bisa diandalakan(bisa
mempertanggungjawabkan tugas d6n baik) dan bisa memegang rahasia(nggak
bocor)
-tips bergaul d6n tmn y6 sok tw
dengarkan apa y6 dy bicarakan walaupun menurut kita itu kurang pas, dan
jangan memberi komentar apa2, nanti kalo dy ngliat kt g da ekspresi, dy bakal
bosen ndiri kok. jgn menyangkal kat2ny, spt "masa, sh?" "Y6 bener?" "kamu
salah!" mulai saat ini, hindari dh, mlontarkan kata2 spt tu kpdny. jgn sewot
kpdny, santai aja, spt melontarkan jokes y6 membuatny mengalihkan
pmbbicaraan sok tw ny itu. y6 terakhir ajak dy membahas hal serius y6 blm
prnah ia bicarakan, hal itu dpt membuatny merasa tertantang.
-p6n brtemen lwt surat atw email?
hindarilah kata y6 bertele2, langsung to d point aja, nanti kalo bertele2, dy jd ilfil
ama kt. tuturkn kata y6 santun dan sopan. hindari jg pertanyaan pribadi, jg beri
dy kesan y6 menynangkan tentang kt.
-bersahabat y6 sehat
terima apa adany, jg bersyukur kt punya sahabat sebaik dy. saling mendukung

dan jangan sedih bila temen senang. hargai sahabat kt dan jgn mempermalukan
dy pd org lain. kalo km kecewa terhadap shbt km, berbicaralah dgn baik, jgn
dipendam. terakhir kamu harus beri dy perhatian agar kebaikan kecil kt pun
membekas di hatinya
semoga berhasil, good luck!
materi referensi:
bonus tips persahabatan
kalo mau tau caranya yg pst ya langsung z nny ke psikolog...
wkwkwkwk...
ya kalo cuma bole sekedar kasi saran si, kalo mau bnyk temen ya u harus
membuka diri dalam arti u harus bisa berinteraksi dengan semua orang tnp
memandang
status
ataupun
yg
laen2
la...
dan ada lagi kalo mau bnyk temen tu u harus buat suasana yg nyaman ketika
sedang
ngobrol
ato
lagi
hang
out
bareng...
jgn buat suasana jadi makin tegang dalam arti mis temen u lagi stress mknya
ajak loe hang out dan ternyata u disana cuma ngeledekin dia ato apalah yg u
anggap lucu pdhl temen kamu itu lagi "bad MOOD" maka rencana yg u buat
untuk menghibur dia malah berbalik seperti senjata makan tuan...
y
w
cuma
sekedar
berbagi
pengalaman...
bole dipraktekan dan bole jg kalo diabaikan..
Bergaul yang baik dengan orang yang baik-baik dengan cara yang baik-baik,
begitu
khan
maksudnya
(
supaya
tidak
salah
gaul
)
Di dunia ini banyak komunitas yang dengan tangan terbuka menerima siapapun
yang ingin bergabung atau minimal jadi simpatisan mereka. Contohnya di Yahoo!
Answer
ini
(
yang
on
line
)
Ada juga komunitas yang off line, tinggal cari info dan bergabunglah.
Secara garis besar cara bergaul yang baik praktisnya
1.
Banyak
2.
Banyak
mendengar
dan
perhatian
ama
3.
Saling
mambantu
dan
4.
Menjaga
perasaan
orang
Lebih

praktis

lagi

adalah :
senyum
teman
menerima
lain
:

Kita hadirkan rasa paling bahagia pada diri kita di manapun berada, termasuk
ketika bergaul dengan teman-teman . Pasti mereka juga akan terpengaruh
dengan perasaan bahagiamu.
CARANYA
1.Buka pikiran tertutup; coba dengarkan dan cari titik temu, singkirkan segala
tekanan.
2.Dapatkan kepercayaan; luangkan diri untuk memikirkan dan memperhatikan
orang lain, bersikap yang terbaik serta berusaha menepati janji

3.Dapatkan keyakinan dari orang lain; tunjukkan keyakinan diri, berusaha


beradaptasi
dan
ringan
untuk
membantu
Tips

buat

orang

menyukai

kita

1.Jadi pendengar yang baik; menjaga omongan, tidak banyak omong, dan
kadang
sesekali
bertanya
(bukti
kita
benar-benar
mendangarkan)
2.Belajar memuji (tulus tidak basa-basi; bukti kita memperhatikan dan serius
memahaminya
(coba
dengarkan
kata
hatinya)
3.Biarkan orang memberi pertolongan; karena dia malah senang maka jangan
dikecewakan
asal
tidak
terlalu
merepotkan
4.Tersenyum riang, berikan keceriaan dan kebahagiaan kita pada semua orang
5.Tepati janji, sehingga akan dipercaya dan dihargai orang lain, buang
berperasaan harga diri (tinggi atau rendah), wajar saja penuh pengertian
6.Hindari
7.Selalu

perdebatan
berpenampilan

8.Hilangkan kebiasan buruk

dan
rapi,

rasa

tersinggung

bersih,

sopan

ataupun
dan

iri
serasi