Anda di halaman 1dari 8

Bab III

Metodologi Penelitian

3.1. Desain Penelitian


Desain penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif analitik dengan pendekatan
cross sectional mengenai gambaran perilaku perawatan lansia oleh keluarga dan faktorfaktor yang berhubungan pada pengunjung Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan
Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian


Penelitian ini dilaksanakan pada 21 sampai dengan 28 Maret 2016 di Puskesmas
Kecamatan Grogol pertamburan, Jakarta Barat.
3.3. Sumber Data
Sumber data terdiri dari:
Data primer yang diambil dengan kuisioner yang diberikan kepada keluarga yang tinggal
bersama lansia yang datang ke Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk,
Jakarta Barat.

3.4. Populasi

Populasi target adalah semua keluarga yang tinggal bersama lansia di Kecamatan
Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Populasi terjangkau adalah semua keluarga yang tinggal bersama lansia yang
berkunjung ke Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta
Barat.

3.5. Kriteria Inklusi dan Ekslusi


3.5.1 Kriteria inklusi
3.5.1.1 Semua keluarga yang tinggal satu rumah bersama lansia yang datang
berkunjung ke Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta
Barat.

3.5.1.2 Semua keluarga yang tinggal satu rumah bersama lansia yang datang
berkunjung ke Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta
Barat yang bersedia berpartisipasi menjadi responden.
3.5.2 Kriteria ekslusi adalah:
3.5.2.1 Keluarga yang tinggal satu rumah bersama lansia yang datang berkunjung ke
Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat
yang tidak bersedia berpartisipasi menjadi responden.
3.6 Sampel
3.6.1 Besar Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang ingin kita teliti. Penelitian dilakukan
terhadap ibu hamil yang datang ke Puskesmas Kecamatan Grogol pertamburan,
Jakarta Barat pada 21 sampai dengan 28 Maret 2016.
Penentuan besar sampel menggunakan data proporsi dari penelitian-penelitian
sebelumnya. Besar sampel ditentukan melalui rumus seperti di bawah, maka
didapatkan besar sampel penelitian adalah seperti berikut:
( Z )2 p . q
N 1=
L2
N 2=N 1 +( 10 N 1)

Keterangan:
N 1=

jumlah sampel minimal

N 2=

jumlah sampel yang ditambah substitusi 10% (substitusi adalah

persen subjek penelitian yang mungkin keluar atau drop out)


Z =

tingkat batas kepercayaan, dengan nilai = 5%. Didapatkan Z

pada kurva distribusi normal = 1,96


p=

proporsi yang diteliti

q=

1p

L=

derajat kesalahan yang masih dapat diterima adalah 10% = 0,1

3.6.2 Teknik Pengambilan Sampel


Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik
probability sampling yaitu Multistage Random sampling. Alasan teknik pengambilan sampel
ini karena kami mengetahui jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini dengan
cara melihat data puskesmas Kecamatan grogol Petamburan, lalu kami mengambil
puskesmas Kelurahan Jelambar Baru sebagai stage 1, kemudian kami mengambil rw 09
sebagai stage 2, lalu kami melakukan simple random sampling untuk mendapatkan jumlah
sample yang kami butuhkan yaitu sebesar 103 sampel.
3.7. Identifikasi Variabel
Dalam penelitian ini digunakan variabel bebas (independent) , variabel terikat
(dependent). Variabel bebas berupa umur ibu, tingkat pendidikan, pekerjaan, paritas,
pengetahuan, jarak kehamilan, penghasilan, jarak tempat tinggal, dukungan suami . Variabel
terikat yaitu keteraturan antenatal care ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan
Grogol Pertamburan pada tanggal Maret 2016.
3.8. Cara Kerja

3.8.1

Menghubungi Kepala Puskesmas Kecamatan Grogol Pertamburan yang menjadi


daerah penelitian untuk melaporkan tujuan dilakukannya penelitian dan meminta izin
untuk mengadakan penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Grogol

3.8.2

Pertamburan.
Menentukan sampel dengan teknik probability sampling yaitu multistage random
sampling. Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Grogol Pertamburan ditetapkan
sebagai tempat penelitian. Sampel diambil berdasarkan populasi terjangkau yaitu
semua ibu yang memiliki anak kandung berusia 0-12 bulan yang bertempat tinggal di
wilayah kerja Puskesmas kelurahan Jelambar Baru yang sudah memenuhi kriteria

3.8.3

inklusi.
Melakukan pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penelitian berupa
kuesioner. Kuesioner dibagikan ke ibu-ibu yang memiliki anak kandung berusia 0-12
bulan yang bertempat tinggal di wilayah kerja puskesmas kelurahan Jelambar Baru,
Jakarta Barat.

3.9 Manajemen Data


3.9.1 Pengumpulan Data
Data dikumpulkan dari ibu-ibu yang memiliki anak kandung berusia 0-12 bulan yang
bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat.
Teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner.
3.9.2 Pengolahan Data
Terhadap data-data yang telah dikumpulkan dilakukan pengolahan berupa proses
editing, verifikasi, koding, dan tabulasi. Selanjutnya dimasukkan dan diolah dengan
menggunakan program komputer, yaitu program SPSS (Statistical Package for Social
Science)versi 16.0.
3.9.3. Penyajian Data
Data yang didapat disajikan secara tekstular dan tabular.

3.9.4. Analisis Data

Terhadap data yang telah diolah kemudian dilakukan analisis sesuai dengan cara uji
statistik menggunakan Uji Chi Square dan t-test dengan menggunakan program komputer,
yaitu program SPSS (Statistical Package for Social Science)versi 16.0.
3.9.5. Interpretasi Data
Data diinterpretasi secara observasional deskriptif antar variabel-variabel yang telah
ditentukan
3.9.6. Pelaporan Data
Data disusun dalam bentuk pelaporan penelitian yang selanjutnya akan di
presentasikan di hadapan staf pengajar bagian Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas
Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) dalam forum pendidikan Ilmu
Kesehatan Masyarakat FK UKRIDA.
3.10 Definisi Operasional
3.10.1 Pengetahuan
Definisi : Menurut Icca N, dan Kartinah dalam penelitiannya mengenai Hubungan
Tingkat Pengetahuan Keluarga Terhadap Sikap Keluarga dalam Pemberian
Perawatan Activities Daily Living (ADL) pada Lansia di Rumah di Desa
Tanjungrejo Pati, informasi mengenai ADL diukur berdasarkan kemampuan
menjawab benar pertanyaan pada kuisioner yang diberikan, yang mencakup
tahu, memahami, aplikasi.
(Naryani I, Kartinah. Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Terhadap
Sikap Keluarga dalam Pemberian Perawatan Activities Dailiy Living
(ADL) pada Lansia di Rumah di Desa Tanjungrejo Margayoso Pati. Berita
Ilmu Keperawatan, Juni 2009; 5(2): 81-6.
Alat Ukur : Kuesioner
Cara Ukur : Pertanyaan pada kuisioner
Hasil ukur : Baik = bila responden menjawab pertanyaan dengan benar >50% dari
total pertanyaan.

Cukup = bila responden menjawab pertanyaan dengan benar 50% dari


total pertanyaan.
Kurang = bila responden menjawab pertanyaan dengan benar <50% dari
total pertanyaan.
Koding : Kode 0 = baik
Kode 1 = cukup
Kode 2 = kurang
Skala Ukur : Ordinal
3.10.2 Pendapatan
Definisi : Menurut penelitian Siti Maryam, Rosidawati mengenai Beban Keluarga
Merawat Lansia dapat Memicu Tindakan Kekerasan dan Penelantaran Terhadap
Lansia, penghasilan rata-rata keluarga per bulan (dalam rupiah), baik yang dihasilkan
oleh kepala keluarga maupun anggota keluarga, sesuai dengan kebutuhan keluarga.

(Maryam RS, Rosidawati, Riasmini NM, Suryati ES. Bean Keluarga Merawat Lansia
dapat Memicu Tindakan Kekerasan dan Penelantaran Terhadap Lansia. Jurnal
Keperawatan Indonesia Vol 15 no 3 November 2012 hal 143-150.

Alat ukur : Kuesioner


Cara ukur : Pertanyaan pada kuesioner
Hasil ukur : Rendah = bila penghasilan keluarga per bulannya kurang dari upah
minimum regional (<Rp. 3.100.000,-).
Tinggi = bila penghasilan keluarga per bulannya sama dengan atau
lebih dari upah minimum regional (Rp. 3.100.000,-).
Koding : Kode 0 = rendah
Kode 1 = tinggi
Skala

: ordinal

3.10.3 Pendidikan
Definisi : Menurut penelitian Darwinto Y dan Suhadi yang berjudul Hubungan
Tingkat Pendidikan dengan Peran Keluarga dalam Merawat Lansia dengan
Osteoartritis di Desa Bondo Kabupaten Jepara, jenjang sekolah formal yang
telah ditamatkan oleh keluarga.

(Darwinto YK, Suhadi, Purnomo. Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Peran


Keluarga dalam Merawat Lansia denga Osteoartritis di Desa Bondo Kabupaten
Jepara. Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 no 3 November 2013 hal 140-151.

Alat ukur : Kuesioner


Cara ukur : Pertanyaan pada kuesioner
Hasil ukur :Menurut Penetapan Presiden republic Indonesia no 19 tahun 1995 tentang
Pokok-pokok sistem pendidikan nasional Pancasila.23
Dasar = bila ibu yang tidak bersekolah atau tidak mendapat pendidikan
dengan yang masa belajar belajar nya 9 tahun.
Menegah = bila ibu mendapat pendidikan dengan masa belajar 3-4 tahun
setelah menyelesaikan pendidikan nya di tingkat pendidikan dasar
Tinggi = bila ibu mendapat pendidikan tinggi dengan masa belajar 4-6 tahun
setelah menyelesaikan pelajaran di tingkat pendidikan menengah.
Koding : Kode 0 = dasar
Kode 1 = menengah
Kode 2 = tinggi
Skala : Ordinal