Anda di halaman 1dari 6

SIMULASI PRODUKSI

Dari hasil simulasi produksi tanggal 15 Januari 2016,mengenai produksi perakitan


rangkaian lampu TL ,didapatkan waktu produksi sebagai berikut :

Jumlah orang
Jumlah produk
Waktkau produksi
Hasil produksi
Rata-rata produksi
Jumlah post kerja

; 9 orang(7 laki-laki dab 2 perempuan)


; 9 unit (7 OK dan 2 NG)/ 78% FG yang Release QC
; 11 menit
; 7 OK dan 2 NG(not good)
; 1,22 menit/unit
;9

Dari data diatas,dapat diketahui ,waktu siklus,waktu normal dan waktu baku sebagai
berikut ;
a. Waktu Siklus
Waktu siklus diperoleh dari rata-rata waktu penyelesaian 1 unit produk.
Ws = Total Waktu Proses Produksi / Jumlah Produk
Ws = 11:7
Ws = 1.22 menit/unit
b. Waktu normal
Waktu Normal dipergunakan untuk menyesuaikan tingkat kinerja personel
yang setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan tujuan agar
mendapatkan waktu siklus yang wajar.
Wn = Ws x P (Penyesuaian)
Nilai pennyesuaian didapatkan dengan mengamati karakter karyawan yang di
amsumsikan kedalam tabel Westinghouse dimana terdapat 4 faktor dapat dilihat
pada tabel dibawah :
NO

FAKTOR

KELAS

1
2
3
4

Ketrampilan
Usaha
Kondisi Kerja
Konsistensi

GOOD
GOOD
FAIR
FAIR

PENYESUAIA
N
+0,03
+0,05
-0,03
-0,02

LAMBANG
C2
C1
E
E
+

+ 0,03

Jadi P = 1+0,03 = 1,03 , jika nilai P > 1 maka menunjukan karyawan


tersebut bekerja tergolong cepat dan sebaliknya jika nilai P < 1 maka karyawan
tersebut tergolong lambat.
Wn

= 1,22 x 1,03
= 1,2566 menit/unit

c. Waktu Baku
Merupakan waktu yang diberikan kepada pekerja untuk menyelesaikan
perkerjaan disamping waktu normal yang ditambah dengan kelonggaran.
100
`Wb = Wn x 100all (kelonggaran)
L = kelonggaran
Kelongaran didapatkan berdasarkan faktor faktor yang berpengaruh yang
diantaranya tenaga yang dikeluarkan (berat-ringan), kondisi kerja, gerakan kerja,
kelelahan mata, keadaan suhu kerja, keadaan atmosfer dan keadaan lingkugan
yang baik.
Kelonggaran tersebut telah kami analisa dan kami masukan dalam tabel
kelonggaran
Sehingga didapatkan nilai setiap faktor adalah sebagai berikut

%
spesifikasi
kelonggaran
Tenaga
yang Pekerjaan ringan tanpa beban, dimeja dan
dikeluarkan
duduk
5,5
Sikap kerja
Duduk, ringan
0,5
Gerakan kerja
Bebas dengan alat berat (palu)
0
Pangdangan
yang
terputus
putus
Kelelahan mata
(memasang moorbaut
5
Keadaan suhu tempat
kerja
Normal (22-28 C)
3
Keadaan Atmosfer
Ruangan yang berventilasi, udara segar
0
Faktor

Keadaan
yang baik
Jumlah

lingkugan
Bersih, sehat, cerah, dan kebisingan rendah

0
14

100
Wb = 1,2566 x 10014

= 1,2566 x 1,1628
= 1,4611 menit/unit
Sehingga diperoleh waktu baku 1,4611 menit/unit
Jadi target produksi yang diinginkan PPIC sebelum simulasi adalah sebesar
350 unit/shift (1,2 menit/unit) dengan tenaga kerja 9 pekerja, akan tetapi setelah
dilakukan perhitungan waktu baku maka diperoleh waktu produksi 1.4611
unit/menit, jadi realisasi target yang dapat diajukan oleh PPIC adalah sebgai
berikut:
Jam kerja 7 jam/shift = 420 menit
Waktu baku

= 1,4611 menit/unit

Jumlah target yang dapat terealisasi = 420/1,4611


= 287 unit/shift
Karena saat simulasi terjadi kerusakan pada saat proses perakitan maka PPIC
melakukan perhitungan untuk mengetahui kebutuhan bahan baku (RM) yang harus
di order dari gudang agar target yang diinginkan tercapai
Kerusakan pada saat simulasi 2 unit dari 9 unit bahan baku (22% produk
yang NG)
Kebutuhan bahan baku untuk bahan baku yang harus di pesan
= Target Realisasi +( % kerusakan x Target realisasi)
= 287 + (0,22 x 287)
= 350,14 (350) part
Jadi 350 part merupakan kebutuhan setiap komponen seperti fitting, ballast
dan lain-lain yang akan dirakit mejadi sebuah 1 set lampu TL. Dengan
demikian maka target yang diharapkan bisa terpenuhi.