Anda di halaman 1dari 3

1.

Pentingnya PRO Memahami Prinsip Hubungan Industrial


Peran seorang Public Relations Officer sangat dibutuhkan dalam sebuah
organisasi atau perusahaan. Public Relations Officer memiliki fungsi sebagai jembatan
antara perusahaan dengan publik atau antara manajemen dengan karyawannya agar
tercapai mutual understanding (saling pengertian) antara kedua belah pihak. Public
Relations Officer bertindak sebagai komunikator ketika manajemen berhubungan dengan
para karyawan atau ketika terjadi perselisihan. Berdasarkan hal tersebut, maka dari itu
sangat erat kaitannya antara Public Relations Officer dan pentingnya seorang Public
Relations Officer memahami prinsip hubungan industrial agar mampu menjalankan tugas
dan kewajibannya sebagai jembatan seperti diatas dengan baik.

2. Prinsip Hubungan Industrial


Payaman J. Simanjuntak (2009) menjelaskan beberapa prinsip dari Hubungan
industrial, yaitu :
1. Kepentingan Bersama: Pengusaha,

pekerja/buruh,

masyarakat,

dan

pemerintah
2. Kemitraan yang saling menguntungan: Pekerja/buruh dan pengusaha
sebagai mitra yang saling tergantung dan membutuhkan
3. Hubungan fungsional dan pembagian tugas
4. Kekeluargaan
5. Penciptaan ketenangan berusaha dan ketentraman bekerja
6. Peningkatan produktivitas
7. Peningkatan kesejahteraan bersama
Prinsip hubungan industrial didasarkan pada persamaan kepentingan semua unsur
atas keberhasilan dan kelangsungan perusahaan. Dengan demikian, hubungan
industrial mengandung prinsip-prinsip berikut ini:
1. Pengusaha dan pekerja, demikian Pemerintah dan masyarakat pada
umumnya, sama-sama mempunyai kepentingan atas keberhasilan dan
kelangsungan perusahaan.

2. Perusahaan merupakan sumber penghasilan bagi banyak orang.


3. Pengusaha dan pekerja mempunyai hubungan fungsional dan masingmasing mempunyai fungsi yang berbeda dalam pembagian kerja atau
pembagian tugas.
4. Pengusaha dan pekerja merupakan anggota keluarga perusahaan.
5. Tujuan pembinaan hubungan industrial adalah menciptakan ketenangan
berusahan dan ketentraman bekerja supaya dengan demikian dapat
meningkatkan produktivitas perusahaan.
6. Peningkatan

produktivitas

perusahaan

harus

dapat

meningkatkan

kesejahteraan bersama, yaitu kesejahteraan pengusaha dan kesejahteraan


pekerja.

3. Ruang Lingkup Hubungan Industrial


Ruang lingkup hubungan industrial menyangkut seluruh aspek dan permasalahan
ekonomi, sosial, politik, budaya, dan lain-lain, baik langsung maupun tidak langsung
dalam hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Ruang Lingkup Cakupan

Pada dasarnya prinsipprinsip dalam hubungan industrial mencakup seluruh tempat


tempat kerja dimana para pekerja dan pengusaha bekerjasama dalam hubungan kerja
untuk mencapai tujuan usaha. Yang dimaksud hubungan kerja adalah hubungan antara
pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja yang mempunyai unsur
upah, perintah dan pekerjaan.

Ruang Lingkup Fungsi

Fungsi Pemerintah :
Menetapkan kebijakan, memberikan pelayanan, melaksanakan pengawasan, dan
melakukan penindakan terhadap pelanggaran peraturan undangundang ketenagakerjaan
yang berlaku.

Fungsi Pekerja/Serikat Pekerja :


Menjalankan pekerjaan sesuai kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan
produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis, mengembangkan ketrampilan,
keahlian dan ikut memajukan perusahaan serta memperjuangkan kesejahteraan anggota
dan keluarganya.
Fungsi Pengusaha :
Menciptakan kemitraan, mengembangkan usaha, memperluas lapangan kerja dan
memberikan kesejahteraan pekerja secara terbuka, demokratis serta berkeadilan.

Ruang Lingkup Masalah

Adalah seluruh permasalahan yang berkaitan baik langsung maupun tidak langsung
dengan hubungan antara pekerja, pengusaha dan pemerintah.
Ruang Lingkup Peraturan/Perundang-undangan ketenagakerjaan
Hukum Materiil
1. Undangundang ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003
2. Peraturan Pemerintah/Peraturan Pelaksanaan yang berlaku
3. Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja.
Hukum Formal
1. Undangundang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
2. Perpu No. 1 Tahun 2005, dan diberlakukan mulai 14 Januari 2006

Anda mungkin juga menyukai