Anda di halaman 1dari 8

PELAYANAN FARMASI

RENCANA ASUHAN PASIEN


Nama pasien

: Syaiful

Tanggal masuk

: 4 November 2015

Permasalahan pasien

: Nyeri badan, pegal-pegal,

Pengobatan saat ini

R/

Amoksilin

A. ASSESMENT
a. Menggali Riwayat Pasien
No
Kriteria
.
1 Data Pasien

Riwayat Penyakit

3
4

Riwayat Pengobatan
Keadaan Khusus Pasien

Keterangan
Nama : Syaiful
Umur : Jenis Kelamin :L
Alamat : No. HP : BB/TB : - kg / - cm
Pekerjaaan : Kondisi : nyeri badan
Penyakit yang pernah diderita : Keluhan sekarang : pegal,pegal, nyeri badan,
demam
Data Laboratorium : Diagnosis dokter : Nyeri badan
Amoksilin
-

b. Skrining Resep
1. Administratif (Kelengkapan Resep)
No.

1
2
3

URAIAN
Identitas dokter:
Nama dokter
SIP dokter
Alamat dokter

PADA RESEP
ADA
TIDAK
Inscription


Nomor telepon
Tempat dan tanggal penulisan
resep
Invocatio
6 Tanda resep diawal penulisan
resep (R/)
Prescriptio/Ordonatio
7 Nama Obat

8 Kekuatan obat

9 Jumlah obat

Signatura
10 Nama pasien

11 Jenis kelamin
12 Umur pasien

13 Barat badan

14 Alamat pasien

15 Aturan pakai obat

16 Iter/tanda lain

Subscriptio
17 Tanda tangan/paraf dokter

Kesimpulan:
Resep tersebut lengkap / tidak lengkap.
Resep tidak lengkap karena tidak mencantumkan informasi mengenai
dokter dan pasien dengan jelas. tidak dicantumkan nama dokter yang
menangani pasien dengan jelas. Selain itu identitas pasien juga tidak jelas
karena tidak mencantumkan alamat pasien,jenis kelamin pasien, BB/TB
pasien.
Cara pengatasan Dikonfirmasikan ke Dokter yang menulis resep untuk
menulis nama dan SIPnya dengan jelas dan untuk data-data pasien bisa
ditanyakan langsung ke pasien.
4
5

2. Kesesuaian Farmasetis
No
Kriteria
1 Bentuk sediaan
2 Stabilitas obat
3 Inkompatibiltas
4 Cara pemberian
5 Jumlah dan aturan pakai
3.

Dosis
N Nama Obat

Dosis

Permasalahan
-

Dosis Literatur

Pengatasan
Sesuai
Sesuai
Sesuai
Sesuai
Sesuai

Kesimp

Rekomend

o.
1

Resep
3x 1/2

Amoksilin

Paracetamol

3x1

B Com

2x 1

Prednison

2x 1/2

ulan
Sesuai

asi

Dewasa 250-500 mg tiap


8 jam, anak 20
mg/kgBB/hari terbagi
tiap 8 jam
Untuk nyeri dan demam sesuai
oral 2-3 dd 0,5-1 gram,
maks. 4 g/hari. pada
penggunaan kronis maks.
2,5 g/hari. anak-anak: 4-6
dd 10 mg/kg, yakni ratarata usia 3-12 bulan 60
mg, 1-4 thn 120-180 mg,
7-12 thn 240-360 mg,
4x6 sehari
sehari 1 kapsul sampai 2 Sesuai
kapsul, disesuaikan
dengan kondisi pasien
Dosis
penyembuhan
Tidak Tingkatkan
sesuai
dosisnya
sehari: 4-6 kaplet. Dosis
perawatan sehari: - 4
kaplet terbagi dalam 4
dosis.

4. Pertimbangan Klinis
No
Kriteria
Permasalahan
.
1 Indikasi
Tidak ada indikasi yang
menunjukkan bahwa
Amoksilin dibutuhkan oleh
pasien.
2 Kontraindikasi
hipersensitivitas, pasien
dengan riwayat elergi
terhadap penisilin
3 Interaksi
4 Dupikasi/polifarmas
i
5 Alergi
6 Efek samping
Reaksi obat yang
merugikan
(ADR/Adverse Drug
Reaction)

Pengatasan
Amoksilin tidak usah
diberikan
Amoksilin tidak usah
diberikan
-

Kesimpulan skrining resep :


Resep tidak lengkap secara administrasi karena identitas dokter tidak
dituliskan dengan jelas, selain itu kelengkapan administrasi pasien juga
tidak lengkap, dalam resep tidak dicantumkan umur pasien sehingga sulit
dilakukan pengecekkan kesesuain dosis yang dicantumkan diresep dan
dosis yang seharusnya.
resep juga tidak sesuai secara dosis, dimana dosis prednisolone yang
diberikan terlalu sedikit, sebaiknya dosis prednisosn yang diberikan
sekurang-kurangnya
Resep juga tidak sesuai pada pemberian amoksislin, untuk pasien dengan
keluhan amoksilin tidak perlu diberikan antibiotic, sehingga amoksilin
tidak perlu diberikan kepada pasien
c. Karakteristik Obat
1) Paracetamol
Komposisi
Paracetamol
Indikasi
Analgetik (nyeri) dan antipiretik (demam)
Dosis
Untuk nyeri dan demam oral 2-3 dd 0,5-1 gram, maks. 4
g/hari. pada penggunaan kronis maks. 2,5 g/hari. anakanak: 4-6 dd 10 mg/kg, yakni rata-rata usia 3-12 bulan 60
mg, 1-4 thn 120-180 mg, 7-12 thn 240-360 mg, 4x6
sehari (Obat-Obat
Pemberian Obat Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi
rasa tidak nyaman pada Gastro Intestinal.
Kontra Indikasi Penyakit hati dan ginjal
Peringatan
gangguan fungsi hati
Efek Samping
tak jarang terjadi, antara lain reaksi hipersensitivitas dan
kelainan darah. Pada penggunaan kronis dari dari 3-4 g
sehari dapat terjadi kerusakan hari dan pada dosis di atas
6 gram mengakibatkan
necrosis hati yang tidak
reversibel
Interaksi Obat
antikoagulan, antihipertensi, aminopirin, phenobarb,
vasopresin
Kategori
kehamilan

(MIMS, 2012: 126).


2) B-com

Dosis: sehari 1 kapsul sampai 2 kapsul, disesuaikan dengan umur pasien


Isi: vit. B1 15 mg, vit., vit. B6 20 mg, vit. B12
3) Prednison
Komposisi
Prednison
Indikasi
rheumatoid arthritis, asma bronkial, nefrosis, demam
rematik yang akut, inflamasi, alergi.
Dosis
Dosis penyembuhan sehari: 4-6 kaplet. Dosis perawatan
sehari: - 4 kaplet terbagi dalam 4 dosis.
Pemberian Obat Sesudah makan dan sebelum tidur.
Kontra Indikasi tubercolosa aktif, ulcus peptikum, kehamilan semester
pertama, DM, gangguan jantung, tekanan darah tinggi,
gangguan fungsi ginjal, dan osteoporosis.
Peringatan

Efek Samping

Interaksi Obat

Kategori
kehamilan

lansia, wanita hamil dan menyusui, penghentian steroid


tidak boleh secara tiba-tiba tetapi terhadap untuk
mencegah krisis adrenal, penggunaan dosis tinggi dan
jangka panjang dapat menurunkan daya tahan tubuh
terhadap penyakit ifeksi, pemberian pada anak-anak
hanya bila benar-benar diperlukan karena dapat
menyebabkan terlambatnya pertumbuhan.
moonface, edema, hipertensi, amenorrhea, gangguan
mental, gangguan penglihatan, lokal atrofi, peningkatan
nafsu makan dan hambatan pertumbuhan, gangguan
keseimbangan elektrolit dan air, gangguan GI, reaksi
dermatologi, urticaria, analfilatik atau reaksi hipersensitif
lainnya
Penggunaan bersama aspirin tidak dianjurkan pada
penderiti colitis ulseratif non spesifik. metabolism
dipercepat dengan rifampisin, fenitoin, fenobarbital dan
vaksin
C,D pada trisemester 1.

(MIMS, 2012: 172).

B. CARE PLANE
Terapi Non Farmakologi
Terapi non farmakologi yang disarankan kepada pasien Syaiful adalah pasien

Terapi Farmakologi
Terapi farmakologi yang disarankan kepada pasien syaiful adalah
paracetamol 3x1 untuk terapi deman dan nyeri badan yang diderita oleh bapak
Syaiful, selain itu untuk mengatasi nyeri badan yang dikeluhkan oleh bapak
syaiful pengobatnnya juga ditambah dengan Prednisolon. Selain itu pasien
juga diberikan multivitamin B-Com 1xsehari untuk menunjang pengobatan
sehingga pasien cepat pulih ke kondisi semula.

C. PENYERAHAN
DAN
PEMBERIAN
INFORMASI
OBAT/PIO,
KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI/KIE, DAN KONSELING
a. Informasikan mengenai nama obat, aturan pakai, kegunaan masing-masing
obat, dan cara penyimpanan yang benar.
b. Jika gejala sudah tidak dirasakan lagi, maka pengobatan dapat dihentikan.
No.
1

Kriteria Informasi
Nama Obat

Kegunaan obat/outcome terapi


yang diharapkan

Aturan pakai/ waktu minum obat

Waktu minum obat

5
6

Cara pakai
Durasi penggunaan obat

Efek samping

Penyimpanan

Isi Informasi
Paracetamol
Prednisolon
B com
Paracetamol : digunakan untuk mengatasi dem
pasien
Prednisolon : Digunakan untuk mengobati nye
pegal pasien
B Com: sebagai multivitamin untuk memulihkan
Paracetamol : 3x sehari tiap
Prednison
B com : 2xsehari

Paracetamol : pagi, siang dan malam


Prednison
B Com : pagi dan malam
Diminum secara oral
Paracetamol : tiap 8 jam
Prednison
B com : tiap 12 jam
Paracetamol : hipersensitif dan kelainan darah
kecuali untuk penggunaan jangka panjang)
Prednison : moonface, gangguan keseimbagan e
Simpan ditempat t

Aktivitas yang disarankan/dihindari Aktivitas yang disarankan:


Istirahat yang cukup
Aktivitas yang dihindari:
Hindari pekerjaan yang menguras banyak energ

D. MONITORING
Hal-hal yang perlu monitoring:
a. Kondisi pasien, gejala yang dirasakan pasien, semakin membaik atau tidak,
apabila pegal-pegal dan nyeri badan pasien tidak berkurang, pasien disarankan
kembali memeriksakan diri kerumah sakit untuk meninjau
b. Kepatuhan pasien minum obat.

E. EVALUASI
a. Keberhasilan terapi: pasien sembuh atau tidak, gejala atau keluhan
hilang/tidak, pasien dapat beraktivitas seperti biasa.
b. Ada/tidaknya gejala/keluhan dan penyakit lain yang timbul setelah/selama
pengobatan.