Anda di halaman 1dari 10

NUTRITION CARE PROCESS

STUDY KASUS
NCP DIIT KASUS PRA BEDAH DAN PASCA BEDAH
Tugas ini disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah NCP

DISUSUN OLEH :
NENO LUSIANA
P07131215087

D IV ALIH JENJANG

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
JURUSAN GIZI
2016

Ny. T berusia 71 tahun terdiagmosis Ca Mammae Sinistra (Pre Op) pasien


Masuk RS dengan keluhan nyeri pada perut, nyeri di mammae kiri sudah 2 bulan
yang lalu, ada benjolan sebesar telur ayam jumlah 1 membesar progressive +,
keras +,. Riwayat penyakit sekarang yaitu Ca Mammae Sinistra. Tidak ada riwayat
penyakit yang sama pada keluarga. Riwayat penyakit dahulu adalah hipertensi.
Tidak memiliki alergi terhadap makanan. Aktivitas fisik Ny.T mengurus rumah
tangga dan membantu dagang sembako.
Data antropometri pasien : BB= 70,3 kg, RL= 162 cm, LLA= 31 cm
Data biokimia pasien: GDA = 131 mg/dl, HCT = 36,6%
Pemeriksaan fisik/clinis pasien: Hb=13,9 gr/dl, HT= 43,3%, Leukosit=7,4 103/ul.
Trombosit= 265 103/ul, eritrosit= 5,1 103/ul, Eosinofil= 2%, Basofil= 0%,
Netrofilsegmen = 56%, Limfosit= 31%, Monosit= 10%, RDW-CV= 15,5%, RDW-SD=
48 IL, ; MCV= 85,4 IL, MCH= 27,4 Pg; MCHC= 32 g/dl, GDS= 142mg/dl, Ureum=
22,6 mg/dl, Kreatinin= 0,76 mg/dl, SGOT= 28,9 lu/l.
Pemeriksaan fisik klinis : KU=CM, baik; Tekanan darah = 140/80 mmHg, Suhu=
36oC, Nadi= 80x/menit.
Hasil anamnesis diet pasien= pola makan 3xsehari, nasi 2 centong tiap kali makan,
suka ngemil, kletikan dan gorengan setiap hari, lauk hewani= ikan tawar, ayam
(3x/minggu), tidak suka daging kambing, lauk nabati; tahu tempe setiap kali makan
paling sering diolah dengan digoreng. Sayur: sawi, kubis, gambas terong diolah
dengan santan, tumis. Buah setiap hari: apel, jeruk, pir 1 buah/hari.
Minum susu anlen 2x/hari, jarang ngeteh dan tidak ngopi, minum air putih >6gelas
perhari,
Memiliki pantangan makan: bayam, emping, kangkung, ikan laut, jerohan, seringkali
menggunakan penyedap rasa, disetiap masakan sudah sejak muda, jaman dulu
suka makan sate tetapi sekarang jarang.
Hasil recall: enrgi= 1515,9 kkal, Protein= 68,11 gr, Lemak= 39,50 gr, KH= 226,11 gr

A. NUTRITION ASSESMENT
1. Antropometri
BB = 70,3 kg
RL = 162 cm
LLA = 31 cm
Tinggi Badan berdasarkan RL = 63,18 + (0,63 x RL) (0,17 x U)
= 63,18 + (0,63 x 162) (0,17 x 71)
= 153,17 cm
%LLA

= LLA pengukuran x 100%


LLA Standar
= 31 x 100%
30,1
= 102,99% Overweight

Berdasarkan data antropometri Pasien mengalami gizi lebih (overweight)


2. Biokimia
Nilai Biokimia
Hb=13,9 gr/dl
HT= 43,3%,
Leukosit=7,4 103/ul.
Trombosit= 265 103/ul,
eritrosit= 5,1 103/ul
Eosinofil= 2%,
Basofil= 0%,
Netrofilsegmen = 56%,
Ureum= 22,6 mg/dl
Limfosit= 31%,
Kreatinin= 0,76 mg/dl
SGOT= 28,9 lu/l
GDS= 142mg/dl
Monosit= 10%
MCV= 85,4 IL
MCH= 27,4 Pg
MCHC= 32 g/dl

Batas Normal
12-14 mg/dl
35-47%
4,0-11,3 rb/ul
150-450 rb/ul
4,1- 5,1 mg/dl
1-3%
0,4-1%
50-70%
15-40 mg/dl
20-40%
0,5-1,5%

30-65uL
60-140 mg/dl
2-8%
80-96,1
27,5-33,2
33,4-35,5

Kesimpulan
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
Rendah
Tinggi
Tinggi
Normal
Rendah
Rendah

Berdasarkan data biokimia pasien, dapat diketahui bahwa SGOT, MCH, dan
MCHC rendah, sedangkan GDS dan monosit tinggi.
3. Clinis/Fisik
a. Keadaan umum

= Baik, compos mentis (sadar penuh)

b. Tekanan darah

= 140/80 mmHg

c. Suhu

= 36oC

d. Nadi

= 80x/menit

Kesimpulan : pasien mengalami hipertensi.


4. Dietary History
Pola makan 3xsehari, nasi 2 centong tiap kali makan, suka ngemil, kletikan
dan gorengan setiap hari, lauk hewani= ikan tawar, ayam (3x/minggu), tidak
suka daging kambing, lauk nabati; tahu tempe setiap kali makan paling
sering diolah dengan digoreng. Sayur: sawi, kubis, gambas terong diolah
dengan santan, tumis. Buah setiap hari: apel, jeruk, pir 1 buah/hari. Minum
susu anlen 2x/hari, jarang ngeteh dan tidak ngopi, minum air putih >6gelas
perhari, Memiliki pantangan makan: bayam, emping, kangkung, ikan laut,
jerohan, seringkali menggunakan penyedap rasa, disetiap masakan sudah
sejak muda, jaman dulu suka makan sate tetapi sekarang jarang. Hasil recall:
enrgi= 1515,9 kkal, Protein= 68,11 gr, Lemak= 39,50 gr, KH= 226,11 gr
Kesimpulan : asupan makan pasien masih kurang dan makanan kurang
bervariasi.
5. Economy/Social
a. Ibu rumah tangga dan membantu dagang sembako
b. Tidak ada riwayat penyakit yang sama pada keluarga
c. Riwayat penyakit dahulu adalah hipertensi
Kesimpulan : Mempunyai riwayat hipetensi.
6. Terapi Obat
Tidak ada riwayat terapi obat.

B. NUTRITION DIAGNOSIS
Domain

Problem (P)

Etiologi (E)

Sign/Sympto
ms (S)

NC-2.2

Perubahan
laboratorium

nilai Berkaitan

dengan Nilai

terkait penyakit yang diderita laboratorium

dengan zat gizi khusus yaitu


yaitu protein
NB-1.1

Kurang

Ca

Mammae SGOT rendah.

Sinistra

pengetahuan Kebiasaan makan yang Menggunakan

terkait makanan dan zat salah

penyedap rasa

gizi

disetiap
masakan,
sudah

sejak

muda.

C. NUTRITION INTERVENTION
Terapi
Bentuk makanan
Frekuensi
Route

: Diet Pra Bedah RG 3


: Lunak
: 3x makan utama, 3x selingan
: Oral

Tujuan diet
:
Untuk mengusahakan agar status gizi pasien dalam keadaan optimal pada
saat pembedahan, sehingga tersedia cadangan untuk mengatasi stress dan
penyembuhan luka.
Syarat Diet
1. Diet pra bedah, rendah garam
2. Energi diberikan sesuai dengan kebutuhan energi normal ditambah
faktor stress 15% dari AMB (Angka Metabolisme Basal).
3. Protein sedang yaitu 1 g/kg BB

4. Lemak sedang, yaitu 20 % dari kebutuan energi total


5. Karbohidrat cukup yaitu sisa dari kebutuhan energi total untuk
menghindari metabolisme.
6. Natrium dibatasi karena ada hipertensi
7. Vitamin cukup, terutama vitamin B, C, dan K. Bila perlu ditambahkan
dalam bentuk suplemen.
8. Mineral cukup, bila perlu ditambahkan dalam bentuk suplemen.
9. Rendah sisa agar mudah dilakukan pembersihan saluran cerna atau
klisma, sehingga tidak mengganggu proses pembedahan (tidak buang
air besar atau kecil diruang operasi).
Perhitungan kebutuhan energi

Perhitungan kebutuhan energi sehari :


Perhitungan energi :
Energi = 66,5 + (9,6 x 70.3) + (1,8 x 153,17) (4,7 x 71)
= 665 + 674.88 + 275,7 333,7
= 1281.88 x 1.3 x 1.5

= 2499,67 kkal
Protein = 1g x 70,3
= 70.3 gram = 281.2 kkal
Lemak = 20% x 2499,67 kkal
= 499,93 kkal : 9
= 55,54 gram
KH
= 2499,67 (281.2 + 499,93 )
= 2499,67 781,13
= 1718,54 : 4
= 429,63 gram
D. EDUKASI GIZI
1. Permasalahan
Ca Mammae Sinistra (Pre Op) dengan hipertensi
2. Tujuan
Agar pasien dan keluarga :

a. Mengetahui makanan dan minuman yang boleh atau tidak boleh


dikonsumsi,
b. Lebih patuh terhadap diet yang telah diberikan.
c. Menjelaskan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan
d. Menjelaskan pola makan dan kebutuhan makan yang benar
3. Sasaran
Pasien dan keluarga pasien
4. Waktu
15-20 menit
5. Tempat
Poliklinik gizi di RS
6. Metode
Konseling gizi dan tanya jawab
7. Media alat bantu
Food model, leaflet Gizi Seimbang, URT
8. Materi
A. Pola hidup sehat
B. Menjelaskan tentang diit pra bedah, dan rendah garam
C. Menjelaskan tentang makanan dan minuman yang boleh untuk
dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi,
D. Menjelaskan tentang bahan makanan yang dibatasi.
E. RECOMMENDATION

Domain Pemberian Makanan atau Zat Gizi (ND)

ND-1.2.10 diet modifikasi mineral (natrium)


ND.1.4 Mengelompokkan jenis makanan tertentu yang boleh dan tidak boleh
untuk pasen ca Mammae Sinistra (pra bedah) dan hipertensi
Domain Edukasi (E)
E.1 Pemberian edukasi kepada pasien atau keluarga pasien terkait dengan diet
yang dijalani oleh pasien
E.1.1 Menyampaikan tujuan edukasi gizi kepada pasien
E.1.4 Menyampaikan kaitan gizi dengan kesehatan/penyakit yang dialami oleh
pasien
Domain Konseling (C)
C.1.1 Konseling Gizi terkait motivasi dan peningkatan kesadaran pasien
terhadap anjuran diet
C.2.3 Memonitoring secara mandiri dengan cara wawancara pada pasien
sehingga kita mengetahui hasil perkembangan pasien
C.2.4 Memecahkan masalah asupan pasien sesuai keadaan penyakit pasien
Domain Koordinasi Asuhan Gizi (RC)
RC-1 Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain terkait terapi medikamentosa
yang dijalani oleh pasien sehingga tidak berlawanan dengan diet yang dianjurkan
bagi pasien
F. MONITORING EVALUATION
Anamnesis

Yang diukur

Waktu

Antropometri

pengukuran
(AD-1.1.2) Pemantauan Setiap hari

Biokimia

Berat Badan
(BD.1.7) Profil lemak

badan
Sesuai dengan Perubahan

(SGOT dan SGPT)

kebijakan

laboratorium

(BD.1.11) Pemantauan

dokter

sehingga

albumin

Evaluasi / target
Perubahan berat
nilai
sesuai

dengan standar

(BD.1.10) Pemantauan
Asupan Gizi

Hb
(FH-1.1.1.1)

Asupan Setiap hari

Membandingkan

energy

daya

(FH-1.5.1) Asupan lemak

makanan dengan

(FH-1.5.2)

yang disajikan

protein

Asupan

terima

(FH-1.5.3)

Asupan

karbohidrat

G. DAFTAR PUSTAKA
Almatsier, S. (2010). Penuntun Diet edisi baru. Jakarta : Gramedia Pustaka
Utama
Anggraeni, Adisty C. Asuhan Gizi NCP. Malang: Graha Ilmu
____. 2011. Nutrition Diagnosis. Yogyakarta: Never Ending Health

Waktu

Menu
bubur nasi
semur
ayam

Makan
Pagi

Snack
Pagi

Makan
Malam

Protein
LEMAK
Hewani Nabati

HA

75

270

5,1

0,525

59,175

ayam

50

151

9,1

12,5

gula pasir
Tauge kacang
kedele

10

36,4

9,4

30

20,1

2,7

0,78

1,92

Kol merah/putih

40

9,6

0,56

0,08

2,12

Bihun

30

108

1,41

0,03

24,63

Tomat masak

20

0,2

0,06

0,84

pepes tahu

Tahu

50

34

3,9

2,3

0,8

susu sapi
Pisang
ambon

Susu sapi

200

122

6,4

8,6

Pisang ambon

100

99

1,2

0,2

25,8

kentang

60

49,8

1,2

0,06

11,46

Seledri

10

0,1

0,01

0,46

Telur ayam
Minyak kelapa
sawit

15

24,3

1,92

1,725

0,105

45,1

Beras giling

75

270

5,1

0,525

59,175

daging sapi

50

103,5

Makaroni

30

108,9

2,61

0,12

23,61

Selada

40

0,48

0,08

1,16

wortel

20

8,4

0,24

0,06

1,86

gula pasir

10

36,4

9,4

Tahu

50

34

3,9

2,3

0,8

Kol merah/putih
Tauge kacang
kedele

20

4,8

0,28

0,04

1,06

20

13,4

1,8

0,52

1,28

Jambu biji

100

49

0,9

0,3

12,2

Putu mayang

50

60,5

0,85

1,7

10,55

Agar-agar

30

0,06

Jeruk manis

20

0,18

0,04

2,24

Semangka

20

5,6

0,1

0,04

1,38

Beras giling
Telur ayam

75
60

270
97,2

0
7,68

5,1
0

0,525
6,9

59,175
0,42

soto sayur

bergedel
kentang

sup sayur

tahu isi

Snack
Siang

Berat Energi

Beras giling

bubur nasi
gadon
daging
giling

Makan
Siang

Bahan Makanan

jus jambu
biji
Putu
mayang
puding
buah

Bubur nasi
telur rebus

sup sayur

tempe
bacem

Snack
Malam

jus apel
jagung pipil
rebus
Jeruk
manis/sari
jeruk

Kentang

40

33,2

0,8

0,04

7,64

wortel

30

12,6

0,36

0,09

2,79

Kol merah/putih

20

4,8

0,28

0,04

1,06

Ayam
Tempe kedele
murni

20

60,4

3,64

50

74,5

9,15

6,35

Gula aren

10

36,8

9,5

apel

100

58

0,3

0,4

14,9

Jagung manis

80

103,2

3,28

1,04

24,24

Jeruk manis/sari
jeruk

100

44

0,8

0,2

11

Total

2479,5

79,62

59,29

417,1

Total kebutuhan

2499,67

70,3

55,54

429,63

Prosentase%

99,19%

113,25%

106,75%

97,08%