Anda di halaman 1dari 3

Status

Dokumen

Induk

Salinan

No.Distribusi

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


ALUR KEGAWAT DARURATAN

No Dokumen

No Revisi

Halaman

Puskesmas
Cianjur Kota

19/TU/13

19

PROTAP

Tanggal Terbit

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

Januari 2015

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2004
Proses penerimaan pasien UGD sampai dengan pasien keluar dari UGD

Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Sebagai tatalaksana dalm penerimaan pasien baru


Seluruh perawat wajib mengetahui dan mengerti alur ini
sembu
observasi
Admin
Admin lakukan
Paramedis
Observasi sampai
Observasi
sampai BLS
Admin opnam
Admin
Opnam
Rujuk
Sembu
Rujuk
sembu
pasien
pasien
(Basic
Live Support)
tindakan dan
tindakan
dan
pasien /
pasien
simptomatis
tindakan
terapi
terapipertolongan
tindakan

Status
Dokumen

Induk

Salinan

No.Distribusi

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


ALUR KEGAWAT DARURATAN

No Dokumen

No Revisi

Halaman

Puskesmas
Cianjur Kota

19/TU/13

19

PROTAP

Tanggal Terbit

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

Januari 2015

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2004
Proses penerimaan pasien UGD sampai dengan pasien keluar dari UGD

Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Sebagai tatalaksana dalm penerimaan pasien baru


Seluruh perawat wajib mengetahui dan mengerti alur ini

1. Perawat menerima pasien, kemudian catat identitas lengkapa dan


jelas dan informed concernt

2. perawat melakaukan anamnesa (auto dan hetero anamnesa)


3. perawatmelakukan pemeriksaan GCS, TTV (T, N, RR, S) dan
pemeriksaan fisik awal
4. pengelompokan pasien dan diagnosa awal
a. Gawat darurat : memerlukan tindaklan segera dan
mengancam jiwa
b. Gawat non darurat : memerlukan tindakan segera tapi
tidak mengancam jiwa
c. Non gawat darurat : tidak urgent tindakan segera dan tidak
mengancam jiwa
5. untuk non gawat non darurat boleh diberi terapi simptomatis
(berdasar gejala) dan disarankan jika sakit berlanjut bisa berobat
lagi besok ke UGD/ BP
6. untuk gawat darurat dan gawat non darurat,
perawat
menghubungi dokter jaga pada hari tersebut dan melaporkan
kondisi terakhir pasien dan boleh melakukan tindakan awal
pertolongan pertama/ baik live support (BLS) meliputi :
a. Air way
- bebaskan jalan nafas
- jaw trust, chin lift dan hiperekstensi
- bersihkan jalan nafas dari sumbatan ( secret, benda asing)
b. Breathing
- nafas buatan
- pasang oksigen jika perlu
c. Circulation
- tensi dan nadi turu, pasang infuse
- monitor produksi urine, pasang kateter bila perlu
7. bila diperlukan doketr jaga harus datang guna pemeriksaan dan
tindakan lebih lanjut
8. pasein/ keluarga melengkapi administrasi
semua pemeriksaan, tindakan, terapi dan rujukan dengan lengkap pada
status pasien

Unit Terkait