Anda di halaman 1dari 5

Laporan Deskriptif Iktiologi

Sistem Urogenital Ikan


Andreas Wisnu Nusantara
L1C015027

4.1 pengertian system Urogenital


Sistem urogenital utama yaitu adanya dua buah ginjal
yang berukuran relatif panjang. Terdapat pula ureter yang
merupakan saluran kencing.Selain itu pada sistem
urogenital terdapat pula alat kelamin berupa gonad.
Untuk jantan disebut tetis yang berwarna putih dan pada
betina disebut ovarium (Lytle dan John, 2005).
Reproduksi adalah kemampuan individu untuk
menghasilkan keturunan sebagai upaya untuk
melestarikan jenisnya atau kelompoknya. Untuk dapat
melakukan reproduksi maka harus ada gamet jantan dan
betina. Penyatuan gamet jantan dan betina akan
membentuk zigot yang selanjutnya berkembang menjadi
generasi baru ( Fujaya, 2004 ).

4.2.Struktur dan fungsi system urogenitalia


pada ikan
4.2.1 Struktur,perkembangan dan fungsi sistem
urinaria
Sistem urinaria atau eksresi pada ikan adalah ren yang
terjadi dari mesonephros,ureter yang terjadi dari ductus
mesonephridicus,vesica urinaria,dan sinus

urogenitalis.Sepasang ren yang memanjang sepanjang


dinding dorsal abdomen, kanan dan diri dari linea
mediana. Ureter ialah saluran yang keluar dari
ren.Selanjutnya,ureter membesar dan membentuk vesica
urinaria.Ureter bermuara ke dalam sinus
urogenitalis.Sinus urogenitalis bermuara keluar melalui
porus urogenitalis.(Radiopoetro, 1977)
Terdapat dua tipe anatomi ginjal pada ikan : pronephric
dan mesonephric.dalam tipe pronephric,saluran anterior
langsung mengarah dari rongga tubuh ke duktus
pronephric melewati tubula pronephric.Di tipe
Mesonephric,saluran yang membuka menuju rongga
tubuh tidak ada,tetapi masing-masing tubula
mesonephric memiliki kapsula bowman.Dan bersamaan
dengan kapsul bowman,glomerulus pun ada.Pada hampir
semua spesies ikan,ginjal tipe pronephric akan berganti
menjadi mesonephric,tetapi ada yang tetap dan
kemudian berkembang menjadi ginjal yang memilki
fungsi seperti mesonephric.Ginjal ini disebut
opistonephros (Langler dkk.,1977)
4.2.2 Struktur,perkembangan dan fungsi sistem
reproduksi ikan
a.Testes
Testes dalam ikan bentuknya membujur.Mereka awalnya
adalah struktur berpasangan dan tetap seperti itu di
beberapa spesies.mereka dibatasi oleh mesentries yang
memanjang di bagian atas rongga tubuh, dan ditemukan
di samping atau di bawah kantung udara.Testes terdiri

dari folikel di mana spermatozoa berkembang.Ukuran dan


warna testes bervariasi sesuai dengan tahap kematangan
seksual dan kematangan.Berat Testes dapat mencapai 12
persen berat tubuh ikan (Lagler dkk.,1997)
b.Ovarium
Ovarium pada ikan,kebanyakan memiliki morfologi yang
sama dengan Testes pada ikan jantan,biarpun ada variasi
morfologi yang menyatu dan ukuranya pun
mengecil.hanya saja,Ovarium pada Ikan berkelamin
betina memiliki persentase berat 70 persen dari berat
tubuh saat matang.Warna Ovarium bervariasi,mulai dari
warna kehijauan saat ikan berusia muda hingga berwarna
kuning saat pada ikan dewasa.Ukuran tekstur organ
ovarium bermacam-macam,mulai dari seukuran jonjot
(hampir mirip testis) melalui butiran-butiran
mikroskopis,hingga seukuran butiran-butiran
nyata,mengubah ukuranya sesuai dengan ukuran yang
diperlukan untuk menampung jumlah telur perindividu,pada ikan dewasa.(Lagler dkk.,1977)

4.3 Sistem Urogenital pada Ikan Nilem


Jantan dan betina
Ikan Nilem Betina( Osteochilus hasselti ),berdasarkan
pengamatan,ciri ciri gonad betina berwarna kuning
kecoklatan,terdapat kantung telur atau ovarium .Ikan
Nilem betina mempunyai sepasang ovarium panjang dan
secara simetris terletak pada sisi kanan dan kiri tubuh.Di
sebelah dalam ovarium terdapat sarang-sarang telur

yang berisi sel gamet primordial (oogonia /


oosit).Ovarium ini mempunyai rongga yang ke cauda
melanjutkan ke oviduct,yang bermuara ke dalam sinus
urogenitalis .
Ikan Nilem Jantan (Osteochilus
hasselti ),berdasarkan pengamatan ciri-ciri gonad jantan
berwarna putih susu,pada bagian dekat anus saat ditekan
mengeluarkan cairan berwarna putih (sperma) .Menurut
Rodiopoetro (1977) organ reproduksi pada Ikan Nilem
tersusun dari gonad dengan saluran kelenjar asesorisnya.
Ada dua macam gonad yang menyusunnya yaitu gonad
yang menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa)
disebut testis.Ikan Nilem jantan mempunyai sepasang
testis berukuran panjang dan terletak dibagian ventral
dari ginjal. Ujung cauda mulai dari dari vas defferens
yang bermuara ke dalam sinus urogenitalis.(Fujaya,2004)
Fertilisasi dilakukan di dalam air.Telur-telur yang
dilekatkan pada tumbuhan yang ada air.Ikan Nilem jantan
dan Ikan Nilem betina dapat dibedakan setelah organ
kelaminya matang.Permukaan luar operkulum Ikan Nilem
betina lebih halus sedangkan Ikan Nilem jantan kasar.Ikan
Nilem jantan apabila diurut perutnya dari abdomen ke
papilla genital maka akan keluar cairan seperti santan
(milk) sedangkan Ikan Nilem betina tidak.Perut Ikan Nilem
jantan langsing sedangkan pada betina buncit dan lunak
(Rodiopoetro, 1977).