Anda di halaman 1dari 6

1

REVIEW DAN TELAAH KRITIS ARTIKEL


Judul Artikel

: FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA TUBERKULOSIS

Penulis

: Ardhitya Sejati, Liena Sofiana

Publikasi

: Januari 2015

Penelaah

: Kelompok PBL 6

Tanggal Telaah

: 16 Juni 2016

I. Deskripsi Artikel
1. Tujuan Utama Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang
berhubungan dengan kejadian tuberkulosis di Puskesmas Depok 3 Kabupaten
Sleman
2. Hasil Penelitian
Hasil menunjukkan tidak ada hubungan kepadatan hunian rumah (p value
0,422, OR 2,250), kebiasaan merokok (p value 1,000, OR 1,000) dan status
ekonomi (p value 1,000, OR 1,123) dengan tuberkulosis di Puskesmas Depok 3
Kabupaten Sleman.
3. Kesimpulan Penelitian
Kesimpulannya tidak ada hubungan kepadatan hunian, kebiasaan merokok
dan status ekonomi dengan tuberkulosis.
II. Telaah Artikel
A. Fokus Utama Penelitian
Fokus utama penelitian di dadasarkan untuk mengetahui apakah terdapat
hubungan antara kejadian penyakit tuberkulosis dengan beberapa faktor risiko
seperti kepadatan hunian rumah, kebiasaan merokok dan status ekonomi.
B. Elemen yang Mempengaruhi Tingkat Kepercayaan Suatu Penelitian
1. Gaya penulisan
a. Sistematika penulisan
Sitematika penulisan yang digunakan pada jurnal yang kami analisis
sudah cukup bagus. Sudah mencakup hal-hal yang harus ada pada
sistem penulisan jurnal. Diantaranya judul artikel, nama penulis,
abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan dan

kesimpulan, namun tidak ada saran, serta yang terakhir daftar


pustaka.
b. Tata bahasa
Tata bahasa yang digunakan pada penulisan jurnal yang berjudul
Faktor-Faktor Terjadinya Tuberkulosis

ini sudah baik, karena

pembaca sudah bisa menangkap isi yang ditulis. Namun, penulis


tidak banyak mencantumkan sitasi.
2. Penulis
a. Kualifikasi penulis
Tidak ada penjelasan mengenai status dari penulis, apakah penulis
sedang menempuh kuliah atau tidak.
3. Judul
a. Kelebihan
Judul yang digunakan bahasanya tidak terlalu ilmiah. Jadi, semua
orang bisa mengerti.
b. Kekurangan
Judul yang digunakan tidak menggambarkan dari isi penelitian,
karena terlalu singkat.
4. Abstrak
a. Kelebihan
Abstrak yang ditulis jelas, karena sudah menunjukkan data dan
range dari hasil penelitian dan abstrak ditulis dalam dua bahasa.
Selain itu, abstrak ini mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca.
b. Kekurangan
pada abstrak ini penulis menggunakan singkatan dan tidak dijelaskan
maksud

dari singkatannya,

sehingga

pembaca

yang

belum

mengetahui maksud dari singkatan kata tersebut tidak memahami


maksud penulis.

C. Elemen yang Mempengaruhi Kekuatan Suatu Penelitian


1. Masalah dan Tujuan Penelitian
a. Masalah Penelitian
Masalah yang diangkat dalam topik ini sudah sesuai dengan topik
bahasan, yaitu tentang faktor-faktor terjadinya tuberkulosis di
Puskesmas Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
sebagai puskesmas yang memiliki penderita DBD terbanyak di
Daerah Istimewa Yogyakarta.
b. Tujuan Penelitian
Pada artikel tidak terdapat adanya tujuan umum maupun tujuan
khusus penelitian.
2. Sistematika penulisan
Sistematika penulisan pada artikel penelitian ini kurang sistematis,
karena tidak terdapat adanya saran dan pada beberapa paragraf yang
tidak mencantumkan sitasi.
3. Kerangka teori
Pada artikel tersebut tidak didapatkan adanya kerangka teori.
4. Sasaran
Sasaran pada penelitian ini adalah pasien penderita TBC di Puskesmas
Depok 3 Kabupaten Sleman.
5. Pertimbangan etik
penulis tidak menjelaskan tentang pertimbangan etik.
6. Definisi operasional
Penulis tidak menjelaskan tentang definisi operasional.
7. Metode
a. Desain penelitian
Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan
sampel case control.
b. Populasi dan sampel
1) Populasi
Responden dalam penelitian ini adalah orang yang melakukan
pemeriksaan di Puskesmas Depok 3.

2) Sampel
Sampel penelitian ini adalah 60 responden, diambil dengan teknik
total sampling dengan kasus sebanyak 20 responden, dan kontrol
sebanyak 40 responden (perbandingan 1:2).
3) Teknik
Penelitian pada artikel ini menggunakan teknik total sampling.
4) Penentuan besar sampel
Pada artikel ini tidak diketahui bagaimana cara penentuan besar
sampel yang digunakan.
5) Kesesuaian teknik penentuan besar sampel dengan besar sampel
yang dipakai
Tidak diketahui kesesuaian tehnik penentuan besar sampel dengan
besar sampel yang dipakai dikarenakan tidak adanya cara
penentuan besar sampel yang dicantumkan dalam artikel ini.
b. Variabel penelitian
Variabel bebas pada penelitian ini adalah kepadatan hunian rumah,
kebiasaan merokok,

dan status ekonomi, sedangkan variabel

terikatnya adalah kejadian tuberkulosis.


c. Instrumen yang digunakan
Penelitian dalam artikel ini menggunakan instrumen kuesioner.
8. Data analisis/hasil
a. Analisis statistik yang digunakan
Analisis data pada artikel ini meliputi analisis univariat dan bivariat.
Analisis univariat yaitu secara deskriptif dengan menggunakan tabel
distribusi frekuensi. Analisis bivariat yaitu secara analitik untuk
mengetahui hubungan antara dua variabel dengan uji chi square dan
fishers exact test untuk melihat besarnya risiko dengan odds rasio
(OR).

b. Hasil Penelitian

Hasil penelitian dalam artikel ini menunjukkan tidak ada hubungan


kepadatan hunian rumah (p value 0,422, OR 2,250), kebiasaan
merokok (p value 1,000, OR 1,000) dan status ekonomi (p value
1,000, OR 1,123) dengan tuberkulosis di Puskesmas Depok 3
Kabupaten Sleman.
9. Pembahasan temuan hasil penelitian
a. Kelebihan
Dalam penelitian ini peneliti telah menjelaskan hasil penelitian
dalam bentuk tabel dengan rinci dan sistematis, serta tidak memakai
garis vertikal untuk memisahkan hasil. Selain itu, penelitian telah
jelas mengungkapkan variabel-variabel yang diteliti dan hasil akhir
penelitian disertai hasil dari penelitian-penelitian sebelumnya.
b. Kekurangan
Hasil penelitian yang tidak menunjukkan adanya hubungan antara
variabel-variabel yang diteliti secara statistik. Hal ini mungkin
disebabkan karena adanya kesalahan pada sampel yang diteliti.
10. Literature review/referensi
Penulisan daftar pustaka pada jurnal yang telah kami telaah tahun
terbitan dari literatur yang dipakai sudah baik, yaitu tidak lebih dari 10
tahun ketika dipakai untuk penelitian. Pada daftar pustaka yang baik
seharusnya disertakan halaman dari sebuah literatur tersebut, namun
ada beberapa literatur yang tidak disertakan halamannya
11. Simpulan dan saran
a. Kelebihan
Jurnal yang kami analisis dengan judul Faktor-faktor Terjadinya
Tuberkolosis kesimpulannya sudah dibuat sangat sesuai dengan
hasil penelitian.
b. Kekurangan
Penulis artikel tidak mencantumkan saran untuk kelanjutan
penelitian mengenai masalah yang ditelitinya.
III. Simpulan

Kesimpulan dari telaah kritis terhadap artikel dengan judul faktor faktor
terjadinya tuberkulosis ini adalah bahwa artikel tersebut kurang sesuai
dengan kaidah penulisan artikel dalam jurnal dan dapat digunakan sebagai
acuan. Adapun rekomendasi terhadap artikel ini adalah:
1. Judul
Judul artikel sebaiknya mencantumkan faktor-faktor apa saja yang akan
diteliti, sehingga dapat memudahkan pembaca dalam mengetahui isi
tersebut.
2. Abstrak
Bila pada abstrak digunakan singkatan, sebaiknya penulis menjabarkan
kepanjangan dari singkatan tesebut, sehingga pembaca yang belum
mengetahui maksud dari singkatan kata tersebut memahami maksud
penulis.
3. Kerangka teori
Kerangka teori ini sebaiknya dicantumkan dan mencakup semua isi yang
ada dalam tinjauan pustaka.
4. Pertimbangan etik
Pertimbangan etik sebaiknya dicantumkan pada artikel tersebut, karena
pada penelitian tersebut peneliti menerima data baik dari rekam medik
pasien maupun dokter, sehingga diperlukan adanya persetujuan dari pihak
yang bersangkutan.