Anda di halaman 1dari 2

Panduan Praktik Klinis

SMF ILMU PENYAKIT PARU


RSUD SIDOARJO, SIDOARJO
2012 - 2014

ASBESTOSIS
1. Pengertian (Definisi)

Asbestosis adalah pneumonitis interstisial dan fibrosis difus yang


disebabkan oleh paparan debu/serat asbestos

2. Anamnesis

Sesak napas yang bersifat progresif.


Terdapat lingkungan yang terkena paparan debu asbes.

3. Pemeriksaan Fisik

Tidak spesifik.
Yang pertama kali didapatkan suara napas seperti ronki basah
pada akhir inspirasi di daerah bagian bawah paru, sebagai tanda
mulai adanya fibrosis di daerah tersebut. Apabila penyakit
berlanjut akan timbul takipnea, sianosis, dan clubbing finger.
Gerakan dinding dada makin berkurang dan timbul tanda-tanda
kor pulmonal berupa gelombang a yang tinggi pada arteri
jugularis, ventrikel kanan prominen dan didapat suara jantung
III dan IV di daerah epigastrium.

4. Kriteria Diagnosis

Didapatkan opasitas kecil ireguler, dengan atau tanpa penebalan


pleura, biasanya terkait dispnea, ronki, perubahan faal paru,
didapatkan asbestos body atau uncoated asbestos.

5. Diagnosis

Asbestosis

6. Diagnosis Banding

- Dermatomyositis
- Hypersensitivas Pneumonitis
- Fibrosis paru-paru idiopatik
- Sarcoidosis
- Silicosis

7. Pemeriksaan Penunjang

1. Foto toraks
2. Tes faal paru

8. Terapi

a. Tidak ada obat yang dapat mempengaruhi perjalanan klinis


asbestosis.
b. Pengobatan hanya bersifat simtomatis.

9. Edukasi

1. Menghentikan atau menghindari pajanan asbestos


2. Pekerja yang beresiko tinggi dianjurkan melakukan
screening minimal satu kali dalam satu tahun

10. Prognosis

Ad vitam
Ad sanationam
Ad fungsionam

: dubia ad malam
: dubia ad malam
: dubia ad malam

11. Tingkat Evidens

IV

12. Tingkat Rekomendasi

13. Penelaah Kritis

1. dr. Dwiraras Radityawan, SpP


2. dr. Fitri Sriyani, SpP
14. Indikator Medis

Asbestosis tidak dapat disembuhkan, terapi membantu agar


gejala klinis membaik

15. Kepustakaan

1. Begin R, Samet J M, Shaikh R A. 1996. Asbestos. In :


Occupational and environmental respiratory disease.
Editors: Harber P, Schenker MB, Balmes JR. Mosby, 293321.
2. Chesnutt MS, Prendergast TJ. 2003. Lung. In : Current
medical diagnosis & treatment 2003. Editors: Tierney LM.
McPhee SJ, Papadakis MA. 42"'.Ed.McGraw-Hill. 216-311.
3. Tanoue LT. 2002. Asbestos-related lung disease. In :
Fishman's Manual of pulmonary diseases and disorders.
Editors: Fishman AP, Elias JA, Fishman JA, et al.
3`d.McGraw-Hill Companies. 217-229.

Ketua Komite Medik

dr. M. Tauhid Rafii, SpM


NIP. 19580505 198610 1 005

Sidoarjo, 1 Agustus 2013


Ketua SMF Paru

dr. Dwiraras Radityawan, SpP


NIP. 19610330 198903 1 004

Direktur RSUD Sidoarjo

dr. Eddy Koestantono M., MM


NIP. 19551008 198801 1 001