Anda di halaman 1dari 3

Ringkasan Makalah Teknologi Informasi The Effect of Information Technology on

the Growth of the Banking Industry in Nigeria


M. Mahdi 1203000668
Kartika Anindya Putri 1203000609

Kata Kunci
Information Technology, Banking, Nigeria, Service, Customer
Masalah Perbankan di Nigeria
Seiring berkembangnya dunia perbankan di Nigeria, permintaan pelanggan akan sebuah bank
yang aman, memliki servis yang baik, serta ramah semakin meningkat. Untuk mengikuti laju
permintaan ini, beberapa bank di Nigeria mulai mengadaptasikan teknologi informasi.
Bagaimanapun, penggunaan teknologi informasi menimbulkan masalah baru, yaitu kehandalan
sistem untuk tetap berjalan sepanjang waktu. Hal ini menjadi masalah karena ternyata setlah
diimplementasikannya teknologi informasi dalam kegiatan perbankan, sistem yang menunjang
kegiatan tersebut malah mengalami down untuk setidaknya 50 persen setiap waktu. Selain itu
integrasi dari sistem informasi yang ada juga terhambat, karena masing-masing bank bersifat
kompetitif. Akibatnya perbankan Nigeria tidak dapat menemukan solusi IT yang lebih costeffective.
Tujuan dan Metodologi Penelitian
Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa besar IT telah mempengaruhi dunia perbankan
Nigeria dari mata pengguna bank. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat apakah
pengaruh IT tersebut dianggap mendukung atau justru merusak kinerja Bank. Penelitian
dilakukan terhadap 5 bank komersial di Nigeria. Metode yang digunakan adalah kuesioner yang
dibagikan kepada pelanggan kelima bank tersebut. Selain itu, peneliti juga melakukan
wawancara terhadap para manajer dan staf IT dari kelima bank untuk mengetahui tipe sistem
IT dan pearangkat elektronik yang tersedia dalam bank tersebut.
Hasil dan Diskusi
Hasil wawancara menunjukkan bahwa kelima bank yang terpilih telah memiliki telepon,
faksimili, LAN(Local Area Network), sistem terkomputerisasi, dan MICR(Magnetic Ink Character
Recognition). Beberapa juga telah memiliki VSAT(Very Small Aperture Terminal),
EFT(Electronic Funds Transfer), dan telepon radio nirkabel.
Efek dari IT terhadap pelayanan perbankan
Dari 260 responden kuesioner, 86,2% setuju bahwa penerapan IT sangat membantu bank yang
menjadi langganan mereka., sedangkan 90,8% setuju bahwa penerapan IT mempercepat untuk
melihat keadaan akun mereka. 88,3 juga setuju bahwa IT memberi efek yang positif terhadap
kualitas pelayanan bank.
Efek dari IT terhadap pelayanan terhadap pelanggan
Sekitar 66,5% responden tidak setuju bahwa penerapan IT tidak memiliki pengaruh dalam
pelayanan pelanggan dari bank. 82.7% responden setuju bahwa ada kebutuhan untuk
meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan bank.
Ketepatan waktu dan efisiensi pelayanan bank menurut pelanggan

Sekitar 75% dari responden setuju bahwa mereka menikmati pelayanan bank yang tepat waktu
dan efisien. Sehubungan dengan itu 85% responden berpendapat bahwa penerapan IT
membantu mereka untuk mendapatkan pelayanan yang tepat waktu dan efisien. Bagaimanapun,
sekitar 44,9% responden menjawab bahwa mereka pernah mengalami hambatan karena sistem
dari bank yang sedang down.
Pengaruh IT terhadap ketertarikan pelanggan kepada bank menurut pelanggan
70% responden berpendapat bahwa mereka dapat merekomendasikan bank yang biasa mereka
gunakan terhadap kerabat jika memang terbukti bahwa bank tersebut memiliki pelayanan yang
efektif dan efisien. Selain itu, 65,8% setuju bahwa penerapan IT dapat menambah ketertarikan
mereka.
Pendapat pelanggan mengenai kemudahan transaksi bank
58,8% pelanggan setuju tidak setuju bahwa menabung dan menarik uang dari bank memakan
banyak waktu. Selain itu, 85,5% berpendapat bahwa IT mempermudah transaksi bank.
Efek dari IT terhadap interaksi antara kasir dan pelanggan
Dari seluruh responden, hanya sekitar 36.9% yang berpendapat kalau penerapan IT mengurangi
interaksi antara kasir dan pelanggan.
Efek IT terhadap kinerja kasir
Sebanyak 83,1% responden setuju bahwa penggunaan komputer mempercepat kerja kasir.
IT dan produktivitas bank
Sebanyak 81,5% responden berpendapat bahwa penggunaan IT telah meningkatkan
produktivitas dari bank.
Kesimpulan
Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, makalah ini menyimpulkan bahwa secara umum IT
dianggap telah mempengaruhi layanan Bank secara positif. Analisa data juga menunjukkan
bahwa masalah utama dalam penggunaan IT di perbankan adalah kurangnya persediaan tenaga
listrik. Hal ini dikaitkan dengan kesulitan pemerintah untuk mendanai NEPA (National Electric
Power Authority perusahaan listrik Nigeria) seiring dengan kebutuhan listrik yang semakin
tinggi.
Penutup
Sesuai dengan masalah yang telah disimpulkan oleh penelitian, pada akhir makalah penulis
memberikan saran bahwa untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan IT pada dunia
perbankan Nigeria, pemerintah perlu menemukan solusi untuk menyuplai tenaga listrik dengan
lebih baik.
Komentar
Makalah ini disajikan dengan cukup jelas sehingga mudah dibaca. Hasil dari penelitian ini cukup
mengejutkan karena suatu negara seperti Nigeria mungkin tidak dikenal sebagai negara yang
banyak menggunakan Information Technology dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai saran
perbaikan, mungkin makalah ini dapat menjelaskan sedikit mengenai sejarah penggunaan IT di
Nigeria.
Referensi
Alu, A.O. (2000) Effects of Information Technology on Customer Services in the Banking
Industry in Nigeria M.B.A Thesis in Management and Accounting, Obafemi Awolowo
University, Nigeria.

Coombs, R., Saviotti, P. and Walsh, V. (1987) Economics and Technological Change, Macmillan:
London.
Ige, O. (1995) Information Technology in a De-Regulated Telecommunications Environment,
Keynote Address, INFOTECH 95. First International Conference on Information Technology
Management, Lagos, November 16-17.
Levitt, T. (1992) The Globalization of Markets, in: Transnational Management: Text, Cases and
Readings in Cross-Broder Management. Richard D. Irwin.
Smith, Adam (1776): The Wealth of Nations
Ugwu, L.O. (1999): Assessment of Impacts of Information Technology on Selected Service
Industries in South Western Nigeria, MSc. Thesis in technology Management, Obafemi
Awolowo University, Nigeria.