Anda di halaman 1dari 4

Pendidikan Pancasila Dan

Kewarganegaraan

Hal kewarganegaraan harus ada perhatian khusus, pancasila sebagai


dasar Negara dan salah satu cabang ilmu yang harus dikaji agar ada
dasar pembenarannya.
Objek pancasila yaitu :
NILAI

NORMA

HUKUM

UUD KONSTITUSI

(Statum = mendirikan / dibuat berdiri)


Negara bisa diibaratkan seperti rumah/bangunan yang dimana harus
memiliki pondasi/bisa dikatakan Negara.
Syarat minimal ilmu modern :
1.
2.
3.
4.
5.

Harus mempunyai objek tertentu (nilai-nilai)


Harus mempunyai metode tertentu (historis dan dokumen yang sah)
Harus sistematik
Ilmu harus terbuka dan sah &
Diakui kebenarannya secara universal

Pancasila adalah landasan dari segala keputusan bangsa dan menjadi


ideologi tetap bangsa serta mencerminkan kepribadian bangsa. Pancasila
merupakan ideologi bagi negara Indonesia. Dalam hal ini Pancasila
dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan negara. Pancasila
merupakan kesepakatan bersama bangsa Indonesia yang mementingkan
semua komponen dari Sabang sampai Merauke.
Sejarah lahirnya Pancasila
Pancasila terdiri dari lima sila. Kelima sila itu adalah : Ketuhanan yang
Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradap, Persatuan Indonesia,
Kerakyataan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa
Indonesia dijajah oleh negara lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang
menjajah atau berkuasa di Indonesia, misalnya bangsa Belanda, Portugis,
Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda.
Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah
negara RI terdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya

Sriwijaya, Majapahit, Demak, Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap


penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan
dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik.
Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah, dalam
hal ini Belanda, sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu
mengalami kegagalan.
Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, Tepatnya tanggal 8 Maret.
Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Namun Jepang
tidak terlalu lama menduduki Indonesia. Mulai tahun 1944, tentara Jepang
mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Untuk menarik simpati
Bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam membantu
melawan negara sekutu, Jepang menawarkan kepada Soekarno & Hatta,
untuk membantu Jepang melawan negara Amerika dan Asia Timur Raya
dengan imbalan Jepang akan membantu memerdekakan Bangsa
Indonesia. Soekarno dan Hatta pun setuju lalu terbentuklah BPUPKI.
BPUPKI menyelenggarakan sidang pertama, agenda sidang meliputi
dasar negara dimulai tanggal 29 Mei 1 Juni 1945.
Usulan dari Mr. Moh. Yamin pada sidang hari pertama :
1.
2.
3.
4.
5.

Peri Kebangsaan
Peri Kemanusiaan
Peri Ketuhanan
Peri Kerakyatan
Kesejahteraan Rakyat

Usulan dari Prof. Mr. Dr. Soepomo pada sidang hari kedua :
1.
2.
3.
4.
5.

Persatuan
Kekeluargaan
Keseimbangan lahir dan batin
Musyawarah
Keadilan Rakyat

Usulan dari Ir. Soekarno pada sidang hari ketiga :


1.
2.
3.
4.
5.

Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia)


Internasionalisme (Perikemanusiaan)
Mufakat (Demokrasi)
Kesejahteraan Sosial
Ketuhanan yang Berkebudayaan

Soekarno : tidak menanamkan panca dan darma tetapi pancasila


22 Juni 1945, panitia menyampaikan hasil rumusannya yang disebut
PIAGAM JAKARTA

Ahmad Yani menanamkan piagam Jakarta sebagai Jakarta Charter yang


susunannya dinamakan :
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradap
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Rumusan di atas berbeda dari usulan Mr. Moh Yamin & Ir. Soekarno
(Integralistik = paham bangsa Indonesia yang religious)
Sidang II BPUPKI I ( 1016 Juli 1945)
I.

II.
III.

Sidang pertama tentang Bentuk Negara. Terdapat 56 anggota


yang menghendaki bentuk negara Indonesia adalah republik,
enam orang Indonesia menghendaki bentuk negara Indonesia
adalah Monarchy, satu orang tidak memberikan jawaban apaapa, dan satu orang menghendaki bentuk Indonesia yang lain.
Sidang kedua tentang Wilayah Negara/Teritorial.
Pembentukan Panitia.

BENTUK NEGARA REPUBLIK INDONESIA ADALAH KESATUAN


Negara kesatuan adalah negara berdaulat yang diselenggarakan sebagai
satu kesatuan tunggal, di mana pemerintah pusat adalah yang tertinggi
dan satuan-satuan subnasionalnya hanya menjalankan kekuasaankekuasaan yang dipilih oleh pemerintah pusat untuk didelegasikan.
Selain dari Negara Kesatuan ada juga Negara Federasi.
Perbedaannya yaitu :
a. Pada negara kesatuan tidak ada negara di dalam negara (Indonesia)
sedangkan negara federasi di dalam negara terdapat negara (USA)
b. Terbentuk negara kesatuan dari daerah-daerah besar menjadi satu
negara (Indonesia) sedangkan negara federasi sebuah
pemerintahan dimana beberapa negara bagian bekerja sama dan
membentuk kesatuan yang disebut federal (Amerika Serikat)
c. Di dalam negara kesatuan hanya ada satu UUD dan UU yang
berlaku dari pusat sampai daerah sedangkan negara federasi selain
ada UUD negara federal, ada juga UU negara bagian.
Pada pemerintahan negara kesatuan hanya mengatur pokok-pokok nya
saja. Dan pada negara federasi mengatur hingga sedetil-detilnya.

Wilayah negara secara aklamasi , semua anggota BPUPKI jika merdeka


wilayahnya Hindia Belanda
UUD berlaku setelah dekret presiden.
Sebelum perubahan UUD, terdapat 3 bagian :
a. Pembukaan
b. Tubuh (batang tubuh)
c. Penjelasan
Dalam amandemen yang tidak mengalami perubahan adalah pembukaan.
Alasan tidak terjadi perubahan yaitu :
a. Dalam pembukaan terdapat nilai historis
b. Pada pembukaan terdapat 4 pokok pikiran
1. Negara adalah negara kesatuan (Indonesia)
2. Negara berdasarkan keadilan sosial
3. Negara berdasarkan kedaulatan rakyat
4. Negara berdasarkan ketuhanan yang maha esa
Hubungan pembukaan dengan batang tubuh UUD 1945, hubungan sangat
erat karena pokok pikiran yang ada di dalam pembukaan dijerihkan masuk
di dalam batang tubuh UUD 1945.
Indonesia merupakan negara kesatuan milik rakyat
IN DIRECT : karena sekarang penduduk negara sudah sangat banyak
Lembaga-lembaga negara sebelum amandemen :

MPR
PRESID
EN

DPR

DPA

MA

BPK

MPR adalah Lembaga tertinggi begara (sebelum amandemen)


Presiden, DPR, DPA, MA, dan BPK adalah lembaga tinggi negara
DPA dihilangkan dan MPR bukan lagi lembaga tertinggi negara tapi sejajar.
Setelah perubahan, kedaulatan dtangan rakyat dan dijalankan oleh UUD.