Anda di halaman 1dari 13

PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA (PKMD)

Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kegawat Daruratan

Disusun Oleh :
Anisa Hamidah
Neni Nuraeni
Astri
Dadan

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN KELAS B


STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS
2013

TOKSIKOLOGI
1. Pengertian
Toksikologi : Ilmu yang mempelajari toksin/racun.
Toksin

: Agen kimia yang berefek negative terhadap kehidupan organisme


Suatu bahan dimana ketika diserap oleh organisme dapat membunuh &

melukainya.
Toksin dapat diserap tubuh dengan cara:
Tertelan (sal pencernaan)/ingested poison
Hisapan (sal pernapasan)/inhaled poison
Intravena
Kulit/kontak bahan kimia/chemical burn
Reaksi : seketika itu juga, cepat, lambat, kumulatif
1. INGESTED POISON
Toksin korosif
Asam : as. Belerang, as. Bateray, kerat besi
Basa/Alk: detergent, pemutih, bateray
Toksin yg ditemukan di rumah :
Obat tidur, obat penenang, antihistamin, aspirin, tablet besi, pestisida, lisol,
mercuri, parafin, pembasmi rumput.
2. INHALED POISONS
Carbonmonoksida ( CO )
Bentuk lain toksin yang sama dengan gas :
Asap yg mengiritasi : kecelakaan industry, pecahnya tabung ammonia
Gas beracun : sianogen, pembunuh cacing
CO2
Gas lubang dalam tanah & Gas tambang

3. CHEMICAL BURN : Asam & basa

PERAWATAN EMERGENCY BERTUJUAN


1. Untuk mengubah atau menginaktifkan racun sebelum terabsorbsi
2. Memberikan perawatan supportif untuk mempertahankan sistem organ vital
3. Memberikan obat penawar spesifik untuk menetralisir racun tertentu
4. Memberikan perawatan secara cepat & mengeliminasi racun yg mudah
diabsrbsi.
Manifestasi Klinis
Manifest klinis : Ingested Poison

Asam

: As bateray & as belerang : sangat beracun, tidak berwarna, sangat

korosif.
Dapat membakar mulut, lidah & msbk nyeri hebat, kolaps & syok

Basa : soda pedas, dapat tertukar dengan garam laksatif

Bibir & lidah bengkak, nyeri terbakar dari mulut sampai perut, mual, muntah, syok.
Amonia: Asap mengenai mata dapat msbk iritasi hebat, & panas saat itu juga --biasanya kedua mata terpengaruh

Antihistamin

Pd anak dapat tertukar dengan permen


Over dosis dapat msbk mengantuk, tidur, pusing, sakit kepala, mulut kering, muntah
& diare, nafas terhenti --- pernafasan buatan

Aspirin

Dosis fatal

: bervariasi

Dotoksin sedang

: msbk mual, ytinitus, tuli

Dosis >>

: g. mental, mengantuk, koma, keringat >>, muntah darah perlu

lavage lambung

Barbiturat

terdpt dlm obat tidur.


Do toksik

: pusing, sakit kepala, t stabil ( psn tertidur dg didahului bicara dan

perilaku kacau), sianosis sekitar mulut (jrg), pupil mata mengecil

Pestisida

DDT & gammexane : sakit pada bagian tubuh, otot lemas, kadang kejang
Strychnin (racun tikus) : nyeri yang sangat hebat & spasme otot

Besi

Tablet besi biasanya berwarna menarik ---anak2 menyangka permen


Over Do : pucat, muntah(kd muntah darah), syok, mengantuk & kelelahan

Timah hitam
Akut : jarang terjadi

Kronis: pd anak2 yg menggigit/menghisap benda spt: mainan kereta api, cat atau
boneka yg mengandung timah hitam
MK

: mengantuk kekacauan, sakit kepala, susah tidur, hilang nafsu makan,

konstipasi, nyeri perut

Lisol korosif

MK

: terbakarnya lidah & mulut. Awalnya rasa nyeri ---hilang sth bbrp waktu krn

efek anestesi. Psn kolaps, tidak sadar, muntah.

Mercuri

Trdp dlm kapur barus & insektisida


MK

: Iritasi & terasa panas pd kerongkongan, kelelahan, muntah, nyeri abd hebat,

diare

Parafin

MK : kelelahan lemah, muntah, diare, mengantuk/kejang-- -atau keduanya

Pembasmi rumput

MK : Arsenik --- spt keracunan mercuri


Paraquat---sakit kepala, nyeri dada, sensitif thd sinar --- kdng msbkn gangguan ginjal

PENATALAKSANAAN INGESTED POISON


Tiga pendekatan yg dilakukan :

Keluarkan racun dr tubuh bila memungkinkan

Berikan antidot/penawar jika tersedia

Berikan pengobatan sesuai dg gejala & faktor pendukungnya bila diperlukan

Penatalaksanaan
Kontrol jln napas, ventilasi & oksigenasi
Ukur fu kardiovaskuler & fu tubuh lain
Pasang kateter untuk monitor fu ginjal
Tes lab darah
Kaji : jumlah, waktu sejak menelan, tanda & gejala
Berikan air minum/susu pd psn yg tlh menelan zat/agen korosif
Lakukan prosedur pengosongan lambung
- rangsang muntah
- lavage gastrik
- aktivasi arang
Jika kondisi mlai stabil & dpt dilakukan pemulangan, tulis bbrp hal yg
mengindikasikan tanda dan gejala dan tindakan2 yg diperlukan . Jika keracunan
merupakan tindakan BD, konsulkan psikiater.
Pada pasien dengan kasus kecelakaan, bbrp hal yag perlu dilakukan :
- Simpan bahan2 yg msbk keracunan jauh dr jangkauan anak2,org sakit
mental,

bingung, dan keterbelakangan mental


- Cairan seharusnya tidak dipindahkan dr satu botol
- Bhn toksik yg dpt meledak (pestisida) jgn

digunakan untuk

ke botol lain
disimpan dlm ruang yg

memasak/menyiapkan makanan

- Tempat tidr anak, permainan sb jangan dicat dengan bhn yg beracun.


l INHALED POISON
Keracunan gas mrpkn su kecelakaan/ tindakan bunuh diri
-

Gas alam : relatif rendah toksisitasnya & dpt msbk asfiksia dg mengurangi

sediaan O2 tp tdk berefek trd hemoglobin darah


-

Gas prod kota : beracun & msbk Hb terikat dg CO

Suplai O2 ber< dlm wkt lama menyebabkan gangguan pusat pernapasan, henti napas,
kematian
l Carbon Monoksida
CO mrp gas yg tidak berwarna, t`berbau, non iritatif, mrpk hasil pembakaran antara
carbon dan material organik &O2
Berefek toksik dg mengikat Hb sirkulasi & menurunkn kadar O2 darah
Mempunyai afinitas lb cepat thd Hb dibanding O2
Ikatan CO & Hb (Carboxyhaemoglobin)t` dpt mennstransport O2 ---hipoksia general

Tanda & gejala trgntng konsentrasi gas yg terinhalasi


-

sakit kepala, pusing/pening, bingung, iritabel, mual, muntah & kelemahan

Pd level lb lanjut kejang, koma, gagalnapas, kematian

n Gas-gas selain CO
Kesemuanya mencakup kurangnya suplai O2 dlm darah misal :
-

asap yg mengiritasi

Gas beracun

Karbondioksida

Gas lubang dlm tanah & gas tambang

Penatalaksanaan
Tujuan : mengurangi hipoksia cerebral & miokardial & mengeliminasi CO
Tindakan secara umum
Tempatkan pasien pd tempat dg udara segar, secepatnya
Berikan O2
Longgarkan baju yg ketat
Lakukan CPR juka perlu atur oksigenasi
Hindari pasien kedinginan, selimuti psn
Berikan posisi nyaman
Jangan berikan alkohol dalm bentuk apapun
Konsul psikiater jika mrpk tindakan bunuh diri

Psikosis, paralisis spastik, ataksia, g3 visual & g3 personality mungkin trjadi stlh
resusitasi & Mrp gjl permanen kerusakan sistem syaraf pusat

n LUKA BAKAR BAHAN KIMIA


Bahan kimia dpt melukai kulit krn adanya perubahan aksi & efek metabolik
Luka bakar ditentukan mekanisme aksi, kekuatan penetrasi, konsentrasi, jumlah dan
durasi paparan bhn kimia pd kulit
Penatalaksanaan
-

cuci dg air yg mengalir

Gosok dg sabun jk kontak dg tanaman yg diperkirakan beracun

- Air tidakboleh diberikan pada luka bakar akibat fosfor putih

dpt menyebabkan

letusan yg memprdalam luka bakar


- Aliran air yg konstan hrs terus menerus tanpa tertutup pakaian/kain
-

lakukan perawatan kulit secara personal

Identifikasi dan tentukan karakteristik agen kimia

Lakukan standar perawatan uka bakar : anti microbial, debridemen, tetanus

profilaksis b/p
-

Bila perlu anjurkan pasien op plastik untuk penatalaksanaan selanjutnya

Cek/observasi tiap 24/72 jam selama 7 hari

Penatalaksanaanemergency pada pasien penyalahgunaan obat & overdosis

Obat

Manifestasi klinik

Penatalaksanaan

Narkotik
Cocain

-Intranasal
-mell rokok
-intravena

Cocain menstimulasi susn syaraf pusat msbk peningk HR, TD, hiperpireksia,

kejang, disritmia ventrikuler

Euforia, kecemasan, sedih, insomnia, penyimp seksual, halusinasi, delusi,

psikosis dg paranoia, hipervigilance

1.

Pertahankan jln naps & ventilasi

2.

Komtrol kejang

3.

Monitor efek kardiovaskuler, lidokain dan sediakan devibrilator

4.

Atasi hipertermia

5.

Berikan aktivasi arang jk keracunan dg cara tertelan

6.

Rujuk psikiatri rawat inap

2.

Heroin

3.

Opium

4.Morphine, Codein, der

sintetik : methadone, meperidine

Fentanyl (sublimaze)

Over Do intoksikasi

akut

Pinpoint pupil (mungkin dilatasi dg hipoksia, penurunan TD )

-msbkan depresi pernapasan

stupor, koma,

Abses kulit --iv

1.

Support repirasi dn fu

2.

Berikan glukosa/bolus/ivhipoglik

3.

kardiovaskuler

Berikan antagonis narkotik (naloxone hydrocloride/narcan) utkmenanggulangi

depresi pernaf dan koma

4.

Monitor sec terus menerus : rspon, RR, pols, TD

5.

Test lab analisa urine

6.

Lakuakn EKG

7.

Jgn tinggalkan pasien sendiri

8.Monitor edema pulmonal


Konsul psikiatri
Barbiturat
Pentobarbital (Nembutal)
Secobarbital (seconal)
Amobarbital (Amytal)

Intoksikasi akut (may mimic alcohol intoxication) :


-

depresi pernapasan

Mukamerah

Penurunan pols, penurunan TD

Peningkatannistagmus

Penurunan efek tendon

Penurunan kesad mental

Kesulitan bicara

Koordinasi motorik jelek

Koma, kematian

1.

Pertahankan jln napas

2.Intubasi endotracheal/tracheostomi jk jln napas tidak adekuat


3. Support fu cardiovaskuler dan respirasi
4. Beriakn th/ iv unt mengatasi penurunan TD, koma, dehidrasi
5. Lakukan lavage lambung segera unt mencegah aabsorbsi
6.
7.

Hemodialisa
Pertahankan fu neurologi dan VS
Konsul psikiatri
Amphetamin

Amphetamine (Benzedrine)
Dextroamphetamine (Dexedrine)
Methamphetamine(Desoxyn)
Estasy

mual, muntah, anoreksi, palpitasi, tachicardia, peningk TD, tachipnea, cemas,

diaphoresis, mydriasis

Perilaku stereotipy

Iritabel insomnia, agitasi

mispersepsi visual, halusinasi pendengaran

Ketakutan, depresi, paranoid

Hiperaktif, bicara cepat, euforia,

Kejang, koma, hipertermi, collap cardiovaskuler.

1.

Pertahankan jln napas & ventilasi

2.

Decontaminasi GI

3.

Berikan ling yg tenang,

4.

Beriakan diazepam (IV)/haloperidol unt hiperaktif otot dan syaraf pusat

5.

Atasi kejang dg benzodiazepines

6.

Atasi stimulasi simpatetik dg agen beta bloker

7.

Kom dg psn bl ada halusinasi/ delusi

8.

Rujuk bag psikiatrik

Halusinogen
Lysergic acid diethyl amide (LSD)
Phencyclidine HCL (PCP, angel dust)
Mescaline, psilocybin
Cannabinoids (Marijuana)

Nistagmus, hipertensi sedang

Bingung panik

Incoheren, hiperaktifitas

Withdrawn/ menarik diri

Perilaku bermusuhan, delirium, mania, melukai diri

Halusinasi, g3 bodi image

Hipertermia, g3 ginjal

Kejang, koma, kematian

1.
2.

Kaji jalan napas dan sirkulasi


Tentukan apakah psn menelan obat halusinogen atau obat psikosis lab urine

dan serum
3.

Lakukan komunikasi dan tenangkan pasien

bicara pelan : mengerti apa yg dirasakan psn& bantu psn mengenal realita

Ingatkan pd psn bhw ketakutan umum terjadi pada kasus ini

4.

Berikan sedasi bila hiperaktif

5.

Atasi kejang

6.

Monitor adanya krisis hipertensi

7.

Tempatkan psn pada tempat yg aman

Obat2 yg msbkn sedasi, intoksikasi, ketergantungan fisik&psikologis (non


barbiturat sedasi)
Diazepam
Chlordiazepoxide
Oxazepam (serax0
Lorazepam (ativan)
Midazolam (versed)

Intoksikasi akut :

Depresi respirasi

Penurunan kesad mental

Bingung

Penurunan TD
1.

Lakukan insersi endotracheal

2.

Kaji adanya hipotensi

3.

Pasang kateter

4. Berikan saline/dextrose ssi anj dokter


5. Lakukan metode pengosongan perut
6.

Monitor EKG

7.

Beriakn flumazenil (Romazicon), benzodiazepine antagonis.

Salicylate
Aspirin (terdapat dlm komponen tab analgesik)

Lemas, tinitus, tuli, penglihatan kabur

Hiperpnea, hiperpirexia, keringat >>

Nyeri lambung, muntah, dehidrasi

Asidosis respirasi & metabolik, disorientasi

1. Atasi depresi pernapasan


2.

Lavage lambung

3.

Beriakn aktivasi arang

4.

Lakukan terapi cairan

5.

Berikan deuresis

6.

Periksa kadar salisilat serum


7.

Berikan obat spesifik untuk perdarahan atau masalah lain


Acetaminophen
(tdp dlm analgesik, antipiretik & obat flu)

Lethargi sd encephalophati & kematian

G3 GI, diaphoresis

Nyeri pd kuadran ka atas

Test fu hati ab N, perpanj PT, Peningkt bilirubin

1.

Hepatomegali msbkn ggl hati

Pertahankan jln napas

2.Test kadar acetaminophen, fungsi hati


3. Rangsang pengosongan lambung
4. Siapkan kemungkn hemodialisa
5.BerikanN-Acetylcystein