Anda di halaman 1dari 23

PROPOSAL TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU


UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT BERBASIS WEB

Nur Achmad Agus Ismail


5.12.04.11.0.110

PROGRAM SARJANA
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT
2016

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU


UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT BERBASIS WEB

PROPOSAL
Diajukan sebagai syarat untuk mengerjakan Tugas Akhir
Oleh:
Nama

Nur Achmad Agus Ismail

Nim

5.12.04.11.0.110

Program

S1 (Strata Satu)

Program Studi :

Teknik Informatika
Mojokerto,

Disetujui:
Pembimbing I

Pembimbing II

Mengetahui:
Kaprodi S1 Teknik Informatika

A. Judul

Rancang Bangun Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru


Universitas Islam Majapahit Berbasis Web.
B. Latar Belakang
Mengingat pesatnya kemajuan teknologi yang sudah merambah ke semua
bidang, serta pola kehidupan masyarakat yang sudah relatif maju, berdampak
pada media internet sebagai tempat mencari informasi menggantikan media
konvensional yang dianggap kurang efisien dan efektif. World Wide Web atau
sering disebut WWW merupakan salah satu fasilitas internet yang sangat
popular. Saat ini teknologi Web sudah digunakan oleh banyak orang yang
dianggap sebagai media yang dapat membantu mengetahui semua informasi
tentang suatu yang diinginkan termasuk dalam mengakses informasi
penerimaan mahasiswa baru suatu perguruan tinggi.
Universitas Islam Majapahit (UNIM) merupakan salah satu perguruan
tinggi swasta terbesar yang beralamat di Jl. Raya Jabon, Mojokerto 61367,
Jawa Timur. Didirikan pada tanggal 2 September 1999. Setiap tahunnya UNIM
melaksanakan penerimaan mahasiswa baru, pengelolaan data penerimaan
mahasiswa baru pada UNIM saat ini masih dilakukan secara konvensional
yaitu calon mahasiswa baru harus datang langsung ke Unversitas

untuk

melakukan pendaftaran. Data pendaftar dicatat pada buku-buku besar


kemudian disimpan pada rak-rak buku, proses rekap juga masih dilakukan
secara manual sehingga sering terjadinya kesalahan data serta memerlukan
waktu yang sangat lama.
Di samping itu pada saat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) seringkali
ketika calon mahasiswa baru akan meminta informasi tentang PMB biasanya
panitia sering tidak maksimal memberikan informasi karena banyaknya
pendaftar yang masuk dan juga panitia disibukkan oleh banyaknya berkas-

berkas dalam PMB yang mesti dilengkapi. Belum lagi banyaknya telepon
masuk yang menanyakan tentang segala macam yang berhubungan dengan
pendaftaran, seperti tata cara, kelengkapan yang dibutuhkan, dll.
Selain itu dikarenakan belum adanya sistem pendaftarn online. Pendaftar
harus datang langsung untuk melakukan proses pendaftaran, karena beberapa
form harus diisi dan ditandatangani langsung oleh pendaftar. Selain itu banyak
pendaftar dari luar daerah yang mengalami kesulitan waktu, tenaga dan
finansial untuk datang sendiri dan melakukan pendaftaran.
Bagi administrator atau panitia PMB yang paling merepotkan adalah
ketika data-data yang masuk mengalami kesalahan atau tidak sesuai. Hal ini
sering terjadi karena menumpuknya data yang harus dimasukkan sendiri oleh
panitia, sehingga terjadi human error. Belum adanya sistem yang bisa
menangani error menyebabkan banyak kesalahan, seperti duplikasi data, salah
pengetikan, dll.
Berdasarkan permasalahan yang ada selama Penerimaan Mahasiswa Baru
di UNIM, maka perlu adanya rancang bangun sistem informasi penerimaan
mahasiswa baru berbasis web dengan tujuan untuk membantu mempermudah
permasalahan sistem penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam
Majapahit.
C. Perumusan Masalah
Untuk perumusan masalah yang dibuat akan merujuk pada beberapa
aspek permasalahan yang terkait, yaitu:
1. Bagaimana merancang bangun Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa
Baru Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto?
D. Pembatasan Masalah
Agar penyusunan Tugas Akhir ini lebih terarah, maka lingkup penelitian
dibatasi sebagai berikut:

1. Sistem

memberikan

kemudahan

kepada

calon

mahasiswa

untuk

melakukan pendaftaran secara online.


2. Sistem ini dikelola oleh admin petugas penerimaan mahasiswa baru yang
ada di Universitas Islam Majapahit (UNIM).
3. Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru ini menghasilkan output
atau keluaran berupa formulir pendaftaran.
E. Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam Tugas Akhir ini adalah untuk
membuat Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru UNIM:
1. Membantu Universitas Islam Majapahit untuk merancang dalam
pengembangan aplikasi berbasiskan Web.
2. Membantu calon Mahasiswa dalam mendaftarkan diri menjadi calon
mahasiswa Universitas Islam Majapahit.
F. Asas dan Manfaat
Asas dan manfaat dari Tugas Akhir ini adalah:
1. Membantu Universitas Islam Majapahit (UNIM) dalam pengelolaan
pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru.
2. Memberikan kemudahan bagi calon Mahasiswa baru dalam pendaftaran
diri karena mereka tidak harus datang langsung ke Universitas Islam
Majapahit untuk melakukan pendaftaran.
3. Memberikan informasi kepada pihak Universitas untuk melihat jumlah
pendaftar calon mahasiswa.
G. Landasan Teori
G.1 Sistem Informasi
Menurut (McLeod, 2004 dalam buku Yakub, 2012:1) sistem adalah
sekelompok elemenelemen dengan tujuan yang sama untuk mencapai
tujuan. Akan tetapi tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen-elemen
yang sama, tetapi susunan dasarnya sama. Elemen yang membentuk sebuah
sistem

yaitu;tujuan,masukan,

proses,

keluaran,

pengendalian dan umpan balik serta lingkungan.

batas,

mekanisme

Menurut (McLeod, 2004 dalam buku Yakub, 2012: 8) informasi adalah


data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
yang menerimanya.
Sebuah sistem terdiri atas bagian-bagian yang bergabung untuk satu
tujuan. Model dasarnya adalah masukan, pengolahan, dan keluaran, tetapi
dapat pula dikembangkan hingga menyertakan pula penyimpanan. Sistem
dapat terbuka atau tertutup, tetapi sistem informasi biasanya biasanya adalah
sistem terbuka, berarti menerima beberapa masukan tak terkendali dari
lingkungannya, model umum sebuah sistem dapat dilihat pada gambar G.1
dibawah ini:

Masukan

Sistem

Keluaran

Gambar G.1 Model Umum Sebuah Sistem (Kendall, 2003)


Sistem informasi menerima masukan data dan instruksi, mengolah data
tersebut sesuai instruksi, dan mengeluarkan hasilnya. Model dasar sistem :
masukan, pengolahan dan keluaran adalah cocok bagi kasus sistem
pengolahan informasi yang paling sederhana dimana semua masukan tiba
pada saat bersamaan. Tetapi hal ini jarang terjadi. Fungsi pengolahan
informasi sering membutuhkan data yang telah dikumpulkan dan diolah
dalam waktu periode sebelumnya. Karena itu ditambahkan sebuah
penyimpanan data file (data file storage) ke dalam model sistem informasi.
Dengan begitu kegiatan pengolahan tersedia baik bagi data baru maupun

data yang telah dikumpulkan dan disimpan sebelumnya. Setelah


ditambahkan penyimpanan data, fungsi pengolah informasi bukan lagi
hanya lagi mengubah data menjadi informasi tetap juga menyimpan data
untuk pengguna kelak (Kendall, 2003).
Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung
operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan
menyediakan pihak luar tertentu dengan laporanlaporan yang diperlukan.
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam
pengambilan keputusan (Jogiyanto, 1999).
Model dasar pengolahan informasi berguna dalam memahami bukan
hanya keseluruhan sistem pengolahan informasi, tetapi juga untuk
penerapan pengolahan informasi secara tersendiri. Setiap penerapan dapat
dianalisis menjadi masukan, penyimpanan,

pengolahan, dan keluaran,

seperti terlihat pada gambar G.2 dan gambar G.3.

Model dasar sistem informasi


Data

Pengolahan

Informasi

Gambar G.2 Model Dasar Sistem Informasi (Jogiyanto, 1999)


Model dasar ditambah penyimpanan data
Penyimpan
data

Gambar G.3 Model Dasar Sistem Informasi dengan Penyimpanan


Data (Jogiyanto, 1999)
Sistem informasi sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia, yang
terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu
tujuan yaitu menyajikan informasi. Untuk dapat berguna, maka sistem
informasi harus didukung oleh tiga pilar berikut:
a. Lengkap(complete).
b. Tepat nilainya atau akurat (accurate).
c. Tepat kepada orangnya atau relevan (relevance).
d. Tepat waktu (timeliness).
Sistem Informasi adalah suatu sistem yang memberikan informasi bagi
penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau
mendatang. Kualitas informasi didasarkan pada aksesbilitas, kelengkapan,
ketelitian, ketepatan makna, ketepatan waktu, kejelasan dan fleksibilitas.
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebutnya dengan
istilah blok bangunan yaitu blok masukan, blok modal, blok keluaran, blok
teknologi, blok basis data dan blok kendali. Sebagai suatu sistem keenam
blok tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk satu
kesatuan untuk mecapai sasaran.

Alasan utama untuk mendapatkan informasi adalah untuk mengurangi


rasa ketidakpastian. Karena itu penting sekali kita tentukan kegunaan
informasi sebelum membentuk informasi dan menentukan cara pengolahan
data untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan di mana informasi ini
nantinya akan sangat berguna untuk proses pengambilan keputusan.
G.2 Pengertian Web
Menurut Kadir (2005), saat ini informasi Web didistribusikan melalui
pendekatan hyperlink, yang memungkinkan suatu teks, gambar, ataupun
objek yang lain menjadi acuan untuk membuka halaman-halaman Web yang
lain.
Definisi Web menurut Kadir (2005:2) World Wide Web (WWW) atau
biasa disebut dengan Web merupakan salah satu sumber daya Internet yang
berkembang pesat. Menurut (Wikipedia,2008) World Wide Web (WWW)
singkatnya Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya
yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut UTI
(Uniform Resource Identifier). WWW sering dianggap sama dengan Internet
secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.
Sedangkan menurut Dermawan World Wide Web sering dikenal sebagai
Web adalah layanan Internet yang paling banyak memiliki tampilan grafis
dan kemampuan link yang sangat bagus. Web dapat menghubungkan dari
sebarang tempat dalam sebuah dokumen atau gambar ke sebarang tempat di
dokumen lain.
Kadir (2005), pertama kali aplikasi Web dibangun hanya dengan
menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Language)
dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP (HyperText Transfer

Protocol). Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek


dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Web (Web-based application)
merupakan aplikasi untuk menyampaikan informasi kepada pengguna yang
menggunakan layanan Internet berbasis Web.
Bahasa pemograman yang dipakai adalah menggunakan ASP.NET 2.0
dan toolnya dengan menggunakan visual web developer express.
G.3 PHP
PHP adalah singkatan dari Perl Hypertext Preprocessor adalah kode/skrip
yang akan di eksekusi pada server side (Deni sutaji, 2012:2). Sifat server
side berarti pengerjaan skrip dilakukan di server, baru kemudian hasilnya
dikirimkan ke browser. PHP adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan
atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram
situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
PHP diperkenalkan pertama kali oleh J Wynia adalah seorang pria
yang memiliki dasar yang matang tentang pemrograman, khususnya
pemrograman pada sisi server.PHP adalah bahasa pemrograman berbasis
web. Bahasa ini mempunyai kelebihan yaitu kompabilitasnya dengan
berbagai macam jenis database, dukungan dengan berbagai macam jenis
system operasi. PHP lebih cocok dan umum digunakan jika digabungkan
dengan database MySQL. MySQL dengan PHP seakan-akan dua hal yang
tidak dapat dipisahkan. Tentunya untuk dapat menggunakan keduanya
dibutuhkan tingkat kemampuan programming tertentu. Banyak digunakan
oleh programmer berlatar belakang C/C++ karena kemiripan syntaxnya.
Open source, karenanya gratis dan bebas. Database pasangannya biasanya
MySQL, dijalankan bersama webserver Apache di atas system operasi
Linux.
G.3.1 Sejarah PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page


(Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun
1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang
wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data
formulir dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk
umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini
menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut
mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter
PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini
disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan
PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang
interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat.
Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru
untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan
PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan
rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang
paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai
disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks
tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari
interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan
model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab
perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang
resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.
G.3.2 Kelebihan PHP
Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak
melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan di mana - mana
dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi
yang relatif mudah.
3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
4. Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling
mudah karena memiliki referensi yang banyak.
5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai
mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan
secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintahperintah system.
G.4 MySQL
MySQL merupakan turunan dari salah satu konsep utama basis data
sejak, lama yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah
konsep pengoperasian basis data terutama untuk proses seleksi, pemasukan,
pengubahan dan penghapusan data yang dimungkinkan dapat dikerjakan
dengan mudah dan otomatis (Deni Sutaji, 2012:40).
MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata
relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL
(General

Public

License).

Setiap

pengguna

dapat

secara

bebas

menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut


tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL
sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata

yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah
sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau
seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data
dikerjakan dengan mudah secara otomatis.
Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara
kerja pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL
yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang
memanfaatkannya. Sebagai peladen basis data, MySQL mendukung operasi
basisdata transaksional maupun operasi basisdata non-transaksional. Pada
modus operasi non-transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal
unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak peladen basisdata kompetitor
lainnya. Namun pada modus non-transaksional tidak ada jaminan atas
reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus nontransaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak membutuhkan
reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS,
dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat
disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja
sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional
tidak secepat unjuk kerja pada modus non-transaksional.
G.4.1 Keistimewaan MySQL
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain:
1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem
operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris,
Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai
perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPLsehingga dapat
digunakan secara gratis.

3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam


waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4. Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan
dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses
lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya,
seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date,
timestamp, dan lain-lain.
6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara
penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah
(query).
7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level
subnetmask, nama host, dan izin akses userdengan sistem perizinan
yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data
dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta
dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu batas indeks yang
dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien
menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named
Pipes (NT).
10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien
dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun
demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap
berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan
fungsi API (Application Programming Interface).

12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan


(tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada
setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel
dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya
semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
G.5 XAMPP
XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke
dalam satu buah paket. Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi
melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL
secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya
secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi. (Suryatiningsih, 2009).
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem
operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang
terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan
penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl.
Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun),
Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General
Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan
yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk
mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.
G.5.1 Sejaran dan Pengembangan XAMPP
XAMPP dikembangkan dari sebuah tim proyek bernama Apache
Friends, yang terdiri dari Tim Inti (Core Team), Tim Pengembang
(Development Team) & Tim Dukungan (Support Team).
G.5.2 Bagian Penting XAMPP
Mengenal bagian XAMPP yang biasa digunakan pada umumnya:

htdoc adalah folder tempat meletakkan berkas-berkas yang akan


dijalankan, seperti berkas PHP, HTML dan skrip lain.
phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL
yang ada dikomputer. Untuk membukanya, buka browserlalu ketikkan
alamat http://localhost/phpMyAdmin, maka akan muncul halaman
phpMyAdmin.
Kontrol Panel yang berfungsi untuk mengelola layanan (service)
XAMPP. Seperti menghentikan (stop) layanan, ataupun memulai
(start).
H. Perancangan Sistem
Perancangan sistem yang digunakan dalam menyelesaikan pembuatan
sistem ini adalah sebagai berikut:
H.1 Model Pengembangan
Tugas Akhir ini berupa proyek (rancang bangun aplikasi), di mana pada
sistem ini nantinya merancang dan membangun sebuah aplikasi berbasis
web dengan tujuan untuk mengelola sistem Pendaftaran Mahasiswa Baru
secara cepat dan detail.

Gambar H.1.1 Alur Pendaftaran Sistem Informasi PMB


H.2 Prosedur Pengembangan
Prosedur penelitian yang akan dilakukan dalam penyusunan aplikasi ini
adalah:
1. Identifikasi Masalah
Pada tahap ini, dilakukan survei dan wawancara untuk mengetahui
kondisi yang sebenarnya dan melakukan identifikasi masalah-masalah
yang timbul serta meminta penjelasan detail dari kinerja keseluruhan
sistem.
2. Analisis Sistem
Pada tahap ini dilakukan analisa sistem dari hasil survey dan
permasalahan-permasalahan yang timbul.
Berikut ini dokumen flow Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru yang
ada saat ini:

Calon Mahasiswa

Panitia PMB

Mulia
Formulir dan
berkas persyaratan
Membeli dan Mengisi
Formulir serta
menyiapkan berkas
Memerikas Formulir
dan Berkas
Formulir dan
berkas persyaratan
Formulir dan
berkas persyaratan
Pengumuman
Kelulusan
Tes Masuk
Tidak Layak
Lulus ?
Pengumuman
Kelulusan
Layak
Pengumuman
Her-Registrasi
Kelulusan

Wawancara

Verivikasi Data Calon


Mahasiswa Baru

Gambar H.2.1 Dokumen Flow

Berikut ini adalah Context Diagram atau gambaran menyeluruh dari


Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Islam
Majapahit Berbasis Web:
Login
Konfirmasi Login

Admin

Data Fakultas
Data Prodi
Informasi Data Pendaftar

1
Sistem Informasi PMB
UNIM

Data Hasil Tes

Formulir Pendaftar

Calon Mahasiswa

Data Pendaftar
Pengumuman Hasil Seleksi

Laporan Asal Sekolah


Laporan Referensi

Gambar H.2.2 Context Diagram


3. Perancangan Sistem
Pada tahap ini dilakukan perancangan sistem yang merupakan tahapan
setelah analisis dari siklus pengembengan sistem pendefinisi dari
kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan-persiapan untuk
rancangan-rancangan sistem.

Perancangan DFD Level 0

Admin
Record Admin
Login
1
Login

Konfirmasi Login

Record Fakultas

Tb_Fakultas

Data Fakultas
2
Master

Data Prodi

Record Prodi

Tb_Prodi

Data Fakultas

Admin

Data Prodi

3
Pendaftaran

Informasi Data Pendaftar

Calon Mahasiswa

Data Pendaftar
Formulir Pendaftar

Record Referensi

Tb_Referensi

Record Asal Sekolah


Tb_CalonMhs

Tb_AsalSekolah

Record Calon Mahasiswa


Record Wali
Tb_Wali
Record Pendaftar

Tb_Pendaftar

Data Calon Mahasiswa


Data Hasil Tes

4
Seleksi Masuk

Record Hasil Seleksi

Data Referensi

Tb_Hasil Seleksi

Data Asal Sekolah

Laporan Referensi

5
Laporan

Laporan Asal Sekolah

Pengumuman Hasil Seleksi

Gambar H.2.3 DFD level 0


Perancangan Relasi Tabel
Tb_Fakultas

Tb_Prodi

Id_Fakultas
<pi> Variable characters (10) <M>
NamaFakultas
Variable characters (25)

Relationship_1

Identifier_1 <pi>

Id_Jurusan
<pi> Variable characters (10) <M>
NamaJurusan
Variable characters (25)
Identifier_1 <pi>

Relationship_2

Tb_Pendaftarn
NoKwitansi
<pi> Variable characters (25) <M>
Tanggal
Date
Kelas
Variable characters (10)
UkuranAlmamater
Variable characters (5)
Identifier_1 <pi>

Admin
Id_User <pi> <Undefined>
<M>
User
Variable characters (25)
Pass
Variable characters (25)
Nama
Variable characters (50)
Identifier_1 <pi>

Relationship_5

Tb_HasilSeleksi
Id_Nilai <pi> Boolean <M>
Tes
Boolean

Tb_CalonMhs

Identifier_1 <pi>

Tb_Referensi
Id_Referensi
<pi> <Undefined> <M>
Nama_referensi
<Undefined>

Relationship_6

Identifier_1 <pi>
Relationship_3

Id_CalonMhs <pi> Variable characters (10) <M>


NmLengkap
Variable characters (50)
TmptLahir
Variable characters (50)
TglLahir
Date
Alamat
Variable characters (50)
Telepon
Variable characters (15)
Agama
Variable characters (10)
GolDarah
Variable characters (5)
JenisKelamin
Variable characters (10)
PekerjaanMhs
Variable characters (25)
Hobby
Variable characters (25)
Identifier_1 <pi>
Relationship_4

Tb_Wali
Id_wali
<pi> Variable characters (10) <M>
NamaAyah
Variable characters (25)
NamaIbu
Variable characters (25)
AlamatWaliMhs
Variable characters (50)
Pekerjaan
Variable characters (25)
Identifier_1 <pi>

Tb_AsalSekolah
Id_Sekolah
<pi> Variable characters (10) <M>
NamaSekolah
Variable characters (25)
AlamatSekolah
Variable characters (25)
TglIjazah
Date
NomorIjazah
Variable characters (25)
Identifier_1 <pi>

Gambar H.2.4 Relasi Tabel


4. Pembuatan Aplikasi
Untuk mengimplementasikan aplikasi Sistem Informasi Penerimaan
Mahasiswa Baru ini digunakan HTML, PHP, dengan database
MySQL.

H.3 Evaluasi
1. Desain Uji Coba dan Subyek Coba
Apabila proyek sistem informasi tersebut telah selesai dikerjakan,
maka akan diuji coba. Tujuan utama dari pengujian aplikasi ini agar
aplikasi sistem informasi penerimaan mahasiswa baru ini dapat
digunakan untuk mempermudah calon mahasiswa dalam pendaftaran
mahasiswa.
2. Analisis Hasil Uji Coba
Uji coba dilakukan dengan mengevaluasi dan melakukan testing pada
fungsi-fungsi yang terdapat pada aplikasi. Ketika ditemukan error atau
kesalahan, akan dilakukan perbaikan dan kemudian evaluasi atau
testing kembali sampai aplikasi tidak mengalami error.
H.4 Jadwal Kegiatan Penelitian
Jadwal kegiatan penelitian dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel Jadwal Kegiatan Penelitian

NO

Kegiatan

1.

Identifikasi Masalah

2.

Analisa Sistem

3.

Perancangan Sistem

4.

Pembuatan Aplikasi

Uji Coba Sistem

6.

Pembuatan laporan

April
1

Mei
4

Juni
4

Juli
4

DAFTAR PUSTAKA

Kendall, Kenneth E., 2003, Analisis dan Perancangan Sistem, PT. Prenhalindo,
Jakarta.

Jogiyanto, HM., 2003. Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta:Andi.


Oetomo, Sutedjo Budi Dharma. 2006. Perencanaan Dan Pembangunan Sistem
Informasi. Yogyakarta: Andi.

Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi.

Kristanto, Andri. Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Gava Media,


Yogyakarta (2003).