Anda di halaman 1dari 4

BAB 1

PENDAHULUAN
Warna kulit manusia ditentukan oleh berbagai pigmen. Yang berperan pada penentuan warna kulit
adalah: karoten, melanin, oksihemoglobin dan hemoglobin bentuk reduksi, yang paling berperan adalah
pigmen melanin.
Melanosis adalah kelainan adalah kelainan pada proses pembentukan pigmen melanin kulit: (1)
Hipermelanosis (melanoderma) bila produksi pigmen melanin bertambah. (2) Hipomelanosis (lekoderma)
bila produksi pigmen melanin berkurang.3
Melasma adalah penyakit kulit yang sangat umum. Cenderung mengenai individu yang
mempunyai warna kulit yang lebih gelap terutama individu yang berasal dari Timur, Barat, danAsia
Tenggara, Hispanik, dan orang-orang kulit hitam yang tinggal di bagian yang memperoleh paparan sinar
matahari yang terik dan memiliki Fitzpatrick jenis kulitIV dan V. Melasma yang tidak terlihat oleh mata
kasar boleh dideteksi menggunakan pemeriksaan Ultra violet dan mengenai sehingga 30 persen wanita
Asia usia pertengahan. Patogenesis terjadinya melasma belum diketahui namun banyak pendapat
mengatakan paparan sinar matahari yang berterusan dan kuat menjadi pemicu terjadinya
melasma.Predileksi melasma adalah di muka, bagian tubuh yang terkena sinar matahari dan selalu
memburuk pada musin panas. Prevalensi melasma meningkat sesuai penambahan usia dalam kedua jenis
kelamin. Pemicu kedua terjadinya melasma adalah peningkatan hormon pada wanita.Melasma selalu
terjadi pada wanita yang sedang hamil, wanita yang menggunakan kontraseptif oral atau pada wanita
yang sedang menjalani terapi pengantian hormon (selalu pada orang menopause). Melasma jarang
menghilang pada orang yang sedang menjalani penggantian hormon namun, sering menghilang beberapa
bulan setelah melahirkan. Melasma dikenal pasti dengan effloresensi macula hiperpigmentasi yang
berwarna cokat biasanya berpredileksi di bagian malar dan dahi. Terdapat beberapa cara pengobatan
melasma, antaranya adalah pengobatan dengan pemakaian obat topical, dan terapi bedah. Untuk orang
melasma, paparan kepada sinar matahari perlulah dikurangkan dengan menggunakan tabir surya setiap
hari. Gold standar pengobatan melasma adalah dengan pemakaian hydroquinone. Hydroquinone sering di
berikan dengan kombinasi tretinoin dan selalunya memberikan hasil yang baik. Selain dari terapi
menggunakan obat topical, terapi bedah juga sering digunakan.Antara contoh terapi bedah adalah
pengelupasan kimiawi1. Prognosis melasma adalah baik, namun memerlukan pengobatan jangka lama 2.

Gambar 1: Melasma pada pipi

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Definisi
Melasma adalah hipermelanosis didapat, umumnya simetris, berupa makula berwarna cokelat
muda sampai cokelat tua yang tidak merata, mengenai area yang terpajan sinar ultra violet dengan tempat
predileksi pada pipi, dahi, daerah atas bibir, hidung, dan dagu 3
2.2 Epidemiologi
Ini cenderung mempengaruhi individu yang mempunyai warna kulit lebih gelap, terutama pada
orang Asia Timur, Asia Barat, dan Asia Tenggara, Hispanik, dan orang-orang kulit hitam yang tinggal di
tempat yang menerima paparan sinar matahari yang berterusan dan pada orang yang memiliki jenis kulit
Fitzpatrick IV dan V. Melasma halus dapat dilihat pada 30% dari wanita Asia pertengahan umur . Lakilaki juga bisa terkena melasma, terutama yang berasal dari Amerika Tengah, dengan tingkat prevalensi
setinggi35%. Laki-laki dari Guatemala mempunyai risiko lebih besar terkena melasma dari laki-laki
Meksiko, menyarankan adanya factor genetic dalam kejadian melasma 1
2.3 Etiologi
Penyebab terjadinya melasma adalah banyak dan kompleks antaranya adalah akibat faktor
genetik, radiasi sinar ultra-violet, penyakit tiroid, kehamilan, penggunaan pil kontrasepsi oral dan obatobatan seperti fenitoin4. Menurut Amanda (2016), pigmentasi yang terjadi adalah akibat produksi melanin
yang berlebihan5
2.4. Klasifikasi6
A. Menurut gambaran histologis.
Terdapat 4 jenis klasifikasi berdasarkan histologinya. Pertama, tipe epidermis. Ia
merupakan jenis yang paling umum dengan peningkatan melanin pada tingkat epidermis dengan
hanya sedikit saja melanosit yang terletak pada permukaan dermis. Pada pemeriksaan lampu
Wood, terlihat peningkatan melaninnya. Kedua, di tipe dermis. Di jenis ini, melanofag tidak
kelihatan diseluruh bagian dermis dan tidak kelihatan pada pemeriksaan lampu Wood.Ketiga, di
tipe campuran epidermis dan dermis.Di daerah sini, ada peningkatan melanin di epidermis dan

melanofag tidak kelihatan diseluruh bagian dermis sehingga memberikan penampakkan seperti
bercak-bercak.Akhirnya, tipe indeterminate yang sering didapat pada orang yang mempunyai
jenis kulit Fitzpatrick V atau VI. Pada tipe ini pemeriksaan lampu Wood tidak membantu.
B. Menurut gambaran klinis
Ada tiga daerah yang terlibat pada klasifikasi jenis ini yaitu di centrofacial, Malar dan
daerah mandibular. Di daerah centrofacial ia melibatkan dahi, pipi, bibir atas, hidung dan dagu
sedangkan pada daerah malar, ia Cuma melibatkan area pipi bagian atas. Di daerah mandibular, ia
melibatkan bagian ramus mandibular.
C. Menurut tipe kulit Fitzpatrick
Tipe I: putih, selalu membakar dengan mudah, tidak pernah tan
Tipe II: putih, selalu membakar dengan mudah, tan minimal
Tipe III: putih, membakar minimal, tan secara bertahap
Tipe IV: coklat muda, membakar minimal, tan baik
TipeV: coklat, jarang membakar, tan secara berlebih
Tipe VI: coklat gelap atau hitam, tidak pernah membakar, tan secara berlebih