Anda di halaman 1dari 9

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

BAB VIII
PEMERIKSAAN UKURAN BUTIRAN TANAH
DENGAN HYDROMETER
8.1

Tujuan Percobaan
Percobaan ini dimaksudkan untuk menetukan fraksi lanau dan
lempung yang lolos saringan no.200 (0,074 mm)

8.2

Peralatan
Adapun peralatan yang digunakan dalam percobaan pemeriksaan
ukuran butir tanah dengan hydrometer ini adalah sebagai berikut :
a.

ASTM Soil hydrometer 152 H.

b.

Tabung gelas ukuran kapasitas 1000 ml, diameter 6,5 cm.

c.

Termometer 0 - 50 C, dengan ketelitian 0,1C.

d.

Pengaduk mekanis dan mangkok dispersi.

e.

Saringan No 10, 20, 40, 60, 100 dan 200.

f.

Neraca dengan ketelitian 0,01 gram.

g.

Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk memanasi sampai


(110+5)C.

8.3

h.

Tabung - tabung gelas ukuran 50 ml dan 100 ml.

i.

Batang pengaduk dari gelas.

j.

Stop watch.

k.

Bahan dispersi, sodium silikat atau sodium metaphospat.

Benda Uji
Adapun benda uji dalam percobaan pemeriksaan ukuran butir tanah
dengan hydrometer ini adalah sebagai berikut :
a.

Jenis tanah yang tidak mengandung batu dan hampir semua butiran
lebih halus dari saringan No 10 (200 mm), benda uji tidak perlu
dikeringkan dan tidak perlu disaring dengan saringan No 10.

KELOMPOK VIII
47

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

b.

Jenis tanah yang mengandung batu, atau mengandung banyak butiran


yang lebih besar dari saringan No 10 (200 mm), keringkan contoh
tanah diudara sampai bisa disaring.

c.
8.4

Ambil benda uji yang lolos saringan No 10 (200 mm).

Prosedur Kerja
Adapun prosedur kerja dari percobaan pemeriksaan ukuran butir tanah
dengan hydrometer ini adalah sebagai berikut :
a.

Sampel diambil dari tabung sebanyak + 200 gram.

b.

Dikeringkan dalam oven selama 24 jam dengan suhu (110+5)C.


Ditumbuk perlahan agar butirnya tidak pecah.

c.

Sampel yang lolos saringan No 200 diambil sebanyak

50 gram,

kemudian dicampur dengan aquadest sebanyak 100 ml serta diberi


sodium metaphospat sebanyak 10 cc aduklah sampai merata dengan
pengaduk gelas dan biarkan selama 24 jam.
d.

Sesudah perendaman campuran dipindahkan ke dalam mangkok dan


tambahkan air suling/air bebas mineral sampai kira-kira setengah
penuh, aduklah campuran selama 15 menit dalam dispertion cup.

e.

Pindahkan campuran semuanya ke dalam tabung gelas ukur dan


tambahkan air suling sehingga volume campuran menjadi 1000 ml.
Mulut tabung ditutupi rapat-rapat dengan telapak tangan kemudian
kocoklah selama satu menit.

f.

Setelah dikocok tabung diletakan dengan hati-hati

masukan

hydrometer. Biarkan hydrometer terapung bebas dan tekanlah stop


watch. Pembacaan dilakukan pada 1/2 ; 1 dan 2 menit dan catatlah
pada formulir

pemeriksaan hydrometer. Bacalah pada puncak

menecusnya dan catatlah pembacaan-pembacaan itu sampai

0,5

gram/liter yang terdekat atau 0,001 berat jenis (Rh). Sesudah


pembacaan pada menit kedua, angkatlah hydrometer ke dalam tabung
yang berisi air suling

yang suhunya sama seperti suhu tabung

percobaan.
g.

Masukan kembali hydrometer ke dalam tabung dengan hati-hati dan


lakukan pembacaan pada menit ke 5, 15, 30 menit., 1, 4 dan 24 jam.

KELOMPOK VIII
48

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

h.

Pada setiap selesai pembacaan cuci dan kembalikan hydrometer ke


dalam

tabung berisi air suling. Lakukan proses memasukan dan

mengangkat hydrometer masing-masing selama 10 detik.


i.

Ukur suhu campuran sekali dalam 15 menit yang pertama kemudian


pada setiap pembacaan berikutnya.

j.

Sesudah pembacaan terakhir, pindahkan campuran ke dalam saringan


No. 200 dan cucilah sampai air pencuciannya jernih dan biarkan air
ini mengalir terbuang. Fraksi yang tertinggal diatas saringan no.200
dikeringkan dan lakukan pemeriksaan

saringan dengan cara

pemeriksaan saringan agregat halus dan kasar.


8.5

Perhitungan
a.

Perhitungan analisa saringan dapat dilakukan seperti dalam cara


pemeriksaan analisa saringan agregat halus dan kasar.

b.

Dari pembacaan Rh tentukan diameter dengan menggunakan


nomogram terlampir. Untuk ini nilai pembacaan Rh harus ditulis
disamping skala Hr pada nomogram.

c.

Hitunglah prosentase dari berat butiran yang lebih kecil dari diameter
(D) dari rumus berikut :

Untuk hydrometer dengan pembacaan 5 - 60 gram/liter


A. ( Rh k )
x100%
W3

P=

Untuk hydrometer dengan pembacaan berat jenis 0,995 - 1,038.


P=

1606. A. ( Rh k 1)
W3

Dimana :
k = koreksi suhu (daftar No.1)
A = faktor kalibrasi (daftar No.2)
Bila benda uji yang diambil terdiri dari tanah yang mengandung fraksi
di atas saringan No 10, hitunglah prosentase seluruh contoh lebih kecil
dari D dengan rumus :

KELOMPOK VIII
49

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

Prosentase seluruh contoh lebih kecil = P x % melalui saringan No


10.

Rumus N =

A.( R Ra)
x100%
50

dimana : R dan Ra = data hasil percobaan.


A = Correction faktor (tabel).
= 1,062

Nilai Zr diperoleh dari tabel, berdasarkan ( R - Ra )

Rumus : D = k .

Zr
t

dimana : k = 0,01342 (didapat dari tabel )

Rumus: N' = ( Sv x N ) %
dimana : Sv = % yang lolos saringan No 200
Sv = 68,56 %
N = 0,198 % (ambil pada t = 15 det)
N = 68,56 %
Contoh Perhitungan : (t = menit)
Diketahui :
R

= 56

Ra = -2
Gs = 2,381
A

= 1,062 (didapat dari tabel )

= 0,01342 (didapat dari tabel )

Sv = 68,56 %
N (%) =

1,062 .(56 (2))


x 100 % = 0,198 %
50

Zr(cm) = 7,1 cm
D (mm) = 0,01342.
N

7,1
0,25

= 0,0715 mm

= Sv.N
= 68,56% 0,198/0,198 = 68,56%

KELOMPOK VIII
50

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

Waktu
(menit)

Ra

Temp
C

R-Ra

N
(%)

Zr'
(cm)

Harga K

D
(mm)

N'
(%)

54

-2

27

56

0.198

7.1

0.01342

0.0715

68.56

52

-2

27

54

0.191

7.4

0.01342

0.051

66.14

49

-2

27

51

0.180

7.9

0.01342

0.037

62.33

45

-2

27

47

0.166

8.6

0.01342

0.027

57.33

40

-2

27

42

0.149

9.4

0.01342

0.018

51.59

15

33

-2

27

35

0.124

10.60

0.01342

0.011

42.94

30

30

-2

27

32

0.113

11.1

0.01342

0.0081

39.13

60

28

-2

27

30

0.106

11.4

0.01342

0.0058

36.70

250

25

-2

27

27

0.095

11.9

0.01342

0.0029

32.89

1440

19

-2

27

21

0.074

21.9

0.01342

0.0016

25.62

8.6

Kesimpulan
Dari Grain Size Distribution Curve yang dibuat berdasarkan
pemeriksaan ukuran butir tanah dengan hydrometer, diperoleh hasil sebagai
berikut:
a. Lanau ( 0,074 mm 0,01 mm )

= 42,94%

b. Lempung ( < 0,002 mm )

= 25,62 %

(Keterangan ; untuk ukuran butiran lanau dan lempung diambil dari


ketentuan AASHTO , ASTM dan FAA )

KELOMPOK VIII
51

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

8.7

Gambar Alat

Gambar 8.1 Hidrometer

KELOMPOK VIII
52

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

Gambar 8.2 sampel pengujian hydrometer

KELOMPOK VIII
53

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

Tabel Hubungan antara Gs terhadap A


Gs
A
Gs
A
Gs
A
Gs
A
Gs
A
Gs
A

2.900
0.950
2.790
0.972
2.680
0.994
2.570
1.016
2.460
1.046
2.150
1.110

2.890
0.950
2.780
0.974
2.670
0.996
2.560
1.018
2.450
1.048
2.100
1.120

2.8807
0.954
2.770
0.976
2.660
0.998
2.550
1.020
2.440
1.050
2.050
1.130

2.870
0.9568
2.760
0.978
2.650
1.000
2.540
1.022
2.430
1.052
2.000
1.140

2.860
0.958
2.750
0.980
2.640
1.002
2.530
1.024
2.420
1.054
1.950
1.150

2.850
0.960
2.740
0.982
2.630
1.004
2.520
1.026
2.410
1.056
1.900
1.160

2.840
0.962
2.730
0.984
2.620
1.006
2.510
1.028
2.400
1.058
1.850
1.170

2.830
0.964
2.720
0.986
2.610
1.008
2.500
1.030
2.390
1.060

2.820
0.966
2.710
0.988
2.600
1.010
2.490
1.032
2.380
1.062

2.810
0.968
2.700
0.990
2.590
1.012
2.480
1.034
2.370
1.064

Tabel Hubungan antara R-Ra Terhadap Zr


R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr
R-Ra
Zr

57.00
7.000
51.50
7.850
46.00
8.800
40.50
9.650
35.00
10.61
29.50
11.45
24.00
12.40
18.50
13.25
13.00
14.20
7.500
15.10
2.000
16.00

56.50
7.050
51.00
7.900
45.50
8.850
40.00
9.700
34.50
10.65
29.00
11.50
23.50
12.45
18.00
13.30
12.50
14.25
7.000
15.20
1.500
16.05

56.00
7.100
50.50
8.000
45.00
8.900
39.50
9.800
34.00
10.70
28.50
11.60
23.00
12.50
17.50
13.40
12.00
14.30
6.500
15.25
1.000
16.10

55.50
7.200
50.00
8.100
44.50
9.000
39.00
9.900
33.50
10.80
28.00
11.70
22.50
12.60
17.00
13.50
11.50
14.40
6.000
15.30
0.500
16.20

55.00
7.300
49.50
8.200
44.00
9.100
38.50
10.00
33.00
10.90
27.50
11.80
22.00
12.70
16.50
13.60
11.00
14.50
5.500
15.40
0.000
16.30

54.50
7.350
49.00
8.300
43.50
9.150
38.00
10.10
32.50
11.00
27.00
11.90
21.50
12.80
16.00
13.70
10.50
14.60
5.000
15.00

54.00
7.400
48.50
8.350
43.00
9.200
37.50
10.15
32.00
11.10
26.50
11.95
21.00
12.90
15.50
13.75
10.00
14.70
4.500
15.50

53.50
7.500
48.00
8.400
42.50
9.300
37.00
10.20
31.50
11.15
26.00
12.00
20.50
12.95
15.00
13.80
9.500
14.75
4.000
15.60

KELOMPOK VIII
54

53.00
7.600
47.50
8.500
42.00
9.400
36.50
10.30
31.00
11.20
25.50
12.10
20.00
13.00
14.50
13.90
9.000
14.80
3.500
15.70

52.
7.7
47.
8.6
41.
9.5
36.
10.
30.
11.
25.
12.
19.
13.
14.
14.
8.5
14.
3.0
15.

Laporan Praktikum Mekanika Tanah II

Hubungan antara Gs dengan Temperatur Untuk memperoleh Harga K


Temp
Derajat
Celcius

16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

2.45
0.01510
0.01511
0.01492
0.01474
0.01456
0.01438
0.01421
0.01404
0.01388
0.01372
0.01357
0.01342
0.01327
0.01312
0.01298

KELOMPOK VIII

2.50
0.01505
0.01486
0.01467
0.01449
0.01431
0.01414
0.01397
0.01381
0.01365
0.01349
0.01334
0.01319
0.01304
0.01290
0.01276

2.55
0.01481
0.01462
0.01443
0.01425
0.01408
0.01391
0.01374
0.01358
0.01342
0.01327
0.01312
0.01297
0.01283
0.01269
0.01256

B E R AT J E N I S
(Gs)
2.60
2.65
2.70
0.01457 0.01435 0.01414
0.01439 0.01417 0.01396
0.01421 0.01399 0.01378
0.01403 0.01382 0.01361
0.01385 0.01365 0.01344
0.01369 0.01348 0.01328
0.01353 0.01332 0.01312
0.01337 0.01317 0.01297
0.01321 0.01301 0.01282
0.01306 0.01286 0.01267
0.01291 0.01272 0.01253
0.01277 0.01258 0.01239
0.01264 0.01244 0.01225
0.01249 0.01230 0.01212
0.01236 0.01217 0.01199

2.75
0.01394
0.01376
0.01359
0.01342
0.01325
0.01309
0.01294
0.01279
0.01264
0.01249
0.01235
0.01221
0.01208
0.01195
0.01182

2.80
0.01374
0.01356
0.01339
0.01323
0.01307
0.01291
0.01276
0.01261
0.01246
0.01232
0.01218
0.01204
0.01191
0.01179
0.01169

55