Anda di halaman 1dari 4

DOCKING MOLEKULER DAN PREDIKSI TOKSISITAS SENYAWA HASIL ISOLASI

BUAH PANDAN DURI (Pandanus tectorius Fruit) TERHADAP


PPRA (Peroxisome Proliferator-activated Reseptor Alpha)

PROPOSAL PENELITIAN TUGAS AKHIR

INDAH FULGARINI T.
13141022

SEKOLAH TINGGI FARMASI BANDUNG


PTOGRAM STUDI STRATA 1 FARMASI
BANDUNG
2016

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Hiperlipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan meningkatnya
kadar trigliserida dan kolesterol di dalam darah (Velayuthan et al.,2008). Hiperlipidemia
dapat memicu terbentuknya aterosklerosis, kemudian memicu munculnya penyakit
kardiovaskular seperti penyakit jantung, stroke dan diabetes (Velayuthan et al.,2008).
Saat ini masyarakat banyak menggunakan obat alternatif (bahan alam) untuk mengobati
penyakit hiperlipidemia. Obat alternatif dari bahan alam dipercaya memiliki efek
samping relatif lebih rendah, memiliki lebih dari satu efek farmakologi dan memiliki
kandungan senyawa dengan efek sinergis maupum komplementer (Pramono dan Katno,
2002)
Pandan duri (Pandanus tectorius Fruit) , tumbuhan anggota suku pandanaceae, merupakan tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan oleh Xiaopo zhang,dkk.(2013), fraksi n-butanol dan ekstrak
etanol buah pandan duri yang mengandung caffeoylquinic acid dapat menurunkan kadar
kolesterol total, trigliserida, dan LDL (Low Densitiy Lipoprotein) pada hamster.
Pada penelitian sebelumnya telah diisolasi dan identifikasi struktur terhadap ekstrak
etanol fraksi n-butanol buah pandan duri diperoleh lima belas senyawa turunan
caffeoylquinic acid. Caffeoylquinic acid memiliki aktivitas antihiperlipidemia melalui
peningkatan ekspresi PPAR.
PPAR merupakan target aksi obat-obat golongan asam fibrat yaitu suatu golongan obat
penurun kolesterol. Semua reseptor PPAR berada dalam bentuk dimer atau kompleks
dengan suatu protein lain yaitu retinoid x receptor (RXR). Signaling reseptor PPAR
diregulasi oleh suatu jenis protein yang disebut kofaktor yang akan mengaktifkan
reseptor (Ikawati,2008). Aktivitas reseptor PPAR akan meregulasi transkripsi gen yang
akan terlibat pada berbagai proses sel yaitu proliferasi peroxisome, peningkatan
metabolisme asam lemak dan homeostasis lipid.

Reseptor intraselululer PPAR kini banyak mendapat perhatian sebagai target aksi obat,
maka perlu dilakukan pencarian ikatan senyawa yang berikatan dengan PPAR subunit
Alpha sebagai reseptor obat antihiperlipidemia. Pada penelitian ini dilakukan penambatan
molekul senyawa uji turunan caffeoylquinic acid terhadap PPAR dan prediksi
toksisitasnya dengan menggunakan aplikasi komputer secara in silico pada tingkat
molekuler atau yang dikenal dengan metode simulasi penambatan molekul (molecular
docking simulation). Studi komputasi dikenal dengan terminologi in silico merupakan
analog in vivo dan in vitro, yang menggunakan aplikasi komputer sehingga waktu dan
biaya lebih efisien (Quinionin, 2011)
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana interaksi senyawa turunan caffeoylquinic acid terhadap
PPAR?
2. Bagaimana prediksi toksisitas senyawa turunan caffeoylquinic acid?
1.3 Batasan Penelitian
Penelitian dibatasi pada docking 7 senyawa turunan caffeoylqunic acid yang
telah diuji secara in vivo dan in vitro dapat menurunkan lipid.
1.4 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara senyawa turunan
caffeoylquinic acid hasil isolasi dari buah pandan duri (Pandanus tectorius
Fruit) dengan Peroxisome Proliferator-activated Receptor Alpha (PPAR) dan
mengetahui prediksi toksisitas dari senyawa uji.
1.5 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian dilakukan dari bulan Maret-Juni yang dilakukan di laboratorium
komputer Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

DAFTAR PUSTAKA
Ikawati, Zullies, 2008, Pengantar Farmakologi Molekuler, Gadjah Mada Univrsity Press,
Jogjakarta.

Quinion, M., 2011, World Wide Words: insilico, WorldWideWords.org, diakses pada
tanggal 16 November 2015
Zhang, dkk., 2013, Anti-Hyperlipidemic Effects and Potential Mechanism of Action of the
Caffeoylquinic acid-Rich Pandanus tectorius Fruit Extracts in Hamsters
Fed a High Fat-Diet, www. Plosone. Org., diakses pada tanggal 16
November 2015