Anda di halaman 1dari 8

Qs & As

1. Perbedaan antara pelikel, biofilm, plak ?


Pelikel : Lapisan organik tipis yang berasal dari saliva yang melapisi
seluruh permukaan jaringan lunak maupun keras pada pada rongga
mulut, terdiri atas >180 peptida, protein, glikoprotein, termasuk
keratin, mucin, prolin, fosfoprotein, histidine, dan molekul yang dapat
berfungsi sebagai tempat melekatnya bakteri (Carranza)
Biofilm : Biofilm didefinisikan sebagai populasi bakteri pada matriks
tertutup, yang melekat terhadap satu sama lain dan / atau ke
permukaan atau antar-permukaan. Menurut data terakhir (Widerer dan
Charaklis, 1989), Biofilm didefinisikan sebagai komunitas mikroba
yang relatif terkait dengan permukaan gigi atau keras. (Manual of
Clinical Periodontics)
Plak : Suatu matriks interselular yang terdiri dari mikroorganisme
yang berproliferasi, sel epithelial, leukosit, dan makrofag. Terdiri dari
berbagai macam spesies bakteri, beserta organisme dan debris
lainnya. Matriks interselular dari plak terdiri atas, unsur organik dan
anorganik dari saliva, cairan krevikular gingva, dan produk bakterial
lainnya.
(Manual of Clinical Periodontics)
2. Anatomi Periodontal?

3. Perbedaan Bakteriostatik dan Bakterisid?


Bakteriostatik menghambat pertumbuhan bakteri
Bakterisid membunuh bakteri
(Clinical Relevance of Bacteriostatic versus Bactericidal
Mechanisms of Action in the Treatment of Gram-Positive
Bacterial Infections, GA Pankey, LD Sabath, Oxford Journal)
(https://cid.oxfordjournals.org/content/38/6/864.full#sec-1)
4. Perbedaan poket dan sulkus? Poket periodontal gingival?
Infraboni supraboni?
Sulkus normal ideal 0-0,5mm
Probing 2-3mm
Probing >3mm = poket
Poket : Pendalaman sulkus gingiva secara patologis karena penyakit
periodontal, karena:
a. Pergerakan tepi margin gingiva kearah korona
b. Perpindahan epitel junctional kearah apical
c. Kombinasi dari keduanya
Poket Gingival : Dibentuk oleh pembesaran gingiva tanpa kerusakan
jaringan periodontal yang mendasari. Sulkus menjadi dalam karena
pembesaran dari gingiva.
Poket Periodontal : Pendalaman sulkus, menghasilkan kerusakan
jaringan periodontal pendukung, yang mengarah ke melonggarkan dan
melepaskan gigi
Dua jenis poket periodontal ada, sebagai berikut :
Supraboni (supracrestal atau supraalveolar) , di mana bagian bawah
poket adalah koronal tulang alveolar yang mendasari
Intrabony (infrabony , subcrestal , intraalveolar) , di mana bagian
bawah dari poket adalah ke arahapikal dari tingkat tulang alveolar
yang berdekatan . Pada tipe kedua ini, dinding poket lateral yang
terletak di antara permukaan gigi dan tulang alveolar
(Carranza)

5. Bakteri-bakteri penyebab periodontal? Anaerob, aerob, gram


negatif, gram positif, apa saja?
Bakteri gram (-) : Prevotella intermedia, Prevotella loescheii ,
Capnocytophaga
spp.,
Fusobacterium
nucleatum,
dan
Porphyromonas gingivalis
Bakteri gram (+) : Streptococcus Mutans,
6. Alasan inklusi/eksklusi
Diatas 9 tahun Diasumsikan bisa mengunyah permen karet tanpa
menelan (udah mengerti, dan kooperatif)
Gigi berjejal ringan Karena gigi berjejal sedang dan parah sangat
sulit dibersihkan dengan menyikat gigi, kondisi ini dapat menyebabkan
penumpukan plak dapat disebabkan oleh karena pada saat
pembersihan gigi atau menyikat gigi, sikat gigi sulit menjangkau sisa
makanan yang menempel pada daerah interdental gigi berjejal
sehingga terjadi akumulasi plak.
Gigi berdesakan atau crowding teeth merupakan akibat maloklusi yang
disebabkan oleh tidak proporsionalnya dimensi mesiodistal secara
keseluruhan dari gigi geligi dengan ukuran maksila atau mandibula,
sehingga akan mengakibatkan perubahan lengkung gigi. (Harty, F. J
dan R Oyston,20002) .
Gigi berdesakan atau crowding secara umum dapat dikatakan sebagai
suatu keadaan dimana terjadi disproporsi antara ukuran gigi dan
ukuran rahang dan bentuk lengkung. Tiga keadaan yang memudahkan
lengkung gigi menjadi berdesakan adalah lebar gigi yang besar, tulang
basal rahang yang kecil atau kombinasi dari gig yang lebar dan rahang
yang kecil.
Tiga teori utama untuk menghitung crowding ditentukan oleh:
1. Kekurangan atnisi normal pada makanan modern. Jika sebuah
pemendekan dan lengkung panjang dan sebuah migrasi mesial dan

molar dan tetaplah sebuah gejala alami. Hal itu akan terlihat
beralasan bahwa Crowding akan berkembang jika banyaknya
struktur banyaknya gigi tidak dikurangi selama tahap akhir
perkembangan.
2. Tekanan dad molar
3. Akhir crowding berkembang pada kira-kira saat molar 3 akan
erupsi.
4. Pertumbuhan mandibula yang terlambat sebagai sebuah hasl dari
gradient capalocaudal dari pertumbuhan. Mandibula dapat tumbuh
dan bekerja lebih fokus pada akhir remaja dibandingkan dengan
maksila.( Prijatmoko, Dwi, dkk.2002)
(http://mydentistdiary.blogspot.co.id/2011/03/gigi-berdesakan.html)

7. Pembentukan plak? Kenapa 2 jam?


Pembentukan plak biofilm? di skripsi hal 12
Kenapa 2 jam pada buku :
Dental caries and its clinical
management.
Dinyatakan bahwa : fase awal dari pembentukan biofilm secara in
vitro oleh S.mutans terjadi setelah 2 jam perlekatan.
There are direct and indirect mediated changes in bacterial gene
expression during biofilm development. For example, the binding of
oral bacteria to salivary proteins can induce genes encoding adhesins.
During the initial stages of in vitro biofilm formation by S.
mutans (first 2h after attachment), 33 proteins were differentially
expressed (25 proteins up-regulated; 8 proteins down-regulated; this is
a direct effect following attachment to a surface) and there was an
increase in the relative synthesis of enzymes involved in carbohydrate
catabolism (Welin et al., 2004).
(Baelum V, Nyvad B, Kidd EAM, Fejerskov O. Dental caries and
its clinical management. 2nd ed. Wiley Publisher. 2008)
8. Teknik sikat gigi pasien? Bass. Kenapa?
Indikasi :
a. Untuk membersihkan plak pada bagian gingival margin
pasien dengan jaringan periodontal sehat
b. Untuk pasien dengan bagian interproksimal yang terbuka
c. Post bedah periodontal
Keuntungan:
a. Dapat membersihkan plak pada wilayah servikal gigi dan
sulkus gingival
b. Dapat menstimulasi gingival

c. Mudah dipelajari
Kerugian:
Tidak cocok untuk pasien yang mengalami masalah periodontal
Cara menyikat gigi metode Bass:
a. Bulu sikat diletakkan pada daerah servikal ggi/sulkus gingival
dengan posisi dimiringkan 45 kearah apikal
b. Bulu sikat ditekan kearah gingival
c. Gerakkan maju mundur disertai getaran
d. Dua hingga tiga gigi untuk sekali gerakkan, 10-20 kali pada posisi
yang sama
e. Semua permukaan gigi bukal/labial, lingual/palatal, serta oklusal
harus tersikat dengan baik

9. Cara ukur indeks plak lainnya? EPIDEMIOLOGI) (ppt drg yulitri)


Loe & Silness

Green & Vermillion

Plaque Control Record

10. Cara
penggunaan
disclosing
agent?
TEKNIK EVALUASI PLAK:
- Disklosing sol diteteskan 3 tetes
dibawah lidah + 1 tetes di
permukaan gigi molar bawah kanankiri, / disclosing tab dikunyah, kemudian dengan lidah diratakan ke
seluruh permukaan gigi,
- Kemudian kumur-kumur 1 kali.
- Dilihat, bila ada warna merah tua berarti ada plak, merah muda ada
acquired pelicle.
- Hitung indeks plaknya, kmd perlihatkan pada pasien dengan
menggunakan cermin lalu dibersihkan dengan kapas.
11. Penelitian sebelumnya tentang xylitol 3,4gr dan 6-7gr?
3,4gr tidak mempengaruhi keasaman plak
Jurnal sumber juga dari jurnal lainnya (sumber no 21)
Sebelumnya telah dilakukan percobaan penghambatan S. mutans
yang sensitif terhadap xylitol pada pasien dengan alat ortodonti cekat,
dengan dosis 3,4gr/hari, tetapi hasilnya dengan dosis 3,4gr tidak
mempengaruhi keasaman plak.
6-7gr menyebabkan S. mutans resisten terhadap xylitol
Sebelumnya telah dilakukan percobaan dalam penggunaan xylitol
dengan dosis 6-7gr 3x sehari, dimana menyebabkan S. mutans
resisten terhadap xylitol. (sumber no 5)

4-5gr xylitol per hari dibutuhkan untuk mendapatkan efek


kariostatik
Jurnal sumber juga dari jurnal lainnya (sumber no 21)
Studi percobaan klinis mengindikasikan bahwa kebiasaan dan
pemaparan jangka panjang dari 4-5g xylitol dibutuhkan untuk
mencapai efek kariostatik
12. Saliva, kuantitas dan kualitas, buffer, self cleansing, kelenjar
saliva utama, mekanisme, kandungan saliva?
Saliva merupakan pelindung di lingkungan mulut, karena saliva
mempertahankan jaringan rongga mulut dalam keadaan fisiologis.
Saliva memberikan pengaruh yang besar pada plak dengan
mekanisme yang yang dapat membersihkan permukaan rongga mulut,
dengan cara menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri dan
mengendalikan aktivitas bakteri.
Air liur mengandung banyak faktor organik dan anorganik yang
mempengaruhi bakteri dan produk mereka di lingkungan mulut .
Faktor anorganik meliputi ion dan gas, bikarbonat, natrium, kalium,
fosfat, kalsium, fluoride, amonium, dan karbondioksida. Faktor organik
termasuk lisozim, laktoferin, myeloperoksidase, laktoperoksidase, dan
aglutinin seperti glikoprotein, mucins, 2-makroglobulin, bronectins,
dan antibodi.
(Carranza)
Larutan buffer adalah larutan yang mempertahankan pH mendekati
konstan ketika jumlah kecil baik asam atau basa ditambahkan atau
ketika larutan diencerkan. Dengan kata lain, buffer tahan terhadap
perubahan pH . Ada tiga sistem penyangga mungkin dalam air liur buffer protein, buffer fosfat dan karbonat asam / bikarbonat
penyangga ( University of Newcastle Dental School, saliva Buffering ,
Bikarbonat & pH).
(http://cariology.wikifoundry.com/page/Buffer+System+in+the+Saliva)

13. Etiologi, predisposisi penyakit perio?


14. Macam-macam penyakit periodontal (Carranza)
15. Kekurangan dan kelebihan indeks plak loe dan silness?
16. Gula alcohol atau poliol? Tidak difermentasi maksudnya
gimana?