Anda di halaman 1dari 46

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Blok struktur dan fungsi tubuh manusia adalah blok keempat pada akhir
semester I dari Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas
Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.
Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus skenario B yang
memaparkan kasus, Budiono (7 tahun) dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas
Sungai Tawar karena batuk pilek. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kurus
dengan TB 100 cm, BB 25 kg, bibir kebiruan, sesak nafas, kulit kering, bersisik,
keriput, bibir sumbing sebelah kiri. Dokter mendiagnosis Budiono menderita
kelainan bocor jantung, infeksi saluran pernafasan, dan kurang gizi. Dari
anamnesis kepada orang tuanya diketahui bahwa pada saat hamil 3 bulan, ibunya
kena sakit demam dan sering muntah-muntah. Sejak umur 3 bulan, Budiono
tidak mendapat ASI dan gizi yang cukup dan BB lahir 1,75 kg. Kelurga Budiono
tinggal didekat TPA sampah yang bau busuk dan banyak lalat dan tikus serta
sering dibakar. Cairan sampah yang terbentuk mengalir kearah sungai kecil
menjadi sumber air minum dan MCK keluarga Budiono. Selain TPA, ada pabrik
plastik yang membuang limbahnya ke anak sungai tersebut dan asap pabrik yang
keluar berwarna hitam dan bau.
1.2 Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan dari laporan tutorial studi kasus ini, yaitu:
1. Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari sistem
pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah
Palembang
2. Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode
analisis dan pembelajaran diskusi kelompok.
3. Tercapainya tujuan dari metode pembelajaran tutorial.

BAB II
PEMBAHASAN

1 | Page

2.1 Data tutorial


Laporan tutorial 5
Skenario B
Tutor

: Trisnawati, S.Si., M.Kes.

Moderator

: Veranika Antonia

Sekretaris Papan

: Ira Maulani

Sekretaris Meja

: Santhy Annisa

Waktu

: Senin, 30 Januari 2012


Rabu, 1 Februari 2012

Rule tutorial : 1. Ponsel dalam keadaan nonaktif atau diam


2. Tidak boleh membawa makanan
3. Angkat tangan bila ingin mengajukan pendapat
4. Memninta izin terlebih dahulu bila ingin keluar masuk ruangan.

2.2 Skenario
Budiono (7tahun) dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Sungai Tawar
karena batuk pilek. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kurus dengan TB 100 cm,
BB 25 kg, bibir kebiruan, sesak nafas, kulit kering, bersisik, keriput, bibir
sumbing sebelah kiri. Dokter mendiagnosis Budiono menderita kelainan bocor
jantung, infeksi saluran pernafasan, dan kurang gizi.
Dari anamnesis kepada orang tuanya diketahui bahwa pada saat hamil 3
bulan, ibunya kena sakit demam dan sering muntah-muntah. Sejak umur 3 bulan,
Budiono tidak mendapat ASI dan gizi yang cukup dan BB lahir 1,75 kg.
Kelurga Budiono tinggal didekat TPA sampah yang bau busuk dan banyak
lalat dan tikus serta sering dibakar. Cairan sampah yang terbentuk mengalir
kearah sungai kecil menjadi sumber air minum dan MCK keluarga Budiono.
Selain TPA, ada pabrik plastik yang membuang limbahnya ke anak sungai
tersebut dan asap pabrik yang keluar berwarna hitam dan bau.

2 | Page

I.

KLARIFIKASI ISTILAH
a. Sesak nafas :
Penyumbatan pada saluran pernafasan
b. Batuk
:
Suatu refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan dahak dan benda asing
dari saluran pernafasan.
c. Pilek
:
Suatu gejala adanya cairan encer atau kental dari hidung.
d. Infeksi saluranpernafasan
:
Gangguan pada saluran pernafasan.
e. Kurang gizi :
Keadaan dimana seseorang kekurangan nutrisi, sehingga mengakibatkan BB
nya dibawah normal.
f. Anamnesis
:
Riwayat penyakit pasien.
g. Bocor jantung :
Keadaan jantung yang mengalami kebocoran, sehingga tidak dapat berfungsi
secara normal. Dimana terdapat lubang pada bagian sekat ventrikel kanan dan
ventrikel kiri.
h. Bibir sumbing :
Kelainan berupa celah pada bibir atas, yang didapatkan seseorang sejak lahir.
i. ASI :
Sebuah cairan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dari
kemungkinan suatu penyakit.
j. Bibir kebiruan :
Keadaan dimana warna bibir terlihat tidak normal.

II.

IDENTIFIKASI MASALAH
1. Budiono (7tahun) dibawa ke puskesmas karena batuk pilek dan dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan kurus dengan TB 100 cm, BB 25 kg, bibir
kebiruan, sesak nafas, kulit kering, bersisik, keriput, bibir sumbing sebelah
kiri.
2. Dokter mendiagnosis Budiono menderita kelainan bocor jantung, infeksi
saluran pernafasan, dan kurang gizi.
3. Dari anamnesis kepada orang tuanya diketahui bahwa pada saat hamil 3
bulan, ibunya kena sakit demam dan sering muntah-muntah.
4. Sejak umur 3 bulan, Budiono tidak mendapatkan ASI dan gizi yang cukup
dan BB lahir 1,75 kg.

3 | Page

5. Kelurga Budiono tinggal didekat TPA sampah yang bau busuk, banyak lalat
dan tikus serta sering dibakar. Cairan sampah yang terbentuk mengalir
kearah sungai kecil menjadi sumber air minum dan MCK keluarga Budiono.
Selain TPA ada pabrik plastik yang membuang limbahnya ke anak sungai
tersebut dan asap pabrik yang keluar berwarna hitam dan bau.
III.

ANALISIS MASALAH
1. Budiono (7tahun) dibawa ke puskesmas karena batuk pilek dan dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan kurus dengan TB 100 cm, BB 25 kg, bibir
kebiruan, sesak nafas, kulit kering, bersisik, keriput, bibir sumbing sebelah
kiri.
a. Bagaimana proses terjadinya batuk pilek, sesak nafas, kulit
kering, bersisik dan keriput?
Jawab :
1. Proses terjadinya sesak nafas :
Kapasitas Oksigen dalam darah menurun mengakibatkan
gangguan suplai oksigen, pensuplaian dan penggunaan oksigen
oleh jaringan.
Menyebabkan suplai O2 dalam jaringan menurun, CO2 tinggi,
otak memerintahkan saraf simpatis, medula suprarenalis,
epinefrin & nor eprinefrin untuk bekerja, denyut jantung
meningkat dan dilatasi bronkus kemudian terjadilah sesak nafas.
2. Proses terjadinya batuk pilek:
Infeksi virus dan bakteri pada saluran pernafasan menyebabkan
imunitas menurun sehingga menimbulkan

infeksi sekunder

( demam, alergi pada hidung, dan dahak, batuk pilek).


3. Proses terjadinya bibir kebiruan:
Bocor jantung mengakibatkan darah kotor masuk kesirkulasi
darah bersih, sehingga menyebabkan kebiruan pada bagian
bibir, karena darahnya sudah bercampur dengan darah kotor.
4. Proses terjadinya Kulit kering, bersisik, dan keriput:
Kelembapan berkurang, kelenjar minyak tidak memberi
lubrikasi menyebabkan kulit dehidrasi (kekurangan cairan),

4 | Page

serta menyebabkan kulit kering, kulit tampak bersisik dan


keriput.
b. Bagaimana fisiologi, struktur anatomi dan histologi dari kulit?
Jawab:
Histologi :
- Epidermis, dibagi menjadi dua lapisan, yaitu : tanduk dan
malphigi. Lapisan

kulit mati adalah lapisan yang dapat

mengelupas dan diganti oleh sel baru, sedangkan lapisan


malphigi dibagi menjadi dua yaitu lapisan spinosum dan lapisan
-

germinatium.
Dermis (mengandung serat kolagen dan serat elastis)
Fisiologi : proteksi (melindungi), sensasi, regulasi panas,
kontrol evaporasi, absorbsi, ekskresi.
Anatomi:
Dermis : 1. Pembuluh darah, 2. Akar rambut, 3. Ujung saraf,
4.Kelenjar keringat, 5. Kelenjar minyak.
Hipodermis.
(gambar kulit di sintesis)

c. Bagaimana keadaan normal TB dan BB pada anak laki-laki usia


7 tahun?
Jawab:
BB rata-rata : 25 Kg
TB rata-rata : 120 cm.
d. Apa saja faktor yang menyebabkan bibir sumbing?
Jawab:
1. Faktor Hereditas atau bawaan (mutasi Gen/ gelainan
kromosom).
2. Faktor eksternal : Usia ibu, obat-obatan, nutrisi, penyakit atau
infeksi virus, radiasi, stres emosional, trauma, kondisi ibu hamil
yang mengalami rasa mual dan muntah-muntah berlebihan.
e. Bagaimana proses terjadinya bibir sumbing?
Jawab:
pada saat kehamilan ibu mencapai usia 6 minggu, bibir atas dan
langit langit rongga mulut bayi mulai terbentuk dari jaringan2

5 | Page

yang berada di kedua sisi dari lidah yang akan bersatu di


tengah-tengah bila jaringan ini gagal bersatu maka akan
terbentuk celah pada bibir atas yang di sebut bibir sumbing
2. Dokter mendiagnosis Budiono menderita kelainan bocor jantung, infeksi
saluran pernafasan, dan kurang gizi.
a. Bagaimana fisiologi, struktur anatomi dan histologi dari
jantung?
Jawab:
Anatomi : aorta, pembuluh darah balik kava atas, katup
pulmoner, katup trikuspit, serambi kanan, pembuluh darah balik
kava bawah, bilik kanan, serambi kari, bilik kiri, otot papiler,
arteri koroner , katup mitral, katup aorta, arteri pulmonalis.
Histologi:
Endokardium (bagian dalam dari atrium dan ventrikel),
Miokardium, dan epikardium (perikardium ulseral, lapisan
subetikardial, perikardium parietal)
Fisiologi: Elektrofisiologi : aktivitas fisik
(gambar di sintesis)
b. Bagian mana dari jantung yang terganggu pada saat kebocoran?
Jawab:
Bagian sekat jantung ventrikel kiri dan ventrikel kanan
c. Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya
kebocoran pada jantung?
Jawab:
Faktor internal: hereditas (keturunan) , mutasi gen, umur ibu
hamil yang cendrung terlalu muda atau sudah memasuki masa
rawan kehamilan dan gizi ibu pada masa kehamilan
faktor eksternal: lingkungan yang tidak sehat.
d. Bagaimana keterkaitan diagnosis dokter dengan keadaan
(kondisi) Budiono saat ini?
Jawab:
Kekurangan vitamin A dan D (gizi) dapat menyebabkan kulit
Budianto mengalami gangguan pada saat proses pembentukan

6 | Page

kulit, sebab vitamin A dan D merupakan nutrisi yang berperan


dalam proses pembentukan kulit, dan kejadian ini menyebabkan
kulit kering pada Budianto.
Penyakit bocor jantung, dimana darah bersih dan kotor
bercampur sehingga

Budianto mengalami pucat pada bibir.

Kemudian infeksi pada pernafasan

membuatnya

menjadi

sakit hal itu mengakibatkan kondisi Budianto kian memburuk


ditambah dengan kurangnya asupan gizi yang ia dapatka
sehingga Budianto rentan terhadap penyakit.
e. Bagaimana

fisiologi

dan

struktur

anatomi

dari

sistem

pernafasan?
Jawab:
Anatomi:
faring, laring, trachea, bronkus, dan bronkiolus serta alveolus, .
Histologi
1. membrana mukosa bersilia
2. epitel toraks bertigkat
3. epitel toraks bersilia
4. epitel toraks bersel goblet
5. epitel olfaktorius
6. kelenjar bowman
7. tulang konka superior
8. epitel olfaktorius
9. venula
10. arteriol
11. sel basal
12. lamina propria
13. perikondrium
14. adventisia
15. sakus alveolaris; dll
Fisiologi:
-

Pertukaran gas oksigen dan karbondioksida


(gambar disintesis)

f. Organ apa saja yang terganggu pada saluran pernafasan?


Jawab :

7 | Page

Pada dasarnya semua organ dalam sistem pernafasan tertang


mulai dati hidung sampai ke alveolus.
g. Bagaimana metabolisme dalam tubuh pada saat kekurangan
gizi?
Jawab:
Kekurangan gizi akan mempengaruhi proses metabolisme
karena menggangu proses kimiawi dalam pembentukan energi
dan pembelahan sel.
3. Dari anamnesis kepada orang tuanya diketahui bahwa pada saat hamil 3
bulan, ibunya kena sakit demam dan sering muntah-muntah.
a. Bagaimana pengaruh keadaan ibu yang sakit demam dan sering
muntah-muntah pada perkembangan janin dalam kasus ini?
Jawab:
Ibu yang sering muntah-muntah dan sakit demam, akan
memuliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan janin si
Budiono, karena pada trismester pertama merupakan proses
yang paling penting (terjadinya organogenesis, proses terjadinya
pembentukkan organ-organ tubuh), jadi ketika trismester
pertama seharusnya ibu memiliki asupan gizi yang baik, agar
proses pembentukan organ tubuh pada janin tidak terhambat
(dapat optimal).
b. Bagaimana perkembangan janin pada trismester pertama?
Jawab :
Trimester yang pertama (0 sampai 12 minggu):
Periode Embrio yaitu dari minggu 3 sampai minggu 8.
a. Pada minggu ketiga sel telur menempel pada dinding
rahim yang disebut blastosit.
b. Pada minggu keempat blastosit sudah disebut embrio dan
sudah mulai memproduksi hormon kehamilan (Chorionic
Gonadotropin - HCG).

8 | Page

c. Pada minggu kelima terbentuk tiga lapisan pada embrio


yaitu:
a) Lapisan yang pertama ektoderm yang akan menjadi
sistem saraf, otak, tulang belakang,kulit dan rambut.
b) Lapisan yang kedua mesoderm yang akan menjadi
organ

jantung,buah

pinggang,tulang,dan

organ

reproduksi.
c) Lapisan yang ketiga endoderm yang akan menjadi
usus, hati, pancreas, dan pundi kencing.
d. Pada minggu keenam ini ukuran embrio sudah 2-4 mm,
jantung bayi sudah mulai berdetak pada minggu ini.
e. Pada minggu ketujuh panjangnya sekitar 5-13 mm dan
beratnya

0,8

gram,

kira-kira

sebesar

biji

kacang

hijau.pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu


dan tangan yang mungil. Jantung telah dibagi menjadi bilik
kanan dan bilik kiri.
f. Pada minggu kedelapan panjang kira-kira 14-20 mm.
Banyak perubahan yang terjadi pada bayi , ujung hidung
dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga.
Brochi, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan
tenggorokan, mulai bercabang. Lengan semakin membesar
dan memiliki siku, bayi sudah mulai terbentuk diantaranya
pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah.
Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran
kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk
walaupun belum sempurna.
4. Sejak umur 3 bulan, Budiono tidak mendapatkan ASI dan gizi yang cukup
dan BB lahir 1,75 kg.
a. Bagaimana fungsi ASI terhadap perkembangan Budiono?
Jawab:
ASI memiliki peranan penting dalam proses pembentukan
perkembangan Budiono, sebab didalam ASI banyak terkandung
sumber yang kaya akan gizi, seperti karbohidrat (laktosa), lemak

9 | Page

yang banyak mengandung polyunsaturated fatty acid (asam


lemak tak jenuh ganda), protein utamanya lactalbumin yang
mudah dicerna, kandungan vitamin dan mineral seperti, kalsium
dan zat anti-infeksi.
Jadi, ketika Budiono tidak mendapatkan ASI dengan baik, maka
hal ini dapat mengganggu perkembangan Budiono, dimana
seharusnya Budiono harus diteruskan mendapatkan ASI yang
baik, karena ketika lahir, Budiono adalah bayi BBLR, artinya
Budiono harus lebih banyak mendapatkan asupan gizi yang baik
dan ASI yang sangat membantunya untuk meningkatkan
intelegensia dan proses pertumbuhan yang optimal.
b. Bagaimana dampak dari bayi yang lahir dengan BBLR?
Jawab:
Bayi yang lahir dengan BBLR bisa menyebabkan imunitas bayi
menurun, intelegensi bayi menurun dan kebutuhan gizi bayi
meningkat.
c. Bagaimana hubungan Budiono yang tidak mendapat ASI, gizi
yang tidak cukup dan BBLR dengan kondisinya sekarang?
Jawab:
ASI merupakan sumber makanan pada bayi yang dapat
menghasilkan antibodi yaitu berupa makrofag, sehingga dapat
membentuk imunitas pada tubuh anak tersebut, sedangkan gizi
yang cukup itu merupakan sumber energi yang juga dapat
membantu proses pertumbuhan pada anak, jadi ketika seseorang
kekurangan ASI dan tidak mendapatkan gizi yang cukup, maka
anak tersebut akan rentan terhadap penyakit (mudah terinfeksi).
Kondisi Budiono saat ini, seperti mengalami kulit kering,
keriput, bahkan bersisik itu bisa jadi karena mengalami
dehidrasi sehingga Budiono kehilangan cairan didalam tubuh.
5. Kelurga Budiono tinggal didekat TPA sampah yang bau busuk, banyak lalat
dan tikus serta sering dibakar. Cairan sampah yang terbentuk mengalir
kearah sungai kecil menjadi sumber air minum dan MCK keluarga Budiono.
10 | P a g e

Selain TPA ada pabrik plastik yang membuang limbahnya ke anak sungai
tersebut dan asap pabrik yang keluar berwarna hitam dan bau.
a. Apa saja kandungan yang terdapat dalam sampah, cairan
sampah, limbah plastik dan asap pabrik?
Jawab:
Secara garis beras, kandunga yang terdapat dalam ke-4 hal
tersebut. Merupakan zat-zat yang sangat berbahaya bagi tubuh,
seperti CO (asap), NOx, SOx, dan zat lainnya yang dapat
membahayakan bagi tubuh.
b. Bagaimana hubungan faktor lingkungan tempat tinggal keluarga
Budiono

dengan

perkembangan

Budiono

saat

didalam

kandungan?
Jawab:
Faktor eksternal seperti lingkungan tempat tinggal sangat
mempengaruhi perkembangan janin. Dalam kasus ini, ibunya
Budiono tinggal di daerah lingkungan yang tidak sehat, banyak
sampah, MCK nya dijadikan satu tempat dan limbah serta asap
pabrik yang bau. Gas- gas yang berbahaya tersebut terhirup oleh
sang Ibu, kemudian mengakibatkan ibu tersebut mengalami
infeksi, dan hal itu juga yang dapat menyebabkan pertumbuhan
janin akan terganggu.
c. Bagaimana hubungan lingkungan tempat tinggal Budiono
dengan penyakit infeksi saluran pernafasan?
Jawab:
Gas- gas yang berbahaya seperti CO dan NOx (pada pabrik)
tersebut terhirup oleh sang ibu, kemudian mengakibatkan ibu
tersebut mengalami infeksi, dan hal itu juga yang dapat
menyebabkan pertumbuhan janin akan terganggu. Dan setelah
ibunya, Budiono pun terhirup pula akan gas-gas yang berbahaya
tersebut, sehingga mengakibatkan Budiono juga mengalami
infeksi saluran pernafasan.

11 | P a g e

d. Apa pandangan Islam tentang lingkungan yang Bersih dan


sehat?
Jawab:

Artin
artinya : Diriwayatkan dari Saad bin Abi Waqas dari
bapaknya, dari Rasulullah saw. : Sesungguhnya Allah SWT itu suci
yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai
kebersihan, Dia Mahamulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha
Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempattempatmu (HR. Tirmizi)

Dalam

kasus

ini,

meskipun

tinggal

ditempat

yang

lingkungannya tidak sehat, paling tidak kita harus tetap menjaga


kebersihan

diri,

karena

sebagaimana

hadist

tersebut

menyebutkan bahwa Allah menyukai hal-hal yang bersih.

IV.

KERANGKA KONSEP

Lingkungan yang
tidak sehat

Infeksi pada
ibu

Kurang optimalnya
perkembangan janin

Kurang asupan gizi


dan nutrisi

12 | P a g e

Jantung Bocor

Budiono (7 th) menderita


kelainan bawaan
Bibir sumbing

V.

KESIMPULAN
Budiono (7tahun) menderita kelainan bawaan saat lahir karena kurang
optimalnya perkembangan pada masa dalam kandungan, akibat kurangnya asupan
gizi saat kehamilan dan infeksi pada ibunya yang tinggal di lingkungan yang tidak
sehat.

VI.

LEARNING ISSUE
Pokok Bahasan

What I Know

What I Dont

What I Have to

How I Will

Know

Prove

Embriologi

Kebutuhan gizi

Trismester

Mekanisme

Embriologi

Learn

Umum

untuk janin

pertumbuhan

pertumbuhan

Lagmans.

dan

janin

perkembanga

13 | P a g e

Anatomi,

Pengertian

n janin
Bagian-bagian Tata letak

Anatomi

Fisiologi, dan

Sobotta,

Histologi

Histologi
de Fiore,
Fisiologi

Biokimia

Pengertian

Guyton
Harper

Unsur-unsur

Proses

yang berperan

pembentukan

penting dalam

senyawa dalam

tubuh

tubuh

Gizi Pada

Macam-macam

Nutrisi yang

(metabolisme)
Dampak yang di

Buku Gizi

Anak

nutrisi

dibutuhkan

akibatkan bila

Dalam

pada anak

kelebihan atau

Daur

kekurangan

Kehidupan

nutrisi dalam

(Dr.Arizm

tubuh

an.MB.M.

Asal-usul

Tahap-tahap

Kes)
Biologi.

kehidupan

perkembangan

Kandungan-

makhluk
Cara mengatasi

Internet,

kandungan

limbah

Jurnal, dsb

Biologi

Pengertian

Perkembanga
n
Limbah

Pengertian

(Organik dan
Anorganik)
Pandangan

Islam

Ayat-ayat Al-

Mendalami dan

Internet,

Islam Tentang

memandangmanusi

Qur'an

mengaplikasika

Alquran

Hidup Bersih

a secara umum

tentang hidup

n ayat-ayat Al-

dan Hadist

bersih dan

Qur'an

dan Sehat

sehat
VII.

SINTESIS

14 | P a g e

1. FISIOLOGI, STRUKTUR ANATOMI DAN HISTOLOGI


a. Jantung
STRUKTUR ANATOMI JANTUNG
Jantung memiliki bentuk jantung cenderung berkerucut tumpul. Jantung pada
tubuh manusia menempati diantara kedua paru-paru tepatnya pada bagian tengah
rongga toraks. Sebuah jantung memiliki 4 buah ruang berongga. Ukuran jantung
sendiri kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung manusia terletak di
sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru, terlindungi oleh tulang rusuk. Pada
bagian luar terdiri dari otot-otot yang saling berkontraksi. Otot-otot inilah yang
berperan penting dalam memompa darah melalui pembuluh arteri.
Bagian dalam jantung terdiri dari 4 buah bilik rongga. Keempat rongga
tersebut terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh
dinding otot yang dikenal dengan istilah septum. Pada bagian kanan dan kiri terbagi
lagi menjadi 2 bilik. Rongga bilik sebelah atas disebut dengan atria dan dua bilik
bawah yang disebut dengan ventricle yang memiliki peran dalam memompa darah
menuju arteri.
Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik karena bilik
harus melawan gaya gravitasi bumi untuk memompa dari bawah ke atas dan
memerlukan gaya yang lebih besar untuk mensuplai peredaran darah besar,
khususnya pembuluh aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki
pembuluh darah. Tiap serambi dan bilik pada masing-masing belahan jantung
disambungkan oleh sebuah katup. Katup di antara serambi kanan dan bilik
kanan disebut katup trikuspidalis atau katup berdaun tiga. Sedangkan katup yang ada
di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mitralis atau katup bikuspidalis
(katup berdaun dua).
Sesuai dengan etimologis, jantung pada dunia medis memiliki istilah cardio /
kardio. Ialah berasal dari bahasa latin, cor. Dimana cor dalam bahasa latin memiliki
arti : sebuah rongga. Sebagaimana bentuk dari jantung yang memiliki rongga berotot

15 | P a g e

yang memompa darah lewat pembuluh darah dalam kontraksi berirama yang
berulang dan berkonsistensi. Dalam kedokteran istilah kardiak memiliki makna sgala
sesuatu yang berhubungan dengan jantung. Dalam bahasa Yunani, cardia sendiri
digunakan untuk istilah jantung.
Ruang Jantung terbagi atas empat ruang.
a. Serambi kanan dan serambi kiri yang dipisahkan oleh septum intratrial,
b. Bilik kanan dan bilik kiri yang dipisahkan oleh septum interventrikular.

Penyakit Jantung
Penyakit

jantung

adalah

sebuah

kondisi yang menyebabkan Jantung tidak


dapat melaksanakan tugasnya dengan
baik. Hal-hal tersebut antara lain:

Otot jantung yang lemah. Ini

adalah kelainan bawaan sejak lahir. Otot jantung yang lemah membuat
penderita tak dapat melakukan aktivitas yang berlebihan, karena pemaksaan
kinerja jantung yang berlebihan akan menimbulkan rasa sakit di bagian dada,
dan kadangkala dapat menyebabkan tubuh menjadi nampak kebiru-biruan.

Penderita lemah otot jantung ini mudah pingsan.


Adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak
sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi
saat penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih
dan darah kotor tercampur. Penyakit ini juga membuat penderita tidak dapat
melakukan aktivitas yang berat, karena aktivitas yang berat hampir dapat
dipastikan akan membuat tubuh penderita menjadi biru dan sesak napas,
walaupun tidak menyebabkan rasa sakit di dada. Ada pula variasi dari
penyakit ini, yakni penderitanya benar-benar hanya memiliki satu buah
serambi

16 | P a g e

FISIOLOGI JANTUNG
Jantung terdiri atas dua pompa yang terpisah, yakni jantung kanan yang
memompakan darah ke paru-paru dan jantung kiri yang memompakan darah
ke organ-organ perifer. Selanjutnya bagian jantung yang terpisah ini
merupakan dua ruang pompa yang dapat berdenyut, yang terdiri atas 1
ventrium dan 1 ventrikel. Atrium terutama berfungsi sebagai pompa primer
yang lemah bagi ventrikel. Ventrikel selanjutnya menyediakan tenaga utama
yang dapat dipakai untuk mendorong darah ke sirkulasi pulmonal atau
sirkulasi perifer.
Di dalam jantung terdapat suatu mekanisme khusus yang menjaga irama
jantung dan menjalarkan potensial aksi ke seluruh otot jantung untuk
menimbulkan denyut jantung yang berirama.
Fisiologi otot jantung
Jantung terdiri atas tiga tipe otot yang utama, yakni : otot atrium, otot
ventrikel dan sereat oto khusus pengantar rangsangan dan pencetus
rangsangan. Tipe otot ventrikel dan atrium berkontraksi dengan cara yang
sama seperti otot rangka, hanya saja lamanya kontraksi otot-otot tersebut
lebih lama. Sebaliknya, serat-serat khusus pengantar dan pencetus rangsangan
berkontraksi dengan lemah sekali sebab serat-serat ini hanya mengandung
sedikit serat kontraktif ; malahan, serat-serat ini menghambat irama dan
berbagai kecepatan konduksi, sehingga serat-serat ini dapat berkerja sebagai
suatu sistem pencetus rangsangan bagi jantung.
Fungsi Artrium Sebagai Pompa Primer
Dalam keadaan normal darah mengalir terus-menerus dari vena-vena
besar menuju ke atrium; kira-kira 75% dari darah tersebut akan mengalir
langsung melewati atrium dan masuk ke dalam ventrikel bahkan sebelum
atrium berkontraksi. Selanjutnya, kontraksi atrium biasanya menyebabkan
tambahan pengisian ventrikel sekitar 25%. Oleh karena itu, atrium dikatakan

17 | P a g e

berfungsi sebagai pompa primer yang meningkatkan efektifitas pompa


ventrikel sebanyak 25%. Namun, jantung bahkan dapat terus berkerja dengan
memuaskan keadaan tanpa tambahan efektifitas sebesar 25% tersebut, karena
secara normal jantung sudah mempunyai kemampuan untuk memompakan
dasar sebesar 300 sampai 400 persen lebih banyak daripada yang sebesarnya
dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, apabila atrium gagal berfungsi,
perbedaan ini tidak terlalu diperhatikan kecuali bila orang tersebut berkuat;
dan kemudian timbul gejala-gejala gagal jantung akut, teruatam sesak nafas.
Fungsi Ventrikel Sebagai Pompa
Berperan dalam :

Pengisan ventrikel
Pengosongan ventrikel selama sistolik
Periode relaksasi isovolemik (isometrik)
Volume kahir diastolik, volume akhir sistolik, dan keluaran isi
sekuncup.

Fungsi dari Katup


KATUP ANTRIOVENTRIKULAR. Katup A-V (Katup trikuspidalis
dan katup mitralis) mencegah aliran balik darah yang berasal dari ventrikel
menuju ke atrium selama fase sistolik, dan katup semilunaris (yakni katup
aorta dan pulmonalis) mencegah aliran balik darah yang berasal dari aorta
dan arteri pulmonalis kembali ke ventrikel selama diastolik. Semua katup
tersebut menutup dan membuka secara pasif. Yaitu, katup-katup ini akan
menutup sewaktu gradien tekanan balik mendorong darah kembali ke
belakang, dan katup-katup ini membuka bila gradien tekanan kearah depan
mendorong darah kedepan.
Fungsi musculus papilaris. Muskulus papilaris berkontraksi bila
dinding

ventrikel

berkontraksi,tetapi

berlawanan

dengan

apa

yang

diharapkan, muskulus papilaris ini tidak membantu menutup katup


tersebut.sebaliknya, selama kontraksi ventrikel, muskulus papilaris ini
18 | P a g e

menarik daun-daun katup kedalam,menuju arah ventrikel untuk mencegah


agar katup tidak membonjol terlalu jauh ke belakang, ke arah atrium. Bila
korda tendinea robek atau salah satu muskulus papilaris ini lumpuh, katup
akan membonjol jauh ke belakang, begitu jauh sehingga kadang-kadang
mengalami kebocoran yang hebat yang mengakibatkan ketidakmampuan
jantung yang parah atau yang mematikan.
KATUP AORTA dan PULMONALIS. Cara kerja katup semilunaris
aorta dan pulmonalis cukup berbeda dengan katup A-V. Pertama, bila
dibandingkan dengan penutupan katup A-V yang lebih lembut, tekanan yang
tinggi dalam arteri pada akhit sistolik akan menyebabkan katup
semilunarismengatup dengan keras sehinggatimbul keadaan tertutup. Kedua,
karena pembukaan yang lebih kecil, kecepatan ejeksi darah melewati katup
aorta dan pulmonalis jauh lebih besar daripada kecepatan ejeksi yang
melewati katup A-V yang lebih besar. Juga, karena penutupan dan
penyemprotan yang berlangsung cepat, tepi katup semilunaris cenderung
mendapat abrasi mekanis yang lebih besar dibandingkan katup A-V, yang
juga disokong oleh korda tendinea. Hal ini terlihat nyata dari keadaan
anatomi katup aorta dan pulmonalis, bahwa katup-katup ini dapat
menyesuaikan diri dengan baik untuk dapat menahan trauma fisik tambahan
ini.Sumber :
b. Kulit

19 | P a g e

1. Lapisan epidermis terdiri atas:


a. Stratum korneum: terdiri dari beberapa sel gepeng yang mati, tidak
berinti, protoplasma telah berubah menjadi kreatin
b. Stratum lusidum: lapisan sel-sel gepeng tanpa inti dengan eleidin
c. Stratum gronulosum : terdiri dari 2-3 lapis sel-sel gepeng dnegan
sitoplasma berbutir kasar dan terdapat inti diantaranya
d. Stratum spinosum : lapisan sel berbentuk poligonal yang besarnya
berbeda-beda karena adanya proses mitosis
e. Stratum basale : sel berbentuk kolumnair yang tersusun vertikal pada
perbatasan
pagar (palisade)
2. Lapisan dermis, terdiri atas:
a. Pars papilare: berisi ujung serabut syaraf dan pembuluh darah
b. Pars retikulare: terdiri dari serabut-serabut penunjang, seperti kolagen,
elastin, dan retikulin.
3. Lapisan subkutis: kelanjutan dermis, terdiri atas jaringan ikat longgar berisi
sel-sel lemak didalamnya. Sel ini membentuk kelompok yang dipisahkan satu
dengan yang lain oleh trabekula yang fibrosa. Di lapisan sel ini terdapat
ujung-ujung syaraf tepi, pembuluh darah, dan getah bening
Fungsi kulit:
1. Proteksi, kulit menjaga bagian dalam tubuh terhadap gangguan fisis atau
mekanis, dan kimiawi. Hal ini dimungkinkan karena adanya bantalan lemak,
tebalnya lapisan kulit dan serabut-serabut penunjang yang berperan sebagai
pelindung terhadap gangguan fisis.
2. Absropsi
Kulit yang sehat tidak mudah menyerap air, larutan dan benda padat, tetapi
cairan yang mudah menguap lebih mudah diserap, begitupun yang larut
dalam lemak. Permeabilitas kulit terhadap O2, CO2, dan uap air juga
memungkinkan kulit ikut mengambi bagian pada fungsi respirasi
3. Eksresi
Kelenjar kulit mengeluarkan za-zat sisa metabolisme berupa asam urat,
amonia, dan

NaCl. Kelenjar lemak pada fetus atas pengaruh hormon

20 | P a g e

androgen dari ibunya memproduksi sebelum untuk melindungi kulitnya


terhadap cairan amnion.
4. Persepsi
Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensoris di dermis dan subkutis. Sarafsaraf ini peka terhadap rangsangan yang ada
5. Pengaturan suhu tubuh
Kulit melakukan peranan ini dengan cara mengeluarkan keringat dan
mengerutkan pembuluh darah kulit
6. Pembentukan pigmen
Sel pembentuk pigmen (melanosit), terletak di lapisan basal dan sel ini
berasal dari rigi saraf. Melanosom dibentuk oleh alat Golgi dengan bantuan
enzim tirosinase, ion Cu, dan O2. Pajanan terhadap sinar matahari
mempengaruhi produksi melanosom. Pigmen disebar ke epidermis mealui
7. Keratinisasi
8. Pembentukan vit.D
c. Sistem Pernafasan
Anatomi Saluran Nafas
Saluran penghantar udara hingga mencapai paru-paru adalah hidung, farinx,
larinx, trachea, bronkus, dan bronkiolus.
Hidung

21 | P a g e

Nares anterior adalah saluransaluran di dalam rongga hidung.


Saluran-saluran

itu

bermuara

ke

dalam bagian yang dikenal sebagai


vestibulum. Rongga hidung dilapisi
sebagai selaput lendir yang sangat
kaya akan pembuluh darah, dan
bersambung dengan lapisan farinx dan dengan selaput lendir sinus yang
mempunyai lubang masuk ke dalam rongga hidung. Septum nasi memisahkan
kedua cavum nasi. Struktur ini tipis terdiri dari tulang dan tulang rawan, sering
membengkok kesatu sisi atau sisi yang lain, dan dilapisi oleh kedua sisinya
dengan membran mukosa. Dinding lateral cavum nasi dibentuk oleh sebagian
maxilla, palatinus, dan os. Sphenoidale. Tulang lengkung yang halus dan
melekat pada dinding lateral dan menonjol ke cavum nasi adalah : conchae
superior, media, dan inferior. Tulang-tulang ini dilapisi oleh membrane mukosa.
Dasar cavum nasi dibentuk oleh os frontale dan os palatinus sedangkan
atap cavum nasi adalah celah sempit yang dibentuk oleh os frontale dan os
sphenoidale. Membrana mukosa olfaktorius, pada bagian atap dan bagian
cavum nasi yang berdekatan, mengandung sel saraf khusus yang mendeteksi
bau. Dari sel-sel ini serat saraf melewati lamina cribriformis os frontale dan
kedalam bulbus olfaktorius nervus cranialis I olfaktorius. Sinus paranasalis
adalah ruang dalam tengkorak yang berhubungan melalui lubang kedalam
cavum nasi, sinus ini dilapisi oleh membrana mukosa yang bersambungan
dengan cavum nasi. Lubang yang membuka kedalam cavum nasi :
1. Lubang hidung
2. Sinus Sphenoidalis, diatas concha superior
3. Sinus ethmoidalis, oleh beberapa lubang diantara concha superior dan
media dan diantara concha media dan inferior

22 | P a g e

4. Sinus frontalis, diantara concha media dan superior


5. Ductus nasolacrimalis, dibawah concha inferior. Pada bagian belakang,
cavum nasi membuka kedalam nasofaring melalui appertura nasalis
posterior.
Faring (tekak)
Faring adalah pipa berotot yang berjalan dari dasar tengkorak sampai
persambungannya dengan oesopagus pada ketinggian tulang rawan krikoid.
Maka letaknya di belakang larinx (larinx-faringeal). Orofaring adalah bagian
dari faring merrupakan gabungan sistem respirasi dan pencernaan.
Laring (tenggorok)
Terletak pada garis tengah bagian depan leher, sebelah dalam kulit,
glandula tyroidea, dan beberapa otot kecila, dan didepan laringofaring dan
bagian atas esopagus. Laring merupakan struktur yang lengkap terdiri atas:
1. cartilago yaitu cartilago thyroidea, epiglottis, cartilago cricoidea, dan
2 cartilago arytenoidea
2. Membarana yaitu menghubungkan cartilago satu sama lain dan
dengan os. Hyoideum, membrana mukosa, plika vokalis, dan otot
yang bekerja pada plica vokalis. Cartilago tyroidea berbentuk V,
dengan V menonjol kedepan leher sebagai jakun. Ujung batas
posterior diatas adalah cornu superior, penonjolan tempat melekatnya
ligamen thyrohyoideum, dan dibawah adalah cornu yang lebih kecil
tempat beratikulasi dengan bagian luar cartilago cricoidea. Membrana
Tyroide mengubungkan batas atas dan cornu superior ke os
hyoideum. Membrana cricothyroideum menghubungkan batas
bawah dengan cartilago cricoidea.
Epiglottis

23 | P a g e

Cartilago yang berbentuk daun dan menonjol keatas dibelakang dasar


lidah. Epiglottis ini melekat pada bagian belakang V cartilago thyroideum.
Plica aryepiglottica, berjalan kebelakang dari bagian samping epiglottis
menuju cartilago arytenoidea, membentuk batas jalan masuk laring
Cartilago cricoidea
Cartilago berbentuk cincin signet dengan bagian yang besar
dibelakang. Terletak dibawah cartilago tyroidea, dihubungkan dengan
cartilago tersebut oleh membrane cricotyroidea. Cornu inferior cartilago
thyroidea berartikulasi dengan cartilago tyroidea pada setiap sisi. Membrana
cricottracheale menghubungkan batas bawahnya dengan cincin trachea I
Cartilago arytenoidea
Dua cartilago kecil berbentuk piramid yang terletak pada basis
cartilago cricoidea. Plica vokalis pada tiap sisi melekat dibagian posterio
sudut piramid yang menonjol kedepan
Membrana mukosa
Laring sebagian besar dilapisi oleh epitel respiratorius, terdiri dari selsel silinder yang bersilia. Plica vocalis dilapisi oleh epitel skuamosa.
Plica vokalis
Plica vocalis adalah dua lembar membrana mukosa tipis yang terletak
di atas ligamenturn vocale, dua pita fibrosa yang teregang di antara bagian
dalam cartilago thyroidea di bagian depan dan cartilago arytenoidea di bagian
belakang. Plica vocalis palsu adalah dua lipatan. membrana mukosa tepat di
atas plica vocalis sejati. Bagian ini tidak terlibat dalarn produksi suara.
Otot

24 | P a g e

Otot-otot kecil yang melekat pada cartilago arytenoidea, cricoidea,


dan thyroidea, yang dengan kontraksi dan relaksasi dapat mendekatkan dan
memisahkan plica vocalis. Otot-otot tersebut diinervasi oleh nervus cranialis
X (vagus).
Respirasi
Selama respirasi tenang, plica vocalis ditahan agak berjauhan
sehingga udara dapat keluar-masuk. Selama respirasi kuat, plica vocalis
terpisah lebar.
Fonasi
Suara dihasilkan olch vibrasi plica vocalis selama ekspirasi. Suara
yang dihasilkan dimodifikasi oleh gerakan palaturn molle, pipi, lidah, dan
bibir, dan resonansi tertentu oleh sinus udara cranialis.
Gambaran klinis
Laring dapat tersumbat oleh:
a) Benda asing, misalnya gumpalan makanan, mainan kecil
b) Pembengkakan membrana mukosa, misalnya setelah mengisap uap atau
pada reaksi alergi,
c) Infeksi, misalnya difteri,
d) Tumor, misalnya kanker pita suara.
Trachea atau batang tenggorok
Adalah tabung fleksibel dengan panjang kira-kira 10 cm dengan lebar
2,5 cm. trachea berjalan dari cartilago cricoidea kebawah pada bagian depan
leher dan dibelakang manubrium sterni, berakhir setinggi angulus sternalis
(taut manubrium dengan corpus sterni) atau sampai kira-kira ketinggian
vertebrata torakalis kelima dan di tempat ini bercabang mcnjadi dua bronckus
(bronchi). Trachea tersusun atas 16 20 lingkaran tak- lengkap yang berupan

25 | P a g e

cincin tulang rawan yang diikat bersama oleh jaringan fibrosa dan yang
melengkapi lingkaran disebelah belakang trachea, selain itu juga membuat
beberapa jaringan otot.
Bronchus
Bronchus yang terbentuk dari belahan dua trachea pada ketinggian
kira-kira vertebrata torakalis kelima, mempunyai struktur serupa dengan
trachea dan dilapisi oleh.jenis sel yang sama. Bronkus-bronkus itu berjalan ke
bawah dan kesamping ke arah tampuk paru. Bronckus kanan lebih pendek
dan lebih lebar, dan lebih vertikal daripada yang kiri, sedikit lebih tinggi darl
arteri pulmonalis dan mengeluarkan sebuah cabang utama lewat di bawah
arteri, disebut bronckus lobus bawah. Bronkus kiri lebih panjang dan lebih
langsing dari yang kanan, dan berjalan di bawah arteri pulmonalis sebelurn di
belah menjadi beberapa cabang yang berjalan kelobus atas dan bawah.
Cabang utama bronchus kanan dan kiri bercabang lagi menjadi bronchus
lobaris dan kernudian menjadi lobus segmentalis. Percabangan ini berjalan
terus menjadi bronchus yang ukurannya semakin kecil, sampai akhirnya
menjadi bronkhiolus terminalis, yaitu saluran udara terkecil yang tidak
mengandung alveoli (kantong udara). Bronkhiolus terminalis memiliki garis
tengah kurang lebih I mm. Bronkhiolus tidak diperkuat oleh cincin tulang
rawan. Tetapi dikelilingi oleh otot polos sehingga ukurannya dapat berubah.
Seluruh saluran udara ke bawah sampai tingkat bronkbiolus terminalis
disebut saluran penghantar udara karena fungsi utamanya adalah sebagai
penghantar udara ke tempat pertukaran gas paru-paru. Alveolus yaitu tempat
pertukaran gas assinus terdiri dari bronkhiolus dan respiratorius yang
terkadang memiliki kantong udara kecil atau alveoli pada dindingnya. Ductus
alveolaris seluruhnya dibatasi oleh alveoilis dan sakus alveolaris terminalis
merupakan akhir paru-paru, asinus atau.kadang disebut lobolus primer
memiliki tangan kira-kira 0,5 s/d 1,0 cm. Terdapat sekitar 20 kali
percabangan mulai dari trachea sampai Sakus Alveolaris. Alveolus dipisahkan
oleh dinding yang dinamakan pori-pori kohn.
26 | P a g e

Paru-Paru
Paru-paru terdapat dalam rongga thoraks pada bagian kiri dan kanan.
Paru-paru memilki :
a. Apeks, Apeks paru meluas kedalam leher sekitar 2,5 cm diatas
calvicula
b. permukaan costo vertebra, menempel pada bagian dalam dinding
dada
c. permukaan mediastinal, menempel pada perikardium dan jantung.
d. dan basis.
Terletak pada diafragma paru-paru juga Dilapisi oleh pleura yaitu
parietal pleura dan visceral pleura. Di dalam rongga pleura terdapat cairan
surfaktan yang berfungsi untuk lubrikasi. Paru kanan dibagi atas tiga lobus
yaitu lobus superior, medius dan inferior sedangkan paru kiri dibagi dua lobus
yaitu lobus superior dan inferior. Tiap lobus dibungkus oleh jaringan elastik
yang mengandung pembuluh limfe, arteriola, venula, bronchial venula,
ductus alveolar, sakkus alveolar dan alveoli. Diperkirakan bahwa stiap paruparu mengandung 150 juta alveoli, sehingga mempunyai permukaan yang
cukup luas untuk tempat permukaan/pertukaran gas.
Suplai Darah
1. arteri pulmonalis
2. arteri bronkialis
Innervasi
1. Parasimpatis melalui nervus vagus
2. Simpatis mellaui truncus simpaticus
Sirkulasi Pulmonal

27 | P a g e

Paru-paru mempunyai 2 sumber suplai darah, dari arteri bronkialis


dan arteri pulmonalis. Darah di atrium kanan mengair keventrikel kanan
melalui katup AV lainnya, yang disebut katup semilunaris (trikuspidalis).
Darah keluar dari ventrikel kanan dan mengalir melewati katup keempat,
katup pulmonalis, kedalam arteri pulmonais. Arteri pulmonais bercabangcabang menjadi arteri pulmonalis kanan dan kiri yang masing-masing
mengalir keparu kanan dan kiri. Di paru arteri pulmonalis bercabang-cabang
berkali-kali menjadi erteriol dan kemudian kapiler. Setiap kapiler memberi
perfusi kepada saluan pernapasan, melalui sebuah alveolus, semua kapiler
menyatu kembali untuk menjadi venula, dan venula menjadi vena. Vena-vena
menyatu untuk membentuk vena pulmonalis yang besar.
Darah mengalir di dalam vena pulmonalis kembali keatrium kiri untuk
menyelesaikan siklus aliran darah. Jantung, sirkulasi sistemik, dan sirkulasi
paru. Tekanan darah pulmoner sekitar 15 mmHg. Fungsi sirkulasi paru adalah
karbondioksida dikeluarkan dari darah dan oksigen diserap, melalui siklus
darah yang kontinyu mengelilingi sirkulasi sistemik dan par, maka suplai
oksigen dan pengeluaran zat-zat sisa dapat berlangsung bagi semua sel.
Kaitannya:
Dalam kasus ini, sudah di jelaskan di atas bahwa Budiono mengalami
bocor jantung karena otot jantung yang lemah, terdapat celah pada serambi
kanan dan serambi kiri yang dapat mengakibatkan darah bersih dan kotor
menjadi 1. Selanjutnya, di dalam jantung terdapat atrium yang berfungsi
memompa dasar darah lebih banyak daripada sebesarnya dibutuhkan oleh
tubuh. Apabila atrium ini gagal berfungsi, ini dapat mengakibatkan sesak
nafas.
Lalu Budiono mengalami pengaturan suhu tubuh yang tidak berjalan
dengan baik. Disamping itu, dia juga mendapatkan asupan nutrisi yang tidak
baik sehingga dapat juga mengganggu aktivitas kulit dengan akibat kulit

28 | P a g e

menjadi kering, bersisik dan keriput.. Budiono juga menderita infeksi saluran
pernapasan, dimana dari rongga hidung sampai bronkiolus kemungkinan
seluruhnya terjadi infeksi karena adanya penyumbatan pada laring yang
sudah di jelaskan di atas. Penyumbatan tersebut dapat berupa infeksi. Jadi
penyakit Budiono itu saling bersangkutan 1 sama lain.
2. BIOKIMIA
Metabolisme adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam
organisme. Proses pembentukan energi dalam tubuh:
CH2O + O2 menjadi CO2 + H2O + Energi
Jika tubuh mengalami kekurangan gizi dan mineral maka tidak akan
terjadi metabolism yang baik dalam tubuh contoh kekurangan zat besi bisa
menyebabkan system kekebalan tubuh menurun.
Kaitannya:
Seperti yang telah di jelaskan di atas, jika tubuh mengalami
kekurangan asupan gizi dan mineral, maka metabolisme yang ada pada
tubuh tidak berjalan dengan baik. Disini, karena Budiono sudah tidak
mendapatkan gizi yang cukup sejak umur 3 bulan, metabolisme di dalam
tubuh Budiono pun tidak berjalan dengan baik. Sehingga sewaktu Budiono
berusia 7 tahun mengalami berbagai macam penyakit seperti terjadinya
bocor jantung, infeksi saluran pernapasan dan kurang gizi juga imunitasnya
menjadi rendah.
3. GIZI PADA ANAK
Rumus perkiraan Berat Badan:
USIA
Lahir:
3-12 Bulan
1- 6 Tahun
6-12 Tahun

BERAT BADAN (Kg)


3,25
(Usia (bln) + 9) :2
(Usia (thn) x 2 + 8)
(Usia (thn) x 7 5) : 2

(dikutip dari : Nelson textbook of pediatrics. 14th ed, WB Saunders


co.1992 Dalam buku Ajar Ilmu gizi (Gizi dalam daur Kehidupan) ed.2. Dr.
Arizman.MB., M.Kes.)

29 | P a g e

Rumus Perkiraan Tinggi Badan:


USIA
Lahir:
-1Thn
2-12 Tahun

TINGGI BADAN (cm)


50
75
Usia (thun) x 6 + 77

(dikutip dari : Nelson textbook of pediatrics. 14th ed, WB Saunders


co.1992 Dalam buku Ajar Ilmu gizi (Gizi dalam daur Kehidupan) ed.2. Dr.
Arizman.MB., M.Kes.)
Jadi, keadaan Normal TB dan BB pada anak laki-laki usia 7 tahun adalah:
1. Berat Badan
= (Usia (thn) x 7 5) : 2
= (7 x 7 5) : 2
= 44 : 2
= 22 Kg
Berat badan normal pada anak usia 7 tahun adalah 22 Kg.
2. Tinggi Badan
= Usia (thun) x 6 + 77
= 7 x 6 + 77
= 119 cm
Tinggi badan normal pada anak usia 7 tahun adalah 119 cm.
Kaitannya:
Pada skenario di dapat Budiono lahir dengan BB 1,75kg.
Sedangkan BB bayi baru lahir seharusnya 3,25kg. Disini sudah
terlihat bahwa Budiono sejak lahir sudah mengalami kekurangan gizi.
4. BIOLOGI PERKEMBANGAN & EMBRIOLOGI DASAR
Perkembangan janin dibagi menjadi tiga yaitu trimester pertama
kedua dan ketiga
Trimester yang Pertama (0 sampai 12 minggu)
1. Periode Embrio yaitu dari minggu ke 3 sampai minggu ke 8.
a. Pada minggu ketiga sel telur menempel pada dinding rahim yang
disebut blastosit.

30 | P a g e

b. Pada minggu keempat blastosit sudah disebut embrio dan sudah


mulai memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin
- HCG).
c. Pada minggu kelima terbentuk tiga lapisan pada embrio yaitu:
a) Lapisan yang pertama ectoderm yang akan menjadi system
saraf,otak,tulang belakang,kulit dan rambut.
b) Lapisan yang kedua mesoderm yang akan menjadi organ
jantung,buah pinggang,tulang,dan organ reproduksi.
c) Lapisan yang ketiga endoderm yang akan menjadi
usus,hati,pancreas,dan pundi kencing.
d. Pada minggu keenam ini ukuran embrio sudah 2-4 mm,jantung
bayi sudah mulai berdetak pada minggu ini.
e. Pada minggu ketujuh panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya
0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang hijau.pucuk lengan mulai
membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil. Jantung
telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri.
f. Pada minggu kedelapan panjang kira-kira 14-20 mm. Banyak
perubahan yang terjadi pada bayi , ujung hidung dan kelopak mata
mulai berkembang, begitu pula telinga. Brochi, saluran yang
menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan, mulai bercabang.
Lengan semakin membesar dan memiliki siku, bayi sudah mulai
terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung, bibir, mulut
serta lidah. Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah
membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga
terbentuk walaupun belum sempurna.
2. Periode Fetus yaitu dari minggu 9 samapai 12
a. Pada minggu kesembilan ini telinga bagian luar mulai terbentuk,
kaki dan tangan terus berkembang,jari kaki dan tangan mulai
tampak.pada minggu ini, panjangnya sekitar 22-30 mm dan
beratnya sekitar 4 gram.
b. Pada minggu kesepuluh ini semua organ penting yang telah
terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat
dengan cepat, hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap
menit.
31 | P a g e

c. Pada minggu kesebelas ini rambut, kuku jari tangan dan kakinya
mulai tumbuh.
d. Pada minggu keduabelas ini bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu
dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah
penuh. Usus bayi telah berada di dalam rongga perut.Jari kaki dan
tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.
Trismester yang kedua (minggu 13 sampai minggu 24)
a. Pada minggu ketigabelas ini plasenta berkembang untuk
menyediakan oksigen,nutrisi dan pembuangan sampah bayi.
Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang
berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19
gram.
b. Pada minggu keempatbelas ini,panjangnya 80-110 mm dan
beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat,rambut
halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai
tumbuh

pada

minggu

ini,kelenjar

prostat

bayi

laki-laki

berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju


panggul,detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum
tebal karena belum ada lapisan lemak.
c. Pada minggu kelimabelas ini tulang dan sumsum tulang di dalam
sistem kerangka terus berkembang,jika bayi perempuan, ovarium
mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini.
d. Pada minggu keenambelas ini bayi telah terbentuk sepenuhnya
dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta,bayi telah mempunyai
tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara,dalam proses
pembentukan ini system peredaran darah adalah yang pertama
terbentuk dan berfungsi.
e. Pada minggu ketujuhbelas ini rambut, kening, bulu mata bayi
mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk.
Sidik jari sudah mulai terbentuk.

32 | P a g e

f. Pada minggu kedelapanbelas ini bayi sudah bisa melihat cahaya


yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan
Progesteron semakin meningkat.
g. Pada minggu kesembilanbelas ini tubuh bayi diselimuti vernix
caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka.
Otak bayi telah mencapai jutaan saraf motorik,beratnya 226 gram
dengan panjang hampir 16 cm.
h. Pada minggu keduapuluh ini kulit bayi mulai membuat lapisan
dermis, epidermis dan subcutaneous,kuku sudah tumbuh pada
minggu ini.
i. Pada minggu keduapuluh satu ini usus bayi telah cukup
berkembang,gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah
340 gram dan panjangnya 20 cm.
j. Pada minggu keduapuluh dua ini Indera yang akan digunakan bayi
untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya
semakin mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan
tubuh semakin proporsional.
k. Pada minggu keduapuluh tiga ini tangan dan kaki bayi telah
terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna.
Trismester yang ketiga (minggu 24 sampai minggu 40)
a. Pada minggu keduapuluh empat ini paru-paru mulai mengambil
oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta,untuk
persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan
surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang dan
kulit bayi mulai menebal.
b. Pada minggu keduapuluh lima ini tulang bayi semakin mengeras
dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat.Saluran darah di paruparu bayi sudah semakin berkembang.Garis disekitar mulut bayi
sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin
membaik.Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena
di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai

33 | P a g e

berfungsi.Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi


badan 34-37 cm.
c. Pada minggu keduapuluh enam ini berat badan bayi sudah
mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
d. Pada minggu keduapuluh tujuh ini paru-paru, hati dan sistem
kekebalan tubuh masih harus dimatangkan,indra perasa mulai
terbentuk.
e. Pada minggu keduapuluh delapan ini beratnya 1100 gram dan
panjangnya

25

cm,otak

bayi

semakin

berkembang

dan

meluas,lapisan lemak pun semakin berkembang dan rambutnya


terus tumbuh.
f. Pada minggu keduapuluh sembilan ini kelenjar adrenalin bayi
mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen.
Hormon ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh
ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali
keluar saat menyusui).
g. Pada minggu ketigapuluh ini mata indah bayi sudah mulai
bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar
untuk membuka dan menutup matanya, bayi pun sudah mulai
memproduksi air mata dan berat badan bayi 1510-1550 gram,
dengan tinggi 39-40 cm.
h. Pada minggu ketigapuluh satu ini plasenta masih memberikan
nutrisi yang

dibutuhkan

bayi. Aliran darah

di plasenta

memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia mengeluarkan urin


hampir

sebanyak

500

ml

sehari

di

dalam

air

ketubanperkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase


ini, hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu
lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya.
Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan
mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi,
fosfor.
i. Pada minggu ketigapuluh dua ini jari tangan dan kaki telah
tumbuh sempurna,begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut

34 | P a g e

di kepala bayi yang semakin jelas.lanugo yang menutupi tubuh


bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada di bahu dan
punggung saat dilahirkan,dengan berat 1800 gram dan panjang 29
cm,kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih
baik apabila di dilahirkan pada minggu ini,kulit bayi semakin
merah,kelopak

matanya

juga

telah

terbuka

dan

system

pendengaran telah terbentuk dengan sempurna.


j. Pada minggu ketigapuluh tiga ini bayi telah memiliki bentuk
wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat
berkembang.Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa
berkoordinasi antara lain, bayi sudah menghisap jempolnya dan
sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin
mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi
sudah bisa mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya
masih di dalam air.Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi
sudah mulai turun dari perut menuju skrotum.Berat badan bayi
1800-1900 gram,dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm.
k. Pada minggu ketigapuluh empat ini bayi berada di pintu
rahim.Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila
mengantuk dan tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan
matanya.
l. Pada minggu ketigapuluh lima ini pendengaran bayi sudah
berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai
memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini
berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya.
m. Pada minggu ketigapuluh enam ini kulit bayi sudah semakin halus
dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi
bagian lengan dan betis dari bayi.Ginjal dari bayi sudah bekerja
dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran.
n. Pada minggu ketigapuluh tujuh ini kepala bayi turun ke ruang
pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi
merah jambu.Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah
5cm. Kuku terbentuk dengan sempurna.Bayi sudah bisa melihat
35 | P a g e

adanya cahaya diluar rahim.Bayi pada saat ini sedang belajar


untuk mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang belajar
untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih
dilakukan di dalam air.Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800
gram,dengan tinggi 48-49 cm.
o. Pada minggu ketigapuluh delapan dan keempatpuluh ini proses
pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan.
Kaitannya:
Pada saat Ibunya mengandung, pada trimester 1 minggu ke
tujuh jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan kiri. Kemungkinan
pada saat pembentukan jantung itu Budiono sudah mengalami
gangguan.

Lalu

pada

minggu-minggu

selanjutnya

terjadi

pembentukan mulut yaitu dengan menyatunya rongga mulut dari


jaringan-jaringan yang ada di kandungan. Pada saat itu tidak bersatu
di tengah-tengah, sehingga pada saat lahir Budiono menderita cacat
bawaan yaitu bibir sumbing sebelah kiri, lalu kelainan bocor jantung.
5. LIMBAH (ORGANIK DAN ANORGANIK)
1. PENGERTIAN LIMBAH
Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses
produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya.
Karakteristik limbah adalah sebagai berikut:

Berukuran mikro

Dinamis

Berdampak luas (penyebarannya)

Berdampak jangka panjang (antar generasi)


36 | P a g e

Limbah dapat dibagi menurut jenisnya, yaitu:


1. Berdasarkan sumbernya, limbah dibedakan menjadi:
1. Limbah alam

: Limbah yang diproduksi di kehidupan

liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami.


2. Limbah manusia

: hasil hasil pencernaan manusia.

3. Limbah konsumsi

limbah

yang

dihasilkan

oleh

(manusia) pengguna barang.


1. Limbah nuklir

: hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir

yang menghasilkan uranium dan thorium


2. Limbah industri
3. Limbah pertambangan
2. Berdasarkan sifatnya, limbah dibedakan menjadi:
1. Limbah organik

: limbah yang dapat diuraikan secara

sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob.


2. Limbah anorganik

: limbah yang tidak bisa diuraikan oleh

proses biologi.
Limbah anorganik dapat dibagi menjadi:
-

Recyclable

: limbah yang dapat diolah dan digunakan

kembali karena memiliki nilai secara ekonomi


Non-recyclable : limbah yang tidak memiliki nilai
ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali

3.

Berdasarkan bentuknya, limbah dibedakan menjadi:

37 | P a g e

1. Limbah padat

: segala bahan buangan selain kotoran

manusia, urine dan limbah cair


2. Limbah cair

: bahan cairan yang telah digunakan dan

tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan


limbah
3. Limbah gas
2. MENGKATEGORIKAN LIMBAH ORGANIK DAN ANORGANIK
SERTA SUMBERNYA

Limbah Organik
Limbah organik adalah limbah yang dapat diuraikan secara sempurna

oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. Limbah organik mudah
membusuk, seperti sisa makanan, sayuran, daun-daunan kering, potonganpotongan kayu, dan sebagainya. Limbah organik terdiri atas bahan-bahan
yang besifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga maupun kegiatan
industri.
Limbah ini juga bisa dengan mudah diuraikan melalui proses yang
alami. Limbah ini mempunyai sifat kimia yang stabil sehingga zat tersebut
akan mengendap kedalam tanah, dasar sungai, danau, serta laut dan
selanjutnya akan mempengaruhi organisme yang hidup didalamnya. Limbah
organik dapat mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan
yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). Kompos
merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik seperti daun-daunan, jerami,
alang-alang, sampah, rumput, dan bahan lain yang sejenis yang proses
pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia.
Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur, pasar buah, atau
pasar ikan, jenisnya relatif seragam, sebagian besar (95%) berupa sampah

38 | P a g e

organik sehingga lebih mudah ditangani. Sampah yang berasal dari


pemukiman umumnya sangat beragam, tetapi secara umum minimal 75%
terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik.
Limbah organic dibagi menjadi dua, yaitu:
-

Limbah organik basah


Limbah ini memiliki kandungan air yang cukup tinggi.
Contohnya kulit buah dan sisa sayuran.

Limbah organic kering


Limbah ini memiliki kandungan air yang relative sedikit.
Contohnya kayu, ranting pohon, dedaunan kering, dan lain
lain.

Limbah Anorganik
Limbah anorganik adalah limbah yang tidak bisa diuraikan oleh

proses biologi. Limbah ini tidak dapat diuraikan oleh organisme detrivor atau
dapat diuraikan tetapi dalam jangka waktu yang lama. Limbah ini tidak dapat
membusuk, oleh karena itu dapat dijadikan sampah komersil atau sampah
yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya.
Limbah anorganik yang dapat di daur ulang, antara lain adalah plastik,
logam, dan kaca. Namun, limbah yang dapat didaur ulang tersebut harus
diolah

terlebih

dahulu

dengan

cara

sanitary

landfill,

pembakaran

(incineration), atau penghancuran (pulverisation). Akibat dari limbah seperti


ini (plastik,styrofoam, dll) adalah menumpuk semakin banyak dan menjadi
polutan pada tanah misalnya, selain menggangu pemandangan.
Air limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan
anorganik, zat-zat tersebut adalah :
39 | P a g e

Garam anorganik seperti magnesium sulfat, magnesium klorida yang


berasal dari kegiatan pertambangan dan industri.

Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri


pengolahan biji logam dan bahan bakar fosil.

3. MERANGKUM JENIS LIMBAH BAHAN BERACUN BERBAHAYA


Definisi dari limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap
bahan sisa atau limbah suatu kegiatan proses produksi yang mengandung
bahan berbahaya dan beracun karena sifat (toxicity, flammability, reactivity,
dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung
maupun tidak langsung dapat merusak dan mencemarkan lingkungan, atau
membahayakan kesehatan manusia.
Limbah B3 dikarakterisasikan berdasarkan beberapa parameter yaitu
total solids residue (TSR), kandungan fixed residue (FR), kandungan volatile
solids (VR), kadar air (sludge moisture content), volume padatan, serta
karakter atau sifat B3 (toksisitas, sifat korosif, sifat mudah terbakar, sifat
mudah meledak, beracun, serta sifat kimia dan kandungan senyawa kimia).
Suatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan
berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya baik langsung maupun
tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau
membahayakan kesehatan manusia.
Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang
berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan,
tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan
pengolahan khusus.
Berdasarkan sumbernya, limbah B3 dapat diklasifikasikan menjadi:

40 | P a g e

Primary sludge, yaitu limbah yang berasal dari tangki sedimentasi pada
pemisahan awal dan banyak mengandung biomassa senyawa organik
yang stabil dan mudah menguap

Chemical sludge, yaitu limbah yang dihasilkan dari proses koagulasi dan
flokulasi

Excess activated sludge, yaitu limbah yang berasal dari proses


pengolahan dengn lumpur aktif sehingga banyak mengandung padatan
organik berupa lumpur dari hasil proses tersebut

Digested sludge, yaitu limbah yang berasal dari pengolahan biologi


dengan digested aerobic maupun anaerobic di mana padatan/lumpur yang
dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik.

Karakteristik limbah beracun, yaitu:

Limbah mudah meledak adalah limbah yang melalui reaksi kimia dapat
menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat
dapat merusak lingkungan.

Limbah mudah terbakar adalah limbah yang bila berdekatan dengan api,
percikan api, gesekan atau sumber nyala lain akan mudah menyala atau
terbakar dan bila telah menyala akan terus terbakar hebat dalam waktu
lama.

Limbah reaktif adalah limbah yang menyebabkan kebakaran karena


melepaskan atau menerima oksigen atau limbah organik peroksida yang
tidak stabil dalam suhu tinggi.

Limbah beracun adalah limbah yang mengandung racun yang berbahaya


bagi manusia dan lingkungan. Limbah B3 dapat menimbulkan kematian

41 | P a g e

atau sakit bila masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan, kulit atau
mulut.

Limbah yang menyebabkan infeksi adalah limbah laboratorium yang


terinfeksi penyakit atau limbah yang mengandung kuman penyakit,
seperti bagian tubuh manusia yang diamputasi dan cairan tubuh manusia
yang terkena infeksi.

Limbah yang bersifat korosif adalah limbah yang menyebabkan iritasi


pada kulit atau mengkorosikan baja, yaitu memiliki pH sama atau kurang
dari 2,0 untuk limbah yang bersifat asam dan lebih besar dari 12,5 untuk
yang bersifat basa.
Limbah cair, yang dibuang ke perairan akan mengotori air yang

dipergunakan untuk berbagai keperluan dan mengganggu kehidupan biota air.


Limbah padat akan mencemari tanah dan sumber air tanah. Limbah gas yang
dibuang ke udara pada umumnya mengandung senyawa kimia berupa SOx,
NOx, CO, dan gas-gas lain yang tidak diinginkan.
Adanya SO2 dan NOx diudara dapat menyebabkan terjadinya hujan asam
yang dapat menimbulkan kerugian karena merusak bangunan, ekosistem
perairan, lahan pertanian dan hutan.
Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang sangat ditakuti adalah
limbah dari industri kimia. Limbah dari industri kima pada umumnya
mengandung berbagai macam unsur logam berat yang mempunyai sifat
akumulatif dan beracun (toxic) sehingga berbahaya bagi kesehatan manusia.
Limbah pertanian yang paling utama ialah pestisida dan pupuk. Walau
pestisida digunakan untuk membunuh hama, ternyata karena pemakaiannya
yang tidak sesuai dengan peraturan keselamatan kerja, pestisida menjadi
biosida pembunuh kehidupan. Pestida yang berlebihan pemakaiannya,
akhirnya mengkontaminasi sayuran dan buah- buahan yang dapat
42 | P a g e

menyebabkan keracunan konsumennya. Pupuk sering dipakai berlebihan,


sisanya bila sampai diperairan dapat merangsang pertumbuhan gulma
penyebab timbulnya eutrofikasi. Pemakaian herbisida untuk mengatasi
eutrofikasi menjadi penyebab terkontaminasinya ikan, udang dan biota air
lainnya.
Pertambangan memerlukan proses lanjutan pengolahan hasil tambang
menjadi bahan yang diinginkan. Misalnya proses dipertambangan emas,
memerlukan bahan air raksa atau mercury akan menghasilakan limbah logam
berat cair penyebab keracunan syaraf dan merupakan bahan teratogenik.
Kegiatan sektor pariwisata menimbulkan limbah melalui sarana transportasi,
dengan limbah gas buang di udara, tumpahan minyak dan oli dilaut sebagai
limbah perahu atau kapal motor dikawasan wisata bahari.
Contoh limbah B3 ialah logam berat seperti Al, Cr, Cd, Cu, Fe, Pb, Mn,
Hg, dan Zn serta zat kimia seperti pestisida, sianida, sulfida, fenol dan
sebagainya. Cd dihasilkan dari lumpur dan limbah industri kimia tertentu
sedangkan Hg dihasilkan dari industri klor-alkali, industri cat, kegiatan
pertambangan, industri kertas, serta pembakaran bahan bakar fosil. Pb
dihasilkan dari peleburan timah hitam dan accu. Logam-logam berat pada
umumnya bersifat racun sekalipun dalam konsentrasi rendah. Daftar lengkap
limbah B3 dapat dilihat di PP No. 85 Tahun 1999: Pengelolaan Limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun (B3).
Penanganan atau pengolahan limbah padat atau lumpur B3 pada dasarnya
dapat dilaksanakan di dalam unit kegiatan industri (on-site treatment) maupun
oleh pihak ketiga (off-site treatment) di pusat pengolahan limbah industri.
Apabila

pengolahan

dilaksanakan

secara

on-site

treatment,

perlu

dipertimbangkan hal-hal berikut:

43 | P a g e

jenis dan karakteristik limbah padat yang harus diketahui secara pasti agar
teknologi pengolahan dapat ditentukan dengan tepat; selain itu, antisipasi
terhadap jenis limbah di masa mendatang juga perlu dipertimbangkan

jumlah limbah yang dihasilkan harus cukup memadai sehingga dapat


menjustifikasi biaya yang akan dikeluarkan dan perlu dipertimbangkan
pula berapa jumlah limbah dalam waktu mendatang (1 hingga 2 tahun ke
depan)

pengolahan on-site memerlukan tenaga tetap (in-house staff) yang


menangani

proses

pengolahan

sehingga

perlu

dipertimbangkan

manajemen sumber daya manusianya

peraturan yang berlaku dan antisipasi peraturan yang akan dikeluarkan


Pemerintah di masa mendatang agar teknologi yang dipilih tetap dapat
memenuhi standar
Kaitannya:
Seperti yang telah di jelaskan di atas bahwa limbah itu terdapat
banyak kandungan zat yang berbahaya dan beracun bagi tubuh manusia.
Terutama pada kesehatan. Seperti yang kita ketahui Budiono tinggal di
daerah dekat TPA dan pabrik. Itulah salah satu faktor yang dapat
menyebabkan Budiono terkena cacat bawaan. Selain gizi yang kurang,
juga tinggal di tempat yang seperti itu.

6. PANDANGAN ISLAM
Hadits 1

44 | P a g e

Artin
artinya : Diriwayatkan dari Saad bin Abi Waqas dari bapaknya, dari Rasulullah
saw. : Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia
Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Mahamulia yang menyukai
kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah
tempat-tempatmu (HR. Tirmizi)

Hadits 2

Artinartinya : Diriwayatkan dari Malik Al Asyari dia berkata, Rasulullah saw.


bersabda : Kebersihan adalah sebagian dari iman dan bacaan hamdalah dapat
memenuhi mizan (timbangan), dan bacaan subhanallahi walhamdulillah
memenuhi kolong langit dan bumi, dan shalat adalah cahaya dan shadaqah
adalah pelita, dan sabar adalah sinar, dan Al Quran adalah pedoman bagimu.
(HR. Muslim).

Kaitannya:
45 | P a g e

Kelurga Budiono tinggal didekat TPA sampah yang bau busuk,


banyak lalat dan tikus serta sering dibakar. Cairan sampah yang terbentuk
mengalir kearah sungai kecil menjadi sumber air minum dan MCK keluarga
Budiono. Selain TPA ada pabrik plastik yang membuang limbahnya ke anak
sungai tersebut dan asap pabrik yang keluar berwarna hitam dan bau.
Dalam kasus ini, meskipun tinggal ditempat yang lingkungannya tidak
sehat, paling tidak kita harus tetap menjaga kebersihan diri, karena
sebagaimana hadist tersebut menyebutkan bahwa Allah menyukai hal-hal
yang bersih.

46 | P a g e