Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN

PENGABDIAN MASYARAKAT

KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG DIARE


TIM PENGABMAS
KETUA: Ns. Silvia, M.Biomed
Ns. Besti Erfina, S.Kep

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN FORT DE KOCK
BUKITTINGGI
DESEMBER, 2011

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha Esa kami ucapkan, karena telah
memberikan nikmat kesehatan, kekuatan, pikiran yang jernih dan keterbukaan hati sehingga
dapat melakukan pengabmas dengan tema Penyuluhan Diare .
Selama proses ini dari awal sampai akhir, tidak lepas dari peran dan dukungan dari
berbagai pihak. Pada kesempatan ini izinkan kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Ns. Hj. Evi Hasnita, S.Pd, M.Kes selaku Ketua STIKes Fort De Kock Bukittinggi.
2. Bapak camat padang lua yang telah memberikan izin
3. Mahasiswa STIKes Fort De Kock Bukittinggi yang telah banyak membantu dalam
kelancaran pengabmas ini
Akhir kata kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
kesempurnaan dimasa yang akan datang.
Bukitinggi , Oktober 2011

Tim Pengabmas

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Sasaran
Hari/ Tanggal
Jam
Waktu

I.

: Puskesmas Padang Lua


: Rabu/ 16 Februari 2011
: 10.00 10.30 WIB
: 30 menit

Latar Belakang
Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita
oleh masyarakat, dan ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menimbulkan
kematian jika terlambat diatasi. Diare merupakan penyakit yang dapat timbul karena
faktor lingkungan yang kurang bersih dan hygienis dalam memasak makanan.
Dari data yang didapatkan angka kejadian diare sebesar 45%. Angka diare
paling banyak didapatan pada bayi dan balita. Dengan demikian sebagai tindak lanjut
dari permasalahan diatas, maka kami akan melakukan penyuluhan kesehatan tentang
diare.

II. Tujuan Instruksional Umum


Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan Keluarga dapat memahami apa itu
penyakit Lansia dan penatalaksanaanya

III. Tujuan Instruksi Khusus


Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan masyarakat mampu:
a) Menyebutkan pengertian diare
b) Menyebutkan penyebab diare
c) Menyebutkan tanda dan gejala diare
d) Menyebutkan cara pencegahan diare

e) Menyebutkan penatalaksanaan diare


f) Menyebutkan pengobatan tradisional untuk diare

IV. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Diskusi
V. Media
1. LCD
2. Leaflet

VI. Pelaksanaan Kegiatan


-

Topik

: Diare dan Pelaksanaannya

Media dan Alat

: LCD dan leaflets

Tempat

: Aula Puskesmas Padang Luar

Jam

: 10.00-10.30 Wib

Waktu

: 30 menit

Setting Tempat

KL

KL

KL

Keterangan :
P

= Penyuluh

KL

= Keluarga

VII. Tugas Pengorhanisasian


1. Moderator : Ns. Silvia, M.Biomed

Membuka acara

Memperkenalkan mahasiswa

Menjelaskan tujuan dan topik yang disampaikan

Menjelaskan kontrak dan waktu presentasi

Mengatur jalannya diskusi

2. Leader: Ns. Besti Erfina


Menyampaikan materi penyuluhan tentang diare
3. Co Leader: Bowo Cipta Ningtias, S.Kep
Membantu leader saat presentasi
4. Fasilitator: Hayati Rahmah, S.Kep
Ilvan Taufani, S.Kep
Memotivasi peserta untuk berperan aktif selama jalannya kegiatan
Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir
Membuat absensi penyuluhan
5. Observer: Lolany Engkyoto, S.Kep
Mengamati hasil penyuluhan kesehatan tentang diare
Mencatat hasil pelaksanaan penyuluhan kesehatan
Membuat laporan hasil penyuluhan yang telah dilaksanakan
6. Dokumentasi: Feri Andika Putra, S.Kep
Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan

VIII. Kegiatan Penyuluhan


No
1

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Keluarga

Pembukaan

5 menit

Moderator memberi salam


Memperkenalkan diri
Moderator
waktu

Waktu

membuat

Menjawab salam

kontrak Mendengar dan


memperhatikan

Mendengar dan
Moderator menjelaskan tujuan memperhatikan
penyuluhan
2

Pelaksanaan
Menggali pengetahuan keluarga Mengemukakan

20 menit

tentang pengertian diare

pendapat

Memberikan reinforcement
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menjelaskan tentang pengertian
diare
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menggali pengetahuan keluarga Mengemukakan
tentang penyebab diare
pendapat
Memberikan reinforcement
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menjelaskan tentang penyebab
diare
Mengemukakan
pendapat
Menggali pengetahuan keluarga
tentang tanda gejala diare
Mendengarkan dan
memperhatikan
Memberikann reinforcement
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menjelaskan tentang tanda dan
gejala diare
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menggali pengetahuan cara
pencegahan diare
Mengemukakan
pendapat
Memberikann reinforcement
Mendengarkan dan
Menjelaskan cara pencegahan memperhatikan
diare
Mendengarkan dan
memperhatikan
Menggali pengetahuan cara
penatalaksanaan diare
Mengemukakan
pendapat
Memberikann reinforcement
Mendengarkan dan
Menjelaskan penetalaksanaan memperhatikan
diare
Mendengarkan dan
memperhatikan
3

Penutup
Memberikan kesempatan
kepada keluarga klien untuk

10 menit
Memberikan
pertanyaan

bertanya.
Memberikan reinforcement (+)
dan menjawab pertanyaan

Mendengarkan

Menyimpulkan kembali materi


penyuluhan

Bersama
keluarga
menyimpulkan
materi

Mengakhiri kontrak
Mendengarkan
Mahasiswa memberi salam
Menjawab salam

IX. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
-

Tempat dan alat sesuai rencana

Peran dan tugas sesuai rencana

Sarana dan prasarana tersedia

Setting tempat sesuai rencana

2. Evaluasi proses
-

Selama proses berlangsung diharapkan lansia dan keluarga dapat mengikuti


seluruh kegiatan.

Selama kegiatan diharapkan lansia dan keluarga aktif

3. Evaluasi hasil
-

Lansia dapat menyebutkan pengertian diare

Lansia dapat menjelaskan penyebab diare

Lansia dapat menyebutkan tanda dan gejala diare

Lansia dapat menyebutkan cara pencegahan diare

Lansia dapat menyebutkan penatalaksanaan diare

Lansia dapat menyebutkan obat tradisional diare

DAFTAR PUSTAKA
Price, Sylvia. A (1995) Patofisiologi Konsep Klinis Proses Proses Penyakit Buku. I.
Jakarta: EGC
Hidayat. A. Azis Alimul. (2006). Pengantar ilmu keperawatan anak edisi 1. Jakarta:
Salemba Medika
Nursalam. Sulsilaningrum.R, Utami, S. (2005). Asuhan keperawatan bayi dan anak: untuk
perawat dan bidan. Jakarta: Salemba Medika.
Doenges, Marilin. E (2000) Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta: EGC

E. Ringkasan Materi
1. Definisi diare
Diare adalah buang air besar dengan tinja berbentuk cair atau encer lebih dari 5-6 kali per
hari tanpa disertai lendir dan darah (Hidayat, 2006).
2. Penyebab Diare
Diare dapat disebabkan dari faktor kebersihan diri, lingkungan dan menu makanan
sehari-hari. Beberapa penyebab diare, yaitu:

Kurangnya kebersihan diri, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, setelah
buang air besar.

Kurangnya kebersihan lingkungan tempat tinggal, seperti banyaknya sampah yang


menyebabkan makanan tercemar bakteri

Jarak antara WC dengan septik tank yang kurang dari 10 m, tempat pembuangan
sampah yang terlalu dekat dengan tempat tinggal

Memakan makanan yang tercemar bakteri seperti lalat, kecoa, lipas, dan lain-lain

3. Tanda dan Gejala Diare


1. Tinja encer dengan frekuensi BAB lebih dari 4x sehari.
2. Muntah, badan lesu, lemah, panas.
3. Tidak nafsu makan, rasa mual, nyeri perut, perut kembung.
4. Pencegahan Diare
Diare dapat dicegah dengan:
1. Mencuci tangan pakai sabun pada waktu sebelum makan, setelah buang air besar,
dan sebelum menyiapkan makanan.
2. Menggunakan alat makan yang bersih

3. Mencuci bahan makanan hingga bersih


4. Meminum air yang telah dimasak hingga mendidih.
5. Mengelola sampah dengan baik, sehingga makanan tidak tercemar serangga (lalat,
kecoa, kutu, lipas, dan lain-lain)
6. Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya.
5. Penanganan Diare
Cara penanganan diare di rumah adalah:
1. Menganjurkan untuk minum air putih banyak
2. Memberikan larutan gula garam
3. Istirahat yang cukup
Cara pembuatan larutan gula garam:
Ambillah air masak 1 gelas.
Masukkan satu sendok teh gula pasir dan seujung sendok teh garam dapur.
Diaduk rata dan diberikan kepada penderita sebanyak mungkin ia mau minum.
Bila diare tak terhenti dalam sehari atau penderita lemas sekali bawalah segera ke
Puskesmas.

LAPORAN HASIL KEGIATAN


PENYULUHAN DIARE

1.

Tahap Persiapan
Pembuatan pre planning dilakukan eleh penanggung jawab acara dan telah
dikonsultasikan sebelumnya kepada pembimbing akademik. Persiapan penyajian
telah dilakukan sehari sebelum acara dilaksanakan. Masing-masing panitia acara
telah melaksanakan tugasnya dengan baik sebelum acara dimulai.
Menyiapkan undangan 1 hari sebelum acara dan menyebarkannya ke semua RT
di RW , dan sebahagian target juga sudah diingatkan secara lisan 1 hari sebelum
kegiatan dilaksanakan.
Undangan diberikan kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita .
Semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah disiapkan mulai dari 1 hari
sebelum acara sampai beberapa jam sebelum acara.

II. Tahap Pelaksanaan


Penyuluhan dimulai jam 10.10 sampai 10.45 wib. Telat 10 menit dari waktu yang
telah ditentukan. Dimana masyarakat (target) berkumpul bersama di tempat yang
telah ditentukan yaitu posko mahasiswa.
Peserta yang hadir adalah sebanyak 17 orang ibu yang terdiri dari ibu menyusui,
wanita usia subur dan ibu-ibu yang mempunyai bayi dan balita.
Setting tempat sesuai dengan yang direncanakan di pre planning, yaitu di posko
mahasiswa
Peran mahasiswa sudah sesuai dengan uraian tugas yang ditetapkan baik sebagai
penanggung jawab, observer, fasilitator, moderator dan presenter.
Penggunaan bahasa sudah komunikatif dan dapat dimengerti oleh masyarakat.

Tahap Evaluasi
1. Evaluasi Struktur

Pre planning telah dikonsulkan dan disetujui oleh pembimbing akademik 1 hari
sebelum kegiatan
Setting tempat dan alat-alat sesuai dengan perencanaan
Undangan telah disebarkan oleh anggota kelompok bersama dengan kader, 1 hari
sebelum kegiatan berlangsung
Peran dan fungsi masing-masing mahasiswa sesuai dengan uraian tugas yang
telah ditetapkan bersama baik sebagai penanggung jawab, pambawa acara,
observer, fasilitator dan presenter.

2. Evaluasi Proses
Penyuluhan dimulai jam 10.10 sampai 10.45 wib. Telat 10 menit dari waktu yang
telah ditentukan. Untuk mengatasi hal tersebut, kelompok segera melakukan
jemput bola kerumah-rumah target. Dan akhirnya penyuluhan dihadiri oleh 17
orang.
Selama penyuluhan berlangsung peserta dapat mengikuti dengan baik, tidak ada
peserta yang meninggalkan tempat. Peserta mengikuti kegiatan dari awal sampai
akhir.
Peserta berperan aktif selama penyuluhan berlangsung yaitu dengan melontarkan
beberapa pertanyaan dan juga ada yang memberikan pendapatnya.

3. Evaluasi Hasil
2 orang peserta yang mengikuti penyuluhan dapat menjelaskan pengertian Diare
2 orang peserta yang mengikuti penyuluhan dapat menjelaskan penyebab diare
1 orang peserta yang mengikuti penyuluhan dapat menjelaskan tanda dan gejala
diare
2 orang peserta yang mengikuti penyuluhan dapat menjelaskan akibat lanjut
diare
3 orang peserta yang mengikuti penyuluhan dapat menjelaskan perawatan Diare