Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

POKOK BAHASAN
SUB POKOK BAHASAN
SASARAN
TEMPAT
WAKTU
PENYULUH

: Penyakit tropik dan menular


: Gastro Enternitis/Diare
:
:
:
:

I.

Diagnosa
Kurangnya pengetahuan

II.

Tujuan
a. Tujuan Instruksional Umum
Setelah selesai penyuluhan diharapkan audiens mengetahui dan
memahami tentang penyakit diare
b. Tujuan instruksional khusus
Setelah mengikuti proses penyuluhan diharapkan audiens

Menjelaskan dan menyebutkan pengertian diare

Menyebutkan penyebab diare

Menjelaskan gejala dari penyakit diare

Menjelaskan dan meyebutkan penanganan penyakit diare

Menjelaskan dan menyebutkan pencegahan penyakit diare

Mendemonstrasikan cara pewmbuatan oralit dan larutan gula


garam.

III. Materi
Terlampir
IV. Metode
Ceramah dan tanya jawab
V.

Media
Leaflet

VI. Sumber
Daldiyono. Diare, Buku Ajar Gastro Enterologi Hepatologi, Infomedika,
1990, edisi I : 21
VII. Kegiatan Penyuluhan
No
waktu
Kegiatan penyuluhan
1. 2 menit
Pembukaan :

Mengucapkan salam

Memperkenalkan diri
dan menjelaskan tujuan
2. 10 menit Isi :

Menjelaskan
pengertian diare

Kegiatan audiens

Menjawab salam
Audiens menerima
dengan baik

Memperhatikan dan
menyimak

3.

3 menit

Menjelaskan
penyebab penyakit diare
Menjelaskan gejalagejala yang timbul akibat
penyakit diare
Menjelaskan
penanganan penyakit diare
Menjelaskan
pencegahan penyakit diare
Menjelaskan cara
pembuatan oralit dan larutan
gula garam
Menjawab pertanyan
audiens

Penutup :

Mengulang kembali materi


yang telah dijelaskan

Meperhatikan dan
menyimak
Meperhatikan dan
menyimak
Meperhatikan dan
menyimak
Meperhatikan dan
menyimak
Meperhatikan dan
menyimak dengan
seksama
Audiens bertanya
Audiens menjelaskan
pengertian,
penyebab, gejala dan
penanganan diare
Audiens terlihat
mengerti
Menjawab salam

Evaluasi objektif
Mengucapkan salam

VI. Evaluasi

Audiens dapat Menjelaskan dan menyebutkan pengertian diare

Audiens dapat Menyebutkan penyebab diare

Audiens dapat Menjelaskan gejala dari penyakit diare

Audiens dapat Menjelaskan dan meyebutkan penanganan penyakit


diare

Audiens dapat Menjelaskan dan menyebutkan pencegahan penyakit


diare.
I. Pengertian
Diare adalah gangguan pada saluran cerna yang ditandai dengan
perubahan frekuensi BAB (Buang Air Besar) yaitu :

Frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari


Buang air besar encer atau buang air besar seperti air

II. Etiologi
Iritasi
Diet / makanan
Alergi
2

Lingkungan dan gangguan psikologis


Infeksi virus Faktor pencetus diare
Lingkungan yang tidak sehat atau kotor
Pengolahan makanan atau minuman yang tidak bersih
Perilaku yang jorok
III. Tanda dan gejala diare yang sudah parah :
Mencret yang sangat sering
lemah dan tidak mau makan
mencret mengandung darah
suhu tubuh meningkat
tidak kencing selama setengah hari
mencret lebih dari 5 kali sehari semalam
IV. Upaya pencegahan diare

V.

1.

makanan harus selalu dicuci bersih

2.

makanan harus dimasak dengan benar

3.

simpan makanan / minuman ditempat tertutup

4.

air selalu dimasak jika dijadikan air minum

5.

biasakan mencuci tangan sebelum makan / minum

Bahaya Yang Ditimbulkan Diare

Penderita kehilangan cairan tubuh

Penderita lesu dan lemas

Penderita dapat meninggal karena banyak mengeluarkan cairan


jika tidak segera ditangani
Oralit :
Oralit yaitu suatu serbuk gula garam untuk mencegah dan
mengobati penyakit muntaber, diare atau mencret.
Cara membuat oralit :
1 bungkus oralit 200 dilarutkan dalam 1 gelas berisi air
matang berisi 200 cc kemudian diaduk sampai merata.
Cara memberikan oralit :
Berikan pada anak kurang dari 2 tahun dengan sendok setiap
1 2 menit. Pada anak yang sudah besar dapat
menggunakan gelas, bila anak muntah, tunggu sebentar
kemudian berikan lagi sedikit demi sedikit.

Pengertian Larutan Gula Garam


Larutan gula garam adalah suatu cara yang bisa dilakukan oleh
keluarga untuk mencegah dan mengobati mencret pada anak.
Manfaatnya hampir sama dengan larutan oralit
Larutan gula garam
Cara pembuatan larutan gula garam :
Bahan dan alat :
1. Gelas belimbing (200 cc) air minum (yang sudah dimasak) Satu
sendok makan gula pasir
2. Setengah sendok makan garam dapur
Cara membuat :
Gelas yang berisi air minum (200 cc) dimasukan 1 sendok makan gula
pasir kemudian tambahkan setengah sendok teh garam, aduk sampai
rata
Cara pemberian :
Diberikan setiap ada pengeluaran (mencret) pada bayi dan anak
anak dapat diberikan setiap terlihat haus atau minta minum.