Anda di halaman 1dari 5

PANDUAN PENANGGULANGAN

KEBAKARAN, MUSIBAH DAN BENCANA ALAM


DI UPT PUSKESMAS WONOGIRI 1

BAB I
DEFINISI
Kebakaran, musibah dan bencana alam yang dapat terjadi setiap saat dapat
menimbulkan terganggunya pelancaran produktivitas, kerusakan peralatan, lingkungan
tempat kerja serta dampat negative lainnya yang mungkin di derita oleh karyawan berupa
cidera, cacat bahkan meninggal dunia. Semua ini baik secara langsung maupun tidak
mengakibatkan kerugian baik kantor, karyawan beserta keluarganya.
Oleh karena itu, usaha pencegahan dan menanggulangi kebakaran dan bencana alam
di UPT Puskesmas Wonogiri 1 Jl. P Diponegoro 97 Wonogiri, dalam pelaksanaannya perlu
adanya panduan induk penanggulangan darurat kebakaran dan bencana alam di lingkungan.
Dengan disusunya panduan ini diharapkan adanya partisipasi dan peran serta dari
seluruh karyawan dalam usaha keselamatan kerja yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari semua kegiatan perkantoran dalam rangka menunjang peningkatan produktivitas secara
aman dan efisien.

Yang dimaksud dengan :


1. Kebakaran / peledakan
Suatu kejadian timbulnya api/asap yang tidak terkontrol ( liar ) yang dapat
membahayakan terhadapa keselamatan jiwa maupun harta benda.
2. Kebakaran Kecil
Kebakaran yang dapat ditanggulangi oleh karyawan setempat baik secara perorangan,
maupun kelompok dibantu oleh masyarakat sekitar lingkungan UPT Puskesmas
Wonogiri 1 dengan menggunakan alat pemadam api yang tersedia di tempat tersebut.
3. Kebakaran Besar
Kebakaran yang tidak dapat ditanggulangi oleh karyawan dan peralatan yang tersebut
di butir 2 tersebut diatas, tetapi memerlukan pengarahan dari seluruh karyawan yang
terlibat dalam organisasi penanggulangan keadaan darurat di UPT Puskesmas
Wonogiri 1 serta UPT Pemadam Kebakaran Wonogiri.
4. Musibah
Adalah keadaan tidak diinginkan yang menimbulkan gangguan pelayanan kesehatan
di UPT Puskesmas Wonogiri, serta dapat ditanggulangi oleh organisasi
penanggulangan musibah dengan menggunakan alat yang tersedia di tempat.
5. Bencana Alam
Suatu keadaan tidak diinginkan ( gempa bumi, angin ribut dll ) yang menimbulkan
gangguan pelayanan kesehatan sementara maupu permanen dengan pernyataan oleh
Bupati Wonogiri. Dalam penanggulangannya selain mengaktifkan organisasi yang ada
di Puskesmas Wonogiri 1, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD
Wonogiri.

6. Penanggulangan kebakaran
Suatu upaya mengatasi terjadinya kebakaran yang didalamnya termasuk upaya
pemadaman, upaya melokalisir untuk mencegah kemungkinan meluasnya kebakaran,
evakuasi pasien / pengunjung serta menyelamatkan jiwa dan aset UPT Puskesmas
Wonogiri 1.
7. Penanggulangan Musibah.
Suatu upaya mengatasi terjadinya musibah yang didalamnya termasuk upaya
mengurangi resiko , upaya melokalisir untuk mencegah kemungkinan meluasnya
dampak musibah di UPT Puskesmas Wonogiri 1.
8. Penanggulangan Bencana.
Suatu upaya mengatasi terjadinya Bencana yang didalamnya termasuk Mitigasi,
Penyusunan Rencana Kontinjensi dan Rencana Operasional penanggulangan bencana
di UPT Puskesmas wonogiri 1.
9. Tindakan dan keadaan tidak aman.
Sikap / cara kerja, kondisi lingkungan tempat kerja serta peralatan tidak aman yang
dapat menimbulkan kebakaran dan kecelakaan kerja.
10. Gangguan keamanan.
Suatu kejadian yang mengganggu keamanan yang berpotensi perusakan seperti huru
hara, demonstrasi dan lain sebagainya yang dapat menimbulkan bahaya dan
kebakaran.
11. Posko Kebakaran, Musibah dan Bencana Alam.
Pusat Komando Penanggulangan Keadaan Darurat Kebakaran, Musibah dan Bencana.
12. Komando Kebakaran
Adalah pimpinan tertinggi di dalam operasi penanggulangan keadaan darurat di jabat
oleh Kepala UPT Puskesmas Wonogiri 1.
13. Koordinator Lapangan
Adalah pimpinan teknis untuk mengkoordinir pelaksanaan penanggulangan kebakaran
dan keadaan darurat ( Musibah dan Bencana ) di Puskesmas Wonogiri 1, yang dijabat
oleh Sanitarian.
14. Unit I
Adalah unit yang melaksanakan pemadaman api dan tanggap darurat kalau terjadi
kebakaran, musibah dan bencana, yang ditandai dengan menggunakan topi/helm
warna MERAH, dikordinir oleh Sutanto / Satpam UPT Puskesmas Wonogiri 1.
15. Unit II
Adalah unit yang melaksanakan evakuasi segala aset UPT Puskesmas Wonogiri 1 jika
terjadi kebakaran, musibah dan bencana alam yang ditandai dengan menggunakan
topi/helm warna PUTIH, dikoordinir oleh Yuli Suhartono / bendahara barang UPT
Puskesmas Wonogiri 1.
16. Unit III
Adalah unit yang melaksanakan penyelamatan pasien dan pengunjung jika terjadi
kebakaran , musibah dan bencana alam yang ditandai dengan menggunkan topi/helm
warna KUNING, dikoordinir oleh drg. Bayu Putranto / ketua program Yanis UPT
Puskesmas Wonogiri 1.
17. Unit IV
Adalah unit yang melaksanakan penyelamatan alat medis dan bahan medis termasuk
obat-obatan jikaterjadi kebakaran, musibah dan bencana alam yang ditandai dengan
menggunakan topi/helm berwarna BIRU, dikoordinir oleh Ari Sundari / petugas obat
UPT Puskesmas Wonogiri 1.
BAN II

RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Panduan penanggulangan Kebakaran, Musibah dan Bencana Alam
adalah :
1. Puskesmas
2. Karyawan Puskesmas
3. Pasien dan Pengunjung Puskesmas

BAB III
TATA LAKSANA
Langkah pertama UPT Puskesmas Wonogiri I dalam melaksanakan kegiatan
Penanggulangan kebakaran, musibah dan bencana alam membentuk TIM Tanggap Darurat
Kebakaran, Musibah dan Bencana Alam berdasarkan Surat Keputusan Kepala Puskesmas .
1. Apabila kebakaran, musibah dan bencana alam terjadi disaat jam kerja maka
penanganan dilaksanakan oleh Tim Tanggap Darurat UPT Puskesmas Wonogiri I
bekerja sama dengan UPT. Pemadam Kebakaran Kab. Wonogiri dan Kantor BPBD
Kab Wonogiri.
2. Apabila terjadi diluar jam kerja, komando pengendalian sementara dipegang oleh
seseorang yang pertama kali mengetahui dan melaporkan kepada Kepala Puskesmas
Wonogiri I sampai hadirnya Tim Tanggap Darurat UPT Puskesmas Wonogiri I dan
UPT Pemadam Kebakaran Kab. Wonogiri serta kantor BPBD Kab Wonogiri.
Tugas dan Fungsi Organisasi / Tim Tanggap Darurat UPT Puskesmas Wonogiri 1
a. Tugas
a) Memberi rekomendasi dan pertimbangan kepada Kepala UPT Puskesmas
Wonogiri 1 mengenai masalah yang berkaitan dengan kebakaran, musibah
dan bencana.
b) Merumuskan kebijakan, peraturan, pedoman, petunjuk pelaksanaan dan
prosedur.
c) Menyusun Program, Pelaksanaan dan Evaluasi Upaya penanggulangan
Kebakaran , Musibah dan Bencana Alam.
b. Fungsi
a) Mengumpulkan dan mengolah seluruh data dan informasi serta permasalahan
yang berpotensi terjadinya Kebakaran, Musibah dan Bencana alam
b) Membantu Kepala UPT Puskesmas dalam upaya penanggulangan kebakaran,
musibah dan bencana alam
c) Pengawasan terhadap pelaksanaan Upaya Penanggulangan Kebakaran,
Musibah dan Bencana Alam.
d) Memberikan saran dan pertimbangan berkaitan dengan tindakan korektif.
e) Koordinasi dengan unit-unit lain yang menjadi anggota Tim Tanggap Darurat.
f) Memberi nasehat tentang manajemen tanggap darurat kebakaran , musibah
dan bencana alam.
g) Investigasi dan melaporkan tanggap darurat dan merekomendasi sesuai
kegiatannya.

h) Berpartisipasi dalam perencanaan pembelian peralatan baru yang berkaitan


dengan Tim Tanggap Darurat.
Komitmen diwujudkan dalam bentuk kebijakan ( policy ) tertulis, jelas dan mudah
dipahami serta diketahui oleh seluruh karyawan UPT Puskesmas Wonogiri 1.
Manajemen Puskesmas mengidentifikasi dan menyediakan semua sumber daya
esensiel seperti pendanaan dan personil serta sarana untuk terlaksananya program
upaya penanggulangan kebakaran, musibah dan bencana alam. Yang diwujudkan
dalam bentuk wadah Tim Tanggap Darurat Puskesmas Wonogiri1 dalam struktur
organisasi Puskesmas.
Adapun Tim Tanggap Darurat UPT Puskesmas Wonogiri I terdiri dari :
1.Penanggung jawab
2. Ketua
3. Sekretaris
4. Anggota

: Kepala Puskesmas
: Bambang Hariyono
: TU
: - Unit I
: Sutanto
- Unit II
: Yuli Suhartono
- Unit III
: drg. Bayu Putranto
- Unit IV
: Ari Sundari

Setelah terbentuknya Tim mengadakan pertemuan untuk membahas langkah-langkah


penanggulangan.
Adapun langkah langkah penanggulangan becana di puskesmas Wonogiri I :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Sosialisai tanggap darurat


Pembuatan jalur evakuasi
Penentuan titik kumpul
Pembuatan rambu-rambu peringatan dini dan evakuasi.
Penyusunan Rencana Kontijensi dan Rencana Oprasional
Simulasi tanggap darurat bencana

BAB IV
DOKUMENTASI
Dalam kegiatan ini apa bila terjadi suatu kebakaran, musibah dan bencana alam
dicatat dibuku dan dilaporkan dengan bentuk laporan format terlampir.( Format terlampir )
melaporkan ke instansi terkait secepatnya maksimal 24 jam setelah kejadian .

STRUKTUR ORGANISASI PENANGGULANGAN MUSIBAH KEBAKARAN


DI UPT PUSKESMAS WONOGIRI I
PENANGGUNG JAWAB
dr Pitut Kristiyanta Nugraha MM
KORLAP
Ketua
Bambang Haryono

Bendahara
1. Larno
2. Aslihatut Thoyibah
3. Agus Santoso

Sekretaris
Suseno Hadi Saputro

UNIT I
Sutanto
1. Sartono
2. Simin
3. Andri K
4. Sri Hestu
5. Retno K
6. Rena
7. Ganjar
8. Tari H
9. Imelda
10. Anik K
11. Ida K
12. Nina P

UNIT II
Yuli Suhartono

1. Suwarti
2. Marmi
3. Yuni Saptanti
4. Sri Setyaningsih
5. Dyah W
6. Ari Rahayu
7. Dwi Rahmanti
8. Endah W
9. Dani Puji L
10. Dedy S
11. Erna W
12. Dyah Astuti

Keterangan :
: Garis Komando
: Garis Koordinasi

UNIT III
Drg Bayu R

UNIT IV
Ari Sundari

1. dr. Nency RK
2. dr. Rita Y
3. drg Ika KM
4. dr. Retno
5. Sutarni
6. Dwi M
7. Aris Sunarto
8. Idayu KE
9. Jeffry D H
10. Marsudi
11. Ina Susan ti

1. Tri Hastuti
2. Sri yatmi
3. Sri Haryanti
4. Absis NH
5. Siti Purwani
6. Dwi Hartanti
7. Endah W
8. Endang A R
9. Sri nuryani
10. Sri Ernawati
11. Asih Titis

Anda mungkin juga menyukai