Anda di halaman 1dari 5

RESUME OK 1

TEKNIK INSTRUMENTASI OPEN BIOPSI PADA


PASIEN Ny. M DENGAN TUMOR Sub.MANDIBULA ( S )
Susp.GANAS

Oleh:
Nurbudi Aslamah
(Peserta Pelatihan In

Oleh:
EMY JAMILAH

INSTALASI BEDAH SENTRAL


RSSA MALANG
TAHUN 2015

RESUME TEHNIK INSTRUMENTASI


Diagnosa
Tindakan

: Tu.sub.mamdibula (s) susp ganas


: Open biopai

1.PENGERTIAN
Tumor dalam arti umum adalah jaringan sel liar berupa benjolan atau pembengkakan
abnormal dibagian tubuh.( penyakittumor.com )
Sedangkan dalam arti khusus tumor adalah benjolan yang disebabkan oleh neoplasma.
Penyakit tumor ganas disebut sebagai meligna yang artinya adalah lebih buruk dan beresiko besar
menyebabkan kematian dengan ditandai suatu karakteristik atau gejala seperti anaplasia,invasiv dan
juga metastatis
Mandibula adalah tulang rahang bawah dan merupakan tulang muka yang paling besar dan
kuat. .( ipkeperawatan.blogspot.com/2014/01/laporanpendahuluan-html?m=1 )

2.ETIOLOGI
Etiologi sampai saat ini belum diketahui dengan jelas,tetapi beberapa ahli mengatakan
bahwa dapat terjadi setelah pencabutan gigi,pengangkatan kista atau dan iritasi.
(infoaskepgratis.blogspot.com/2012/02/laporan-pendahilian-asuhan-keperawatan_23.html?
m=1 )

3.PATOFISIOLOGI
Tumor ini bersifat infiltrative,tumbuh lambat,tidak berkapsul,berdiferensiasi baik,lebih dari
75% terjadi dirahang bawah,khususnya region molar dan sisanya terjadi akibat adanya kista folikuler.
Tumor ini muncul setelah terjadi mutasi pada sel normal yang disebabkan oleh zat-zat karsinogen.
(infoaskepgratis.blogspot.com/2012/02/laporan-pendahilian-asuhan-keperawatan_23.html?m=1 )
4.PERSIAPAN
4.1.Ruangan
a)
Persiapan Ruang Operasi
1. Menyiapkan bahan habis pakai dan mengebon ke depo farmasi.
2. Memasang perlak dan duk pada meja operasi.
3. Mengambil bahan-bahan steril dan meletakkan di meja operasi.
4. Menempatkan tempat sampah sehingga mudah dijangkau.
5. Memastikan mesin couter, lampu operasi, meja operasi dapat berfungsi dengan
baik.

b) Persiapan Pasien

1. Pasien dipersiapkan dalam keadaan bersih dan menggunakan gaun, penutup


rambut khusus kamar opersi.
2. Pastikan SP (surat persetujuan ) operasi sudah ditanda tangani.
3. Pastikan perhiasan yang menempel pada pasien sudah dilepas.
4. Memasukkan pasien keruang operasi.
5. Memindahkan pasien ke meja operasi dan mengatur posisi.
c)

Persiapan alat dan bahan operasi.


Alat non steril
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Meja operasi
Lampu operasi
Troli waskom
Mesin couter
Meja mayo
Meja instrument
Tempat sampah medis/non
Gunting verban

: 1 buah
: 1 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah

Alat steril
a. Instrument dasar / meja mayo
1. Duk klem
: 2 buah
2. Desinfeksi klem
: 1 buah
3. Pinset sirurgis
: 2 buah
4. Gunting kasar
: 1 buah
5. Metzenboum
: 1 buah
6. Handvat no 3
: 1 buah
7. Klem musquito
: 2 buah
8. Aliss klem
: 1 buah
9. Nald foder
: 1 buah
10. Pean manis
: 1 buah
b. Peralatan dimeja instrument
1. Kasa
2. Depres
3. Cucing desinfektan
4. Bengkok
5. Kom kecil
6. Doek besar
7. Doek sedang
8. Doek kecil
9. Sarung meja mayo
10. Gaun operasi
11. Handuk kecil
12. Couter
c. Bahan Habis Pakai
1. Hand scoen steril
2. Hand scoen on
3. Mess no 10
4. Aquadest

: 10 buah
: 10 buah
: 1 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 4 buah
: 2 buah
: 4 buah
: 1 buah
: 5 buah
: 5 buah
: 1 buah

: secukupnya
: secukupnya
:1buah
: 50 cc

5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Underped steril
Spuit 3cc
Kasa
Pehakain
Sufratule
spongostan
Hipafix
Prolin 3-0

: 1 buah
: 1 buah
: 10 buah
: 1 amp
: 1 buah
: 1 buah
: sesuai kebutuhan.
: 1 buah

5.TEHNIK INSTRUMENT
1. ruang operasi, peralatan steril dan on
2. Membuka bungkusan peralatan steril.
3. Mempersiapkan Melakukan cuci tangan steril.
4. Memakai Jas operasi.
5. Memakai sarung tangan dengan tehnik tertutup.
6. Menutup meja insrumen dengan memperhatikan tehnik aseptik.
7. Memindahkan alat instrumen dan linen steril ke meja instrumen dan membuka
pembungkus kom di standard kom.
8. Menutup meja mayo dengan sarung meja mayo, mengalasi dengan u-pad steril dan
menutup lagi dengan duk kecil
9. Menata instrumen yang akan dipergunakan selama proses pembedahan dengan sistematis.
sehingga mudah dalam penggunaannya.
10. Menutup kembali meja mayo, meja istrumen, standar kom dengan duk steril.
11. Melepas kembali jas operasi dan handscoen.
12. Tim operasi melakukan sign in.
13. Pasien masuk ke kamar operasi, atur posisi supinasi,tangan sejajar dengan badan.
14. Memakai baju operasi dan membantu operator memakai baju operasi.
15. Berikan desinfeksi klem,deppers dan bengkok berisi betadin.
16. Operator mendesinfeksi area operasi.
17. Melakukan drapping dengan duk lubang.fokuskan kearea yang akan diinsisi.
18. Dekatkan meja instrument dan meja mayo lalu pasang couter dan difiksasi dengan duk
klem

19. Tim operasi time out.


20. Berdoa dipimpin operator.
21. Berikan spuit 3cc yang berisi pehakain.
22. Berikan hand mess, pinset chirurgis kepada operator untuk memulai, kemudian kassa dan
pinset chirurgis ke asisten operator.
23. Berikan musquito untuk menghentikan perdarahan kemudian didiatermi.
24. Setelah insisi untuk biopsi
25. Rawat perdarahan dengan kasa lalu beri spongostan untuk rawat perdarahan.
26. Tim operasi melakukan sign out
27. Memberikan prolin 3-0 untuk jahit kulit
28. Operasi selesai.
29. Berikan Ns untuk membersihkan area operasi,dan bersihkan kulit dari darah.
30. Jika selesai berikan sufratul kemudian dipasang hepafik
31. Bawa instrumen keruang cuci alat untuk mekukan dekontaminasi.
32. Setelah selesai proses dekontaminasi alat kembali dipacking dan siap di sterilkan lagi.
Motivasi terhadap pasien ;
a) Rawat luka tiap 3 hari sekali,
b) kontrol,
c) Makanan tidak ada pantangan,
d) Luka tidak boleh terkena air.

pembimbing ok 1