Anda di halaman 1dari 2

LO 2.

Klasifikasi dan Komposisi Logam dan Alloy

Klasifikasi Dental Casting Alloy


(a) Berdasarkan jumlah unsur penyusun:
- Binary system
- Ternary system
- Quartemary system dst
(b) Berdasarkan dental function (the Bureau of Standard):
- Type I alloy (soft):
untuk inlai kecil dengan tekanan kecil.
- Type II alloy (medium):
untuk gigi dengan mendapat tekanan moderat misalnya untuk % crown,
abutment, pontic, full crown.
- Type III alloy (hard):
untuk gigi yang mendapat teanan okiusal tinggi termasuk % crown, full
crown, cast backing, abutment, pontic, denture base, fixed partia dentre
(kecil), inlay.
- Type IV alloy (extra hard):
untuk inlay, denture bar, clasp, full crown, fixed partial denture, partial
denture frame work.
- Metal ceramic alloy (hard & extra hard):
coping, veneer dental porcelain, crown (dinding tipis).
- Removable partial denture alloy:
RPD frame work ,iatnya ringan tetapi kuat. Alloi ini digunakan sebagai
pengganti Type IV alloy.

Klasifikasi logam berdasarkan tingkat kekerasan


1. Tipe I (lunak) angka kekerasan Vickers (VHN) 50-90
2. Tipe II (sedang) angka kekerasan Vickers (VHN) 90-120
3. Tipe II (keras) angka kekerasan Vickers (VHN) 120-150
4. Tipe IV (ekstra keras) angka kekerasan Vickers (VHN) >150

Klasifikasi alloy berdasarkan ADA


1. High noble Alloy (HN) atau logam sangat mulia dg komposisi
logam mulia >_ 60% dan kandungan emas >_40%
Au Pt alloy: Untuk Full Casting, Porcelain Fuse to Metal
Au Cu Ag alloy : Full casting
2. Noble alloy (N) atau logam mulia dengan komposisi logam mulia
>_ 25%
Ag Au Cu alloy : Full Casting
Pd Cu alloy : full casting, PFM
Ag Pd alloy : full casting, PFM

3. Redominantly base metal Alloy atau alloy berbahan utama logam


dasar dengan kandungan logam mulia < 25%
Ni based alloy : full casting, PFM, wrought, partial denture
Co based alloy : sda
Ti based alloy : sda + implant
Spesifikasi terbaru juga mengikut sertakan non-noble alloy sama
seperti alloy yang tidak mengandung emas tapi memiliki
kandungan palladium yang tinggi. Berdasarkan klasifikasi terbaru
maka semua tipe alloy pada klasifikasi lama merupakan high noble
alloy.
Gambar 3.1 Tabel Klasifikasi dan Komposisi Alloy Menurut ADA

(Davis, 2003)

Davis J.R, 2003, Hand book of Material for Medical Devices, ASM International
copyright 2003