Anda di halaman 1dari 2

1.

Indikasi pemeriksaan dalam pada kasus obstetri


Indikasi vaginal toucher pada kasus kehamilan atau persalinan:
a. Sebagai bagian didalam menegakkan diagnosis kehamilan muda.
b. Pada primigravida usia kehamilan lebih dari 37 minggu digunakan untuk
melakukan evaluasi kapasitas panggul (pelvimetri klinik ) dan menentukan apakah
ada kelainan pada jalan lahir yang diperkirakan akan dapat mengganggu jalannya
proses persalinan pervaginam.
c. Pada saat masuk kamar bersalin, dilakukan untuk menentukan fase persalinan dan
diagnosis letak janin
d. Pada saat inpartu di gunakan untuk menilai apakah kemajuan proses persalinan
sesuai dengan yang diharapkan
e. Pada saat ketuban pecah, digunakan untuk menentukan ada tidaknya prolapsus
bagian kecil janin atau tali pusat.
f. Pada saat inpartu, ibu nampak ingin meneran dan digunakan untuk memastikan
apakah fase persalinan sudah masuk pada persalinan kala II (Andalas, 2013)
2. Indikasi pemeriksaan dalam pada kasus ginekologi
a. Pemeriksaan bentuk, arah, besar dan konsistensi uterus
b. Pemeriksaan adneksa dan parametrium
c. Pemeriksaan ballotemen
d. Konfirmasi kehamilan intra dan ekstrauterin
e. Konfirmasi peradangan atua infeksi
f. Pemeriksaan flour albus, perdarahan, tumor pelvik.
3. Apa saja yang dinilai pada pemeriksaan dalam obstetric dan ginekologi?
(Winkjosastro, Ilmu Kandungan, 2009)
Obstetri
-

Vulva/vagina : apakah terdapat lesi herpes, varises vulva yang besar, kondiloma.
Palpasi serviks/porsio :
Konsistensi : lunak/kenyal/tebal/tipis
Pendataran serviks
Pembukaan : antara 0-10 cm
Bagian Terdepan janin
Presentasi kepala : teraba sutura pada tulang kepala (UUK), teraba bagian keras.
Presentasi lain : bokong, kaki, muka, tangan
Ketuban : +/Penurunan janin : hodge I, II, III, IV
Menentukan lokasi ubun-ubun kecil
Mengukur luas panggul
Pengeluaran : lendir/darah

Ginekologi
Vagina : apakah introitus vagina sempit, dinding vagina, teraba polip dan tumor di vagina,
benda asing, fistula
Serviks : arah dan posisi serviks, bentuknya bulat/terbelah melintang, besar dan
konsistensinya, apakah kanalis servilkalis dapat dilalui oleh jari.
Palpasi Uterus

Letak : anteversi, antefleksi, retroversi, retrofleksi


Bentuk : agak bulay dengan fundus uteri lebih besar dibandingkan bagian bawah.
Pada mioma uteri bentuk uterus bervariasi dari bulat, lonjong sampai tidak teratur.
Ukuran : uterus perempuan dewasa sebesar telur ayam
Konsistensi : kenyal
Permukaan : uterus biasanya rata. Permukaan yang tidak rata dan berbenjol-benjol
menunjukkan kea rah mioma uteri
Pergerakan : uterus dapat dengan mudah digerakkan ke segala arah.

Palpasi adneksa

Adneksa kiri, kanan : pembesaran => besar, ukuran, bentuk, konsistensi, mobilitas,
sensitivitas. Parametrium dan tuba normal tidak teraba. Ovarium normal hanya dapat
diraba pada perempuan kurus dengan dinding perut lunak; besarnya seperti ujung jari
atau ujung ibu jari dan konsistensi kenyal. Jika parametrium dan tuba dapat diraba, itu
merupakan suatu kelainan.

Pemeriksaan rektal touche

Nilai : sfingter ani, mukosa usus, massa hemoroid