Anda di halaman 1dari 6

DESKRIPSI SMK Negeri 1 Tasikmalaya Program Keahlian Multimedia telah

Melaksanakan Kurikulum Berdasarkan 9 Muatan KTSP


No.
1

Muatan KTSP
Mata Pelajaran Wajib
A. Kelompok A
1) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

4) Matematika

2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 5) Sejarah Indonesia


3) Bahasa Indonesia

6) Bahasa Inggris

B. Kelompok B
1) Seni Budaya
2) Prakarya dan Kewirausahaan
3) Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
C. Kelompok C
C.1 Dasar Bidang Kejuruan
1) Fisika
2) Pemrograman Dasar
3) Sistem Komputer
C.2 Dasar Kompetensi Kejuruan MULTIMEDIA
1)
2)
3)
4)
5)

Simulasi Digtal
Perakitan Komputer
Sistem Operasi
Jaringan Dasar
Pemrograman Web

C3. Paket Keahlian MULTIMEDIA


1) Desain Multimedia
2) Teknik Animasi 2 Dimensi
3) Teknik Animasi 3 Dimensi
4) Pengolahan Citra Digital
5) Komposisi Foto Digital
6) Teknik Pengambilan Gambar Bergerak
7) Teknik Pengolahan Audio
8) Teknik Pengolahan Video
9) Desain Multimedia Interaktif
10)
Kerja Proyek
2

Muatan lokal:
1) Bahasa Sunda
Kegiatan pengembangan diri:
1. Bimbingan Karir
2. Ekstra kurikuler, terdiri dari :

No.

Muatan KTSP
2.1 Kepramukaan
2.2 Paskibra
2.3 Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
2.4 Palang Merah Remaja (PMR)
2.5 Karya Ilmiah Siswa (KIS)
2.6 Kegiatan Kerokhanian/ ISMA
2.7 PIK-R
2.8 English Club
2.9 Bahasa Jepang
2.10. Olah Raga (Basket Ball, Volly Ball, dan Bela Diri)

Pengaturan beban belajar*


1. 1 (satu) Jam pertemuan = 45 menit
2. Minggu Efektif per tahun = Minimal 38 Minggu
3. Jumlah Jam pembelajaran per minggu berdasarkan jadwal pelajaran = 50
Jam
Apabila dikonversikan pada jumlah jam tatap muka dan pembelajaran di
bengkel maka didapatkan :
1) Jumlah jam total per minggu

= 48 jam

2) Jumlah jam normatif, adaptif, dasar kompetensi kejuruan,


dan muatan lokal.
- Jumlah jam kelompok A per minggu = 17 jam
- Jumlah jam kelompok B per minggu = 7 jam
- Jumlah jam kelompok C per minggu = 24 jam
- Jumlah jam muatan lokal per minggu= 2 jam

Ketuntasan belajar (KKM)


MATA PELAJARAN

KKM KELAS X

KKM KELAS XII


1
2
3
4
5

Agama dan Budi Pekerti


PPkn
Bahasa Indonesia
Matematika
Sejarah Indonesia

75

75

75

75
75

75

75
75

75

75
75

75

75
75
75

KKM KELAS XI

No.

Muatan KTSP
6
7

Bahasa Inggris

75

75

75
75

dan 75

75
75

75

75
75

75

75
75

Seni Budaya

Prakarya

Kewirausahaan
Penjaskes dan OR

10

75

Fisika

11
12

Pemrograman Dasar
Sistem Komputer

75
75

75
75
-

13

Simulasi Digital

75

14

Perakitan Komputer

75

15

Sistem Operasi

75

16

Jaringan Dasar

75

17

Pemrograman Web

75

18
19
20

Desain Multimedia
Teknik Animasi 2 Dimensi
Teknik Animasi 3 Dimensi

75
75
75

21
22

Pengolahan Citra Digital


Komposisi Foto Digital

75
75

23

Teknik

24

Gambar Bergerak
Teknik Pengolahan Audio

25

Teknik Pengolahan Video

26

Desain

27

Interaktif
Kerja Proyek

75
75

Pengambilan 75
75
75
Multimedia -

75
75

Kriteria kenaikan kelas:


Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pembelajaran.

No.
6

Muatan KTSP
Ketentuan Kenaikan , ditentukan mengacu pada panduan penilaian untuk SMK
yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMK dengan hal-hal sebagai
berikut :
a.
b.
c.

Kriteria Kenaikan Kelas ditentukan melalui Rapat Guru.


Kehadiran minimal tatap muka siswa = 90 %.
Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada

d.

tahun pelajaran yang diikuti.


Nilai (deskripsi) sikap sekurang-kurangnya BAIK sesuai dengan kriteria

e.
f.

yang ditetapkan satuan pendidikan.


Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan sekurang-kurangnya BAIK
Tidak memiliki lebih dari dua mata pelajaran yang masing-masing nilai
kompetensi pengetahuan dan/atau kompetensi keterampilannya di bawah
kriteria ketuntasan minimal (KKM). Apabila ada mata pelajaran yang tidak
mencapai ketuntasan belajar pada semester ganjil, nilai akhir diambil dari
rerata semester ganjil dan genap pada tahun pelajaran tersebut.

Kriteria kelulusan:
1. Kriteria Pencapain Kompetensi Lulusan Berdasarkan Hasil Ujian Nasional
Nilai hasil UN dilaporkan dalam rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 100
(seratus), dengan tingkat pencapain kompetensi lulusan dalam kategori
sebagai berikut:
a. Sangat baik, jika nilai lebih dari 85 (delapan puluh lima) dan kurang dari
atau sama dengan 100 (seratus)
b. Baik, jika nilai lebih dari 70 (tujuh puluh) dan kurang dari atau sama
dengan 85 (delapan puluh lima)
c.
Cukup, jika nilai lebih dari 55 (lima puluh lima) dan kurang dari atau
sama dengan 70 (tujuh puluh)
d. Kurang, jika nilai kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima).
2. Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah:
a. Gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian
Teori Kejuruan dengan pembobotan 70 % untuk nilai Ujian Praktik
Keahlian Kejuruan dan 30 % untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan.
b. Kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan ditetapkan oleh
Direktorat Pembinaan SMK
3. Kelulusan Ujian Sekolah
Peserta didik dinyatakan lulus ujian sekolah apabila memenuhi
kriteria sebagai berikut :
a. Telah mengikuti seluruh materi ujian sekolah dan ujian praktik
b. Nillai minimal dari setiap mata pelajaran 70 atau memperoleh nilai ratarata dari seluruh mata pelajaran minimal 70
c. Meiliki nilai minimal Baik pada aspek penilaian sikap
d. Memiliki sikap dan perilaku baik.
Peserta didik dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan setelah
memenuhi kriteria:
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
b. Memperoleh nilai sikap/ perilaku minimal baik; dan

No.

Muatan KTSP
c. Lulus ujian sekolah

Penjurusan***
-

Dilakukan pada saat calon siswa mendaftar


Syarat untuk masing-masing Program Keahlian :
a. Fisik :
- Tidak cacat tubuh
- Tidak buta warna, dsb.
b. Akademik : Nilai Mata Pelajaran tertentu harus baik, dsb.

Bakat dan Minat : Psikotes atau wawancara atau tes tertulis kemampuan
Nama kompetensi keahlian : Multimedia
Nomor kode

: 2089

Kecakapan Hidup / Life Skill


Pada

hakekatnya

yang

dimaksud

Kecakapan

Hidup

/ Life

Skill,

adalah

Pembelajaran Teori ditambah dengan pekerjaan nyata ( Kegiatan Praktek


Langsung )
Hal seperti ini di SMK, khususnya SMKN 1 Tasikmalaya telah dilakukan paling
tidak dengan dua alasan pokok/utama, Yaitu :
1. Pada pembelajaran di SMK dirancang oleh pemerintah, melalui pola
Pendidikan Sistem Ganda , yang memadukan secara sinkron antara

2.

pembelajaran di sekolah dengan di industri / termasuk evaluasi di dalamnya.


Pelaksanaan prakerin seperti yang dilakukan di SMKN I Tasikmalaya, pada
perusahaan yang sesuai dengan Program Keahliannya dengan waktu
pelaksanaan Praktek Industri minimal 3 bulan.

Kegiatan Praktek Industri Program. Keahlian MULTIMEDIA, SMKN I Tasikmalaya


melaksanakan kegiatan praktek, pada :

1.

Dunia Usaha / Dunia Industri yang digunakan sebanyak 9 dudi dan sudah
MOU, tersebar di wilayah Kota Tasikmalaya, dengan rincian seperti terlihat

pada daftar lampiran.


2. Lamanya Praktek Industri, adalah minimal 3 bulan.
Penentuan 3 bulan sudah dilakukan melalui hasil analisis pembelajaran
praktek di sekolah dan industri.
Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
9

Agar siswa lulusan SMK Negeri 1 Tasikmalaya BISA bersaing dengan siswa /
lulusan SMK yang lainnya; maka selain diberikan pembelajaran sesuai dengan
apa yang terdapat dalam struktur Program Kurikulum, juga diberikan tambahan
keterampilan, yaitu :

No.

Muatan KTSP

1.

Tambahan Kegiatan Keagamaan


Tambahan kegiatan keagamaan I minggu satu kali setiap hari Rabu (untuk
siswa) dan setiap hari Jumat (untuk pendidik dan tenaga kependidikan),
setiap pagi siswa diwajibkan selama 15 menit untuk membaca Al-Quran
dikelas masing-masing). Disamping itu diselenggarakan peringatan hari
besar keagamaan seperti: Isro Miraj, Maulud Nabi; Peringatan Qurban.
Hal ini dimaksudkan untuk membentuk sikap dan karakter yang baik yang
didasari dengan iman dan taqwa kepada Alloh SWT., sebagai bekal untuk
hidup di masyarakat.