Anda di halaman 1dari 4

JAWABAN PERTANYAAN (Reaksi Aldehid Dan Keton)

1. Tuliskan persamaan reaksi untuk reaksi-reasi berikut


Jawaban:
a. Pereaksi tollens degan formaldehid
O
O
+
2
Ag
(NH
3)OH
H CH
H CONH 4

+ 2Ag +3NH3 +

H2O
b. Pereaksi Fehling dengan hepatoldehid

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 C- H + 2 Ag (NH3) OH

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 C- ONH4 + 2 Ag + 3NH3 + H2O


c. Pembuat senyawa adisi aseton-bisulfit

OH

CH3C-CH3+NaHSO3 CH3 C SO 3

Na+

H
d. Pembuat benzaldehid fenilhidrazon
COH
NH-NH2
+

N-NH
+

e. Pembuatan osikloheksanon
O
NOH
+ H2NOH
+ H2O
f. Pengujian iodoform terhadap 2-pentanon
1.
O

CH3 C- CH2CH3 + I2 CH2I C- CH2 CH3 + HI

2.

3.

CH3 C- CH2CH3 + 2I2 Cl2 C - CH2 CH3 + 2HI


O

CH3 C- CH3Cl3 + OH- CH2CO + CH3

2. Tuliskan semua peringkat didalam reaksi kondensasi aseton dengan benzaldehid


yang dikatalis oleh basa!
Jawaban :
Pada pembuatan senyawa dibenzalaseton, reagen yang dipakai ialah benzaldehid
dan aseton dalam suasana basa. Kondensasi senyawa karbonil yang terdiri dari dua
reagen berbeda menghasilkan kombinasi produk yang bermacam-macam, untuk
itulah reagen yang dipakai perlu diperhatikan agar produk yang tidak diinginkan
dapat dihindari. Pada percobaan ini, penggunaan benzaldehid sangat tepat untuk
menghasilkan senyawa dibenzalaseton, karena benzaldehid tidak memiliki hidrogen
alfa, sehingga tidak memungkinkan pembentukannya menjadi ion enolat yang
bertindak sebagai nukleofil, sedang aseton bisa menjadi ion enolat karena adanya
basa NaOH yang ditambahkan.
3. Dapatkah pengujian iodoform membedakan methanol dengan etanol dan antara isopropil alcohol dan n-butil alkohol? Jelaskan.
Jawaban :
Pengujian iodoform dapat digunakan untuk membedakan methanol dan etanol
karena uji iodoform memberikan hasil yang berbeda yaitu pada etanol menghasilkan
larutan dan endapan berwarna kuning. Pengujan iodoform tidak dapat digunakan
untuk membedakan isopropil alkohol dan n-butil alkohol karena keduanya tidak
bereaksi dengan alkohol. Sedangkan n-butil alkohol merupakan alkohol primer,
tetapi alkohol primer yang dapat diuji dengan iodoform hanya etanol.
4. Apakah penggunaan yang praktis dari reaksi Tollens?
Jawaban:

Penggunaan yang praktis dari reaksi Tollens dapat dilakukan dengan cara
menambahkan beberapa tetes pereaksi Tollens ke dalam zat yang hendak diuji
sampai terbentuk warna kaca Tollens.
5. Bagaimana membedakan secara sederhana antara:
a. 2-pentanon dengan 3-pentanon
b. 3-pentanol dengan pentanol
c. Benzaldehid dan asetofenon.
Jawaban:
a. 2-pentanon dengan 3-pentanon
Cara membedakannya yaitu dengan menggunakan reaksi haloform. Reaksi pada
2- pentanon lebih laam dibandingkan 3-pentanon karena memiliki kereaktifan
yang rendah dan reaksi haloform dapat menunjukkan adanya metil keton.
b. 3-pentanol dengan pentanol
Cara membedakannya dengan menggunakan reaksi haloform. Sebab pentanol
akan menunjukkan hasil pengujian yang postif dengan reagent tersebut.
c. Benzaldehid dan asetofenon.
Dapat dibedakan dengan cara menggunakan kondensasi aldol karena benzaldehid
tidak dapat menjalankan reaksi aldol.
6. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi bila senyawa adisi bisulfit direaksikan
dengan asam klorida pekat!
Jawaban
OH

OH

CH3 C H + HCl CH3 C H - NaCl

7. Memperhatikan fenihidrozon dan 2,4-dinitro-fenilhidrazon yang dibuat di dalam


percobaan diatas, turunan dari jenis manakah yang mempunyai titik leleh lebih
tinggi? Jelaskan!
Jawaban
Berdasarkan teori turunan dari 2,4 dinitro-fenilhidrazon memiliki titik leleh lebih
tinggi dari pada turunan dari fenilhidrazon.
8. Apakah peranan dari pada natrium asetat dalam pembuatan oksim?

Jawaban
Peranan natrium asetat dalam pembuatan oksim adalah untuk membebaskan
basa dari garam-garamnya.