Anda di halaman 1dari 3

PEMBERIAN OBAT KCL ( Kalium Clorida)

RS ISLAM
SULTAN AGUNG
SEMARANG

Nomor Dokumen :

Nomor Revisi :

Halaman :

59/SPO/KKP/RSI-SA/V/2013

1/3

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Ditetapkan
Direktur Utama

1 Mei 2013
Dr. H. Masyhudi AM, M.Kes

Pengertian

Suatu standart atau kegiatan yang harus dilakukan dalam prosedur pemberian
obat KCL ke pasien.

Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pemberian obat KCL ke pasien.

Kebijakan

Surat Keputusan Direksi RSI Sultan Agung Semarang tentang pemberian


obat KCL
PERSIAPAN ALAT
A. Melalui infus (infusion pump /drip)
1. Cairan isotonis
2. Infus set
3. Obat KCL
4. Spuit sesuai kebutuhan
5. IV cateter 18/ 20
6. Labeling

Prosedur

B. Melalui syring pump/ IV


1. Cairan isotonis
2. Perfusor syringe
3. Obat KCL
4. Selang perfusor
5. Triway stop cock
6. Labeling
PROSEDUR KERJA
1. Perawat harus mengetahui jenis obat, indikasi, efek samping, kontra
indikasi obat, dosis obat, cara / rute pemberian obat KCL
2. Perawat menggunakan referensi obat terbaru sebagai tambahan informasi
tentang obat KCL

PEMBERIAN OBAT KCL ( Kalium Clorida)

RS ISLAM
SULTAN AGUNG
SEMARANG
Prosedur

Nomor Dokumen :

Nomor Revisi :

Halaman :

59/SPO/QMR/RSI-SA/V/2013

2/3

3. Perawat dalam penyiapan obat KCL diberikan penandaan bahwa harus


konsentrasi penuh tidak boleh diganggu
4. Perawat dalam menyediakan obat KCL yang akan diberikan ke pasien
harus melakukan prinsip 5 Benar dan 1 Dokumentasi (Benar pasien,
Benar Obat, Benar Dosis, Benar cara, Benar waktu, Benar Dokumentasi)
dan lakukan double check dengan perawat lain
5. Perawat mengidentifikasi pasien sesuai dengan prosedur sebelum
memberikan obat .
6. Perawat sebelum memberikan injeksi obat KCL, perawat menjelaskan
kepada pasien dan atau keluarga tentang prosedur yang akan dilakukan
dan tentang efek dari obat.
7. Perawat melakukan cuci tangan sesuai prosedur
8. Perawat mengambil obat KCL di masukan dalam cairan isotonis atau
sesuai dengan advise dokter
9. Cara pemberian KCL
Dosis :

Pemberian dengan infus IV lambat laju pemberian tidak boleh dari 40


mEq/jam.

Laju pada pemberian melalui syring pump adalah 0,5 g/kg per jam.

Pemberian KCL lewat infus tidak boleh di grojok atau di guyur.

Penghitungan dosis koreksi KCL (4,5 K (Nilai hasil lab Kalium) x


Berat Badan x 0,4)

Pemberian KCL tidak boleh kurang dari 4 jam

PEMBERIAN OBAT KCL ( Kalium Clorida)

RS ISLAM
SULTAN AGUNG
SEMARANG
Prosedur

Nomor Dokumen :

Nomor Revisi :

Halaman :

59/SPO/QMR/RSI-SA/V/2013

3/3

10. Sebelum melakukan tindakan perawat membaca basmallah.


11. Perawat memasukkan obat lewat infus atau syring pump dan memberi
label pada cairan infus atau spuit.
12. Perawat melakukan monitoring selama pemberian koreksi KCL meliputi
timbulnya keluhan nyeri,adanya pleibitis, adanya perubahan dalam
gelombang ekg.
13. Perawat merapikan dan membereskan alat-alat serta memberitahu pasien
bahwa tindakan telah selesai.
14. Perawat mengucapkan hamdallah.
15. Perawat melakukan cuci tangan sesuai prosedur.
16. Perawat menulis dokumentasi tindakan keperawatan.
17. Perawat melakukan cek laboratorium ulang terhadap koreksi KCL sesuai advis
dokter.

Unit terkait

1. Ruang Perawatan / Bangsal


2. Instalasi farmasi