Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN KARIES GIGI

SOP
UPTD Puskesmas
Serayularangan

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:
:
:
dr. Prawesti Wulandari
NIP

197005282002122005
Pemeriksaan karies gigi adalah cara memeriksa, tahap-tahap
diagnosa dan rencana tindakan perawatan karies gigi di poli gigi dan
mulut.
Karies adalah suatu penyakit jaringan keras gigi (email,dentin, dan

1. Pengertian

pulpa) yang bersifat kronik progresif dan disebabkan aktivitas jasad


renik dalam karbohidrat yang dapat diragikan, ditandai dengan
demineralisasi jaringan keras dan diikuti kerusakan zat organiknya.
Karies gigi adalah penyakit infeksi mikrobiologi pada gigi yang

2. Tujuan

menghasilkan pelarutan dan kerusakan jaringan keras gigi.


Untuk melihat status karies gigi, sehingga dapat dilakukan tindakan
yang tepat untuk mengatasi permasalahan karies pada gigi.

3. Kebijakan
4. Referensi

1. Karies Gigi, Hipokrates 1990


2. Kapita Selekta kedokteran, edisi ketiga, jilid pertama, Penerbit :

Media Aesculapius FKUI, 2001.


5. Prosedur/Langk 1. Dokter gigi melakukan pemeriksaan
ah-langkah

klinis

menggunakan

instrumen dasar ( diganostik set )


a. Terdapat lubang pada gigi dengan kedalaman email,sondasi (-)
perkusi (-) palpasi (-) CE (+),
b. Terdapat lubang gigi dengan kedalaman dentin,sondasi (-/+)
perkusi (-) palpasi (-) CE (+)
c. Terdapat lubang pada gigi dengan kedalaman pulpa, sondasi
(-/+) perkusi (-) palpasi (-) CE (+),
d. Terdapat lubang gigi dengan kedalaman pulpa,jaringan pulpa
mati, lisis dan berbau,gigi berubah warna menjadi abuabukehitaman,sondasi (-)perkusi (-/+) palpasi (-) CE (-),
e. Kavitas berbentuk bulan sabit, bermula sampai daerah putih
agak kasar yang kemudian brlubang dan hampir selalu berupa
lunbang terbuka
2. Dokter gigi melakukan diagnosa
a. Karies superfisialis/ karies dentin
b. Karies media/ karies dentin dengan insensitif atau sensitif
dentin
c. Nekrosis pulpa disertai periodontitis apikal atau periodontitis
apikal kronis
d. Karies sementum/karies servikal,
3. Dokter gigi menentukan rencana perawatan
a. Dilakukan penumpatan fissure sealant/ SIK
b. Dilakukan penumpatan SIK
c. Dilakukan perawatan capping pulpa-SIK/

mumifikasi-Sik/

Medikasi
d. Pencabutan gigi dengan blok anestesi /infiltrasi/ medikasi
e. Dilakukan penumpatan SIK
4. Dokter gigi menjelaskan rencana perawatan yang akan diberikan
kepada pasien
5. Dokter gigi mempersilahkan kepada pasien atau wali pasien
mengisi informed consent
6. Dokter gigi melaksanakan tindakan medis gigi dan mulut sesuai
dengan SOP,
7. Dokter gigi mencuci tangan
8. Dokter gigi menjelaskan kepada pasien hasil dari tindakan yang
telah dilaksanakan,
9. Dokter gigi menentukan apakah perlu resep
a. Bila ya, petugas memberikan resep dan melanjutkan ke
langkah 25,
b. Bila tidak, petugas langsung melanjutkan ke langkah 25,
10. Dokter gigi mempersilahkan pasien untuk ke unit lain/ mengambil
obat/membayar dikasir untuk pasien umum,
11. Dokter gigi mendokumentasikan hasil pelayanan kesehatan gigi
dan mulut,
12. Petugas melakukan asuhan keperawatan gigi sesuai dengan
diagnosis,
13. Petugas mendokumentasikan hasil pelayanan kesehatan gigi dan
6. Dokumen

mulut.
1. Prosedur Kerja pelayanan gigi dan mulut rawat jalan UPTD

terkait
2.
3.
4.
5.

Puskesmas Serayu Larangan


Rekam medis
Blangko Resep
Register Harian
Blangko resep

7. Rekaman Historis
No
.

Halaman

Yang di ubah

Perubahan

Diberlakukan Tgl

Anda mungkin juga menyukai