Anda di halaman 1dari 12

BAB II.

Peran Proses Kimia (Chemical Processing)


Kata chemical processing dan chemical process sangat sering
dijumpai dalam ilmu Teknik Kimia, ini menunjukkan peran sangat
penting dari proses kimia.
Apa itu Proses Kimia ?
Definisi : Proses Kimia adalah perpaduan langkah-langkah dalam memulai
mengubah bahan baku menjadi produk yang diinginkan, menggunakan
peralatan dan kondisi yang mendukung perubahan tersebut.
Untu menjelaskan pertanyaan diatas, marilah kita kembali pada
percobaan kimia. Sebagai contoh kita menginginkan produk C dari reaksi
kimia A dan B
A

Dalam skala laboratorium, sebelum kita mencampurkan bahan A dan B,


terlebih dahulu masing=masing bahan dipanaskan dg burner, setelah
reaksi diperoleh produk C beserta bahan baku sisa yang tidak bereaksi.
Pemisahan C dari pengotornya dilakukan dengan distilasi. (lihat gambar 1)
Pada gambar 2. Ditunjukan penerapan secara automatis dari proses
laboratorium dimungkinkan menjadi proses industri
A

Distillation
apparatus

Rection Flask

Delivery

Heat Transfer
Chemical Reaction
Mass Transfer(separation)

Gambar 1

Heat steam

pipe

Delivery pump

Heat exchanger

Reactor

Distillation column

Gambar 2

Proses kimia dapat dioperasikan secara proses batch maupun proses


kontinyu. Selanjutnya, proses kontinyu bisa dilangsungkan pada keadaan
steady(tunak) maupun tidak tunak.
Pada gambar 2. Adalah contoh proses kontinyu, sedangkan gambar 1
adalah contoh proses batch.
Pada proses batch, pemberian bahan baku dimasukan ke dalam proses,
dan susunan tahap=tahap untuk mengolah bahan diawali dan diakhiri
selama periode waktu tertentu, biasanya dengan perangkat alat yang
sama. Proses kemudian dihentikan, zat hasil proses dipindahkan,
pemberian bahan baku dimasukan, dan susunan tahap-tahapnya diulangi.
Pada proses kontinyu, pengoperasian tanpa pemberhentian di tiap aliran
dan reaksi proses. Bahan baku masuk terus menerus.
Keadaan tunak atau steady state adalah keadaan dimana salah satu
karakertistik proses (temperatur, laju alir, tekanan, dll) tidak berubah
dengan waktu.

APA ITU INDUSTRI PROSES ?


Pengertian istilah Industri : kelompok usaha atau organisasi produktif yang
menghasilkan produk yang serupa.
Produktif berarti senantiasa memenuhi kebutuhan dan kepuasan
konsumen. Disamping itu selalu efisien dalam penggunaan kekayaan alam
dan efektif dalam menghasilkan produk.
Industri Proses (Kimia) adalah industri yang mengolah bahan baku
menjadi produk(kimia) yang berguna dan mempunyai nilai tambah

Penggambaran Proses Kimia dengan Menggunakan Diagram


Proses
Proses sering digambarkan dengan diagram proses yang sederhana,
seperti yang diilustrasikan pada gambar 2. Ada tiga jenis diagram proses :
1. Blok Diagram
2. Diagram Aliran Proses (Process Flow Diagram)
3. Diagram instrumen dan perpipaan (Piping and instrumention
Diagram)
Diagram Blok memberikan gambaran sederhana dari proses kimia yang
mana sebuah kotak atau blok digunakan untuk mewakili peralatan tunggal
ataupun gabungan beberapa peralatan yang secara keseluruhan
menyelesaikan satu dari tahapan dasar proses. Contoh gambar 3 berikut
ini adalah diagram blok yg menggambarkan pabrik kimia pembuatan
asam nitrat.
Udara

udara

air

NH3

HNO3 60%

Vaporizer reactor

waste heat
Boiler

condenser

absorber

Gambar 3. Diagram Blok Pabrik Asam Nitrat


Diagram alir proses (PFD) memberikan gambaran yang lebih rinci
daripada diagram blok dan diagram ini adalah metoda baku perancangan
dokumentasi engineering. Jenis Diagram ini menunjukkan susunan dan

hubungan antara semua perangkat utama dari peralatan dan semua


aliran, dan peralatan diwakili oleh simbol atau ikon yang yang
kelihatannya mirip dengan bentuk aslinya. Standar simbol berbagai
peralatan ini bisa ditemukan di terbitan American National Standars
Institute (ANSI). Contoh sederhana PFD ditunjukkan pada gambar 4.
Penanganan Fluida

valve
turbin
e
Centrifugal
pump or blower

Centrifugal
compressor
alternate
symbol

Centrifugal
compressor

Controll
valve

Perpindahan Panas
Shell
side
Shell and
tube heat
exchanger

Tube side

Fire
heater

Proce
ss
strea

Air cooler
with finned
tubes

Spray
condens

fuel

Coil in tank
Tray dryer

Heat
source

Proces
s
stream

wate
air

Coolimg
tower forced
draft

Rotary
dryer

MASS TRANSFER

filter

grinde
r
Tray
column

Packed
column (2
packed bed)

Membran
e
separator

Spray

VESSELS

Drum or

Jacketed
closed
vessel with
agitator

grinder

Drum
tank

Storage
tank

Gas
holde
r

Open vessel
with agitator

Bin
for
solid

Penting untuk diingat. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam membuat


Diagram Aliran Proses adalah :
1. Mengidentifikasi aliran masuk (feed stream) dan aliran yang keluar
proses(product stream)
2. Mengidentifikasi tahap-tahap proses kunci dan beberapa peralatan
utama yang diperlukan proses.
3. Menentukan simbol untuk setiap perangkat alat utama
4. Menggambar simbol pada diagram alir dan menghubungkannya
dengan garis aliran yang sesuai. Umumnya aliran diagram arah kiri
ke kanan.
5. Memberikan label pada peralatan utama, umumnya menggunakan
singkatan dg huruf kecil dan penomoran (misalnya, P-2 utk pompa
no 2. Dan HX-15 utk heat exchanger no 15). Untuk pengajaran awal
seperti sekarang, bisa juga ditulis dengan nama yang lengkap,
seperti gambar 5 berikut.
6. Menandai aliran dengan nomor atau bisa juga dengan huruf
(misalnya 10A)
7. Jika diperlukan, dilengkapi dengan isian tabel aliran. Tabel ini berisi
informasi-informasi setiap aliran (biasanya jumlah aliran massa,
kondisi operasi dll)

Contoh Soal :
Umumnya dalam praktek kedokteran ketika melakukan operasi bedah
jantung, darah pasien dialihkan melalui sistem cardiopulmonary bypass
atau mesin jantung-paru. Berikut ini gambarannya sbb :
1. Darah dari pembuluh darah utama (disebut venous blood)dialirkan
meninggalkan tubuh melalui pipa=pipa plastik
2. Pada aliran venous blood ini ditambahkan obat anti- koagulan,
masuk melalui pipa
3. Darah kemudian dialirkan ke seluruh sistem oleh pompa sentrifugal.
4. Dari pompa darah dilewatkanke tanki pendingin dengan sistem koil,
pendinginan ini dimaksudkan untuk mengurangi kebutuhan oksigen.
Sebagai media pendingin digunakan air es.
5. Kemudian darah yg telah dingin ini dilewatkan ke bagian sisi pipa
dari Heat Exchanger (dlm hal ini alat ini disebut juga oxygenator,

alatnya sangat mirip dg heat exchanger). Aliran gas masuk melalui


sisi cangkang (shell) oxygenator. Dalam oxygenator ini, oksigen
mengalir melalui dinding-dinding pipa dan masuk bercampur
dengan darah, mengikuti reaksi sbb :
Hb
+
4O2
H2CO3==> H2O

==> Hb(O2)4
+
CO2

Hb menandakan hemoglobin, sell darah merah yang membawa


oksigen. Gas CO2 mengalir dari darah ke dinding pipa dan masuk ke
dalam aliran gas buang. Jadi yang masuk ke oxygenator adalah gas
oksigen dan yang keluar dari oksigenator adalah gas
karbondioksida.
6. Darah meninggalkan oxygenator dan kemudian masuk ke filter.
Dalam filter ini gelembung-gelembung udara dijebak dan dipisahkan
melalui aliran gas buang di Filter.
7. Darah (sekarang disebut arterial blood) kembali ke pasien dan
masuk melalui pembuluh nadi.
airr
Tail gas
compress
or

filter

wate
cooler
ammoni

absorb
er

filte
r

vaporiz
er

mixer
Reacto
r
(oxidiz

WH
B

condens
er

a. Pabrik Pembuatan
HNO3

HNO3

Milk crean
stabilizer
sugar

pasteuriz
er
mix
er

preheat
er

cooler

homogeni
zer

coolant

stea
Starter
cultur

chiller
flavori

Yoghur
t
produc

frui

coola
nt
fermente
r

texturize
r

b. Pabrik Pembuatan
Yughurt

antikoagul
an

Ice

From
patient

coole
r

Venous
blood
ai
Areteri
al

CO2
rich
gas

O2 rich
gas

To patient
filte
r

oxygen
ator

c. Bimedical
Engineering
Cardiopulmonary

Biasanya gambaran dari PFD disertai dengan tabel aliran, yang berisi
informasi kuantitatif pada setiap aliran diagram. Gambar 7 menunjukkan
PFD yang menggambarkan pabrik nitric acid yang sama denga diagram
blok terdahulu pada gambar 3 dan gambar 6a (tetapi tdk disertai tabel).
Pada gbr 7 setiap aliran ditandai dengan nomor dan huruf, dan data
aliran, yang biasanya tabel ini disusun di bagian bawah lembar aliran

(flowheet). Banyaknya informasi yang diberikan pada tabel ini bermacammacam, tetapi umumnya adalah :
1. Komposisi aliran :
a. Laju alir setiap zat
b. Persentasi atau frkasi setiap zat dalam aliran
2. Laju total aliran
3. Temperatut aliran
4. Tekanan operasi aliran
5. Informasi lain yang mendasar seperti keterangan satuan unit dll
Diagram Instrumentasi dan Perpipaan (P&ID)
Diagram Instrumntasi dan perpipaan bahkan memberikan ketrangan yang
lebih lengkap mengenai proses dibandingkan dengan PFD. Dalam P&ID
juga termasuk didalamnya PFD, disertai dengan kelengkapan
peralatan,instrumentasi, perpipaan, kerangan (valve) dan sambungan
(fitting). Ukuran pipa, spesifikasi bahan, instrumen proses, dan garis
pengendalian, semuanya diterangkan dalam P&ID. Utilitas (steam dan
udara bertekanan tinggi) juga disertakan dalam diagram. Semua aliran
dan
garis utilitas yang masuk dan meninggalkan diagram ditandai
filte
r
berdasarkan
sumbernya dan arah yang dituju.
airr

2
1
0

compress
or

Tail gas

1
1

wate

1A
3

cooler

ammoni
5

filte
r

absorb
er

6
9
12

mixer

vaporiz

7er

Flo
w
kg/
h
Lin
e
no.
Str

WH
B

Reacto
r
(oxidiz

1A

N N

2A

condens
er

Filt Ox Ox Ox W

13

HNO3

10

1
1

1
2

1
3

C&R

Ab

Tai

W A

Const

ea
m

H H3 er
3
ed

idi
ze
r
Air air

idi
ze
r
Fe
ed

idi
ze
r
Ou
tle
t

HB o
n
d
ou g
tle a
t
s

o
n
d
ac
id

e
c
d
A
ir

so l
rbr

tr b
s

Co
mp
one
nt
NH
3

va
po
ur

O2

f
e
e
d
7
3
1
-

N2

fe
ed

ga
s

73
1

73
1

Nil

f
e
e
d
-

30
36
.9

26
28
.2

26
28
.2

93
5.
7

(9
35
.7)

Tr 4
ac 0
e
8

68
3.
9

37
1.

Tr tr 100.0
c c 00 t/y
e e

89
90
.8

86
44
.7

86
44
.7

86
68
.8

86
68
.8

10
01
4

Tr Tr
c c
e e

12
38
.4

(1
23
8.
4)

Tr 1
ac 3
e
4
6
-

10
01
4

NO

20
2.
5

20
2.
5

Tr Tr Client
c c BOP
e e Ch

NO
2

Tr
ac
e

96
7.
2

96
7.
2

Tr Tr SLIG
c c O
e e

HN
O3

Nil

Nil

2
7
5.
2
8
6
6
8
2
0
2.
5
9
6
7.
2
-

8
5
0

Tr
ac
e

11
61

11
61

2
9.
4

29
.4

29
.4

Tot
al

7
3
1

73
1

13
02
7.
7

11
27
2

12
00
3

12
00
3

12
00
3

1
7
5
4

11
89
7

11
89
7

1
3
7
6

1
0
1
4
3
8

1
0
1
0
1
8
6
0

2
5
4
4
2
1
4
6
4
7
0
0

Sheet
no
9316

H2
O

1
7
0
4
1
1
3
6
2
8
4
0

Dwg
by

20

15

23
0

21
7

90
7

23
4

4
0

4
0

4
0

40

40

2
5

4
0

4
3

Date

Pre 8
ss .
bar
Te
1
mp. 5
C

Proses Flow Diagram (PFD) dengan


tabel aliran Pabrik Pembuatan Asam

r rutio
o n
d
a a
ci ci
d d
-

HNO3
60%

SOAL :
Gas Hidrogen merupakan produk bernilai, karena digunakan sebagai
feedstock (bahan baku) untuk berbagai proses kimia. Umumnya utk
memproduksi hidrogen dengan kemurnian tinggi diperoleh dari hasil
reaksi propana dengan uap air (steam) dengan urutan sbb :
A. Gas propana pertamakali dikirimkan ke unit desulfurizer utk
dihilangkan kandungan sulfur, karena sulfur adalah racun katalis
pada tahap proses berikutnya.
B. Steam ditambahkan ke propana yang bebas sulfur, gas campuran
ini dikirimkan ke Tungku Reforming (Reforming Furnace: Pemanasan
langsung dg api pd T= 1500oF), reaksi yang terjadi adalah :
C3H8 +
3H2O
3CO +
7H2
C. Steam yang berlebih ditambahkan ke dalam campuran gas yang
meninggalkan Furnace, dan diumpankan ke CO converter, dimana
karbon monoksida dikonversi menjadi karbondioksida
CO
+
H2O
CO2 +
H2
D. Gas dari CO converter kemudian dimasukkan ke dalam CO2
Absorber, dimana sebagian besar diabsorbsi ke dalam larutan amin.
E. Campuran gas dari CO2 Absorber sekarang mengandung gas H2
dengan sedikit kandungan CO dan CO2. Selanjutnya gas CO dan CO2
dikonversikan menjadi metana di dalam Methanator :
CO
+
3H2
CH4 +
H2O
CO2 +
4H2
CH4 +
2H2O
-

Buatlah Blok Diagram proses yang diterangkan diatas


Buatlah gambar diagram proses(tanpa tabel aliran) dengan
menggunakan simbol yang telah dicontohkan terdahulu.
Tambahan informasi berikut ini akan menolong :
1. Propan cair diumpankan dari Tanki Propan
2. Propane yang meninggalkan tanki propan diuapkan dengan
Heat Exchanger jenis Shell and tube, yang , mana
digunakan steam sebagai pemanas di aliran pipa
3. Shell and tube heat exchanger berbentuk silinder (shell)
yang didalamnya dilalui banyak pipa-pipa. Satu fluida
mengalir didalam pipa atau tube side, dan fluida yang
lainnya mengalir di luar pipa atau di dalam silinder atau
shell side, aliran tidak saling bercampur. Simbol utk shell
and tube heat exchanger, garis yg mewakili tube side
melewati lingkaran (yg mewakili shell). Garis yang lain
berhenti pada garis luar lingkaran mewakili shell side fluida
yg masuk dan meninggalkan shell. Penempatan dan arah
garis serta panah tidahlah kritis.

4. Tungku Reforming dipanaskan dengan api


5. Desulfurisasi, CO converter, CO2 Absorber dan methanator
adalah kolom packing dengan 1 bed tiap packingnya, dan
gas masuk dari bawah. Keluar dari atas. Larutan amine
masuk dari atas (amine solution In) dan keluar dari bawah
(amine Solution Out), dimana tempat dan sumber aliran
larutan amine tidak diterangkan.
6. Utk CO2 Absorber, aliran sebelum masuk ke absorber
didinginkan oleh dua tube-shell heat exchanger yang
disusun serie. Pada HE pertama, aliran gas masuk absorber
melewati sisi shell(shell side), sedangkan gas dingin yang
keluar dari absorber, sebelum melanjutkan ke Merhanator,
masuk melalui sisi pipa (tube side). Pada HE ke dua, aliran
sebelum masuk ke absorber kembali mengalir melewati sisi
shell, yang mana digunakan air sebagai pendinginnya
masuk melalui sisi pipa (tube side)
7. Gas yang meninggalkan Methanator didinginkan kembali
oleh air dalam Tube and shell HE (gas masuk lewat sisi
shell). Aliran yang sudah dingin ditandai sebagai hidrogen
murni menuju storage