Anda di halaman 1dari 13

SISTEM INFORMASI PENJUALAN MAJALAH

OLEH
Ni Putu Juni Darmawati (0705021036)
Kadek AgUS Wira Adiputra (0705021022)
VB

JURUSAN D3 MANAJEMEN INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

2009
1.Gambaran Umum Sistem
Sistem informasi penjualan majalah ini merupakan sebuah atau suatu sistem
perhitungan atau pengecekan data transaksi penjualan majalah yang digunakan oleh suatu
toko majalah agar dapat bekerja lebih praktis. Sistem ini juga digunakan untuk
mengetahui jumlah stok majalah yang masih tersedia pada toko atau perusahaan tersebut.
Tujuan akhirnya adalah untuk mengetahui atau untuk mendapatkan data yang akurat dan
tepat dari proses-proses transaksi yang sudah terjadi atau berlangsung. Adapun tujuan
lainya adalah untuk meminimalisir terjadinya suatu kesalahan ataupun kecurangan pada
saat pengecekan data.
Pada program ini kami menggunakan beberapa asumsi, diantaranya:
1. User merupakan admin tanpa membedakan status user sebagai karyawan
ataupun manager.
2. member mendapatkan discount sementara non member tidak mendapat
discount.
3. discount untuk member adalah sama tanpa memperdulikan poin atau
seberapa sering member melakukan transaksi.
4. transaksi penjualan dan detail tidak dapat di edit sebab barang yang sudah
di beli tidak dapat dikembalikan.

2. Rancangan Sistem
Rancangan sistem merupakan rancangan mekanisme kerja proses-proses yang
dilakukan oleh sistem di dalam Sistem Informasi Penjualan Majalah ini. Rancangan
sistem Sistem Informasi Penjualan majalah ini dibuat dengan menggunakan aplikasi
Rational Rose 2000 Enterprise Edition yang berbasiskan UML (Unified Modeling
Language) yang terdiri dari diagram Use Case, diagram Activity, diagram Sequence, dan
diagram VOPC. Di bawah ini diterangkan rancangan Sistem Informasi Penjualan
majalah selengkapnya.
2.2.1 Diagram Use Case

data diskon
data user

data member
Non member

user
data barang

member

data login

laporan
data penjualan

searching

printer

Gambar Diagram Use Case


Diagram Use Case di atas menunjukkan bahwa entitas yang terlibat di dalam
Sistem Informasi Penjualan Majalah ada 4 entitas yang masing-masing mempunyai hak
sebagai berikut :
1. Pegawai(User)
Pegawai sangat berperan penting dan terlibat langsung pada semua
proses yang terjadi termasuk pengaturan data user
*Login
Untuk dapat melalukan proses-proses lainnya, maka terlebih
dahulu, pegawai(user) harus masuk ke dalam sistem melalui
validasi username dan password pada login, agar keamanan data
lebih terjamin.
- Data member
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan penginputan,
pengeditan, dan penghapusan data member yang akan disimpan
pada tabel member..
- Data user
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan penginputan,
pengeditan, dan penghapusan data user yang akan disimpan pada
tabel user.
- Data barang
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan penginputan,
pengeditan, dan penghapusan data barang yang akan tersimpan
pada tabel majalah
- Data diskon
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan penginputan,
pengeditan, dan penghapusan data diskon yang akan tersimpan
pada tabel diskon.
- Search data
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan pencarian
berdasarkan kategori yang telah ditentukan, dan hanya
menginputkan keyword saja. Hasil pencarian ini selanjutnya
akan menjadi sumber data untuk laporan
- Melakukan proses transaksi penjualan
Pada proses ini, pegawai(user) dapat melakukan penginputan,
dan penghapusan data transaksi penjualan yang akan tersimpan
pada tabel penjualan.

2. Member
Member merupakan costumer pembelian suatu barang yang
sebelumnya sudah terdaftar di sistem. Di dalam sistem ini, member
tidak terlibat langsung di dalam sistem. Member hanya dapat
mengetahui informasi tentang barang yang akan dibeli dan
transaksi yang dilakukan dengan mendapatkan sebuah keuntungan
berupa diskon pada setiap pembelian barang.

3. Non Member
No Member merupakan pelanggan yang biasa karena belum
terdaftar atau mendaftar sebelumnya. Di dalam sistem ini, non
member juga tidak terlibat langsung di dalam sistem. Non
Member juga hanya dapat mengetahui informasi tentang barang
yang akan dibeli dan transaksi yang dilakukan dengan tidak
mendapatkan sebuah keuntungan berupa diskon pada setiap
pembelian barang.

4. Printer
Di dalam sistem ini, printer merupakan entitas yang berperan di
dalam proses pembuatan hardcopy laporan, yang nantinya akan
menjadi arsip penjualan majalah.
3.Diagram Activity

Gambar Diagram Activity Transaksi Penjualan


Berdasarkan diagram activity diatas dapat kita lihat bahwa:
Kondisi Awal : Form input data transaksi penjualan tampil
Proses :Setelah form input data transaksi penjualan tampil,
maka pegawai(user) menginputkan id majalah maka
kontrol akan mengambil data dari entity buku dan
ditampilkan pada form transaksi penjualan. Kemudian
pegawai menginputkan jumlah barang yang akan
dibeli, untuk mengecek kememberan dari costumer
yang melakukan transaksi, jika id yang diinputkan
sesuai dengan id member yang ada disistem maka
costumer tersebut merupakan member dan akan
mendapatkan diskon sesai yang telah ditentukan. Jika
tidak maka costumer tersebut bukan merupakan
member dan tidak akan mendapatkan diskon.
Kondisi Akhir : Hasil pengolahan data (id member, id penjualan, id
majalah, judul, jumlah, diskon, total harga) disimpan
ke tabel penjualan.
2. Diagram Sequence

Gambar Diagram Sequensial transaksi penjualan


Pada dasarnya, diagram sequensial merupakan perincian dari diagram
activity, seperti yang dapat kita lihat pada di atas, untuk melakukan
proses yang ada pada sistem ini, maka diperlukan sebuah kontrol.
Kontrol menjadi jembatan antara form dengan entity(tabel) yang
digunakan. Dapat dilihat bahwa, setelah form input data transaksi
penjualan tampil, maka pegawai(user) menginputkan id buku maka
kontrol akan mengambil data dari entity buku dan ditampilkan pada
form transaksi penjualan. Kemudian pegawai menginputkan jumlah
barang yang akan dibeli, maka kontol akan mengecek kememberan
dari costumer yang melakukan transaksi, jika id yang diinputkan
sesuai dengan id member yang ada disistem maka costumer tersebut
merupakan member dan akan mendapatkan diskon sesai yang telah
ditentukan. Jika tidak maka costumer tersebut bukan merupakan
member dan tidak akan mendapatkan diskon. Setelah itu baru akan
diadakan pentotalan harga pembelian dan akan ditampilkan ke form
data penjualan.

3. Diagram VOPC

entity member

id member
nama m ember
alamat

Ftransaksi penjualan ctrl transaksi entity penjualan

id penjualan id penjualan
tanggal get id penjualan() harga total
id member get tanggal() id member
diskon get harga total() diskon
get id m ember()
input id member() get id detail()
input id majalah() get id m ajalah()
input jumlah() get jumlah()
get tanggal() get harga()
get diskon() get judul()
total harga() get id penjualan()
id detail() get tanggal()
judul() get harga total() entity diskon
sim pan() get id m ember()
get diskon() id setting
menghitung total harga() diskon harga barang
menghitung diskon()
mem eriksa kelengkapan data()
mem erikasa apakah sudah termasuk member apa belum()

Gambar Diagram VOPC Transakasi Penjualan


Diagram VOPC digunakan untuk mengetahui atribut-atribut(variabel-
variabel) yang digunakan pada setiap bagian proses dan operasi-operasi
yang terjadi pada setiap bagian proses. Mereka saling berkaita dan
berhubungan dalam menentukan proses yang ada. Seperti yang dapat kita
lihat pada gambar 2.4, untuk dapat melakukan proses penyimpanan data
transaksi penjualan maka harus melalui proses terlebih dahulu yaitu
pengambilan data dari entity buku dan dihubungkan id majalah yang ada
pada entity majalah untuk mengambil judul dan harganya kemudian akan
ditampilkan pada form transaksi penjualan. Kemudian pengambilan data
member dari entity member yang dihubungkan oleh id member untuk
mengecek apakah konsumen itu member atau non member yang selanjutnya
digunakan untuk menentukan jumlah diskon yang akan diberikan kepada
konsumen..

4.Rancangan Basis Data


Pada rancangan basis data ini, penulis mengimplementasikan data yang tersedia
dengan menggunakan bahasa pemrograman NetBeans IDE 5.5.1 dan databasenya
menggunakan XAMPP MySQL untuk mempermudah dalam penaganan kasus-kasus
yang ada.
Dalam pembuatan inventarisasi barang ini terdapat table-tabel. Berikut ini merupakan
table-tabel yang dilengkapi nama field, tipe.
Tb_Majalah
FIELD TYPE COLLATION NULL
Id majalah Int (10) No
Type Varchar (15) Latin1_General_ci No
Judul Varchar (25) Latin1_General_ci No
Penerbit Varchar (25) Latin1_General_ci No
Tahun Varchar (4) Latin1_General_ci No
Harga Varchar (9) Latin1_General_ci No
Stok Int (5) No
Tb_Detail
FIELD TYPE NULL
Id_Detail Int (40) No
Id_Penjualan Int (20) No
Id_majalah Int (20) No
Jumlah Int (4) No
Diskon Int (10) No
Tot_Harga Int (20) No

Tb_Member
FIELD TYPE COLLATION NULL
Id_Member Int (10) No
Nama Varchar (25) Latin1_General_ci No
Alamat Varchar (30) Latin1_General_ci No

Tb_Penjualan
FIELD TYPE COLLATION NULL
Id_Penjuala Int (10) No
n
Tgl Varchar (10) Latin1_General_ci No
Harga_Tot Int (9) No
Id_Member Int (10) No
Diskon Int (2) No

Tb_Setting
FIELD TYPE COLLATION NULL
Id_Setting Int (1) No
Diskon Varchar (3) Latin1_General_ci No

Tb_User
FIELD TYPE COLLATION NULL
UserName Varchar (15) Latin1_General_ci No
Password Varchar (15) Latin1_General_ci No

5.Relasi Atar Tabel

Gambar Relasi Antartabel

Dalam relasi antartabel ini, terdapat hubungan yang saling berkaitan,


antara lain:
- Tb_ Penjualan dengan Tb_Setting yang mempunyai hubungan
many to one (banyak ke satu).
- Tb_ Penjualan dengan Tb_Detail yang mempunyai hubungan
one to many (satu ke banyak)
- Tb_ Penjualan dengan Tb_Member yang mempunyai
hubungan many to one (banyak ke satu)
- Tb_ Detail dengan Tb_majalah yang mempunyai hubungan
one to one (satu ke satu).Di Sistem informasi ini kami menggunakan database berupa
XAMPP

6.Topologi pada Sistem

Topologi Ring
Sesuai dengan namanya, ring atau cincin, seluruh komputer dalam jaringan
terhubung pada sebuah jalur data yang menghubungkan komputer satu dengan
lainnya secara sambung-menyambung sedemikian rupa sehingga menyerupai
sebuah cincin. Topologi ini mirip dengan hubungan seri pada rangkaian listrik,
dengan kedua ujung dihubungkan kembali, sehingga jika salah satu komputer
mengalami gangguan maka hal itu akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
Dalam sistem jaringan ini,data dikirim secara berkeliling sepanjang jaringan
(ring). Setiap komputer yang ingin mengirimkan data ke komputer lain harus
melalui ring ini.
Gambar Topologi Ring
7. Alokasi data

Disini sistem kami menggunakan fragmentasi horizontal dimana memecah


atau membagi relasi sengan menetapkan setiap turple r pada sebuah atau lebih
fragmen.