Anda di halaman 1dari 9

# BAB IV

4.1

## Nilai orde filter n=2, maka didapatkan nilai z,p,k yaitu :

p = -0.7071 + 0.7071i
-0.7071 - 0.7071i
Nilai orde filter n=5, maka didapatkan nilai z,p,k yaitu :
z = []

z = []

4.2

## p = -0.3090 + 0.9511i - 0.8090 + 0.5878i

-0.3090 - 0.9511i - 0.8090 - 0.5878i
-0.3090 + 0.9511i
-0.3090 - 0.9511i
-0.8090 + 0.5878i
-0.8090 - 0.5878i
-1.0000

k=1

Omegac 2
Omegac 5
Omegac 7
Omegac 9
Omegac
10
4.3

k=1

1.0000
1.0000
1.0000
1.0000

Nilai a
2.8284
7.0711
9.8995
12.7279

4.0000
25.0000
49.0000
81.0000

Nilai b
4
25
49
81
100

## Dengan Wp = 30 rad/s, Ws = 40, Rp = 1 dB, dan As =30dB didapatkan nilai

seperti berikut :

Orde filter = 15

a = 1.0e+022 *
Columns 1 through 10
0.0000 0.0000 0.0000 0.0000
0.0000 0.0000 0.0000 0.0000
0.0000 0.0000
Columns 11 through 16
0.0001 0.0010 0.0132 0.1310
0.8596 2.8199

b = 2.8199e+022

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

-100

100

Respons Fasa

30
40

100

Respons Impulse

0.1

0.05

ha(t)

Fasa (pi)

30
40

-3.47

-4.89

30
40

-0.05

100

0.5

1
t (sec)

1.5

## Gambar 4.1 Butterw saat Ws = 40

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

-100

100

Respons Fasa

30
50

100

Respons Impulse

0.1

0.05

ha(t)

Fasa (pi)

30
50

-3.47

0
-5.49

30
50

100

-0.05

0.5

## Gambar 4.2 Butterw saat Ws = 50

1
t (sec)

1.5

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

30
60

-100

100

Respons Fasa

30
60

100

Respons Impulse

0.1

ha(t)

Fasa (pi)

0.05
-3.47

0
-5.85
0

30
60

-0.05

100

0.5

1
t (sec)

1.5

## Gambar 4.3 Butterw saat Ws = 60

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

Decibel

Magnitude

0.89

-70

-100

100

Respons Fasa

30
60

100

Respons Impulse

0.1

0.05
ha(t)

Fasa (pi)

30
60

-3.47

0
-5.85
0

30
60

100

-0.05

## Gambar 4.4 Butterw saat As = 70

0.5

1
t (sec)

1.5

BAB V
ANALISA HASIL PERCOBAAN

5.1

## Nilai orde filter n=2, maka didapatkan nilai z,p,k yaitu :

p = -0.7071 + 0.7071i
-0.7071 - 0.7071i
Nilai orde filter n=5, maka didapatkan nilai z,p,k yaitu :
z = []

k=1

## p = -0.3090 + 0.9511i - 0.8090 + 0.5878i

-0.3090 - 0.9511i - 0.8090 - 0.5878i
-0.3090 + 0.9511i
z = []
-0.3090 - 0.9511i
-0.8090 + 0.5878i
-0.8090 - 0.5878i
-1.0000
Nilai z, p, k merupakan nilai dari koofisien suatu persamaan
H ( s )=

z(s)
p (s)

H ( s )=

k=1

k
( s p ( 1 ) )( s p ( 2 ) ) (s p ( n ))

5.2

Omegac 2
Omegac 5
Omegac 7
Omegac 9
Omegac
10

1.0000
1.0000
1.0000
1.0000

Nilai a
2.8284
7.0711
9.8995
12.7279

4.0000
25.0000
49.0000
81.0000

Nilai b
4
25
49
81
100

## Dari hasil penghitungan yang didapat, nilai dari kolom a mengalami

peningkatan seiring dengan semakin besarnya nilai b dan Omegac yang diberikan.
Hal ini berbanding lurus antara nilai a, b, dan Omegac. Perbedaan dari langkah
percobaan 1 dan 2 adalah perbedaan dalam penginputan nilai awal kedalam sistem
persamaan dan hasil yang didapat dari percobaan 1 merupakan hasil yang

ternormalisasi.
5.3

## Dengan Wp = 30 rad/s, Ws = 40, Rp = 1 dB, dan As =30dB didapatkan nilai

seperti berikut :

Orde filter =
15

0.0000
0.0000
0.0001

a = 1.0e+022 *
Columns 1 through 10
0.0000 0.0000 0.0000
0.0000 0.0000 0.0000
Columns 11 through 16
0.0010 0.0132 0.1310
2.8199

0.0000
0.0000

b=
2.8199e+022

0.8596

## Input dari fungsi tersebut diantaranya

1. Wp (Akhir Frekuensi Passband dalam rad/sec)
2. Ws (Awal Frekuensi Stopband data, rad/sec)
3. Rp (Passband ripple dalam +dB)
4. As (Stopband attenuation dalam +dB)
Dan nilai yang didapat diantaranya nilai polynomial filter butterworth, lowpass
butterworth filter tidak ternormalisasi, filter lowpass butterworth.
Nilai a merupakan koofisien penyebut dari fungsi Ha(s), sedangkan b adalah
koofisien pembilang dari fungsi Ha(s)
Ha ( s )=
Ha ( s )=

b
a

k
( sa ( 1 ) ) ( sa ( 2 ) ) (s p ( n ) )

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

-100

100

Respons Fasa

30
40

100

Respons Impulse

0.1

0.05

ha(t)

Fasa (pi)

30
40

-3.47

-4.89

30
40

-0.05

100

0.5

1
t (sec)

1.5

## Gambar 5.1 Butterw saat Ws = 40

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

-100

100

Respons Fasa

30
50

100

Respons Impulse

0.1

0.05

ha(t)

Fasa (pi)

30
50

-3.47

0
-5.49

30
50

100

-0.05

0.5

## Gambar 5.2 Butterw saat Ws = 50

1
t (sec)

1.5

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

1
0.89

Decibel

Magnitude

-30

30
60

-100

100

Respons Fasa

30
60

100

Respons Impulse

0.1

ha(t)

Fasa (pi)

0.05
-3.47

0
-5.85
0

30
60

100

-0.05

0.5

1
t (sec)

1.5

## Fungsi dari filter tersebut adalah

Hi ( z ) =

u (z)
=H 1 ( z ) . H 2 ( z ) Hp( z)
e( z )

Dengan pengubahan nilai Ws 40, 50, 60 dari gambar 5.1 sampai gambar
5.3 dapat dibuat analisis bahwa nilai tersebut mempengaruhi nilai di sumbu x dari
grafik respons magnitude, respons magnitude log, respons fase, juga nilai awal
di 3 detik pertama dari respons impulse. Pada sumbu y pun terdapat perubahan
dalam grafik respons fasa. Nilai Ws yang berbeda dapat mempengaruhi nilai dari
fasa (pi) dari respons fasa.
Pengubahan nilai As dengan nilai Wp, Ws, dan Ap yang tetap berpengaruh
pada sumbu y grafik respons magnitude log. Selain itu, terdapat pula perubahan
di respons impulse pada 3 detik pertama. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar
5.3 dan gambar 5.4

Respons Magnitude

Respons Magnitude-Log

Decibel

Magnitude

0.89

-70

-100

100

Respons Fasa

30
60

100

Respons Impulse

0.1

0.05
ha(t)

Fasa (pi)

30
60

-3.47

0
-5.85
0

30
60

100

-0.05

## Gambar 5.4 Butterw saat As = 70

0.5

1
t (sec)

1.5

BAB VI
PENUTUP

6.1

Simpulan
Dari percobaan desain filter analog, didapat beberapa kesimpulan :

1. Dari hasil penghitungan yang didapat, nilai dari kolom a pada percobaan
protipe

lowpass

butterworth

filter

tidak

ternormalisasi

mengalami

## peningkatan seiring dengan semakin besarnya nilai b dan Omegac yang

diberikan. Hal ini berbanding lurus antara nilai a, b, dan Omegac. Perbedaan
dari langkah percobaan 1 dan 2 adalah perbedaan dalam penginputan nilai
awal kedalam sistem persamaan dan hasil yang didapat dari percobaan 1
merupakan hasil yang ternormalisasi, sedangkan dalam percobaan 2
merupakan hasil yang tidak ternormalisasi.
2. Input dari fungsi tersebut diantaranya Wp (akhir frekuensi passband dalam
dalam +dB), As (stopband attenuation dalam +dB) dan nilai yang didapat
diantaranya nilai polynomial filter butterworth, lowpass butterworth filter
tidak ternormalisasi, filter lowpass butterworth
3. Dengan pengubahan nilai Ws 40, 50, 60 dapat dibuat analisis bahwa nilai
tersebut mempengaruhi nilai di sumbu x dari grafik respons magnitude,
respons magnitude log, respons fase, juga nilai awal di 3 detik pertama dari
respons impulse. Pada sumbu y pun terdapat perubahan dalam grafik respons
fasa. Nilai Ws yang berbeda dapat mempengaruhi nilai dari fasa (pi) dari
respons fasa.
4. Pengubahan nilai As dengan nilai Wp, Ws, dan Ap yang tetap berpengaruh
pada sumbu y grafik respons magnitude log. Selain itu, terdapat pula
perubahan di renspons impulse pada 3 detik pertama.

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.