Anda di halaman 1dari 2

Diet Serat Tinggi untuk Hemoroid

November 3rd, 2011 |

Author: aznia08

Hemoroid??
Penyakit yang satu ini, biasa kita kenal dengan istilah wasir atau ambeyen, memang bukan penyakit yang
mematikan. Namun, penyakit ini dapat sangat mengganggu kenyamanan kita. Salah satu cara
pencegahan dan penatalaksanaan penyakit ini adalah dengan diet serat tinggi. Sebelum kita membahas
tentang diet serat tinggi, ada baiknya jika kita memahami dulu mengenai hemoroid.
Definisi
Hemoroid adalah bantalan yang terspesialisasi, memiliki banyak vaskular di dalam anal kanal pada ruang
submukosa. Bantalan vaskular ini merupakan struktur anatomi normal dari anal kanal. Istilah penyakit
hemoroid ditujukan pada vena-vena disekitar anus atau rektum bagian bawah mengalami
pembengkakan, perdarahan, penonjolan (prolapse), nyeri, trombosis, mucous discharge, dan pruritu.
Patofisiologi
Secara umum gejala hemoroid timbul ketika hemoroid tersebut menjadi besar, inflamasi, trombosis, atau
bahkan prolaps. Adanya pembengkakan normal pada bantalan anus menyebabkan dilatasi dan
pembengkakan pleksus arterivenous. Hal ini mengakibatkan peregangan otot suspensorium dan terjadi
prolapse jaringan rektum melalui kanalis analis.
Etiologi
Hemoroid terjadi akibat sering mengedan dan BAB yang tidak teratur, yang merupakan gambaran yang
cocok untuk teori pergeseran lapisan anus. Feses yang keras dan besar, serta tenesmus karena diare
menyebabkan bantalan anal bergeser ke bawah anal kanal dan mukosa yang melapisinya akan menjadi
tipis dan rapuh. Mengedan terus-menerus saat defekasi menyebabkan pengembangan dari bantalan anal
lalu terjadi prolaps akibat regangan berlebihan dari submukosa Treitzs muscle.

Gejala dan Tanda


Gejala hemoroid dibagi menurut asal hemoroid yaitu internal dan eksternal. Hemoroid internal tidak
menyebabkan nyeri kutan karena berada di atas linea dentata dan tidak diinervasi oleh saraf kutaneus.
Tetapi hemoroid ini bisa mengalami perdarahan, prolaps, dan iritasi serta gatal di perianal. Perdarahan
umumnya merupakan tanda pertama dari hemoroid interna akibat trauma oleh feses yang keras. Darah
yang keluar berwarna merah segar dan tidak tercampur dengan feses, dapat hanya berupa garis pada
feses atau kertas pembersih sampai pada perdarahan yang terlihat menetes atau mewarnai air toilet
menjadi merah. Hemoroid yang membesar secara perlahan-lahan akhirnya dapat menonjol keluar
menyebabkan prolapse
Diet Serat Tinggi
Defekasi yang lama, baik karena konstipasi atau diare akan mengakibatkan terjadinya hemoroid. Oleh
karena itu, tujuan utama terapi hemoroid adalah meminimalisir mengerasnya feses dan mengurangi
mengejan saat defekasi. Ini biasanya dapat dicapai dengan menambah jumlah cairan dan serat pada
makanan sehari-hari. Direkomendasikan untuk mengkonsumsi serat tidak larut sebanyak 25-30 gram per
hari
Tujuan diet serat tinggi adalah untuk memberi makanan sesuai dengan kebutuhan gizi sehingga dapat
merangsang peristaltik usus agar defekasi dapat berjalan normal sehingga dapat mencegah obstipasi,
hemoroid, dan diverticulosis. Syarat-syarat diet serat tinggi adalah energi cukup sesuai dengan umur,
gender, dan aktivitas. Karbohidrat, protein, dan lemak cukup. Vitamin dan mineral tinggi terutama vitamin
B untuk membantu memperkuat saluran otot cerna. Cairan tinggi untuk memperlancar defekasi.
Pemberian minum sebelum makan akan membantu merangsang peristaltik usus.
Serat tinggi yang diberikan sebaiknya berasal dari serat larut air yang berasal dari beras tumbuk, beras
merah, roti gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah. Kacang-kacangan yang dianjurkan seperti
kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, serta olahan kacang seperti tahu dan tempe. Beberapa
sayuran yang tinggi serat diantaranya adalah daun singkong, daun papaya, daun kacang panjang,
brokoli, jagung muda, oyong, pare, buncis, kacang panjang, dan ketimun. Buah-buahan yang berserat
tinggi diantaranya adalah jeruk, nanas, manga, salak, pisang, pepaya, sirsak, serta buah yang dimakan
dengan kulitnya seperti apel, anggur, belimbing, dan jambu biji