Anda di halaman 1dari 33

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

PRESENTASI KASUS GERIATRI


Panti Werdha Kristen Hana - Ciputat
Pembimbing : dr. Noer Saelan Tadjudin, Sp.KJ

IDENTITAS PASIEN

Nama:

: Oma Lenny Hendrasari

Tempat/Tanggal Lahir

: Solo, 19 Desember 1936

Umur

: 79 tahun

Status Pernikahan

: Menikah (Sekarang janda karena suami meninggal)

Jenis Kelamin

: Perempuan

Agama

: Kristen Protestan

Suku Bangsa

: Tionghoa

Pendidikan Terakhir

: Lulus Sekolah Guru Atas (SGA),


sederajat dengan SMA

Pekerjaan Terakhir

: Guru SD

Tanggal Masuk PWK

: 9 Mei 2008

Alasan Masuk Panti

: Atas keinginan sendiri

Alat Bantu Jalan

: Offset cane

ANAMNESA ( AUTOANAMNESA dan ALLOANAMNESA )


Tanggal Pemeriksaan: 27 Juni 2016
Keluhan Utama

: Nyeri sendi pada kedua lutut

Keluhan Tambahan : Kedua kaki terasa kaku, Kedua mata terasa kering

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Riwayat Penyakit Sekarang :


Oma mengeluh nyeri sendi pada kedua lutut. Keluhan ini dirasakan Oma pertama
kali sejak 28 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1987, pada saat Oma berusia 51 tahun.
Oma mengatakan keluhannya ini sering hilang timbul. Nyeri muncul terutama pada saat
cuaca dingin atau saat mandi menggunakan air dingin. Nyeri sendi pada kedua lutut Oma
diperberat ketika Oma melakukan aktivitas dan membaik setelah beristirahat. Oma
terkadang merasakan lututnya kaku pada pagi hari selama <10 menit. Kaku akan hilang
jika Oma menggerak-gerakkan kakinya. Riwayat trauma disangkal, tidak terdapat
kemerahan, bengkak, maupun deformitas. Oma mengkonsumsi obat Ibuprofen 200 mg
secara oral apabila Oma merasa nyeri sendi pada kedua lutut, dan biasanya keluhan nyeri
Oma membaik setelah mengkonsumsi obat tersebut.
Oma juga mengeluh kedua matanya terasa kering. Keluhan ini dirasakan Oma
pertama kali pada tahun 2008. Oma mengatakan kemungkinan mata keringnya
dikarenakan faktor usia dan menggunakan softlens. Oma sudah konsultasi dengan dokter
spesialis mata dan diberi Cendolyter (Ion Natrium & Kalium dengan Benzalkonium Cl) .
Ketika Oma merasakan mata Oma kering, Oma meneteskan obat mata tersebut pada
kedua matanya dan setelah itu ada perbaikan. Obat itu diteteskan pada kedua mata Oma
hanya pada keadaan kering saja.
Oma mengaku menderita Diabetes Mellitus tipe 2 sejak tahun 2005. Pada saat itu,
Oma mengeluhkan sering buang air kecil pada malam hari, yaitu 5 6 kali. Oma sudah
konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam tentang keluhannya, melakukan
pemeriksaan gula darah, dan diberi obat. Sekarang obat yang dikonsumsi Oma untuk
penyakit Diabetes Melitus adalah Glucobay (Acarbose) 2x/hari. Obat tersebut diminum
Oma di pagi hari. Oma mengatakan saat ini pada malam hari buang air kecilnya sudah
berkurang menjadi 2 kali.
Oma juga mengaku menderita darah tinggi sejak tahun 2008. Saat itu, tekanan darah
Oma sering mencapai 150 mmHg. Oma sering mengeluh pusing pada saat itu sehingga
pergi ke dokter untuk konsultasi. Saat itu Oma didiagnosa menderita hipertensi, Oma
diberi obat Captopril, namun karena Oma menjadi batuk-batuk, obat diganti menjadi
Calcianta (Nifedipine) 2x/hari. Saat ini tekanan darah Oma sudah terkontrol baik menjadi
130/ 60 mmHg dan keluhan pusing sudah tidak ada.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Selain itu Oma juga mengkonsumsi obat Fasorbid 5 mg tab (Isosorbite dinitrate)
2x/hari. Obat itu dikonsumsi Oma setelah melakukan rekam jantung (EKG) pada saat
masuk PWK Hana tahun 2008 yang hasilnya dikatakan dokter ada penyumbatan. Obat
tersebut sampai saat ini masih diminum teratur oleh Oma dan tidak ada keluhan. Oma
juga mengkonsumsi obat pengencer darah yaitu Ascardia 80 mg tablet (asam
asetilsalisilat) sebagai obat tambahan. Obat ini diminum Oma selang sehari.
Oma juga mengatakan dokter pernah mendiagnosis mata kanannya glaukoma sekitar
4 tahun yang lalu. Saat itu Oma ke dokter spesialis mata karena mengeluh mata kanannya
nyeri. Sejak saat itu, Oma diberikan obat tetes Timol 0,5% (timolol maleate) yang
digunakan Oma secara rutin hingga sekarang pada mata kanannya. Saat ini Oma juga
menggunakan softlens setiap hari di mata kirinya karena dulu saat Oma menjalani operasi
katarak pada mata kirinya tahun 1986, tidak dilakukan penanaman lensa pengganti. Oma
mengaku setiap malam ketika ingin tidur Oma melepaskan softlensnya tersebut.
Oma mengaku kesulitan untuk membaca bila tidak menggunakan kacamata dan
merasa lelah jika membaca cukup lama. Kacamata sudah digunakan selama hampir 30
tahun lamanya, dan ukuran kacamata yang digunakan sekarang adalah +3.00 dioptri.
Oma mengaku merasa cocok dengan kacamata tersebut Oma membaca lebih jelas dan
tidak cepat lelah.
Oma rutin meminum cavit D3 (calcium hydrogen, phospate dihydrate 500 mg,
cholecalciferol 133 IU) 1x/hari untuk mencukupi kebutuhan kalsium tulang Oma dan
mencegah pengeroposan tulang.
Untuk mencukupi kebutuhan vitamin di tubuh Oma, Oma juga mengkonsumsi secara
teratur vitamin yang diberikan oleh dokter PWK Hana yaitu Neurodex (vit B1 100 mg,
B6 200 mg, B12 250 mcg) sekali sehari.
Oma mengaku sudah cukup lama giginya tidak lengkap, namun Oma tidak mau
menggunakan gigi palsu. Oma mengaku tidak ada kesulitan makan.
Riwayat Penyakit Dahulu:

Katarak ODS (1985)


Iskemia Miokard pada anteroseptal dan lateral jantung (2008)
Fraktur lengan atas kanan e.c jatuh di kamar mandi (2000)

Riwayat Operasi:
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Operasi fraktur lengan kanan atas (riwayat jatuh di kamar mandi) pada tahun 2000
Operasi katarak mata kiri pada tahun 1986 dan mata kanan pada tahun 1988. Saat
operasi, mata kanan ditanam lensa buatan, namun mata kiri tidak dilakukan karena
saat itu tidak tersedia lensa. Beberapa tahun lalu, Oma ingin melakukan penanaman
lensa untuk mata kirinya, namun tidak dapat dilakukan karena risiko tinggi. Oma
tidak mengerti maksud dokter mengenai risiko tinggi tersebut. Oleh karena itu, Oma
menggunakan softlens setiap hari pada mata kirinya sebagai pengganti lensa mata.

Riwayat Penyakit Dalam Keluarga:


1. Penyakit darah tinggi (+) pada ibu
2. Penyakit jantung (+) pada ayah
3. Penyakit kencing manis disangkal
4. Penyakit ginjal disangkal
5. Penyakit paru disangkal
6. Asma disangkal
7. Alergi disangkal
8. Keganasan disangkal
Riwayat Kebiasaan
Setiap malam Oma tidur sekitar pukul 22.00 WIB dan bangun pada dini hari sekitar
pukul 04.00 WIB, tidak ada keluhan mengenai tidur. Lalu Oma mandi sekitar jam 05.00
menggunakan air hangat, ini untuk menghindari nyeri lutut Oma. Lalu Oma menunggu
jam untuk tensi 05.30 dan setelah itu biasanya Oma membereskan kamar. Sekitar jam
08.00 Oma mengikuti berbagai acara di gereja seperti doa pagi dan paduan suara. Oma
aktif di kegiatan gereja yang diselenggarakan di PWK Hana. Selain itu, Oma juga
mengikuti kegiatan senam di PWK. Kegiatan senam Oma ikuti dengan harapan dapat
memperlancar peredaran darah dan meminimalisir nyeri pada kedua lutut Oma.
Riwayat makan dan minum
Nafsu makan baik, 3x sehari diselingi 2x cemilan, porsi cukup dan teratur. Biasanya
mengkonsumsi makanan yang disediakan dari PWK Hana. Oma mengaku ada kalanya
tidak suka sama menu yang disediakan dari panti, tetapi Oma tetap makan saja. Oma juga
mengaku sehari-hari Oma suka makan biskuit, buah pisang, dan kadang-kadang jajan
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

kue-kue di luar. Untuk minum, Oma mengkonsumsi air putih 6 gelas per hari (gelas 300
cc). Riwayat merokok, alkohol dan narkoba disangkal.
Riwayat BAK:
Oma mengatakan sering BAK pada malam hari hingga 2-3x. Oma mengaku BAK
warna kuning jernih, darah (-), nyeri waktu berkemih (-), rasa tidak tuntas saat berkemih
(-).
Riwayat BAB:
Teratur, Oma mengaku BAB 1 hari sekali setiap pagi, warna kecoklatan, konsistensi
lunak, nyeri (-), darah segar (-), lendir (-).
Riwayat Kehidupan Pribadi
I. Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak-kanak dan remaja
Oma merupakan anak keenam dari delapan bersaudara dari satu orang ayah dan satu
orang ibu. Oma lahir di Solo pada tanggal 19 Desember 1936. Oma mengatakan kedua
orang tua Oma sudah meninggal dunia. Ayah Oma meninggal karena penyakit jantung
dan ibu Oma meninggal karena jatuh dan ada riwayat darah tinggi. Oma mengatakan
bahwa di keluarganya tersisa Oma dan kedua adik Oma. Sewaktu muda Oma merasa
hidupnya cukup bahagia, beliau sangat dekat dengan kakak perempuan dan kakak lakilaki beliau. Namun, Oma tidak pernah bertemu dengan kakak laki-laki pertama Oma
maupun kakak perempuan pertama Oma dikarenakan mereka sudah meninggal ketika
Oma belum lahir.
II. Riwayat masa dewasa
a. Riwayat Pendidikan
Oma bersekolah dari SD hingga SGA di Solo. Saat SD Oma bersekolah di sekolah
Tionghoa, SMP di sekolah Katolik, dan SGA di sekolah Kristen. Sembari sekolah, Oma
juga sering mengikuti kursus Bahasa Inggris, menjahit dan mengetik. Sebenarnya Oma
tidak bercita-cita untuk masuk SGA dan menjadi guru, tetapi ingin melanjutkan
pendidikan di Sekolah Asisten Apoteker (SAA) atau mengambil jurusan bahasa Inggris,
namun di kota Solo tidak ada SAA dan karena alasan ekonomi. Oma akhirnya
melanjutkan pendidikan di SGA yang berada di Solo. Saat masuk SGA, Oma mengaku
tidak menyesal dan menikmati pelajaran di sekolahnya.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

b. Riwayat Pekerjaan
Setelah Oma tamat dari SGA, Oma mulai mengajar di beberapa Sekolah Dasar (SD).
Oma mengajar di Solo selama sekitar 10 tahun, lalu Oma pindah ke Jakarta. Di Jakarta,
Oma mengajar di SDK Penabur 3 selama sekitar 10 tahun. Setelah Oma berhenti menjadi
guru SD, Oma menjadi guru les pelajaran anak-anak sekolah. Tidak lama menjadi guru
les, lalu Oma berhenti untuk fokus menjadi ibu rumah tanga. Oma mengaku merasa puas
dan bangga karena anak-anak didik Oma banyak yang sudah menjadi orang yang sukses.
Oma masuk ke PWK Hana disponsori oleh GKI Gunung Sari yang menaungi SDK
Penabur 3 tempat Oma mengajar dulu.
c. Riwayat Perkawinan
Oma menikah pada usia 25 tahun dengan seorang pria yang saat itu sudah dikenalnya
selama 5 tahun. Mereka tidak memiliki anak. Suami Oma sudah meninggal pada tahun
2005 akibat penyakit jantung. Saat itu suami Oma sudah sakit selama beberapa bulan
sebelum akhirnya meninggal dunia. Saat itu Oma merasa sedih, tetapi masih beraktivitas
seperti biasanya. Oma mengaku sudah ikhlas dengan kepergian suaminya. Saat ini, Oma
mengaku senang karena memiliki banyak keponakan yang memerhatikannya.
d. Riwayat Keluarga
Oma merupakan anak keenam dari delapan bersaudara dari satu orang ayah dan satu
orang ibu. Oma lahir di Solo, 19 Desember 1936. Oma mengatakan kedua orang tua
sudah meninggal dunia. Ayah Oma sudah meninggal karena penyakit jantung dan ibu
Oma juga sudah meninggal karena jatuh dan ada riwayat darah tinggi.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

e. Riwayat Kehidupan Sosial-Ekonomi


Oma dibesarkan di keluarga yang sederhana. Ayah Oma bekerja sebagai pemilik toko
kelontong, sedangkan ibu Oma bekerja sebagai penjual kembang. Setelah menikah, gaji
yang dihasilkan Oma dan suaminya cukup untuk menghidupi keluarganya. Semua
kebutuhan Oma di PWK Hana ditanggung oleh GKI Gunung Sari yang menaungi SDK
Penabur 3.
Oma mengaku senang tinggal di PWK Hana. Selama 8 tahun, Oma tinggal di
Asrama Lama dan sekarang Oma sudah pindah ke Pavillion Kasih di PWK Hana sejak
tanggal 25 Oktober 2015 kemarin. Oma mengaku senang dengan suasana baru di
Pavillion Kasih, hanya saja Oma mengatakan kamar di Pavillion Kasih lebih kecil dan
sempit. Oma sehari-hari lebih sering berbincang dengan Oma Eny Tjipto. Oma juga
mengatakan tidak suka konflik sehingga lebih cenderung untuk menghindari situasisituasi yang dapat memicu konflik. Salah satu sahabat Oma adalah Oma Debora. Oma
merasa sedih kehilangan ketika oma Debora meninggal pada tanggal 18 Oktober 2015
yang lalu, tetapi masih beraktivitas seperti biasa.
f. Riwayat Agama
Oma lahir dan dibesarkan di keluarga Khong Hu Chu. Oma mulai mengetahui
tentang Alkitab saat bersekolah di SMP Katolik. Namun saat itu Oma belum terlalu
memikirkan agama. Setelah Oma masuk SGA Kristen, Oma belajar lebih banyak
mengenai alkitab dan memutuskan untuk dibaptis menurut agama Kristen Protestan. Oma
mengaku percaya terhadap agama yang dipeluknya sekarang dan merupakan seorang
Kristen yang taat.
g. Situasi Kehidupan Sekarang
Saat ini Oma tinggal di Pavillion Kasih di Panti Werda Kristen Hana. Oma masuk
PWK atas keinginannya sendiri karena Oma tidak memiliki anak dan agar tidak
merepotkan saudara serta keponakannya. Oma merasa senang tinggal di PWK karena
dapat bersosialisasi dengan teman sebaya serta banyak kegiatan di PWK, termasuk
kegiatan-kegiatan rohani. Oma juga masih dapat melakukan aktivitas kesehariannya
sendiri tanpa bantuan orang lain.
h. Persepsi Oma Tentang Diri dan Kehidupannya

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Oma merasa cukup senang dengan kehidupannya sekarang karena Oma bisa
ditempatkan di PWK sehingga Oma tidak perlu terlalu merepotkan orang di sekitarnya
dan berada di tempat dimana Oma dapat melakukan banyak kegiatan.
STATUS INTERNIS
TANDA VITAL
Kesadaran

: Compos mentis

GCS

: 15

Keadaan Umum

: Baik

Tinggi badan

: 162 cm

Berat badan

: 60 kg

IMT

: 22,86 kg/m2
IMT berdasarkan kriteria WHO Asia Pasifik :Normoweight (18,5 22,9)
Underweight

: < 18,5

Normoweight

: 18,5 22,9

BB lebih

: > 23

Dengan resiko

: 23,00 - 24,9

Obesitas grade I

: 25 29,9

Obesitas grade II

: > 30

Tekanan Darah

: 130/60 mmHg

Nadi

: 72 x / menit, reguler, kuat angkat, isi cukup

Pernafasan

: 18 x / menit, tipe pernapasan thorakoabdominal

Status gizi

: Baik

Kesan umum

: Tidak tampak sakit

Usia klinik

: Sesuai

STATUS INTERNUS
Kulit

: Kulit keriput, warna kulit sedikit putih, ikterus (-),

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

sianosis (-), kering (+), pigmentasi(+).


Kepala

: bentuk dan ukuran normal, tidak teraba benjolan, rambut warna


hitam-keputihan terdistribusi merata, tidak mudah dicabut, tidak
tampak kelainan kulit kepala.

Mata

:
OD
Palpebra
Konjungtiv
a
Sklera
Kornea
Pupil
Lensa
Retina

Edema (-)
Xantelasma (-)
Anemis (-)
Hiperemis (-)

OS
Edema (-)
Xantelasma (-)
Anemis (-)
Hiperemis (-)

Ikterik (-)
Jernih
Arcus senilis (+)
Refleks kornea (+)
Bulat, isokor, 3 mm
RCL (+), RCTL (+)
Pseudofakia,
Shadow test (-)
Tidak dilakukan pemeriksaan

Ikterik (-)
Jernih
Arcus senilis (+)
Refleks kornea (+)
Bulat, isokor, 3 mm
RCL (+), RCTL (+)
Afakia,
Shadow test (-)
Tidak
dilakukan

Visus

VOD

TIO

kacamata)
Normal

(digital)
Pem. Lain

Lapang

6/60

pemeriksaan
(dengan VOS = 6/60 (dengan
kacamata)
Normal
pandang Lapang pandang baik

menyempit
Telinga

:
Bentuk
Daun telinga

Liang telinga

AD
Normotia
Fistel preaurikuler

AS
Normotia
Fistel preaurikuler

Fistel retroaurikuler

Fistel retroaurikuler

Abses mastoiditis

Abses mastoiditis

Nyeri tekan tragus

Nyeri tekan tragus

Nyeri tarik aurikuler


Serumen (+) sedikit

Nyeri tarik aurikuler


Serumen (+) sedikit

Lapang

Lapang

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Hiperemis

Hiperemis

Sekret

Sekret

Membran

Corpus alienum Corpus alienum Utuh, warna putih Utuh, warna putih

timpani

seperti mutiara, tidak seperti mutiara, tidak


hiperaemis,

reflek hiperaemis,

cahaya +
Hidung

reflek

cahaya +

: bentuk normal, septum nasi di tengah, tidak ada deviasi, mukosa


tidak hiperemis, sekret -/-

Mulut

: bentuk simetris, perioral sianosis -, lidah kotor -, letak uvula di


tengah, faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1, tidak hiperaemis,
detritus -/-

Leher

: Trakhea di tengah, kelenjar tiroid tidak teraba membesar

KGB

: Preauricular, postauricular, submental, submandibula, cervical,


supraclavicula, inguinal tidak teraba membesar.

Thorax :
Pulmo
Inspeksi

: Simetris dalam statis dan dinamis

Palpasi

: Stem fremitus kanan dan kiri sama kuat

Perkusi

: Sonor pada kedua lapang paru

Auskultasi

: Vesikuler seluruh lapang paru, ronkhi -/-, wheezing -/-

Cor
Inspeksi

: Pulsasi ictus cordis tidak tampak

Palpasi

: Pulsasi ictus cordis teraba di ICS V midclavicula line sinistra

Perkusi

: Redup
Batas atas

: ICS II parasternal line sinistra

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Batas kanan : ICS IV sternal line dextra


Batas kiri
Auskultasi

: ICS VI midclavicula line sinistra

: BJ I&II normal, reguler, murmur (-), gallop (-)

Abdomen
Inspeksi

: Datar, sikatriks (-), striae (-),gerakan usus (-).

Palpasi

: Supel, nyeri tekan epigastrium (-), hepar dan lien tidak teraba membesar

Perkusi

: Timpani, nyeri ketok ginjal (-)

Auskultasi

: Bising usus (+) Normal

Punggung
Inspeksi

: deviasi (-), sikatris (-), benjolan (-)

Palpasi

: nyeri tekan (-), benjolan (-)

Perkusi

: nyeri ketok (-)

Postur berdiri : kifosis thoracal (+), lordosis (-), skoliosis (-)

Ekstremitas

Edema
Clubbing finger
Akral dingin
Akral sianosis
CRT
Kuku

Gigi

Superior
-/-/-/-/< 2 detik
Spoon nails -

M3 M2 M1 P2P1 C1 I2 I1
M3 M2 M1 P2 P1 C1 I2I1

Inferior
-/-/-/-/< 2 detik
Spoon nail -

I1 I2 C1 P1P2 M1 M2 M3
I1 I2 C1 P1 P2 M1 M2 M3

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Kesimpulan :
Pada pemeriksaan mata ditemukan: Arcus Senilis (+),lensa OD pseudofakia,

lensa OS afakia, VOD: 3/60, VOS: 3/60, lapang pandang OD menyempit.


Pada pemeriksaan telinga ditemukan : serumen (+) ADS
Pada pemeriksaan gigi ditemukan : edentulous
Pada pemeriksaan Jantung: batas kiri di ICS VI linea midclavicula sinistra.
Pada pemeriksaan kulit: Sedikit keriput, pigmentasi (+)
Pada pemeriksaan punggung: Kifosis thoracal (+)

STATUS NEUROLOGIS
1

Kesadaran

: Compos Mentis

Rangsang meningeal

:(-)

a. kaku kuduk

:(-)

b. brudzinsky I

:(-)

c. brudzinsky II

:(-)

d. Laseque

: ( + ) 45

e. Kernig

:(-)

Peningkatan TIK

:(-)

Pupil

: bulat, isokor, 3mm, reflek cahaya +/+

Nn. Cranialis

: baik

Motorik

: baik

a. trofi (lengan, tungkai) : normotrofi


b. tonus (lengan, tungkai) : normotoni
c. kekuatan

5555

5555

5555

5555

Sensorik
a

ekseroseptif

: baik

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

raba halus

: baik

raba tajam

: baik

propioseptif
getar

: baik

posisi

: baik

Sistem otonom

: baik

Fungsi cerebellum&koordinasi

: baik

a. telunjuk-hidung

: baik

b. tumit-lutut

: baik

10 Fungsi luhur

: baik

11 Reflek fisiologis

:(+)

a. biceps

: +/+

b. triceps

: +/+

c. patella

: +/+

d. Achilles

: +/+

12 Reflek patologis

:(-)

a. hoffman tromner

:(-)

b. babinski

:(-)

c. chaddock

:(-)

d. schaefer

:(-)

e. Gordon

:(-)

f. oppenheim

:(-)

g. klonus paha

:(-)

h. klonus kaki

:(-)

13 Tanda regresi & dementia

:(-)

Kesimpulan : Tes provokasi Laseque (+) 45.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

STATUS MENTAL
A. Deskripsi Umum
1. Penampilan
Oma seorang wanita berusia 79 tahun berpenampilan sesuai dengan usianya,
berperawakan sedang, tinggi badan sekitar 162 cm,
Berjalan memakai offset cane, cara berpakaian bersih dan rapi.
2. Pembicaraan
Oma berbicara dengan suara yang jelas dan pelontaran kata serta kalimat
yang jelas dan lantang serta menggunakan bahasa Indonesia dengan sedikit
logat Jawa untuk percakapan sehari-hari. Pembicaraan Oma tertata rapi
dengan tata bahasa baik dan pilihan kata yang bagus. Pertanyaan pemeriksa
dapat dijawab dengan jawaban yang memiliki asosiasi baik dan tidak
membingungkan.
3. Perilaku & Aktivitas Psikomotor
Oma saat ini merasa nyaman dan senang tinggal di PWK Hana. Sehari-hari
Oma mengikuti sebagian besar kegiatan yang diadakan di PWK. Oma juga
masih mampu melakukan segala aktivitas sehari-hari secara mandiri tanpa
bantuan orang lain.
4. Sikap Terhadap Pemeriksa
Oma kooperatif terhadap pemeriksa, ramah dan murah senyum, tidak
menunjukkan sikap curiga, dan menunjukan ekspresi yang bersahabat.
B. Emosi
1. Mood
: Eutimik
2. Afek
: Luas
3. Keserasian
: Serasi
C. Gangguan Persepsi & Kognisi
1. Halusinasi visual
:
Tidak ada
2. Halusinasi auditorik :
Tidak ada
3. Ilusi :
Tidak ada
4. Depersonalisasi
:
Tidak ada
5. Derealisasi
:
Tidak ada
6. Apraksia
:
Tidak ada
7. Agnosia
:
Tidak ada
D. Pikiran
1. Arus Pikiran
a. Produktivitas
:
Baik, bicara spontan.
b. Kontinuitas
:
Baik.
c. Hendaya bahasa :
Tidak ditemukan.
2. Bentuk pikiran
a. Asosiasi longgar :
Tidak ada
b. Ambivalensi
:
Tidak ada
c. Flight of ideas
:
Tidak ada
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

d. Inkoherensi
e. Verbigerasi
f. Perseverasi

:
:
:

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
:
Tidak ada
Tidak ada

3. Isi Pikiran
Preokupasi:
Fobia
:
Obsesi
:
Kompulsi :
Ideas of reference
Waham :

E. Pengendalian Impuls
Duduk tenang, berperilaku sopan. Selama wawancara tidak pernah memaksa
maupun terlihat agresif.
F. Fungsi Intelektual
1. Taraf Pendidikan
Sesuai dengan latar belakang pendidikan.
2. Orientasi
- Waktu :
Baik. Oma mengetahui jam, hari, tanggal,
tahun
dengan baik (tanggal, bulan, tahun) saat
wawancara.
- Tempat :Baik. Oma mengetahui tempat dimana dirinya
sekarang.
- Orang :
Baik. Oma mengenali dirinya, dokter,
perawat, dan nama-nama teman Oma di PWK.
3. Atensi
Pemusatan, pengalihan, dan mempertahankan perhatian baik.
4. Memori
- Jangka Panjang
Baik. Oma dapat mengingat tempat, tanggal lahirnya dan masa mudanya.
- Jangka Sedang
Baik. Oma dapat mengingat kapan masuk PWK.
- Jangka Pendek
Baik. Oma dapat mengingat menu makan paginya
- Jangka Segera
Baik. Oma dapat mengulang 3 benda secara berurutan dari awal ke akhir
dan sebaliknya seperti yang disebutkan oleh pemeriksa.

Daya Konsentrasi dan Kalkulasi


Baik, Oma dapat menghitung angka 100-7 sebanyak 7 kali.
Kemampuan Membaca dan Menulis
Baik. Oma dapat membaca tulisan dan menulis sesuai perintah yang diberikan
dengan baik.
Kemampuan Visuospasial
Baik. Oma dapat menggambar jam lengkap dengan angka dan jarumnya,
Gambar jam menunjukkan pukul 03.00

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Pikiran Abstrak
Oma dapat mengartikan peribahasa ada gula ada semut.
Intelegensi & Kemampuan Informasi
Baik. Oma mengetahui nama presiden Indonesia sekarang.

G. Uji Daya Nilai


1. Daya nilai sosial :
baik
2. Discriminative insight
:
3. Discriminative judgement :

baik
baik

H. Tilikan: Derajat 6.
I.

Reabilitas: Oma secara umum dapat dipercaya.

Kesimpulan: Status mental baik

SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONER (SPMSQ)


1. Tanggal berapa ini ?

Jawaban : Benar

2. Hari apa sekarang ?

Jawaban : Benar

3. Apa nama tempat ini ?

Jawaban : Benar

4. Kapan anda lahir ?

Jawaban : Benar

5. Di mana tempat anda lahir?

Jawaban : Benar

6. Berapa umur anda ?

Jawaban : Benar

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

7. Berapa saudara yang anda miliki ?

Jawaban : Benar

8. Siapa nama teman disebelah kamar anda ?

Jawaban : Benar

9. Siapa nama adik anda ?

Jawaban : Benar

10. Kurangi 1 dari 10 dan seterusnya ?

Jawaban : Benar

Kesimpulan : Salah 0 (Fungsi Intelektual Utuh)


Interpretasi hasil
Salah 0-3

: Fungsi Intelektual Utuh

Salah 4-5

: Kerusakan Intelektual Ringan

Salah 6-8

: Kerusakan Intelektual Sedang

Salah 9-10

: Kerusakan Intelektual Berat

MINI MENTAL STATUS EXAMINATION (MMSE)


Ite
m

Tes

Nilai
Max

Nila
i

ORIENTASI
1

Sekarang (tahun), (musim), (bulan), (tanggal), (hari) apa?

Kita berada dimana? (negara), (propinsi), (kota), (rumah sakit),


5
(lantai/kamar).

REGISTRASI

Sebutkan tiga buah nama benda (mobil, lemari, kursi) tiap benda 1
detik, pasien disuruh mengulangi nama benda tersebut dengan benar
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

dan catat jumlah pengulangan.


ATENSI DAN KALKULASI
Kurangi 100 dengan 7, nilai 1 untuk setiap jawaban yang benar,
hentikan setelah 5 jawaban. Atau disuruh mengeja kata WAHYU 5
(nilai diberikan pada huruf sebelum kesalahan : misalnya UYAHW =
2 nilai.

MENGINGAT KEMBALI (RECALL)

Pasien disuruh menyebutkan nama benda yang ditunjukan (pensil,


2
buku)

Pasien disuruh mengulang kata-kata : namun, tanpa, bila.

Pasien disuruh melakukan perintah : ambil kertas ini dengan tangan


3
anda, lipatlah menjadi dua dan letakkan dilantai.

Pasien disuruh membaca dan melakukan perintah : pejamkan mata


1
anda.

10

Pasien disuruh menulis dengan spontan.

30

30

Pasien disuruh mengingat kembali 3 nama diatas.

BAHASA

Pasien disuruh menggambar bentuk dibawah ini :


11

JUMLAH
Kesimpulan : skor = 30 (tidak ada gangguan kognitif)
Nilai MMSE :
25-30 : tidak ada gangguan kognitif
20-24 : dicurigai ada gangguan kognitif
<20

: ada gangguan kognitif

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Clock Drawing Test


Instruksi:
Oma diminta membuat jam dinding bulat lengkap dengan angka-angkanya, lalu Oma
diminta menggambarkan jarum jam yang menunjukkan pukul tiga.
Komponen yang dinilai
Menggambar lingkaran yang tertutup
Meletakkan angka-angka dalam posisi

Nilai
1
1

yang benar
Ke-12 angka komplit
Meletakkan jarum-jarum jam dalam

1
1

posisi yang tepat


Total nilai
Kesimpulan: Tidak terdapat gangguan fungsi kognitif

SKALA DEPRESI GERIATRI 15 ( GDS )

GERIATRIC DEPRESSION SCALE


No.
1
2

PERTANYAAN
Apakah anda puas dengan kehidupan anda?
Apakah anda meninggalkan banyak kegiatan

YA
0
1

TIDAK
1
0

Score
0
0

3
4
5

/ minat kesenangan anda?


Apakah anda merasa hidup anda kosong?
Apakah anda sering merasa bosan?
Apakah anda mempunyai semangat yang

1
1
0

0
0
1

0
1
0

baik setiap hari?


Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

terjadi pada anda?


Apakah anda merasa bahagia untuk

8
9

sebagian besar hidup anda?


Apakah anda sering merasa tidak berdaya?
Apakah anda lebih sering tinggal di dalam

1
0

0
0

0
0

11

dengan kebanyakan orang?


Apakah anda pikir bahwa hidup anda

12

sekarang ini menyenangkan?


Apakah anda merasa tidak berharga seperti

13
14

perasaan anda saat ini?


Apakah anda merasa penuh semangat?
Apakah anda merasa bahwa keadaan anda

0
1

1
0

0
0

15

tidak ada harapan?


Apakah anda berpikir orang lain lebih baik

rumah daripada keluar dan mengerjakan


10

sesuatu yang baru?


Apakah anda mempunyai banyak masalah
dengan daya ingat anda dibandingkan

keadaannya daripada anda?


Total score : 8
Penilaian GDS versi Indonesia
1.) Jawaban TIDAK untuk butir 1, 5, 7, 11, 13 mendapat skor 1
2.) Jawaban YA untuk butir 2, 3, 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14,15 mendapat skor 1
3.) Butir-butir pertanyaan lainnya bila dijawab YA mendapat skor 1
danbila TIDAK mendapat skor 0
4.) Skor <5 : tidak depresi
5.) Skor 5-9 : kemungkinan besar depresi
6.) Skor >10 : depresi
Total score :

1 (tidak depresi)

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

STATUS FUNGSIONAL
ACTIVITIES OF DAILY LIVING (INDEKS ADL BARTHEL) RSCM
Fungsi

Nilai Keterangan

1. mengontrol BAB

2. mengontrol BAK

3. membersihkan

diri

Inkontinensia

Kadang2 inkontinensia

2
0

Kontinen teratur
Inkontinensia

Kadang2 inkontinensia

2
(lap 0

muka, sisir rambut, sikat


gigi)
4. toileting

Kontinen teratur
Butuh pertolongan orang lain

Mandiri

Tergantung pertolongan orang lain

Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas tetapi


dapat mengerjakan sendiri beberapa aktivitas

5. makan

2
0

Mandiri
Tidak mampu

Perlu seseorang menolong memotong makanan

2
6. Berpindah tempat dari tidur 0

Mandiri
Tidak mampu

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

ke duduk

Perlu banyak bantuan untuk bisa duduk (2


orang)

7. Mobilisasi atau berjalan

8. Berpakaian

9. Naik turun tangga

10. Mandi

Bantuan minimal 1 orang

3
0

Mandiri
Tidak mampu

Bisa berjalan dengan kursi roda

Berjalan dengan bantuan orang lain atau walker

3
0

Mandiri
Tergantung orang lain

Sebagian dibantu

2
0

Mandiri
Tidak mampu

Butuh pertolongan

Mandiri (naik turun)

Tergantung orang lain

Mandiri

Total nilai

20

Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel) RSCM

Catatan

: jawaban pasien adalah yang tercetak tebal

Interpretasi nilai

20

: mandiri

12 - 19 : ketergantungan ringan
9 11 : ketergantungan sedang

58

: ketergantungan berat

04

: ketergantungan total

Kesimpulan : 20 (mandiri).

PEMERIKSAAN PENUNJANG
A. Kontrol Gula Darah (dilakukan oleh PWK Hana pada tahun 2016)
2/6

3/7

5/8

8/9

2/1
0

4/11

7/1

4/2

4/3

4/4

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

4/5

4/6

9/7

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

GDP

132

132

160

2PP

153

110

156

B.

13
6
15
3

156

169

142

118

103

188

128

132

14

15

19

16

173

7
14

7
16

9
17

7
18

201

Pemeriksaan Laboratorium (19 November 2015)


Nama Pemeriksaan
HEMATOLOGI

Hasil

Nilai Rujukan

11,7

11,7-15,5 g/dL

Glukosa Puasa

134

<100 mg/dL

HbA1c (A1c) NGSP

6.8

Cholesterol LDL Direk

95

< 100 mg/dL

Trigliserida

125

< 150 mg/dL

Urea N

14

8 23 mg/dL

Ureum

29

17 49 mg/dL

Kreatinin

0.84

0.5 0.9 mg/dL

eLFG (CKD-EPI)

67

Asam urat

4.1

Hemoglobin
KIMIA

< 5.70 mg/dL

C. Pemeriksaan Radiologi Thorax PA 29/01/2011


Keterangan:
Cor membesar ke lateral kiri, apeks di bawah diafragma kiri, pinggang jantung mendatar,
CTR >50%, Aorta normal, Kalsifikasi (-), Elongatio (-)
Sinus Costofrenicus & Cardiofrenicus serta Diafragma D/S normal
Pulmo:
- Hilli normal
- Corakan bronkovaskular bertambah & penebalan dinding cabang bronkus &
peribronkial struktur di lapangan tengah & bawah kedua paru disertai infiltrat
halus di percardial bilateral.
- Kranialisasi (-)
Skeletal : tampak K-wire dengan densitas logam di proksimal Humerus kanan
Kesan:
- Cardiomegali (LVH)
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

- Gambaran aspek Bronkitis ringan


D. Pemeriksan EKG (16 April 2008)
Komponen
Irama
Regularity
Heart rate
Axis
P wave
PR interval
QRS complex
ST segment
T wave
Kesan

Hasil
Sinus
Reguler
79 kali/menit
Positif
Normal
Normal
Normal
Depresi
(V4-V6)

Iskemia
Miokard
Inverted (V1-V4 Iskemi miokard)
Irama sinus dan reguler, iskemi
miokard di bagian anteroseptal dan
lateral jantung.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

RESUME
Telah diperiksa seorang wanita berusia 79 tahun dengan keluhan nyeri pada kedua
lutut. Keluhan nyeri sendi pada kedua lutut ini dirasakan Oma pertama kali sejak 28
tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1987, pada saat Oma berusia 51 tahun.Namun
keluhan yang pada saat itu Oma rasakan bersifat nyeri ringan dan membaik ketika
beristirahat.Oma merasakan keluhannya muncul lagi 10 tahun belakangan ini. Keluhan
nyeri sendi tidak dirasakan setiap hari. Nyeri yang dirasakan Oma terutama pada saat
cuaca dingin atau mandi menggunakan air dingin.Nyeri sendi pada kedua lutut Oma
diperberat ketika Oma melakukan aktivitas

dan membaik setelah beristirahat. Oma

terkadang merasakan lututnya kaku pada pagi hari selama <10menit. Kaku akan hilang
jika Oma menggerak-gerakan kakinya. Riwayat trauma disangkal, tidak terdapat
kemerahan, bengkak, maupun deformitas. Apabila Oma merasa nyeri pada kedua lutut,
Oma langsung meminum obat Ibuprofen 200 mg secara oral dan biasanya keluhan nyeri
Oma membaik setelah mengkonsumsi obat tersebut.
Oma juga mengeluhkan kering pada kedua mata. Keluhan ini dirasakan Oma
pertama kali pada tahun 2008.Ketika Oma merasakan matanya kering, Oma meneteskan
Cendolyter (Ion Natrium & Kalium dengan Benzalkonium Cl) pada kedua matanya dan
biasanya setelah itu ada perbaikan. Obat itu diteteskan pada kedua mata Oma hanya pada
keadaan kering saja.
Oma mengaku menderita Diabetes Mellitus tipe 2 sejak tahun 2005. Pada saat itu,
Oma mengeluhkan sering buang air kecil pada malam hari, yaitu 5 6 kali. Oma sudah
konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam tentang keluhannya, melakukan
pemeriksaan gula darah, dan diberi obat. Sekarang obat yang dikonsumsi Oma untuk
penyakit Diabetes Melitus adalah Glukobay (Acarbose) 2x/hari. Obat tersebut diminum
Oma di pagi hari. Oma mengatakan saat ini pada malam hari buang air kecilnya sudah
berkurang menjadi 2 kali.

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Oma juga mengaku menderita darah tinggi sejak tahun 2008. Saat itu, tekanan darah
Oma sering mencapai 150/90 mmHg. Oma sering mengeluh pusing pada saat itu
sehingga pergi ke dokter untuk konsultasi. Saat itu Oma didiagnosa menderita hipertensi,
Oma diberi obat Captopril, namun karena Oma menjadi batuk-batuk, obat diganti
menjadi Calcianta (Nifedipine) 2x/hari. Saat ini tekanan darah Oma sudah terkontrol baik
menjadi 130/ 60 mmHg dan keluhan pusing sudah tidak ada.
Selain itu Oma juga mengkonsumsi obat Fasorbid 5 mg tab (Isosorbite dinitrate)
2x/hari. Obat itu dikonsumsi Oma setelah melakukan rekam jantung (EKG) pada saat
masuk PWK Hana tahun 2008 yang hasilnya dikatakan dokter ada penyumbatan. Obat
tersebut sampai saat ini masih diminum teratur oleh Oma dan tidak ada keluhan. Oma
juga mengkonsumsi obat pengencer darah yaitu Ascardia 80 mg tablet (asam
asetilsalisilat) sebagai obat tambahan. Obat ini diminum Oma selang sehari.
Oma juga mengatakan dokter pernah mendiagnosis mata kanannya glaukoma sekitar
4 tahun yang lalu. Saat itu Oma ke dokter spesialis mata karena mengeluh mata kanannya
nyeri. Sejak saat itu, Oma diberikan obat tetes Timol 0,5% (timolol maleate) yang
digunakan Oma secara rutin hingga sekarang pada mata kanannya. Saat ini Oma juga
menggunakan softlens setiap hari di mata kirinya karena dulu saat Oma menjalani operasi
katarak pada mata kirinya tahun 1986, tidak dilakukan penanaman lensa pengganti. Oma
mengaku setiap malam ketika ingin tidur Oma melepaskan softlensnya tersebut.
Oma mengaku kesulitan untuk membaca bila tidak menggunakan kacamata dan
merasa lelah jika membaca cukup lama. Kacamata sudah digunakan selama hampir 30
tahun lamanya, dan ukuran kacamata yang digunakan sekarang adalah +3.00 dioptri.
Oma rutin meminum cavit D3 (calcium hydrogen, phospate dihydrate 500 mg,
cholecalciferol 133 IU) 1x/hari untuk mencukupi kebutuhan kalsium tulang Oma dan
mencegah pengeroposan tulang.
Untuk mencukupi kebutuhan vitamin di tubuh Oma, Oma juga mengkonsumsi secara
teratur vitamin yang diberikan oleh dokter PWK Hana yaitu Neurodex (vit B1 100 mg,
B6 200 mg, B12 250 mcg) sekali sehari.
Oma mengaku sudah cukup lama giginya tidak lengkap, namun Oma tidak mau
menggunakan gigi palsu. Oma mengaku tidak ada kesulitan makan.
Riwayat Penyakit Dahulu:

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Katarak ODS, sudah dioperasi pada tahun 1986 (mata kiri) dan 1988 (mata
kanan). Pada mata kanan ditanam lensa buatan, namun mata kiri tidak

dilakukan sehingga harus menggunakan softlens setiap hari.


Iskemia Miokard pada anteroseptal dan lateral jantung
Fraktur lengan atas kanan.

Riwayat Penyakit Keluarga:

Penyakit jantung pada ayah


Penyakit darah tinggi pada ibu

Riwayat Operasi:

Operasi fraktur lengan kanan atas (2000)


Operasi katarak mata kiri (1986) dan kanan (1988)

Tanda Vital
Tekanan darah

: 130/60 mmHg

Nadi

: 72 kali/menit

RR

: 18 kali/menit, thorakoabdominal

Kesan Status Internis


Pada pemeriksaan mata ditemukan: Arcus Senilis ODS (+), lensa OD
pseudofakia, lensa OS afakia, VOD: 3/60, VOS: 3/60, lapang pandang OD

menyempit.
Pada pemeriksaan telinga ditemukan: serumen (+) ADS.
Pada pemeriksaan Jantung: batas kiri di ICS VI linea midclavicula sinistra.
Pada pemeriksaan kulit: Sedikit keriput, pigmentasi (+)
Pada pemeriksaan punggung: Kifosis thoracal (+)
Pada pemeriksaan gigi ditemukan: edentulous

Kesan Status neurologis: Tes provokasi Laseque (+) 45


Status mentalis :

Short Portable Mental Status Questioner (SPMSQ): 0 (Fungsi Intelektual

utuh)
Pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE): Skor 28 (tidak ada

gangguan kognitif)
Geriatric Depression Scale (GDS): Skor 2 (tidak depresi)

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel): Skor 20 (mandiri)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
2/6

3/7

5/8

GDP

132

132

160

2PP

153

110

156

8/9
13
6
15
3

2/1

4/11

7/1

4/2

156

169

142

118

103

188

128

132

4/3

4/4

4/5

4/6

9/7

14

15

19

16

173

7
14

7
16

9
17

7
18

201

PERMASALAHAN

Biologi
o Nyeri pada kedua lutut terutama pada saat cuaca dingin
o Mata kering di kedua mata
Psikososial
o Tidak ada masalah
Lingkungan
o Tidak ada masalah

DIAGNOSA KERJA
Diagnosa Utama

1. Nyeri sendi pada kedua lutut dekstra-sinistra et causa osteoarthritis genu bilateral.
DD/: Rhematoid Arthritis.
2. Dry Eyes Syndrome et causa berkurangnya produksi komponen air mata (musin,
akueous dan lipid) karena penuaan dan pemakaian softlens
Diagnosa tambahan :

Diabetes Mellitus tipe 2 terkontrol obat


Hipertensi Grade I terkontrol obat
Pseudofakia OD
Afakia OS
Glaukoma sudut terbuka OD
Presbiopia ODS
Edentulous

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN

Foto rontgen genu AP Lateral bilateral


Pemeriksaan laboratorium setiap 6 bulan
- Hematologi rutin: Hemoglobin, Eritrosit, Hematokrit, Trombosit,
Leukosit, LED, Hitung Jenis
- Kimia darah: Asam Urat, SGOT, SGPT, Ureum, Kreatinin
- Profil Lipid: Kolesterol total, LDL, HDL, Trigliserida
- Urin Rutin: Warna, Berat Jenis, pH, Nitrit Protein, Keton, Leukosit,
Eritrosit, Glukosa, Urobilinogen, Bilirubin, darah, silinder, kristal,

bakteri
- Koagulasi darah : PT, aPTT
Pemeriksaan kadar GDP dan GD2PP setiap bulan
Pemeriksaan anti-CCP dan rheumatoid factor
Pemeriksaan HbA1C setiap 3 bulan
Pemeriksaan tekanan darah tiap hari
Pemeriksaan EKG
Konsul ke dokter spesialis mata
Konsul ke dokter gigi

RENCANA PENGELOLAAN
1. Nyeri sendi pada kedua lutut
Et causa susp.: - Osteoarthritis genu bilateral
DD: Rhematoid Arthritis.
Terapi yang didapatkan saat ini: Ibuprofen 200 mg tablet
Saran:
Farmakologis:

Renadinac tab (Na-diclofenac) 3x 25 mg p.r.n nyeri


Osteoflam (Glukosamin hidroklorida 250 mg, chondroitin sulfat 200 mg,
vitamin C 25 mg, mangan 5 mg, zink 2.5 mg, manganese 0.25 mg, metil sulfonyl,
methane 350 mg) 1 kali selang sehari.
Nonfarmakologis:
Jangan mengangkat barang yang berat-berat, mengurangi berat badan, istirahat yang
cukup, olahraga yang teratur. Anjurkan foto rontgen genu AP Lateral, anti-CCP, dan
rhematoid factor.
2. Dry Eyes Syndrome
Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Et causa berkurangnya produksi komponen air mata (musin, akueous dan lipid) karena
penuaan dan pemakaian softlens.
Terapi yang didapatkan saat ini:
Cendolyter (Ion Natrium & Kalium dengan Benzalkonium Cl) p.r.n kering
Saran:
Farmakologis: Teruskan terapi (Cendolyter (Ion Natrium & Kalium dengan
Benzalkonium Cl) p.r.n kering
Non-farmakologis: Hindari membaca terlalu lama, cukup tidur, tidak terlalu lama
menggunakan softlens dan konsultasi ke dokter mata
3. Diabetes Mellitus tipe 2 terkontrol obat
Terapi yang didapatkan saat ini: Glucobay tab (Acarbose) 5 mg 1-0-1
Saran:
Farmakologis: Teruskan terapi, tambahkan Metformin 500 mg tablet 0-0-1 (malam
hari) untuk menurunkan gula darah puasa
Nonfarmakologis: Porsi karbohidrat secukupnya, kurangi makan makanan/cemilan
yang manis-manis, rutin berolahraga, perbanyak makan-makanan yang berserat,
makan sering tapi dengan porsi sedikit (small frequent feeding), melakukan
pemeriksaan GDP dan GD2PP rutin tiap bulan, kontrol pemeriksaan HbA1c setiap 3
bulan.
4.

Hipertensi Grade I terkontrol obat


Terapi yang didapatkan saat ini: Calcianta tab (Nifedipin) 5 mg 1-0-1
Saran:
Farmakologis : Teruskan terapi (Calcianta tab (Nifedipin) 5 mg 1-0-1)
Non Farmakologis : Asupan garam tidak berlebihan, menghindari stres,
rutin berolahraga, hindari rokok dan alkohol, melakukan pemeriksaan tekanan darah
rutin setiap hari.

5.

Pseudofakia OD
Terapi yang didapatkan saat ini: -

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Saran:
Farmakologis : Non Farmakologis : Anjurkan melakukan kontrol ke dokter spesialis mata
6.

Afakia OS
Terapi yang didapatkan saat ini: soflens OS
Saran:
Farmakologis : Non farmakologis: softlens
Usul : Anjurkan melakukan kontrol ke dokter spesialis mata dan dipertimbangkan
operasi penanaman lensa.

7.

Glaukoma sudut terbuka OD


Terapi yang didapatkan saat ini: Timol 0,5% eyedrops (timolol maleate) 3x1 tetes
OD
Saran:
Farmokologis : Teruskan terapi (Timol 0,5% eyedrops (timolol maleate) 3x1 tetes
OD)
Non Farmakologis : Menghindari membaca sambil berbaring di tempat gelap,
olahraga secara teratur, menghindari stres fisik dan mental. Anjurkan melakukan
kontrol ke dokter spesialis mata.

8.

Presbiopia ODS
Terapi yang didapatkan saat ini: Kacamata baca +3.00 dioptri ODS
Farmakologis : Saran:
Non Farmakologis : Teruskan pemakaian kacamata +3.00 dioptri dan anjurkan
melakukan kontrol ke dokter spesialis mata setiap 6 bulan.

9.

Edentulous
Terapi yang didapatkan saat ini: -

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Saran:
Farmakologis: Non Farmakologis: gigi palsu. Anjurkan melakukan kontrol ke dokter gigi, untuk
dilakukan pemeriksaan lengkap untuk penggunaan gigi palsu baru.
PROGNOSIS

Nyeri sendi pada kedua lutut e.c osteoarthritis genu bilateral DD rheumatoid
arthritis
Ad vitam
: Bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Dry Eyes Syndrome
Ad vitam
: Bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Diabetes mellitus tipe 2 terkontrol obat
Ad vitam
: Dubia ad bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Hipertensi grade I terkontrol obat
Ad vitam
: Dubia ad bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Pseudofakia OD
Ad vitam
: Bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad bonam
Afakia OS
Ad vitam
: Dubia ad bonam
Ad functionam
: Dubia ad malam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Glaukoma sudut terbuka OD
Ad vitam
: Dubia ad bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad bonam
Presbiopia ODS
Ad vitam
: Bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam
Edentulous
Ad vitam
: Bonam
Ad functionam
: Dubia ad bonam
Ad sanationam
: Dubia ad malam

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015

Laporan Kasus Geriatri

Evelyn Patricia (406148144)

Kepaniteraan Ilmu Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara


Panti Werdha Hana, Ciputat
Periode 5 Oktober 2015 7 November 2015