Anda di halaman 1dari 3

PROSEDUR MUTU PEMELIHARAAN DAN

PERBAIKAN PRASARANA

SO
P

No. Dokumen :
No. Revisi
:
Tanggal Terbit :
Halaman
:
UPT Puskesmas Gambut

Kabupaten
Banjar

1. Pengertian

Sugeng Riyanto,
SKM.M.Ked.Trop
NIP. 19680221 199203 1
008

2.1

Pemeliharaan

Sarana

adalah

kegiatan

yang

dilakukan untuk memelihara dan menjamin sarana


dan prasarana medis dan non medis tersedia dengan
baik.
2.2

Perbaikan Sarana adalah kegiatan yang dilakukan


untuk memperbaiki apabila terjadi kerusakan pada
sarana dan prasarana medis dan non medis.

2.3

Sarana

medis

adalah

seluruh

sarana

yang

dipergunakan oleh tenaga medis maupun paramedis


untuk melakukan tindakan terhadap pasien.
2.4

Sarana Non Medis adalah seluruh sarana selain


peralatan medis
tidak

langsung

yang secara langsung maupun


dipergunakan

untuk

pelayanan

kepada pasien maupun pengunjung puskesmas.


2.5

Kalibrasi

adalah

kegiatan

peneraan

untuk

menentukan kebenaran nilai penunjukan alat ukur


dan atau bahan ukur.
2. Tujuan

pemeliharaan

dan

perbaikan

sarana

ini

bertujuan

untuk

menetapkan tata cara penyelenggaraan pemeliharaan sarana


dan prasarana medis dan non medis yang ada di lingkup kerja
Puskesmas Negara.

3. Kebijakan
4. Referensi

Buku Pedoman Pengelolaan Peralatan Kesehatan Puskesmas


Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Dirjen Pembinaan
Kesehatan

Masyarakat,

Direktorat

Bina

Upaya

Kesehatan

Puskesmas, 1998.
5. Langkah-Langkah
Prosedur

5.1.

Pelaksanaan

Pemeliharaan

Sarana

Prasarana

terjadwal
5.1.1. Pembantu Pengurus Barang menyusun Jadwal
Pemeliharaan

selama

periode

satu

tahun

untuk seluruh barang


5.1.2. Setiap 3 bulan, Pembantu Pengurus Barang
mencatat hasil pemeliharaan barang di Buku
Pemeliharaan Barang selanjutnya melaporkan
kepada

Kepala

Puskesmas

menggunakan

Laporan Pemeliharaan Barang yang kemudian


dilaporkan ke Dinas Kesehatan.
5.1.3. Apabila dalam kegiatan pemeliharaan dijumpai
kerusakan alat, maka

Pembantu Pengurus

Barang melakukan perbaikan terhadap alat


tersebut. Tata cara pelaksanaan perbaikan
dijelaskan dalam prosedur ini.
5.1.

Kalibrasi Alat
5.1.1. Kalibrasi dilakukan terhadap alat-alat yang
terdaftar dalam formulir Daftar Alat Ukur Yang
Dikalibrasi.
5.1.2. Pembantu

Pengurus

Barang

mengusulkan

Pengkalibrasian Alat sesuai Daftar Alat Ukur


Yang Dikalibrasi kepada Kepala Puskesmas.
5.1.3. Catatan hasil pelaksanaan kalibrasi diarsip
oleh Pembantu Pengurus Barang.
5.2.

Pelaksanaan Perbaikan Sarana Prasarana


5.2.1. Pembantu

Pengurus

Barang

menerima

permintaan perbaikan dari penanggungjawab


ruangan dan selanjutnya memeriksa kerusakan
ke

ruangan.

Pembantu

Pengurus

Barang

menilai bahwa perbaikan perlu dilakukan dan


kemudian menuliskan kebutuhan perbaikan
pada buku pemeliharaan.
5.2.2. Pembantu

Pengurus

Barang

mengajukan

kebutuhan perbaikan tersebut kepada Kepala


Puskesmas.

Apabila

kepala

menyetujui

perbaikan,

maka

puskesmas
dilakukan

perbaikan. Hasil perbaikan dicatat dalam Buku


Pemeliharaan.
5.2.3. Jika dari hasil perbaikan dibutuhkan kalibrasi,
maka

dicatat

untuk

diajukan

ke

Kepala

Puskesmas dan Pembantu Pengurus Barang


mengusulkan pengkalibrasian alat ke Kepala
Puskesmas.
6. Unit Terkait