Anda di halaman 1dari 1

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

SOP / PROTAP TRIASE


No Dokumen
No Revisi
Halaman
Puskesmas Cianjur
Kota

18/ SOP/ PKM/ I/ 2015


Tanggal Terbit

Jl. Suryakencana no 1

PROTAP

02 Januari 2015

Pengertian

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2 004

Memilah dan menentukan derajat kegawatan penderita.

Tujuan

Sebagai acuan menentukan prioritas dan tempat pelayanan medik


penderita.

Kebijakan

Mendahulukan penderita yang lebih gawat bukan yang datang dahulu.

Prosedur

1.
2.

Unit terkait

Penderita datang diterima petugas / paramedis UGD


inform concern (penandatangan persetujuan tindakan) oleh keluarga
pasien.
3.
Diruang triase dilakukan anamnese dan pemeriksaan singkat
dan cepat
(selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya. Oleh paramedis
yang
terlatih / dokter.
4.
Penderita dibedakan menurut kegawatnnya dengan memberi kode
huruf :
a.
P III adalah penderita tidak gawat dan tidak darurat.
Misalnya : Penderita Common Cold, penderita rawat jalan, abses, luka
robek,
b.
P II adalah penderita yang kegawat daruratan masih tidak urgent
Misalnya : Penderita Thipoid, Hipertensi,DM,
c.
P I adalah penderita gawat darurat (pasien dengan kondisi
mengancam)
Misalnya : Penderita stroke trombosis, luka bakar, Appendic acuta,
KLL ,
CVA, MIA, asma bronchial dll
5. Penderita mendapatkan prioritas pelayanan dengan urutan warna : P IPII-PIII.
6. Pada waktu jam kerja penderita dengan prioritas PIII dikirim ke BP /
rawat jalan
Poliklinik, Ruang perawatan