Anda di halaman 1dari 9

PENGUMPULAN DATA ATAU PENGELOMPOKAN DATA

ANALISA DATA
Data
Ds
-

Masalah keperawatan

Terdapat suara napas


tambahan

Ds
-

Kemungkinan penyebab
Bayi baru lahir

Kulit nampa kebiruan


TTV:
HR: 140 x/menit
RR: 50 x/menit
S: 35,0oC

Penurunan energy dan


kelelahan
Penumpukan eksudat dijalan

Ketidak efektifan pola nafas

napas
Ketidak mampuan untuk
mengeluarkan eksudat dalam
jalan napas
Ketidak efektifan bersihan
jalan nafas

DO:
- keadaan umum lemah
-refleks menghisap lemah

Gangguan pemenuhan
kebutuhan nutrisi

- tamoak terpasang OGT


- Terpasang infuse dektrosa
10 % 5 tts/i
Resiko infeksi ditandai

Pemotongan tali pusar

dengan:
Pendarahan
-

Pemotongan tali pusar


Klien Nampa
pendarahan pada tali
pusar

Perawatan tali pusar kurang


maksimal

Resiko infeksi

Resiko infeksi tali pusar bayi

DIAGNOSA KEPERAWATAN
No

Diagnose keperawatan

Tanggal
Ditemukan

Teratasi

Ketidakefektifan pola napas b/d


penurunan energy dan kelelahan

Gangguan pemenuhan nutrias b/d reflex

Tgl 19-01-2016,

menghisap lemah
3

jam:10.25

Resiko infeksi b/d ditandai dengan

19-01-2016

adanya:
-

Pemotongan tali pusar


Klien Nampa pendarahan pada
tali pusar

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN


No

Diagnose keperawatan

Ketidak efektifan Pola


napas, b/d penurunan

Rencana tindakan keperawatan


Tujuan dan kritria
Intervensi (NIC)
hasil (NOC)
NOC
-

Respiratori

status: ventilation
Respiratory

energy dan kelelahan

NIC
Airway management
-

tehnik chin lift atau jaw thrust

status: Arway
patency
- Vital sing status
Hasil
- Suara nafas yang
-

bersih
Tidak ada tanda
sianosis dan
dispneu

Buka jalan nafas, gunakan

bila perlu
Posisikan pasien untuk

memaksimalkan ventilasi
Identifikasi pasien seperlunya
Pasang O2
Lakukan fisioterapi dada jik

perlu
Keluarkan secret dengan suction
Auskultasi suara nafas, catat

Bernafas dengan

mudah
Klien tidak
merasa tercekik,

adanya suara tambahan


- Lakukan suction pada mayo
- Berikan brongkodilator
Oxygen therapy
- Bersihkan mulut hidung dan

irama nafas,
frekuensi
pernafasan dalam
rentang normal,
tidak ada suara
-

nafas abnormal
Tanda tanda vital
dalam rentang
normal(nadi,

secret trakea
Pertahankan jalan nafas yang

paten
Atur peralatan oksigenasi
Monitor aliran oksigen
Pertahankan posisi pasien
Observasi adanya tanda-tanda

hipoventilasi
Vital sign monitoring
- Monitoring nadi, suhu dan RR
- Monitor kualitas nadi
- Monitor frekuensi dan irama

pernapasan dan
suhu)

pernapasan
Monitor suara paru
Monitor pola pernapasan

abnormal
Monitor warna, suhu,
kelembapan kulit

Gangguan kebutuhan
nutrisi b/d reflex meghisap
lemah

NOC
-

Setelah dilakukan

NIC
-

Timbang berat badan bayi

tindakan

saat menerimah diruangan

keperawatan

perawatan dan setelah itu

2x24 jam pasien

setiap hari
Auskultasi bising usus,

dapat terjadi

perhatikan adanya distensi

peningkatan

abdomen dan pergerakan

makan
meningkat.

menghisap
Lakukan pemberian makanan
oral sesuai protocol rumah

Resiko infeksi b/d ditandai

Setelah dilakukan

dengan adanya:

tindakan 2x24 jam


Infeksi tidak terjadi

Pemotongan tali

pusar
Ada tanda-tanda

dipakai pasien lain


-

dengan kriteria :
-

infeksi

berkunjung dan setelah

dari tanda-tanda

berkunjung meninggalkan pasien.

dan gejala infeksi, -

Gunakan sabun antimikrobion

Dolor, Rubor,

untuk mencuci tangan

Fungsiolaesa
Mendeskripsik

penyakit, factor
yang

penatalaksanaanny

Tingkatkan intake nutrisi

Monitor tanda vital dan gejala


infeksi sistemik dan local

Batasi pengujung

Pertahankan tehnik aseptic pada

a,

mencegah
-

pasien yang beresiko.

Menunjukan
kemampuan untuk
timbulnya infeksi
Menunjukan

Berikan perawatan tali pusar

Dorong masuknya ASI yang


cukup

perilaku hidup
sehat

Gunakan sarung tangan sebagai


pelindung

mempengaruhi
penularan serta

Cuci tangan setiap sebelum dan


sesudah tindakan keperawatan

a proses penularan

Instruksikan pada pengujung


untuk mencuci tangan saat

Klien bebas

Calor, Tumor
-

sakit
Bersihkan lingkungan setelah

Ajarkan keluarga tanda dan gejala


infeksi

Ajarkan cara menghindari infeksi

CATATAN PERKEMBANGAN KEPERAWATAN


Tgl pengkajian

: 19-01-2016

Nama mahasiswa : haerunnisa

Nama pasien : ByA


Umur

: 0 tahun

Ruangan praktik : bayi RS.LB

Jenis kelamin : perempuan


No. RM

No

Hari/tg

Diagnose kep

Implementasi jam & hasil

l/jam
19-01-

Ketidakefektif

NIC

2016

an pola napas

Airway suction

10:30

b/d

:
paraf

Evaluasi
(SOAP)

Memastikan kebutuhan

oral suctioning
mengauskultasi suara

kekurangan
energy dan

napas sebelum dan

kelemahan
-

sesuda suctioning
menginformasikan
kepada keluarga tentang

suctioning
memberikan O2

menggunakan nasal
hasil: 2 liter/menit
mengistrahatkan pasien

S:klien nampa
tenang
O: t terdengar suara
tambahan
A: masalah blm
teratasi
P:lanjutkan
intervensi

setelah melakukan
-

tindakan
Memoniroring status
oksigen klien

Menimbang berat badan


bayi saat menerima di

19/1/20

Gangguan

ruangan perawatan dan

16

kebutuhan

setelah itu setiap hari

nutrisi b/d

reflex

distensi abdomen, dan

lemah

lemah

Mengauskultasi bisisng
usus, perhatikan adanya

meghisap

S: pasien nampak

perilaku menghisap.

O: pasien belum
dapat
menghisap,
pasien masih

Melakukan pemberian

diberikan

makan oral awal sesuai

makanan

protocol rumah sakit,

melalui OGT

Hasil : telah di berikan


susu asi 1 cc

A: masalah belum
teratasi
P: lanjutkan
intervensi:
- timbang berat
badan bayi saat
menerima di
ruangan
perawatan dan
setelah itu
setiap hari.
- auskultasi bisisng
usus, perhatikan
adanya distensi
abdomen, dan
perilaku
menghisap
-lakukan
pemberian
makanan oral
awal sesuai

Mebersihkan lingkungan
setelah dipakai pasien lain

19-012016

Resiko infeksi
b/d ditandai
dengan
adanya:

Menginstruksikan pada
pengujung untuk mencuci
tangan saat berkunjung dan
setelah berkunjung
meninggalkan pasien.

protocol rumah
sakit.
S: pasien tidak
tampak tanda
tanda infeksi
O: tidak ada tanda-

Menggunakan sabun

tandarubor.dolor
.kalor.

Pemotonga

antimikrobion untuk mencuci

n tali pusar
Klien

tangan

A: masalah teratasi

Mencuci tangan setiap

P: lanjutkan

Nampa

sebelum dan sesudah

intervensi

tindakan keperawatan

- Menggunakan

Menggunakan sarung tangan

sabun

sebagai pelindung

antimikrobion

Meningkatkan intake nutrisi

untuk mencuci

Memonitor tanda vital dan

tangan

gejala infeksi sistemik dan

-Mencuci tangan

local

setiap sebelum

membatasi pengujung

dan sesudah

mempertahankan tehnik

tindakan

aseptic pada pasien yang

keperawatan

beresiko.

-Memberikan

Memberikan perawatan tali

perawatan tali

pusar

pusar

Mendorong masuknya ASI

-Mendorong

yang cukup

masuknya ASI

Mengajarkan keluarga tanda

yang cukup

dan gejala infeksi

-Mengajarkan

Mengajarkan cara

cara

menghindari infeksi

menghindari

pendarahan
pada tali

pusar

infeksi
No

Hri/tgl/jam

Diagnose kep

20-01-2016

Ketidak

Implementasi jam &


-

hasil
Memastikan

efektifan pola

kebutuhan oral

napas b/d

suctioning
mengauskultasi

kekurangan

paraf

Evaluasi
(SOAP)
S:kliennampak
tenang
O: terdengar suara
tambahan

energy dan

suara napas

kelemahan

sebelum dan
-

sesuda suctioning
menginformasikan

A: masalah belum
teratasi
P: lanjutkan
intervensi

kepada keluarga
-

tentang suctioning
memberikan O2
menggunakan

nasal
hasil: 2 liter/menit
mengistrahatkan
pasien setelah
melakukan

Gangguan

kebutuhan
nutrisi b/d

tindakan
Memonitoring
status oksigen klien

reflex

Menimbang berat
badan bayi saat

meghisap

menerima di

lemah

ruangan perawatan
dan setelah itu
setiap hari
-

lemah
O: pasien belum
dapat

Mengauskultasi

menghisap,

bisisng usus,

pasien masih

perhatikan adanya

diberikan

distensi abdomen,

makanan

dan perilaku

melalui OGT

menghisap.
-

S: pasien nampak

Melakukan
pemberian makan
oral awal sesuai
protocol rumah

A: masalah belum
teratasi
P: lanjutkan
intervensi:
- timbang berat

sakit,
Hasil : telah di
berikan susu asi 2
cc

badan bayi saat


menerima di
ruangan
perawatan dan
setelah itu
setiap hari.
- auskultasi bisisng
usus, perhatikan
adanya distensi
abdomen, dan
perilaku
menghisap
-lakukan
pemberian
makanan oral
awal sesuai
protocol rumah
sakit.